Senin, 06 Mei 2013

Real Time Faith-VII-II-2013.Murid


Pelajaran untuk Murid
STUDENT LESSON
PELAYANAN DAN KEPEMIMPINAN PELAYAN
18 Mei 2013


PESTA ORANG BODOH
(Apa kira-kira hubungan ilustrasi berikut dengan ayat-ayat Alkitab di pelajaran hari Rabu?)

Bayangkan anda sedang mengunjungi Katedral Notre Dame di Paris, sekitar Tahun Baru  di tahun 1405. Anda berjalan ke dalam bangunan yang besar mengharapkan untuk melihat sebuah acara ibadah yang khidmat. Sebaliknya, anda melihat pemandangan yang paling menakjubkan. Para imam sedang berdansa di sekitar mezbah, mengenakan pakaian terbalik serta melantunkan suku-suku kata yang tak dimengerti, bukannya kata-kata ibadah. Bau dupa memenuhi udara—tetapi bau busuk, karena terbuat dari sepatu tua yang bau! Dan di tengah-tengah gang gereja itu, dua biarawan sedang menuntun—seekor keledai! Anda heran, Apa yang sedang terjadi di sini?
            Anda telah tiba tepat waktu untuk Pesta orang Bodoh, sebuah “hari raya” tidak resmi yang populer di Abat Pertengahan. Pada hari itu, semua aturan yang normal dibuat terbalik. Orang disuruh untuk bertindak aneh, melakukan hal-hal yang biasanya tidak dianggap sopan.
            Di zaman sebelumnya, perayaan-perayaan serupa juga dilakukan di berbagai negara. Salah satu yang paling terkenal adalah pesta Roma Saturnalia, diadakan untuk menghormati dewa Saturnus. Selama pesta ini, setiap orang berubah tempat di masyarakat. Para majikan melayani hamba-hamba mereka, dan anak-anak diizinkan memimpin rumah tangga. Untuk waktu yang singkat, setiap orang berpura-pura menganggap segala sesuatu berbeda. Mereka yang ada di anak tangga paling bawah berpura-pura selama satu hari berada di puncak tangga.
            Bisakah anda bayangkan merayakan Pesta Orang Bodoh, atau Saturnalia, di sekolah anda? Anda boleh duduk di kantor kepala sekolah sambil menaruh kaki di meja dan memberikan hukuman pada guru anda yang berbicara terlalu keras atau berlari di gang sekolah. OK—Mungkin staf pengajar tidak mau mengikuti ide gila ini.  Masyarakat kita bergantung pada ide bahwa sebagian orang memberikan perintah, sementara yang lain menerima perintah. Kita semua tahu siapa yang penting, siapa yang di atas, siapa yang sedang pegang kendali. Tetapi Yesus datang mengkhotbahkan hal-hal yang tampaknya ide yang gila tentang kerajaan yang terbalik di mana ”para pemimpin” adalah benar-benar para hamba/pelayan, berdedikasi untuk menolong orang yang berada di anak tangga bawah. Dalam kerajaan ini, Yesus berkata, jalan untuk maju adalah oleh tidak segan-segan melakukan pekerjaan yang kotor. Satu-satunya cara untuk menjadi besar adalah oleh melayani orang lain. Dan Yesus tidak menganjurkan ini sebagai sebuah festifal gila satu hari. Tidak, Dia berkata seperti inilah seharusnya setiap hari—in rumah kita, di sekolah kita, dan di gereja kita.
Ayat Kunci: Pilih salah satu ayat dari pelajaran hari Rabu. Tuliskan di sini, dan hafalkan ayat itu dalam minggu ini.
__________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________

