Jumat, 19 Oktober 2012

Real Time Faith-V-IV-2012-Murid


Pelajaran untuk Murid
STUDENT LESSON
KEPATUHAN – Hanya Percaya Kepadaku
3 November, 2012


Hanya Percaya kepadaku
(Apa kira-kira hubungan ilustrasi berikut dengan ayat-ayat Alkitab di pelajaran hari Rabu?)
            Legenda ini diceritakan oleh seorang pria yang menumbuhkan hutan bambu di sebuah barisan hutan. Hutan ini senang cara pria tersebut memelihara dan merawat serta menyediakan kebutuhannya. Hutan merasa memiliki hubungan dengan tuannya, dan ikatan perasaan yang berlanjut dari tahun ke tahun. Suatu hari tuan ini mendekati hutan berkata,” Hutanku sayang, kita telah menikmati keindahan puncak gunung inibertahun-tahun lamanya. Saya datang kepadamu untuk bertanya jika engkau mau untuk digunakan bagi maksud yang lebih besar daripada sekedar menutupi pegunungan ini.”
            Sang hutan, dengan penuh kebanggan, menjawab,”Saya mau melakukan apapun yang engkau inginkan.”
            Sang tuan menjawab,”Pertama, saya harus memangkas semua ranting-ranting dan dedaunanmu jika saya menggunakanmu untuk suatu maksud yang lebih besar.”
            Si hutan mempertimbangkan permintaan yag aneh ini dan berkata,”Keindahan hutan ini terletak pada daun-daun dan ranting-rantingnya; jika engkau menghilangkannya, engkau akan meniadakan keindahanku.”
            Sang tuan menjawab dengan tenang,”Ya, saya tahu. Tetapi jika engkau mau, saya harus memangkasnya untuk mencapai maksud yang lebih baik.”
            Dengan pelan sang hutan menyetujuinya. Segera ranting-ranting dan daun-daun dipangkas, sang tuan datang kembali dan berkata,” saya membayangkan bahwa ini akan sulit untuk dimengerti, tetapi jika saya akan menggunkan engkau untuk maksud yang lebih baik, saya harus memotong hutan ini.”
            “Tetapi kekuatan hutan ini terletak di batang pohon yang bertumbuh ke langit. Bagaimana bisa sebuah kebaikan yang lebih besar dihasilkan dari memotongku?”
            Sang tuan menjawab,”Ini adalah satu-satunya cara. Apakah engkau mau?”
            Sedih, tetapi kepercayaan yang penuh kepada sang tuan, hutan mengijinkannya memotong pohon-pohon tersebut.
            “Satu hal lagi yang saya perlu tanyakan kepadamu,” kata sang tuan.” Jika engkau digunakan untuk maksud yang lebih baik, kemudian engkau harus mengijinkanku untuk membelah batangmu.”
            “Tetapi saya tidak akan ada lagi!” Sang hutan menangis. Tidakkah cukup keindahanku dan kekuatanku telah dipotong? Sekarang engkau ingin membelah batangku menjadi dua bagian? Bagaimana sesuatu yang lebih baik dapat keluar dari hal ini?”
            Sang tuan menyentuh batang salah satu dari pohon-pohon itu dan berkata,” Jika engkau percaya kepadaku,saya akan menunjukkan kepadamu kebaikan yang lebih besar yang saya telah rencanakan kepadamu.”
            Sang hutan mengijinkan sang tuan untuk membagi batang-batang itu menjadi dua bagian. Separuhnya dilubangi dan dihubungkan bersama-sama dari barisan hutan ke padang pasir di mana hujan tidak pernah turun. Hujan yang turun di atas gunung dihubungkan ke bawah ke tanah yang kering dan gersang, yang segera menjadi yang menumbuhkan daun dan makanan.
            Pada barisan hutan sang tuan pergi ke hutannya dan berlutut di tanah di mana batang-batangnya telah dipotong. Dia menyingkirkan semua kotoran, dan kemudian akar-akar dan tanaman yang baru mulai bermunculan dari bumi. Dan dia tersenyum.

Oval: 1            Minggu
            Yang Saya Pikirkan
Craig duduk di gereja dengan sebuah keyakinan yang besar tersisa di jiwanya. Dia mengerti bahwa Allah sedang menjangkaunya. Dia melihat gaya hidupnya dengan jujur dan mengetahui bahwa video games yang dia mainkan, kadang-kadang sampai larut malam, tidak menolong hubungannya dengan Allah atau keluarganya. Dia tidak mau mengakuinya, tetapi kekerasan dan permainan yang menegangkan telah membuatnya ketagihan, dan dia tidak yakin bagaimana untuk mengatasi masalah ini.
Craig ingin mencari pertolongan orang dewasa. Guru sekolah sabatnya, Jeff, adalah guru yang baik. Tetapi dia tidak yakin jika dirinya siap saat Jeff tahu akan masalah ini. Apakah Craig seharusnya mencari seorang penasehat?Bagaimana seharusnya Craig mencari pertolongan? Craig berpikir bahwa jika dia membiarkannya untuk sementara waktu akan membuatnya lebih jelas apa yang harus dilakukan. Apakah engkau setuju? Mengapa ya atau mengapa tidak?
Kunjungi www.guidemagazine.org/rtf untuk posting tanggapan Anda. Terus terang dan jujur. Katakanlah apa yang Anda pikirkan.

Oval: 2Senin
Apa yang Mereka Ingin Katakan?

Beda orang, beda juga pendapat. Beberapa kutipan di bawah ini mewakili pandangan dari warga negara sejati kerajaan Allah; mungkin yang lain tidak. Bisakah anda membedakannya? Bagaimana pernyataan-pernyatakan di bawah ini dibandingkan dengan apa yang Tuhan katakan dalam Firman-Nya? Setelah meninjau ayat-ayat dalam bagian pelajaran Allah Berfirman. . ., tulislah pernyataan yang cocok dengan keyakinan Anda. Bersiap-siaplah membuat “kutipan sendiri” di Sekolah Sabat.

·         "Ketika engkau bertemu seorang pria dan wanita yang menjadikan Yesus Kristus yang pertama, tautkanlah orang itu kepada jiwamu. "-Oswald chambers, seorang petinggi gereja Skotlandia permulaan abad 20.

·         "Kepatuhan bukanlah penaklukan. Penaklukan mengubah seseorang menjadi suatu benda, menghancurkan kepribadian, dan membuang semua kebebasan. Kepatuhan membuat seseorang menjadi seperti yang Allah inginkan; mengembangkan individu tersebut; Kepatuhan memberikannya kebebasan untuk mencapai semua yang Allah miliki bagi hidup dan pelayanannya. Penaklukan adalah kelemahan; itu adalah perlindungan kepada mereka yang takut untuk menjadi dewasa. Kepatuhan adalah kekuatan; ini merupakan langkah pertama untuk memiliki kedewasaan dan pelayanan yang sejati". – Warren Wiersbe, petinggi gereja dan pengarang Amerika abad 20.

·         "Kerendahan hati adalah sebuah pertahanan yang pasti melawan penghinaan"-Pengarang tidak dikenal

·         "Kerendahann hati dapat dicari tetapi tidak pernah dirayakan. "-Pengarang tidak dikenal

·         "Kehidupan adalah sebuah pelajaran panjang dalam kerehan hati. "-James M. Barrie, pengarang Inggris abad 20 yang menulis Peter Pan

·         “Mereka yang mengenal Allah akan menjadi rendah hati, dan mereka yang mengenal dirinya sendiri tidak menjadi sombong. "-John Flavel, Petinggi gereja dan pengarang abad 17.

Tuliskan Kutipanmu
 Apa yang saya katakan adalah …
·         _______________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________
____________________________________________________________________________________________

Oval: 3Selasa
LALU APA?
            Ketika Paulus memanggil Timotius untuk bergabung bersamanya menjadi seorang murid dalam injil, Paulus masih dalam pemulihan setelah di lempar batu. Meskipun Paulus masih lebam, berdarah, dan terluka, Timotius terdaftar sebagai seorang murid di bawah tuntunannya. Terbukti Timotius merasa bahwa Paulus memiliki sesuatu yang dapat diberikan dalam kehidupan Timotius, dan mau memasuki pelayanan bersama Paulus.
            Adalah jelas dari firman Allah bahwa menolak orang lain yang dapat menolong kita bertumbuh adalah sebuah tindakan yang sombong. Mengikuti kesombongan hati sampai pada akhirnya membuat kita mempunyai masalah. Banyaknya sukacita yang mengisi orang percaya membuat mereka mendapatkan kebijaksanaan dan tanggung jawab dari seseorang yang mereka percaya.
            Tanggung jawab adalah memberikan kepada seseorang hak untuk bergantung kepada janjimu. Jika engkau ingin berhenti mencuri, atau berhenti merokok, atau berlaku baik kepada orang lain, atau menggunakan waktumu dengan bijaksana, seringkali seorang yang lebih bijaksana, lebih memiliki pengalaman kristen dapat mengingatkanmu akan komitmen yang engkau telah buat kepada Allah. Pikirkan semua komitmen yang telah terlupakan yang kita telah buat selama bertahun-tahun. Akankah kita menjadi orang yang berbeda jika kita merendahkan hati kita kepada orang lain dan meminta pertolongan?
            Agen perubahan terbesar di dunia bukanlah seorang yang hanya berfokus kepada diri, tetapi seorang pelajar rendah hati yang memberi kepada orang lain, termasuk Roh Kudus, sebuah kesempatan untuk menolong mereka kepada keagungan.
Oval: 4
 

Rabu
Tuhan berkata…

·         II Timotius 2:1,2
·         Amsal 16:22
·         I Korintus 4:14-17
·         I Tesalonika 1:4-7
·         Ibrani 13:7
·         I Petrus 5:5
·          (Tambahan: Filipi 3:17-21.)
Oval: 5 

Kamis
Apa Hubungan Semua Ini Dengan Aku?

Kepatuhan, kerendahan hati dan mau diajar adalah kualitas-kualitas yang tidak populer di mana saja. Kenyataannya, banyak orang berpikir bahwa mencari pertolongan menunjukkan tanda kelemahan.
Tetapi kepatuhan kepada Roh Allah dan terhadap sesama orang kristen yang dituntun oleh Allah bukanlah sebuah tanda kelemahan, tetapi sebuah tanda keberanian yang luar biasa.
Engkau dapat mengingat bahwa tempelakan Yesus yang paling keras bukanlah kepada pencuri atau seorang pelacur atau yang kecanduan obat terlarang. Penghakiman-Nya datang kepada mereka yang puas diri. Kepada mereka yang berdiri di hadapan orang lain dengan sombong dan tidak memerlukan seorang pun. Tetapi rahmat, kebijaksanaan, pertolongan, dan penyembuhan tertumpah dari Sang Juruslamat seperti sebuah air terjun kepada mereka yang mengetahui bahwa mereka membutuhkan Dia. Nikodemus tidak memiliki semua jawaban. Maria membuat banyak kesalahan lebih dari yang dia sendiri dapat hitung. Zakeus dengan putus asa memanjat sebuah pohon untuk mendapatkan satu waktu bersama Seorang yang dapat menolongnya. Wanita Siro-Fenesia menahan celaan yang bersifat rasisme untuk supaya dekat dengan Sang Penyembuh. Inilah kebenaran tentang Kerajaan Allah: Mereka yang merendahkan hatinya di hadapan Allah dan orang lain menjadi seorang pembuat cerita dan pahlawan-pahlawan tentang kerajaan rahmat Allah.
Oval: 6
 

            Jumat
            Bagaimana Cara Kerjanya?

Pertimbangkan pertanyaan-pertanyaan berikut ketika engkau memilih menempatkan dirimu di hadapan seseorang yang dapat menolongmu menjadi seperti apa yang Allah inginkan.

Apakah ini tentang seseorang yang engkau kagumi?
_______________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________

Mengapa engkau berpikir mereka akan menolong?
_______________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________

Jenis interaksi seperti apakah bersama mereka yang akan paling menolong?
___________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________
_______________________________________________________________________________________

Bagaiamana engkau meminta mereka ada untukmu?

_______________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________






Real Time Faith-IV-IV-2012-Murid


Pelajaran untuk Murid
STUDENT LESSON
IBADAH YANG BENAR--- Apakah Dia Berharga Untukmu?
27 Oktober 2012
 


Apakah Dia Berharga Untukmu?
(Apa kira-kira hubungan ilustrasi berikut dengan ayat-ayat Alkitab di pelajaran hari Rabu?)
            Sesekali orang dewasa merasa perlu untuk membersihkan rumahnya. Banyak pertimbangan untuk memutuskan mana yang harus disimpan dan mana yang harus dibuang. Dan kemudian hampir selalu menjual barang-barang itu di halaman untuk barang yang terlalu baik untuk dibuang.
Baru-baru ini seluruh cerita ini terjadi di rumahku. Istriku bekerja dengan cepat di atas tangga dan menutup kardus-kardus yang perlu di jual di halaman.
“Jtaruh saja kardus-kardus itu di garasi, dan saya akan menjualnya,” dia berkata dengan acuh tak acuh.
Dia adalah wanita yang sangat luar biasa dan berharga, namun adalah seorang artis yang tidak berbakat, dan caranya memintaku untuk mengangkat kardus itu membuatku curiga.
“Apa yang ada di kardus yang dia tidak ingin saya temukan?” Saya berpikir sendiri.
Dia memperhatikan kecurigaan saya dan dengan cepat berkata,“Jika engkau tidak memiliki sesuatu untuk dilakukan, saya dapat memikirkan beberapa hal untuk  . . . “
Mengerti akan ultimatum itu, saya dengan bijaksana memilih untuk membawa kardus-kardus ke bawah menuju garasi.
Ketika saya sendirian dengan kardus-kardus itu, saya membuka satu diantaranya dan menggeledah isinya. Secara keseluruhan, saya senang bahwa barang-barang ini keluar dari rumah. Namun, di bagian bawah, kaos hijau yang saya miliki sejak di universitas. Lima belas tahun kaos itu mendampingiku melewati musim pertandingan bisbol, perjalanan misi, dan liburan. Nampak jelas, bahwa itu adalah hari-hari yang indah, namun itulah intinya. Kaos itu telah begitu setia mendampingiku pada waktu baik ataupun buruk.
“Mengapa ia menyembunyikan benda ini di bagian bawah?” Saya bertanya-tanya. Ini pasti ada maksudnya. Sesuatu yang sangat berharga bagiku dipandang sebagai sampah dan akan dibuang oleh istriku. Saya harus menyimpannya dan berjuang untuk barang itu. Saya membuang label harga dan kembali ke rumah untuk bertengkar.
Namun sedihnya, saya tidak jadi bertengkar untuk kaos itu. Nampaknya cinta saya kepada istri lebih besar daripada kepada kaos tua yang sudah usang itu. Reaksi saya menunjukkan, adalah, penilaian kita bersifat sangat pribadi. Cerita-cerita, kenangan-kenangan, pengalaman-pengalaman hidup kita, semuanya terikat pada simbol yang sederhana setua kaos usang itu. Bertelut untuk berdoa nampaknya kuno dan tidak sesuai bagi sebagain orang saat ini, tetapi mengapa? Mengembalikan perpuluhan dan memberi bagi pekerjaan gereja nampaknya semakin bukan menjadi prioritas bagi banyak orang saat ini dibandingkan dengan 100 tahun yang lalu. Mengapa? Mendengar seorang pengkhotbah berbicara tentang firman Tuhan nampaknya tidak cocok bagi dunia kita yang bergerak cepat. Mengapa ini terjadi? Apa yang terjadi dengan kita sehingga sulit untuk menyembah Allah kita? — Pendeta Troy

1
 

            Minggu
            Yang Saya Pikirkan
Kurt telah datang berbakti di gereja yang sama bertahun-tahun lamanya. Nampaknya ibadahnya tidak hidup dan biasa dan dia mengalami kesukaran untuk berfokus atau memberikan perhatian terhadap apa yang terjadi di sekitarnya. Kemudian beberapa perubahan terjadi. Pelayanan ibadah berubah menjadi sesuatu yang baru. Alat musik baru. Lagu baru. Orang baru. Tetapi setelah setahun dia temukan dirinya merasakan hal yang sama. Dia merasa tidak terlibat dan bosan. Apa menurutmu yang hilang? Apa yang dia perlu lakukan untuk mengubah dilemanya? Apa masalahnya, dan bagaimana engkau mendorongnya untuk berubah?
Kunjungi www.guidemagazine.org/rtf untuk posting tanggapan Anda. Terus terang dan jujur. Katakanlah apa yang Anda pikirkan.

2
Senin
Apa yang Mereka Ingin Katakan?

Beda orang, beda juga pendapat. Beberapa kutipan di bawah ini mewakili pandangan dari warga negara sejati kerajaan Allah; mungkin yang lain tidak. Bisakah anda membedakannya? Bagaimana pernyataan-pernyatakan di bawah ini dibandingkan dengan apa yang Tuhan katakan dalam Firman-Nya? Setelah meninjau ayat-ayat dalam bagian pelajaran Allah Berfirman. . ., tulislah pernyataan yang cocok dengan keyakinan Anda. Bersiap-siaplah membuat kutipan sendiri di Sekolah Sabat.

Ø  Saya tidak pernah mengetahui bagaimana beribadah sampai saya mengetahui bagaimana mengasihi.”—Henry Ward Beecher, Pendeta Amerika abad-19.
Ø  Beribadah kepada Allah haruslah bersifat rohani, suapaya bisa berkomunikasi dengan sifat-Nya.”—John Calvin, ahli teologia Perancis abad ke-16 .
Ø  “Kebutuhan ibadah masyarakat adalah kesengsaraan semua manusia...yang utama. Agar ibadah yang biasa berlangsung mereka membantai sesamanya dengan pedang.”—Fyodor Mikhaiylovich Dostoyevsky, Penulis novel Rusia abad ke-19.
Ø  “Pelayanan gereja yang sempurna akan menjadi salah satu yang kita kurang perhatikan; perhatian kita harusnya pada Allah.  Tetapi kesenangan yang baru mencegah hal ini. Perhatian kita hanya kepada pelayanan itu; dan berpikir tentang ibadah adalah sesuatu yang berbeda dengan menyembah.”—C. S. Lewis, Penulis dan sarjana kristen abad-20.
Ø  “Beberapa orang menyembah jabatan, beberapa yang lain para pahlawan, beberapa orang lainnya kekuasaan, sementara yang lain Allah, dan untuk semuanya itu mereka bertengkar, tetapi semuanya beribadah kepada uang.”—Mark Twain, Penulis Amerika abad ke-19.
Ø   “Yesus’ . . . mengatakan . . . ’Allah adalah Roh, dan para penyembahnya harus menyembah dalam roh dan kebenaran’ (John 4:24) . . . katakan bahwa kita harus menyembah Allah sebagai makhluk rohani (bukan hanya secara fisik), dengan memikirkan hal-hal rohani (dengan hati, hubungan kita dengan Dia). Ini juga berarti bahwa kita harus menyembah Dia dalam kebenaran (Allah orang Yahudi), ketika kita mempertimbangkan bahwa pengertian dan teologi adalah penting untuk ibadah yang benar.”—Kim Anthony Gentes, Pemimpin ibadah dan musik kristen abad ke-20.

Tuliskan Kutipanmu
 Apa yang saya katakan adalah …
Ø  _______________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________
____________________________________________________________________________________________

3
Selasa
LALU APA?
            Seringkali ketika Yesus membahas masalah penyembahan, perbincangan tentang uang muncul. Bukan musik, Bukan gaya. Bukan berapa lama ibadah ini berakhir. Uang. Sesuatu yang khusus. Alkitab jelas menyatakan tentang perpuluhan dan persembahan. Perpuluhan (sepersepulu dari pendapatan) di kembalikan ke rumah perbendaharaan (gereja) untuk pekerjaan kerajaan Allah di seluruh dunia. Persembahan kita (pemberian tambahan di luar perpuluhan) diberikan untuk mendukung gereja lokal dan misinya di tengah masyarakat.
Sementara Alkitab jelas menyatakan tentang apa yang harus dilakukan dan berapa banyak untuk memberi, Yesus membuatnya bersifat pribadi. Sang Juruselamat membuatnya berhubungan dengan hati. Yesus menyatakan bahwa engkau dapat mengatakan tentang hati seseorang dari sifat pemberiannya. Memberi dengan penuh sukacita yang keluar dari hati yang penuh pujian adalah ibadah. Bahkan memberikan dengan cara demikian menunjukkan bahwa Kerajaan itu berharga dalam hidupmu. Ingatlah janda yang memberikan secara berkelimpahan dari kemiskinannya? Yesus tidak menggambarkan jumlah uang yang dia jatuhkan di tempat persembahan. Dia menghitung ukuran hati dan kedermawanannya dan menempelak orang kaya yang menunjukkan jumlah besar uang yang dijatuhkan di tempat persembahan.
Hati seorang pemberi itulah yang dilihat Allah. Seorang gadis menabung semua uangnya untuk melakukan perjalanan misi selama beberapa minggu. Seorang ayah menyetir sebuah mobil tua agar uangnya dapat disumbangkan bagi gerejanya. Sebuah keluarga memutuskan untuk membatalkan liburan mereka untuk seorang anak laki-laki kecil di sekolah gereja. Seorang mahasiswa menjual gitarnya untuk membeli Alkitab bagi sebuah gereja di belahan bumi lain. Apakah itu lagu yang kita nyanyikan atau doa yang kita layangkan, engkau dapat mengatakan bahwa Allah adalah berharga bagi orang itu melalui cara mereka memberi di dalam ibadah.  

4
Rabu
Tuhan berkata…

Ø Yesaya 29:13
Ø Yohanes 2:13-17
Ø Ibarani 10:23-25
Ø Kolose 3:15-17
(Tambahan: Kisah Para Rasul 2:42-47; Kisah Para Rasul 4:31-37; Acts 16:22-26; Matius 21:12-14; Efesus 5:15-20)

5
Kamis
Apa Hubungan Semua Ini Dengan Aku?

Kadang-kadang membayangkan wajah Bapa adalah sesuatu yang penting dalam ibadah. Bagi Allah, hal ini adalah tentang melihatmu muka dengan muka. Perhatikan orang tua dengan anak-anak mereka---mereka nampak di depan mata. Orang muda yang kaya datang kepada Yesus untuk mencari jalan pintas ke sorga. Alkitab berkata, “Yesus melihat kepadanya dan mengasihinya” (Markus 10:21, NIV). Meskipun orang muda yang kaya ini menjauh dari Yesus, Tuhan tidak pernah memalingkan pandangan darinya. Setiap orang yang meninggalkan rumah Allah tanpa memandang wajahNya dikasihi dengan cara yang sama. Menyakitkan bagi Bapa ketika anakNya menolak perhatiannya atau mengabaikan hadiratNya. Tetapi kasihNya tetap sama kepada mereka.
Ibadah adalah suatu peristiwa untuk melihat Allah tepat di wajah dan mendengarkanNya. Inilah saatnya ketika setiap orang dapat menyanyi dan memuji Allah karena Ia sangat berharga bagi mereka. Kadang-kadang berada di sana dalam kesunyian cukup untuk melihatNya muka dengan muka. Lagi pula, ini bukanlah perkara magis. Sama seperti perkara lainnya, hal ini membutuhkan langkah-langkah kecil secara tetap. Cobalah itu. Jika engkau lupa atau terganggu atau bahkan bosan, jangan lemahkan dirimu. Kembali fokus dan temukan cara untuk mengatakan kepada Allah apa yang engkau pikirkan tentang Dia. Harapannya adalah bahwa engkau akan berjalan sebagai orang yang berbeda oleh sebab hal itu.


6
            Jumat
            Bagaimana Cara Kerjanya?

Bagian-bagian pelayanan ibadah yang paling berarti bagiku adalah:
Paling tidak berarti         Paling berarti
Musik dan menyanyi                                                        1         2         3        4          5
Persekutuan dan komunitas                                             1         2         3        4          5
Berdoa                                                                             1         2          3       4          5
Berkhotbah/Mengajar                                                      1         2         3       4          5
Memberi                                                                           1         2         3        4          5
Melayani dan menolong                                                 1         2         3        4          5
Penerapan dan menghidupkan                                      1         2         3        4          5

Ketika engkau melihat hasil dari inventaris ini, pikirkan beberapa cara yang engkau dapat tingkatkan dari bagian ibadah yang paling tidak berarti saat ini.