Pelajaran
untuk Murid
STUDENT
LESSON
PELAYANAN DAN
KEPEMIMPINAN PELAYAN
18 Mei 2013
PESTA ORANG BODOH
(Apa kira-kira
hubungan ilustrasi berikut dengan ayat-ayat Alkitab di pelajaran hari Rabu?)
Bayangkan anda
sedang mengunjungi Katedral Notre Dame di Paris, sekitar Tahun Baru di tahun 1405. Anda berjalan ke dalam bangunan
yang besar mengharapkan untuk melihat sebuah acara ibadah yang khidmat.
Sebaliknya, anda melihat pemandangan yang paling menakjubkan. Para imam sedang
berdansa di sekitar mezbah, mengenakan pakaian terbalik serta melantunkan
suku-suku kata yang tak dimengerti, bukannya kata-kata ibadah. Bau dupa
memenuhi udara—tetapi bau busuk, karena terbuat dari sepatu tua yang bau! Dan
di tengah-tengah gang gereja itu, dua biarawan sedang menuntun—seekor keledai!
Anda heran, Apa yang sedang terjadi di sini?
Anda telah tiba tepat waktu untuk
Pesta orang Bodoh, sebuah “hari raya” tidak resmi yang populer di Abat
Pertengahan. Pada hari itu, semua aturan yang normal dibuat terbalik.
Orang disuruh untuk bertindak aneh, melakukan hal-hal yang biasanya tidak
dianggap sopan.
Di zaman sebelumnya, perayaan-perayaan
serupa juga dilakukan di berbagai negara. Salah satu yang paling terkenal
adalah pesta Roma Saturnalia, diadakan untuk menghormati dewa Saturnus. Selama
pesta ini, setiap orang berubah tempat di masyarakat. Para majikan melayani
hamba-hamba mereka, dan anak-anak diizinkan memimpin rumah tangga. Untuk waktu
yang singkat, setiap orang berpura-pura menganggap segala sesuatu berbeda.
Mereka yang ada di anak tangga paling bawah berpura-pura selama satu hari
berada di puncak tangga.
Bisakah anda bayangkan merayakan
Pesta Orang Bodoh, atau Saturnalia, di sekolah anda? Anda boleh duduk di kantor
kepala sekolah sambil menaruh kaki di meja dan memberikan hukuman pada guru
anda yang berbicara terlalu keras atau berlari di gang sekolah. OK—Mungkin staf
pengajar tidak mau mengikuti ide gila ini.
Masyarakat kita bergantung pada ide bahwa sebagian orang memberikan
perintah, sementara yang lain menerima perintah. Kita semua tahu siapa yang
penting, siapa yang di atas, siapa yang sedang pegang kendali. Tetapi Yesus datang
mengkhotbahkan hal-hal yang tampaknya ide yang gila tentang kerajaan yang
terbalik di mana ”para pemimpin” adalah benar-benar para hamba/pelayan,
berdedikasi untuk menolong orang yang berada di anak tangga bawah. Dalam
kerajaan ini, Yesus berkata, jalan untuk maju adalah oleh tidak segan-segan
melakukan pekerjaan yang kotor. Satu-satunya cara untuk menjadi besar adalah
oleh melayani orang lain. Dan Yesus tidak menganjurkan ini sebagai sebuah
festifal gila satu hari. Tidak, Dia berkata seperti inilah seharusnya setiap
hari—in rumah kita, di sekolah kita, dan di gereja kita.
Ayat Kunci: Pilih
salah satu ayat dari pelajaran hari Rabu. Tuliskan di sini, dan hafalkan ayat
itu dalam minggu ini.
__________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________
Minggu
Yang
Saya Pikirkan
§
Pada pemilihan organisasi siswa tahun
ini, tiga orang mencalonkan diri. Calon A, Jim, adalah seorang murid yang
sangat populer, bintang pemain basket, aktif di kelompok pemuda gereja. Dia
ganteng, dan semua orang menyukainya. Calon B, Michele, seorang wanita yang
pendiam dan tekun relajar, yang nilainya semua A serta bercita-cita untuk
menjadi ahli hukum. Dari antara ketiganya, dia tampaknya mempunyai ide-ide
paling cemerlang untuk memajukan sekolah—tetapi dia tidak terlalu menyenangkan.