            Minggu
            Yang Saya Pikirkan

§  Pada pemilihan organisasi siswa tahun ini, tiga orang mencalonkan diri. Calon A, Jim, adalah seorang murid yang sangat populer, bintang pemain basket, aktif di kelompok pemuda gereja. Dia ganteng, dan semua orang menyukainya. Calon B, Michele, seorang wanita yang pendiam dan tekun relajar, yang nilainya semua A serta bercita-cita untuk menjadi ahli hukum. Dari antara ketiganya, dia tampaknya mempunyai ide-ide paling cemerlang untuk memajukan sekolah—tetapi dia tidak terlalu menyenangkan. Calon C, Dave, seorang yang menyenangkan tetapi bukan seorang bintang. Nilai-nilainya cukup bagus untuk seorang ketua tetapi bukanlah seluruhnya A. Dia mempunyai banyak teman, tetapi dia bukan seorang yang sangat terkenal. Kebanyakan orang mengenal Dave sebagai seorang yang bekerja keras. Dia mengajar anak-anak yang kurang beruntung pada sebuah pusat masyarakat setelah pulang sekolah, dia juga melatih tim sepak bola anak-anak dengan gratis, dan dia juga mengikuti dua perjalanan misi gereja dan menjadi anggota yang paling bekerja keras dalam tim itu.

§  Siapakah yang akan anda pilih? Kualitas seperti apakah yang menurut anda paling penting dalam seorang pemimpin.

§  Kunjungi www.guidemagazine.org/rtf untuk posting tanggapan Anda. Terus terang dan jujur. Katakanlah apa yang Anda pikirkan.

Senin
Apa yang Mereka Ingin Katakan?

Beda orang, beda juga pendapat. Beberapa kutipan di bawah ini mewakili pandangan dari warga negara sejati kerajaan Allah; mungkin yang lain tidak. Bisakah anda membedakannya? Bagaimana pernyataan-pernyatakan di bawah ini dibandingkan dengan apa yang Tuhan katakan dalam Firman-Nya? Setelah meninjau ayat-ayat dalam bagian pelajaran Allah Berfirman. . ., tulislah pernyataan yang cocok dengan keyakinan Anda. Bersiap-siaplah membuat “kutipan sendiri” di Sekolah Sabat.

  • ”Usaha-usaha yang direncanakan untuk pelayanan akan berhasil; usaha-usaha yang direncanakan untuk mengeruk untung cenderung gagal.” --Nicolas Murray Butler, Pendidik AS abad ke-19.

  • ”Pelayanan yang kita berikan pada orang lain adalah sewa yang kita bayar untuk kamar kita di bumi ini.”—Wilfred Grenfell, misionaris di Labrador di awal abad ke-20.

  • ”Siapa saja yang memberikan pelayanan kepada banyak orang sedang menempatkan dirinya pada jalur kebesaran—kekayaan besar, keuntungan besar, kepuasan besar, reputasi besar, dan sukacita besar.”—Jim Rohn, pembicara motivasi AS abad ke-20.

  • ”Saya tidak mengenal seorang besar pun kecuali mereka yang telah memberikan pelayanan kepada umat manusia”—Voltaire, penulis dan filsuf Perancis abad ke-18.

  • Melayani itu indah, tetapi hanya jika itu dilakukan dengan sukacita dan sepenuh hati dan pikiran yang bebas.”—Pearl S. Buck, penulis dan misionaris AS di China pada abad ke-20.
t
  • ”Nasib paling tinggi dari seseorang adalah melayani lebih daripada memerintah.”—Albert Einstein, ahli Fisika AS (kelahiran Jerman), abad ke-20.

 Apa yang saya katakan adalah …
·         _____________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________

Selasa
LALU APA?
  • Tentu saja, kita semua tahu orang Kristen seharusnya menolong orang lain. Tetapi sering kali tampaknya seperti sesuatu yang anda lakukan sebagai kegiatan ekstra. Ana tahu—menerima Yesus sebagai Juruselamatmu, pergi ke gereja, berdoa, baca Alkitab—dan, jika anda mempunyai waktu, pergilah dalam sebuah perjalanan misi, atau menyanyi di rumah jompo pada hari Sabat sore. Melakukannya membuat anda kelihatan baik dan bahkan mungkin merasakan sesuatu yang menyenangkan—tetapi apakah memang semua itu penting?
  • Menurut Yesus, itu adalah pada pusat kehidupan Kristen. Itulah yang akan Dia cari bila mana Dia datang kembali. Anda itulah satu-satunya cara untuk maju, untuk benar-benar sukses. Yesus tidak terkesan dengan nilai-nilai pelajaran anda, piala-piala olahraga anda, teman-teman anda, pakaian anda, atau catatan kehadiran Sekolah Sabat anda yang sempurna. Hal penting dalam kerajaan Yesus adalah seseorang yang rela bertelut dan melakukan pekerjaan kotor.
  • Itulah sebabnya Yesus melakukan perumpamaan kecil itu saat dia bertelut untuk membasuh kaki murid-murid-Nya yang kotor. Tidak seorang pun yang rela melakukan hal itu. Yesus menunjukkan bahwa seorang pemimpin sejati, sebuah keberhasilan sejati, adalah orang yang tidak takut tangannya kotor—melayani orang lain.

Rabu
Tuhan berkata…

Matius 20:25-28
Yohanes 13:12-15
Matius 23:11, 12
Lukas 14:12-14
Yakobus 1:27
Mikha 6:8
Matius 25:40


Kamis
Apa Hubungan Semua Ini Dengan Aku?

Mungkin anda melihat diri anda sebagai seorang pemimpin. . . atau mungkin juga tidak. Apa pun itu, Allah memanggil anda untuk melayani. Artinya melayani Dia oleh melayani orang lain. Tetapi bagaimanakah anda membuatnya lebih praktis? Bagaimanakah anda mengatahui apa yang Allah mau anda lakukan untuk orang lain?
Setiap orang mempunyai jawaban berbeda pada pertanyaan ini. Tetapi sebuah permulaan yang baik adalah oleh melihat sekeliling anda. Apakah kebutuhan-kebutuhan yang anda lihat di keluarga anda, di sekolah anda, dan di masyarakat? Siapakah orang-prang yang benar-benar membutuhkan pertolongan?
Lihatlah diri anda juga. Allah telah memberkati anda dengan talenta-talenta alami serta berbagai kesanggupan dan Dia mau menolong agar semua itu bisa bertumbuh jika anda mau menyerahkannya kepada Dia untuk melayani orang lain. Di manakah karunia-karunia anda bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan orang lain?
Ingalah Yesus mencuci kaki murid-murid-Nya. Dia reƱida hati—menempatkan diri-Nya di bawah agar melayani orang lain. Pelayanan yang sejati bisa menggunakan karunia-karunia alami serta talenta-talenta anda, tetapi juga membutuhkan kerendahan hati. Tidak menarik perhatian kepada diri anda sendiri atau menerima pujian betapa hebatnya anda. Melakukan hal-hal yang mungkin sukar, yang orang lain mungkin tidak hargai atau mengerti, mungkin juga bahkan Berardi membuat tangan anda kotor!
Melayani orang lain dengan sungguh-sungguh membawa kita lebih dekat pada Yesus—dan kepada orang lain juga! Mulailah mencari desempatan untuk menjawab panggilan Allah untuk melayani hari ini.

            Jumat
            Bagaimana Cara Kerjanya?

§  Lihat kembali usul-usul pelajaran kemarin untuk menemukan jalan untuk melayani. Kemudian tuliskan beberapa gagasan bagaiman Allah mungkin sedang memanggil anda untuk melayani orang lain:
________________________________________________________________________
____________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________
§  Kebutuhan-kebutuhan yang saya lihat di sekeliling saya:
_________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________
§  Hal-hal yang saya bisa dan senang lakukan:
_________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________
§  Apakah hubungan kedua pertanyaan di atas? (Bagaimanakah saya bisa menggunakan karunia-karunia saya untuk menolong memenuhi kebutuhan-kebutuhan orang lain?)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar