Pelajaran untuk Murid
STUDENT LESSON
ORANG KRISTEN
DAN UANG
(Semuanya
tentang Uang)
1 Desember 2012
SEMUANYA TENTANG UANG
(Apa kira-kira hubungan ilustrasi berikut dengan
ayat-ayat Alkitab di pelajaran hari Rabu?)
Tim Forneris. Kepada
setiap orang yang mengenal nama itu, dia adalah seorang yang beruntung yang
menjadi sangat bodoh begitulah anggapan orang. Beruntung karena dia menangkap home-run Mark McGwire yang ke-62,
memecahkan rekor yang diperkirakan sebesar $1 juta dollar. (Bola Home-run McGwire yang ke-70 terjual $3 juta
dolar.) Bodoh karena, gantinya menerima uang itu untuk dirinya, dia
memberikannya kembali kepada McGwire.
Sementara mengakui ini
sebagai “sebuah tindakan yang terhormat,” majalah Time menggunakan Forneris sebagai
sebuah contoh kemampuan manajemen uang yang buruk (“Personal Time: Your Money,”
Time, February 8,1999). Oleh standar
dunia dia dianggap sebagai orang yang menurutkan kata hati dan bodoh. Setelah
itu, dia mempunyai hak untuk menyimpan bola itu untuk dirinya. Dan siapa yang
tidak akan menggunakan satu juta dollar?
Respons Forneris terhadap
artikel tersebut termasuk pernyataan ini: “Hidup adalah lebih dari sekedar
tentang uang. . . . Beberapa kepemilikan adalah tak ternilai harganya” (“Letter”
Time, March 22, 1999).
Uang adalah sebuah unit pengkuran diri dalam dunia
kita—Betapa pentingnya kita menentukan siapa diri kita sebenarnya. Semuanya
adalah tentang uang atau benarkah demikian?
Minggu
Yang
Saya Pikirkan
Pernahkah engkau mendengar orang berkata, “Uang bukanlah segalanya”? Dan
reaksi alamiahmu adalah sama seperti banyak orang lain (Siapa
yang akan mengakuinya): “Yah. Tentu saja.” Pikirkan banyak kali engkau meminta sesuatu dari orang
tuamu dan mereka berkata, “Kami tidak mampu membelinya.” Pernahkah
engkau mengharapkan dapat mempunyai cukup uang untuk mendapatkan apa yang
engkau inginkan, apa yang engkau perlukan, apa yang membuat hidup benar-benar
menyenangkan?
Uang tidaklah jahat. Cinta akan uang itulah yang jahat. Apa
perbedaannya? Pada titik apa engkau berpikir uang melewati garis batas
dari sebuah berkat? Apakah hubungan yang engkau pikirkan antara uang dan
kebahagiaan? Dapatkah engkau memiliki
keduanya? Apakah yang satu menjadi ancaman bagi yang lainnyar?
Kunjungi www.guidemagazine.org/rtf untuk posting tanggapan
Anda. Terus terang dan jujur. Katakanlah apa yang Anda pikirkan.
Senin
Apa yang Mereka Ingin Katakan?
Beda orang, beda juga
pendapat. Beberapa kutipan di bawah ini mewakili pandangan dari warga negara
sejati kerajaan Allah; mungkin yang lain tidak. Bisakah anda membedakannya?
Bagaimana pernyataan-pernyatakan di bawah ini dibandingkan dengan apa yang
Tuhan katakan dalam Firman-Nya? Setelah meninjau ayat-ayat dalam bagian
pelajaran Allah Berfirman. . ., tulislah pernyataan yang cocok dengan keyakinan
Anda. Bersiap-siaplah
membuat kutipan sendiri di Sekolah Sabat.
Ø “Ukuran
kekayaan bukanlah kepada sesuatu yang anda miliki, tetapi oleh sesuatu yang
engkau miliki yang engkau tidak bisa tukarkan dengan uang.”—Sumber tak dikenal.
Ø “Ada dua
cara orang kristen melihat uangnya—‘Berapa banyak uang yang saya gunakan bagi
Allah?’ atau ‘Berapa banyak uang Allah yang saya gunakan untuk diriku sendiri?’”—W.
Graham
Scroggie, Sarjana Alkitab dan pengarang inggris abad ke-20.
Ø “Ukuran sejati kekayaan kita adalah seberapa besar harga
kita jika kita kehilangan semua uang kita.”—J. H. Jowett,
Pendeta dan pengarang Inggris abad
ke-20.
Ø “Allah
membagi tangan menjadi jari-jari sehingga uang dapat melewatinya.”—Martin Luther, Pemimpin
reformasi Jerman abad ke-16.
Ø
“Ketika
memberi kepada Allah, kita hanya membawa tangan kosong karena semuanya adalah
milik Allah.”—Croft
M. Pentz, Pengarang dan pendeta di AS saat ini.
Ø
“Uang
adalah seperti pupuk, tidak
berguna sampai engakau menyebarkannya.”—Corey Granville, dalami Bull, 2000.
Ø
“Orang
yang memiliki uang tidak memerlukan orang.”—Alex P. Keaton, dalam Family Ties, 1982.
Ø
“Engkau melatih seekor anjing dengan makanan. Engkau dapat membeli seseorang dengan uang.”—Hajime
Saitoh, dalam Rurouni
Kenshin, 2000.