Calon C, Dave, seorang yang menyenangkan tetapi bukan seorang bintang.
Nilai-nilainya cukup bagus untuk seorang ketua tetapi bukanlah seluruhnya A.
Dia mempunyai banyak teman, tetapi dia bukan seorang yang sangat terkenal.
Kebanyakan orang mengenal Dave sebagai seorang yang bekerja keras. Dia mengajar
anak-anak yang kurang beruntung pada sebuah pusat masyarakat setelah pulang
sekolah, dia juga melatih tim sepak bola anak-anak dengan gratis, dan dia juga
mengikuti dua perjalanan misi gereja dan menjadi anggota yang paling bekerja
keras dalam tim itu.
§
Siapakah yang akan anda pilih? Kualitas
seperti apakah yang menurut anda paling penting dalam seorang pemimpin.
§
Kunjungi www.guidemagazine.org/rtf untuk
posting tanggapan Anda. Terus terang dan jujur. Katakanlah apa yang Anda
pikirkan.
Senin
Apa yang Mereka
Ingin Katakan?
Beda orang, beda
juga pendapat. Beberapa kutipan di bawah ini mewakili pandangan dari warga
negara sejati kerajaan Allah; mungkin yang lain tidak. Bisakah anda
membedakannya? Bagaimana pernyataan-pernyatakan di bawah ini dibandingkan
dengan apa yang Tuhan katakan dalam Firman-Nya? Setelah meninjau ayat-ayat
dalam bagian pelajaran Allah Berfirman. . ., tulislah pernyataan yang cocok
dengan keyakinan Anda. Bersiap-siaplah membuat “kutipan sendiri” di Sekolah
Sabat.
- ”Usaha-usaha yang direncanakan
untuk pelayanan akan berhasil; usaha-usaha yang direncanakan untuk
mengeruk untung cenderung gagal.” --Nicolas Murray Butler, Pendidik AS
abad ke-19.
- ”Pelayanan yang kita berikan pada
orang lain adalah sewa yang kita bayar untuk kamar kita di bumi
ini.”—Wilfred Grenfell, misionaris di Labrador di awal abad ke-20.
- ”Siapa saja yang memberikan
pelayanan kepada banyak orang sedang menempatkan dirinya pada jalur
kebesaran—kekayaan besar, keuntungan besar, kepuasan besar, reputasi
besar, dan sukacita besar.”—Jim Rohn, pembicara motivasi AS abad ke-20.
- ”Saya tidak mengenal seorang besar
pun kecuali mereka yang telah memberikan pelayanan kepada umat manusia”—Voltaire,
penulis dan filsuf Perancis abad ke-18.
- Melayani itu indah, tetapi hanya
jika itu dilakukan dengan sukacita dan sepenuh hati dan pikiran yang
bebas.”—Pearl S. Buck, penulis dan misionaris AS di China pada abad ke-20.
t
- ”Nasib paling tinggi dari seseorang
adalah melayani lebih daripada memerintah.”—Albert Einstein, ahli Fisika
AS (kelahiran Jerman), abad ke-20.
Apa yang saya katakan adalah …
·
_____________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________
Selasa
LALU APA?
- Tentu saja, kita semua tahu orang Kristen seharusnya
menolong orang lain. Tetapi sering kali tampaknya
seperti sesuatu yang anda lakukan sebagai kegiatan ekstra. Ana tahu—menerima
Yesus sebagai Juruselamatmu, pergi ke gereja, berdoa, baca Alkitab—dan,
jika anda mempunyai waktu, pergilah dalam sebuah perjalanan misi, atau
menyanyi di rumah jompo pada hari Sabat sore. Melakukannya membuat anda
kelihatan baik dan bahkan mungkin merasakan sesuatu yang
menyenangkan—tetapi apakah memang semua itu penting?
