Selasa, 19 Juni 2012

Real Time Faith-II-12-2012-Murid


Pelajaran Siswa
Kompetisi dan Umat Kristiani, Bagian 1
Hal Terburuk dalam Kemampuan Terbaik Kita
23 Juni 2012

Ø Ayat hafalan: Pilih salah satu ayat dari pelajaran hari Rabu. Tulis di bawah ini dan hafalkan pada minggu ini.
____________________________________________________________________________
____________________________________________________________________________

                  


(Menurut pendapatmu, apa hubungan antara ilustrasi berikut dengan ayat Alkitab di halaman lain?)

            Pada pertengahan sampai akhir tahun 1980-an, ada persaingan yang besar dalam dunia bola basket Amerika, yaitu antara Boston Celtics dan Los Angeles Lakers. Salah satu pemain yang dianggap pemain terbaik Lakers dipanggil “Magic” oleh semua orang. Magic Johnson bermain sangat baik dengan kemampuannya dalam basket, dia jarang sekali berdebat dengan wasit, dan selalu mempunyai senyuman di wajahnya. Meskipun begitu, tidak ada yang menginginkan kemenangan lebih daripada Magic. Dia bermain sangat sengit, menunjukkan kemampuan terbaik dalam setiap permainan, dan mengangkat tingkat permainan anggota-anggota lain dalam lapangan. Pada saat ini kami tidak tahu apa kecerobohannya di luar lapangan, yang mengarah pada akhir karirnya. Namun tiap kali saya menonton Magic Johnson bermain basket, saya ingin menirunya. Saya ingin berjuang keras, saya  ingin membantu teman-teman di tim saya untuk menang, dan saya ingin untuk tetap tersenyum.
            Dalam tahun-tahun tersebut, penggemar klub basket Lakers diajarkan untuk bersaing dengan sikap yang positif. Kita dapat melihat bahwa artinya mencintai perlombaan ini, tanpa membiarkan tim lain menentukan bagaimana kita harus bersikap. Ini merupakan pelajaran yang indah tentang keunggulan dan sikap sportif dalam kompetisi. Alasan inilah yang membuat banyak orang-orang muda terlibat dalam permainan dan kompetisi olahraga.
            Sayangnya, hanya sedikit contoh yang dapat kita lihat saat berbicara tentang kompetisi. Sepertinya kompetisi mempunyai kemampuan untuk mengeluarkan hal yang terbaik atau yang terburuk dari kita. Kompetisi dapat memanggil kita pada kesempurnaan, kualitas kerajaan Allah yang hanya bisa didapat saat kita berserah pada pekerjaan Roh Kudus dalam diri kita; atau, dapat mengeluarkan kualitas yang dengan jelas terinspirasi dari kerajaan lain yang bukan kerajaan-Nya.  Mungkin, kompetisi menunjukkan lebih sedikit tentang permainannya, dan lebih kepada pemain-pemainnya.

            Minggu
            Yang Saya Pikirkan
            Hari itu adalah Jumat sore, dan kamu, beserta beberapa teman baikmu sedang berkumpul untuk bermain.  Ada yang menyarankan untuk main bola (bisa American football atau sepak bola), dan semuanya setuju. Sewaktu permainan berlangsung, kamu mendapatkan dirimu semakin terdorong dalam keinginan untuk menang. Bukan hanya untuk menang, tapi juga untuk mengalahkan dan menghancurkan tim lawan. Orang-orang yang sebelumnya adalah teman-teman baikmu, menjadi menjengkelkan karena mereka menjawab ejekan-ejekanmu, dan setiap kali kamu mencetak skor, mereka pun membalas. Apa yang mulanya adalah pertandingan persahabatan telah menjadi ajang pertarungan, dengan dua tim yang mulai membenci satu sama lain.
            Bagaimana sikapmu mempengaruhi persahabatanmu? Apakah harga kemenangan setara dengan resiko yang ditimbulkan? Adakah cara lain untuk bertanding?
            Masuk ke website www.guidemagazine.org/rtf untuk mengirim respon Anda. Terbukalah dan jujur, katakan apa yang Anda pikirkan.

Senin
Apa yang Mereka Ingin Katakan?
Beda orang, beda pendapat. Beberapa kutipan di bawah ini mewakili pandangan warga kerajaan yang sebenarnya; yang lain mungkin tidak. Apakah kamu dapat menyatakan perbedaannya? Bagaimana pernyataan ini dibandingkan dengan apa yang Tuhan katakan dalam firman-Nya? Setelah mengkaji ayat-ayat pada bagian pelajaran Tuhan Berkata…, tulislah sebuah pernyataan yang menunjukkan kepercayaanmu. Bersiaplah untuk menyatakan pendapatmu pada Kelas Sekolah Sabat.
Ø  “Janganlah kamu tertipu dengan pikiran bahwa kemajuanmu dicapai dengan cara menghancurkan orang lain.” – Marcus Tullius Cicero, negarawan, orator, dan penulis Roma abad pertama sebelum Masehi.
Ø  “Berfokus pada kompetisi selalu menjadi rumus untuk orang yang biasa-biasa saja.” - Daniel Burrus
Ø   “Lupakan lawanmu, bermainlah dengan orang yang setara denganmu.” - Sam Snead, pemain golf Amerika abad ke-20.
Ø  “Puji Tuhan untuk kompetisi. Di saat pesaing kita mengacak dan mengalahkan rencana kita, mereka membuka kesempatan yang terbatas untuk kita bekerja dengan kemampuan kita sendiri.” - Gil Atkinson, pencipta alat penyemprot otomastis, pengusaha Amerika abad ke-19.
Ø  “Bahkan di jaman dimana orang-orang berlomba untuk mendapatkan uang dengan persaingan yang tajam dan cara-cara yang tidak bermoral, masih diakui secara luas bahwa integritas, ketekunan, kesederhanaan, kemurnian, dan penghematan adalah modal yang lebih baik bagi seorang muda untuk memulai hidup daripada uang semata.”  -Ellen G. White, penulis abad ke-19 yang terinspirasi dari Tuhan, pendiri gereja.
Tuliskan Kutipanmu
 Apa yang saya katakan adalah …
Ø  ____________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________
Selasa
APA?
Kompetisi adalah fakta hidup. Lalu apa artinya ini bagi umat Kristiani? Ini artinya kamu harus membuat keputusan mengenai bagaimana, jika, atau kapan kamu harus bersaing. Ada hal-hal dalam hidup yang dapat menuntun kita, yang disebut “prioritas”. Setiap orang harus memutuskan apa prioritas penuntun mereka masing-masing.
Contohnya, jika prioritas utamamu adalah untuk menang, maka kompetisi menjadi tantangan untukmu menjadi lebih baik dari orang lain. Jika prioritas utamamu untuk menang, bagaimanapun caranya, ini bisa berarti menyakiti orang lain, berbuat curang, dan hal-hal lain yang keliru.
Tetapi, apakah kompetisi selalu akan menjadi negatif? Beberapa percaya bahwa kita bisa memutuskan untuk berkompetisi, dan dalam proses tersebut kita akan bertumbuh dalam karakter. Mereka mempercayai bahwa kompetisi bisa menjadi pengaruh baik yang luar biasa dalam kehidupan kita, dan bukan membawa pengaruh yang menghancurkan. Namun hal ini membutuhkan hasrat untuk membuat keputusan yang baik, dan keinginan yang kuat untuk tidak terperangkap dalam aspek emosional dari situasi kompetitif, yang amatlah susah untuk dicapai. Hal ini berarti kita membutuhkan kekuatan Roh Kudus untuk membantu kita mengalahkan dorongan sifat alami manusia untuk menang dengan cara apapun.
Hanya Tuhan lah yang bisa memberikan kita sudut pandang kerajaan-Nya, untuk membantu kita mengerti apakah permainan ini, ujian ini, hasil akhir ini, lebih penting daripada hubungan kita satu sama lain. Apakah menang lebih penting daripada menjadi pemantul wajah Tuhan bagi orang yang sedang kita hadapi sebagai lawan kita? Apakah menang lebih penting daripada memenangkan jiwa bagi Kristus dan kerajaan-Nya? Inilah “permainan” kita yang sebenarnya di atas dunia ini. Kabar terbaiknya adalah, selalu ada tempat bagi setiap orang!

Rabu
Tuhan berkata…

Ø Amsal 19:11
Ø Yakobus 1:19-20
Ø Efesus 6:11-17
Ø I Korintus 9:19-22
Ø Yesaya 54:15-17
Ø I Korintus 10:23
Ø Kolose 3:17
Ø Pengkotbah 9:10



 
Kamis
Apa Hubungan Semua Ini Dengan Aku?

Kita haruslah menjadi murid-murid yang memegang teguh Alkitab dan prinsip-prinsip yang telah Kristus contohkan selama hidupNya di dunia ini. Semakin kita mempelajari tentang Kristus, semakin kita sadar bahwa kerajaan Allah bukanlah tentang status, posisi, kemenangan, atau bahkan siapa yang lebih dahulu. KerajaanNya adalah tentang kesediaan untuk melihat bahwa semua orang itu sama, apapun talentanya, dan membangun kerjasama dengan orang-orang yang ada dalam kehidupan kita.
Kristus meminta kita untuk melihat semua orang, bahkan mereka yang ada di sisi lapangan seberang, sebagai saudara-saudari kita. Berjuanglah dengan keras, keluarkan seluruh kemampuan terbaikmu, namun selalu simpan dalam hatimu sudut pandang Tuhan dan rencanaNya untukmu dan kerajaanNya.




            Jumat
            Bagaimana Cara Kerjanya?

            Bagaimana cara terbaik untuk menanggapi kompetisi? Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut pada tempat yang telah disediakan, dan lihat apakah kamu bisa mendapatkan jawabanmu sendiri.


1.             Menurutmu, seberapa kompetitif kah dirimu? Tandai dengan X pada garis, dimana kira-kira posisimu berada.
Sangat kompetitif ----------------------------------------------------------------------------------------- Tidak sama sekali


2.             Bagaimanakah perasaanmu saat kalah?
Sangat tidak senang -------------------------------------------------------------------------------------------Baik-baik saja


3.             Mnurutmu, bagaimana kekalahan dapat mempengaruhimu sebagai seorang individu?
____________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________


4.             Apakah Yesus masih mencintaimu saat kamu kalah?                     􀀀 Ya   􀀀 Tidak

5.             Apakah kamu akan memanggil dirimu pemenang yang baik?􀀀 Ya     􀀀 Tidak

6.             Apakah kamu akan memanggil dirimu orang kalah yang baik?􀀀 Ya   􀀀 Tidak

7.             Manakah yang lebih penting bagimu: bersenang-senang atau menang?
Bersenang-senang -----------------------------------------------------------------------------------------------------Menang


8.             Apakah kamu pernah diberitahukan untuk tidak menanggapi situasi kompetitif dengan terlalu serius? 􀀀 Ya 􀀀 Tidak. Ceritakan sedikit tentang situasi tersebut.
____________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________


9.             Bagaimana kira-kira kamu bisa menangani situasi tersebut dengan lebih baik?
____________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________


10.        Menurutmu, bagaimana reaksimu jika kamu bersaing melawan Kristus?
____________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________


Tidak ada komentar:

Posting Komentar