Tuliskan Kutipanmu
Apa yang saya katakan adalah …
Ø _______________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________
____________________________________________________________________________________________
Selasa
LALU
APA?
Bagaimana engkau mengatur
uang adalah pantulan hubunganmu dengan Allah.
Itu mungkin tidak nampak sebagai sesuatu yang besar saat ini karena
engkau tidak mempunyai banyak uang atau apapun yang adalah milikmu sendiri. Dan
itu bukan seperti engkau memiliki sebuah pekerjaan atau tagihan, benarkan? Jadi
mengapa belajar tentang uang? Baik, alasannya sangat sederhana: pada awalnya
engkau diberikan suatu masalah yang banyak orang dewasa miliki—sebuah
pergumulan dengan pengaturan uang yang mempengaruhi hubungan mereka dengan Yesus.
Jadi
berikan pelajaran ini sebuah kesempatan. Jika tidak, paling sedikit lakukanlah
dengan pikiran terbuka dan cobalah latihan hari Jumat selama enam bulan sebelum
engkau berpikir bahwa hal ini benar-benar tidak relevan. OK?
Rabu
Tuhan berkata…
Ø
1
Tawarikh 29:11
Ø
Ulangan
10:14
Ø
2
Korintus 8:12
Ø
Amsal
28:27
Ø
Roma
12:6-8
Ø
Pengkhotbah
5:19
Ø
1
Tawarikh 29:12
Ø
Filipi
4:19
Ø
Lukas
16:11
Kamis
Apa Hubungan Semua Ini Dengan Aku?
Kehidupan
dalam kerajaan Allah adalah kehidupan dalam hadiratNya (lihat Ibrani 4:13). Tidakkah
ini memotivasimu untuk ingin mengubah caramu bertindak dan menggunakan uang?
Ketika engkau menyadari bahwa Allah memiliki semuanya, setiap keputusan
menggunakannya menjadi sebuah keputusan rohani. Sikapmu bukanlah tentang nilai
uang yang dapat lakukan bagimu; sebaliknya, engkau akan melihat uang sebagai
sebuah berkat –kepada orang lain, gereja Allah, dan dirimu sendiri.
Jumat
Bagaimana Cara Kerjanya?
Ok, Jadi
engkau telah belajar banyak tentang uang pekan ini. Dan engkau mungkin berpikir
hal ini akan menjadi ide yang baik untuk melakukannya dalam latihan. Tetapi engkau hanyalah seorang anak dan engkau
mungkin tidak memiliki sebuah pekerjaan atau apapun. Jadi tempat terbaik untuk
memulainya adalah sumber uangmu---dan itu kemungkinan orang tuamu, kakek nenek,
paman, bibi, dll. Sekarang duduklah dengan sumber keuanganmu dan pikirkan
sebuah rencana permainan—sebuah cara engkau dapat belajar untuk bertanggung
jawab dengan uang mulailah sekarang sehingga engkau tidak akan dikacaukan
dengan kartu kredit dan perangkap keuangan lainnya ketika engkau bertambah
besar.
Contoh
rencana berikut ini engkau dapat bagikan dengan sumber keuanganmu. Gunakan
rencana Sarah caranya demikian, atau ubah rencana itu dan temukan seseorang
yang dapat bekerjasama denganmu. Apapun yang engkau lakukan, buatlah janji
kepada dirimu sendiri bahwa engkau akan mengikuti rencana tersebut.
Rencana Keuangan Sarah
Sarah
adalah anak berusia 12 tahun, dan sumber keuangannya memberikannya uang
mingguan sesuai dengan usianya.
Sehingga, sejak dia berusia 12 tahun, dia mendapatkan $12 seminggu yang berarti
$48 sebulan. Sarah dan sumber keuangannya telah menentukan sebelumnya uang itu
akan berguna untuk pakaiannya, pendidikan, dan makanan, dan mempunyai batas
pada berapa banyak mereka akan gunakan untuk masing-masing keperluan tersebut.
Dengan
tunjangannya itu, mereka telah memutuskan bahwa dia akan menggunakannya dengan
cara berikut dan uang itu dimasukkan ke dalam setiap amplop secara spesifik
setiap bulannya. uang itu dibuat terpisah di mana Sarah tidak boleh “meminjam”
dari amplop satu untuk mengisi yang lainnya. Setiap beberapa bulan, sumber keuangannya
akan memberikan deposit TABUNGAN ke dalam buku bank. Ketika amplop KELUARGAnya
bertambah sejumlah tertentu, dia mentraktir keluarganya--- ice cream atau pizza! Sarah menyimpan isi
amplop MISSION-nya selama dua tahun dan sanggup untuk mengirimkan kepada
seorang anak di Bosnia untuk bersekolah selama setahun melalui ADRA!
Perpuluhan 10%
Misi 5%
Persembahan 5%
Tabungan 10%
Keluarga
20%
Berikan
untuk orang lain 10%
Pengeluaran
pribadi 40%
Ketika engkau dan sumber keuanganmu
telah membuat perencanaan yang serupa di mana engkau juga senang dengan hal
ini, cobalah selama enam bulan. Engkau pasti mempunyai suatu perasaan yang baik
tentang berpartner dengan Allah yang memberikanmu semua yang engkau miliki dan
lebih lagi dari itu.