- Menurut Yesus, itu adalah pada
pusat kehidupan Kristen. Itulah yang akan Dia cari bila mana
Dia datang kembali. Anda itulah satu-satunya cara untuk maju, untuk
benar-benar sukses. Yesus tidak terkesan dengan nilai-nilai pelajaran
anda, piala-piala olahraga anda, teman-teman anda, pakaian anda, atau
catatan kehadiran Sekolah Sabat anda yang sempurna. Hal penting dalam
kerajaan Yesus adalah seseorang yang rela bertelut dan melakukan pekerjaan
kotor.
- Itulah sebabnya Yesus melakukan
perumpamaan kecil itu saat dia bertelut untuk membasuh kaki
murid-murid-Nya yang kotor. Tidak seorang pun yang rela melakukan hal itu.
Yesus menunjukkan bahwa seorang pemimpin sejati, sebuah keberhasilan
sejati, adalah orang yang tidak takut tangannya kotor—melayani orang lain.
Rabu
Tuhan berkata…
Matius 20:25-28
Yohanes 13:12-15
Matius 23:11, 12
Lukas 14:12-14
Yakobus 1:27
Mikha 6:8
Matius 25:40
Kamis
Apa Hubungan Semua Ini Dengan Aku?
Mungkin anda
melihat diri anda sebagai seorang pemimpin. . . atau mungkin juga tidak. Apa
pun itu, Allah memanggil anda untuk melayani. Artinya melayani Dia oleh
melayani orang lain. Tetapi bagaimanakah anda membuatnya lebih praktis?
Bagaimanakah anda mengatahui apa yang Allah mau anda lakukan untuk orang lain?
Setiap orang
mempunyai jawaban berbeda pada pertanyaan ini. Tetapi sebuah permulaan yang
baik adalah oleh melihat sekeliling anda. Apakah kebutuhan-kebutuhan yang anda
lihat di keluarga anda, di sekolah anda, dan di masyarakat? Siapakah orang-prang yang benar-benar
membutuhkan pertolongan?
Lihatlah diri anda juga. Allah telah
memberkati anda dengan talenta-talenta alami serta berbagai kesanggupan dan Dia
mau menolong agar semua itu bisa bertumbuh jika anda mau menyerahkannya kepada
Dia untuk melayani orang lain. Di manakah karunia-karunia anda bisa digunakan
untuk memenuhi kebutuhan orang lain?
Ingalah Yesus
mencuci kaki murid-murid-Nya. Dia reƱida hati—menempatkan diri-Nya di bawah
agar melayani orang lain. Pelayanan yang sejati bisa menggunakan karunia-karunia
alami serta talenta-talenta anda, tetapi juga membutuhkan kerendahan hati. Tidak
menarik perhatian kepada diri anda sendiri atau menerima pujian betapa hebatnya
anda. Melakukan hal-hal yang mungkin sukar, yang orang lain mungkin tidak
hargai atau mengerti, mungkin juga bahkan Berardi membuat tangan anda kotor!
Melayani orang lain
dengan sungguh-sungguh membawa kita lebih dekat pada Yesus—dan kepada orang
lain juga! Mulailah mencari desempatan untuk menjawab panggilan Allah untuk
melayani hari ini.
Jumat
Bagaimana
Cara Kerjanya?
§ Lihat kembali usul-usul pelajaran kemarin untuk
menemukan jalan untuk melayani. Kemudian tuliskan beberapa gagasan bagaiman
Allah mungkin sedang memanggil anda untuk melayani orang lain:
________________________________________________________________________
____________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________
§ Kebutuhan-kebutuhan yang saya lihat di sekeliling
saya:
_________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________
§
Hal-hal yang saya bisa dan senang lakukan:
_________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________
§
Apakah hubungan kedua pertanyaan di atas? (Bagaimanakah saya bisa
menggunakan karunia-karunia saya untuk menolong memenuhi kebutuhan-kebutuhan
orang lain?)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar