Pelajaran
6
KEBAIKAN RAHASIA
Perbuatan-perbuatan Tersembunyi
10 November 2012
1.
Persiapan
A.
Sumber
Matius 6:2-4
Mazmur 139:1-3
Ibrani 4:13
Amos 4:4,5
Kolose 3:12
Hosea 11:4
B. Apa yang dikatakan tentang “Kebaikan
Rahasia”
Tujuan
utama kebaikan rahasia bukanlah untuk tidak dikenal tetapi untuk membawa
kebaikan kepada orang lain tanpa mengharapkan balasan. Hal ini penting
mengingat bahwa melakukan kebaikan harus dimotivasi oleh penghargaan kita akan
Bapa dan digerakkan oleh Roh-Nya. Ini diperhitungkan sebagai sebuah disiplin
karena memperdalam kesetiaan kita kepada Allah dan cara-cara kerajaan-Nya apapun
yang orang lain katakan atau tidak katakan. Banyak orang yang dimotivsi oleh
pujian positif dari orang lain. Kadang-kadang harapan-harapan orang lain akan
menggerakkan kita untuk melakukan perkara yang baik. Tetapi melakukan kebaikan
rahasia memerlukan latihan karena hal ini cenderung bertentangan dengan benih
keberdosaan kita, sifat alamiah manusia. Kita semua ingin untuk dikenal. Yesus
berkata tentang kebaikan kita,”Tetapi ketika engkau memberikan kepada mereka
yang membutuhkan, jangan biarkan tangan kirimu mengetahui apa yang tangan
kananmu sedang lakukan, sehingga pemberianmu terjadi secara tersembunyi.
Kemudian Bapamu, yang melihat perbuatanmu yang tersembunyi, akan memberikan
upah kepadamu.” Kerahasiaan ini menjamin bahwa kebaikanmu berasal dari hati
yang ingin menyenangkan Allah. Penghargaan yang segera datang dari sebuah
senyuman pada wajah Allah dan mengetahui bahwa hal ini adalah sebuah pemberian
bagi-Nya dan bukan untuk ambisi diri sendiri. Pengharhaan yang utama datang
ketika Yesus datang kembali. Bagi beberapa orang, perbuatan ini adalah disiplin
yang terutama menguatkan hubungan mereka dengan Allah karena perkara ini adalah
sesuatu yang dialami hanya di antara orang yang memberikan dan Allah. Sebagai
hasil dari melakukan hal ini kita menjadi lebih peka terhadap orang lain dan
kurang mementingkan diri.
C. Apa Tujuan “Kebaikan
Rahasia”
Sebagai hasil dari pelajaran ini kita ingin para murid dapat:
- Memperdalam pengertian mereka tentang nilai kuasa
kebaikan dalam kerajaan Allah.
- Mengaktifkan sebuah rencana melakukan
tindakan-tindakan kebaikan rahasia sebagai sebuah percobaan.
- Memperkembang nilai melakukan apa yang baik dan
benar ketika seorang pun tidak mengetahuinya.
D. Benda-benda yang Dibutuhkan
Pembukaan –
(Kegiatan A) Seorang sukarelawan, gelas air; (Kegiatan B) makanan
kecil atau sesuatu yang menyenangkan yang disediakan oleh seorang yang tidak
dikenal.
Menghubungkan –
Alkitab, pelajaran untuk murid.
Penerapan – Kertas, pulpen atau pensil.
2. Jembatan
A. Di Mana Kita Sebelumnya
Beri 10 menit ketika siswa baru datang untuk:
1. Tanyakan ayat mana yang mereka pilih untuk dipelajari dari bagian hari Rabu
pelajaran mereka. Beri
mereka kesempatan untuk menghafalkan ayat-ayat mereka.
2.
Beri
kesempatan murid untuk membuat kutipan sendiri, menggunakan apa yang mereka
tulis dalam pelajaran hari Senin. Pastikan untuk menjelaskan kepada mereka mengenai
kutipan-kutipan yang mungkin tidak mencerminkan dengan tepat kehidupan Kristen.
Namun, kutipan seperti ini tidak lazim terjadi pada setiap pelajaran.
3.
Melihat kembali berbagai tanggapan yang diberikan mereka
dan orang lain terhadap skenario yang sajikan pada Minggu. Diskusikan berbagai
tanggapan, berakhir dengan pokok-pokok pikiran dari Apa Yang Dikatakan Tentang
… di penuntun guru. Jika Anda memiliki
kelompok yang sangat besar, pastikan ada beberapa orang dewasa yang bersedia
melakukan bagian ini dengan kelompok murid yang lebih kecil.
B.
Komponen Sekolah Sabat Lainnya
Ø Lagu
Pujian pendahuluan
Ø
Penekanan Missi (dapatkan bahan Berita Missi Advent untuk Pemuda dan Dewasa
di www.realtimefaith.net)
Ø Laporan-laporan
proyek pelayanan
3.
Permulaan
Catatan
untuk guru: Susun
program Anda sendiri dengan pilihan dari kategori di bawah ini—Pembukaan,
Mengaitkan, Penerapan, dan Penutupan. Perlu diingat, bahwa murid perlu memiliki
kesempatan untuk interaksi (berpartisipasi secara aktif satu sama lain) dan
belajar dari Firman Allah. Pada saat tertentu Anda harus mengarahkan atau menarik
perhatian mereka pada pelajaran mereka minggu ini.
A. Aktivitas Permulaan
Bersedia • Permainan berikut dirancang
agar para murid mempertimbangkan motif-motif apa yang membuat orang baik kepada
orang lain. Tujuannya adalah agar para murid memotivasi seorang sukarelawan untuk melakukan sesuatu
(berikan segelas air kepada seorang guru) semata-mata karena pujian.
Siap-siap – Pertama, minta seorang sukarelawan untuk meninggalkan
ruangan sehingga seluruh kelas dapat menerima instruksi. Kemudian, kepada
kelas, katakanlah: Kita memerlukan
seorang sukarelawan untuk memberikan segelas air kepada seorang guru. Itu
adalah tanggung jawab kita. Mereka harus memotivasi sukarelawan dengan
bertepuk tangan dan bersorak tanpa menerangkan dengan kata-kata apa yang harus
dilakukan.
Ketika engkau membawa sukarelawan
itu masuk, terangkan bahwa tanpa ia diminta untuk melakukan sesuatu. Ia perlu memperhatikan situasi dan belajar apa
yang harus dilakukan berdasarkan reaksi kelompok. Seluruh kelas akan bertepuk
tangan dan bersorak ketika si sukarelawan mendekat kepada segelas air dan akan
berhenti jika ia menjauh. Reaksi yang sama berlanjut dan semakin sering sampai
air diberikan kepada sang guru.
Lakukan – Ketika engkau memulai, engkau boleh menolong kelas dengan
bertepuk tangan bersama para murid ketika mereka melakukannya dengan cepat dan
memperlambat ketika mereka juga memperlambat.
Tanya Jawab – Tanyakan: Pada bagian hidup yang bagaimana kita melakukan sesuatu hanya karena pujian
atau pengakuan dari orang lain? (cara kita berpakaian, berolahraga; apa yang kita katakan
di muka umum; dengan siapa kita berpergian dan musik apa yang kita dengar)
Tanyakan kepada para murid jika
mereka setuju atau tidak setuju dengan pernyataan berikut: Proyek pelayanan kita kepada masyarakat dilakukan sebagai sebuah cara
untuk bersaksi karena “orang-orang memperhatikan kita.” Ketika mereka
merespons, tanyakan mengapa mereka menanggapi seperti yang mereka lakukan.
B. Aktivitas Permulaan (2)
Persiapan – Undanglah beberapa anggota gereja kepada orang yang tak
dikenal dan siapkan beberapa cinderamata bagi kelas. Pastikan bahwa cinderamata
tersebut tidak diketahui pada awalnya. (Pastikan ada cukup untuk para tamu yang
datang tiba-tiba)
Siap-siap – Katakan: Pemberian ini diberikan kepada kelas
ini. Tidak seorang pun berterimakasih kecuali kepada Allah saja. Ketika
pemberian itu tidak jatuh seperti manna dari langit, mereka yang menyiapkan hal
ini bagi anda memilih untuk tetap tidak dikenal.
Lakukan • Ketika
engkau menyerahkan pemeberian tersebut minta kepada murid untuk menanggapi
pertanyaan-pertanyaan berikut.
Tanya Jawab – Tanyakan: Bagaimana pengalaman ini menjadi
berbeda bagimu (seluruh kelas) jika engkau mengetahui siapa yang memberikan ini
kepadamu? (mungkin saja berpikir tentang betapa baiknya orang
tersebut, merasa perlu untuk berterima kasih kepada mereka). Penghargaan apa yang engkau pikirkan bagi
orang yang secara rahasia melakukan hal ini bagimu? Keuntungan apa yang mereka
dapatkan dengan melakukan hal ini? (Mengetahui mereka melakukan sesuatu
yang baik, mengetahui bahwa engkau akan menikmatinya). Bagaimana engkau berpikir itu akan berbeda jika mereka mengetahui
engkau tahu siapa mereka?
C. Ilustrasi Permulaan
Bagikan ilustrasi berikut dengan kata-katamu sendiri.
Bukanlah
karena Andrew orang kaya, ia hanya memiliki hati yang besar untuk orang lain.
Ia bukan hanya orang yang dermawan, dia melakukan hal yang benar dengan
tersembunyi. Jika ia berada di restauran dia akan melihat seorang calon yang
akan diberkati dengan sedikit kebaikan, secara rahasia. Suatu kali ia
mengirimkan makanan penutup kepada pasangan yang nampaknya lelah bekerja di
pekan yang sibuk. Di lain waktu mengirimkan kue-kue ke meja di mana sebuah
keluarga besar berkumpul merayakan hari ulang tahun. Dia selalu memberikan
perhatian kepada orang yang tak dikenal dan untuk pengorbanan tersebut ia
menanggung pengeluaran itu. Suatu hari, ketika Andrew sedang mengisi bahan
bakar dia memperhatikan seorang ibu seorang diri mencoba untuk mengisi bahan
bakar dan pada saat yang sama menjaga anak-anaknya agar tetap tenang. Dia
selesai sebelum wanita itu selesai dan membayar bahan bakarnya dan wanita
tersebut, tanpa ibu itu mengetahuinya. Dia pergi dari pom bensin tersebut
dengan senyuman di wajahnya. Dia bergumul dengan dirinya sendiri! Andrew sering
mempunyai masalah keuangan. Tetapi dia nampaknya mendengar sebuah suara yang
berbeda daripada orang lain. Ia mempunyai mata kepada orang-orang yang
membutuhkan pertolongan, dan upah yang diterimanya adalah sukacita seperti anak
kecil dan sebuah alasan untuk tersenyum kepada dirinya sendiri. Tetapi Allah
tentunya tersenyum juga. Mungkin Andrew lebih kaya dari yang kita pikirkan.
Tanya Jawab – Tanyakan: Dengan cara apa Andrew kaya? Kapan
engkau mempunyai sebuah kesempatan untuk menjadi berkat kepada sesorang tanpa
kebaikanmu diketahui? Gambarkan bagaimana perasaanmu. Apa yang engkau pikirkan
lebih penting bagi orang kristen ---- melakukan tindakan kebaikan atau tidak mengambil pujian untuk diri sendiri sehingga
Allah saja yang dimuliakan? Terangkan
4. Hubungkan
A. Hubungkan dengan Kerajaan
Dengan kata-katamu sendiri, bagikan hal berikut:
Dalam
kerajaan Allah ada beberapa kebenaran yang nampaknya muncul kembali dan lagi.
Satu diantaranya adalah rahmat Allah kepada manusia di luar kesanggupan kita
untuk membayarnya dan patut menerimanya. Segala usaha untuk mendapatkan dengan
melakukan apa yang telah diselesaikan oleh Kristus hanya akan membuat frustrasi
pekerjan kasih karunia dalam hidupmu. Beristirahat dalam kasih karunia yang
menerima engkau sebagai seorang anak dimana begitulah engkau halnya hari ini.
Kebenaran yang lain adalah Sang Raja
mengharapkan anak-anak-Nya untuk menghidupkan sebagai pemberi kasih karunia.
Jika engkau berterima kasih atas kebaikan yang Allah telah lakukan bagimu,
itulah alasan yang lengkap bahwa engkau mau menghidupkan dengan sikap yang sama
seperti Bapamu mempunyai ---- pelayanan yang tidak mementingkan diri kepada
orang lain, membagikan kasih karunia.
Tanyakan: Dapatkah engkau berpikir beberapa orang dalam
Alkitab yang dapat diperhitungkan sebagai “pemberi-kasih karunia?” (minta
para murid menyampaikan pendapatnya)
Mengapa engkau memilih orang tersebut?
Katakan: Beberapa
orang berusaha untuk melakukan sesuatu yang baik sehingga Allah akan berdiri
dan memperhatikannya. Yang lain melakukan tindakan kasih karunia sehingga yang
lain memperhatikannya. Kadang-kadang sulit untuk mengatakan perbedaan di antara
keduanya. Mintalah para murid untuk mencari dan membaca Matius 6:2-4. Kemudian baca dari
khotbah di atas bukit dalam Matius
5:3-12.
Tanyakan: Apakah artinya “jangan biarkan tangan kirimu
ketahui apa yang tangan kananmu lakukan? Upah apa yang Yesus mau tunjukkan?
Mengapa engkau berpikir Yesus ingin murid-murid mendengarkan pekabaran ini?
Bagaimana engkau berpikir pekabaran ini mempeengaruhi para pemimpin rohani pada
jaman Yesus?
B. Hubungan dengan Ilustrasi Pelajaran
Sebelumnya mintalah seseorang untuk membaca atau menceritakan
cerita dari pelajaran hari Sabat.
Katakanlah: Kadang-kadang
perbuatan kebaikan kita memberikan pengetian akan nilai dan kebesaran.
Kadang-kadang perbuatan baik, ketika tidak dilakukan dalam kerahasianan, dapat
memalukan atau membuat orang lain merasa jika mereka “berhutang kepadamu.”
Tanyakan: Apakah
ada orang-orang dalam kehidupanmu yang merasa tidak bernilai? Apakah yang
engkau dapat lakukan secara rahasia mengingatkan mereka bahwa mereka bernilai?
C. Hubungan dengan Kehidupan
Ceritakan hal berikut:
Sebuah
kelas sekolah sabat yang terdiri dari 10 orang remaja memutuskan untuk
mempraktekkan kebaikan rahasia sepanjang minggu itu. Para remaja melakukan
kebaikan secara rahasia setiap hari dan pada hari Sabat mereka tidak
menceritakannya kepada orang lain tentang apa yang mereka telah lakukan.
Tetapi, mereka setuju bahwa jika Allah memberkati mereka sepanjang minggu itu
melalui pelayanan mereka kepada orang lain, mereka dapat membiarkan sukacita
mereka diketahui melalui nyanyian yang antusias.
Tanyakanlah:
Apa yang engkau pikirkan tentang tanggapan terhadap kegiatan itu? Bayangkan 10
remaja berjanji melakukan satu tindakan kebaikan rahasia sehari selama
seminggu. Apakah yang engkau pikirkan tentang dampaknya? Berapa banyak orang
akan disentuh dengan kebaikan? Bagaimana hal ini dibandingkan dengan sepanjang
minggu yang biasa-biasa saja?
Tuliskan pertanyaan berikut pada
papan tulis atau bagan. Bagikan pelajaran untuk murid atau menarik perhatian
mereka kepada pertanyaan ini. Kemudian minta para murid terbagi dalam kelompok
terdiri dari dua atau tiga orang, lihat pelajaran untuk murid, perhatikan ayat-ayat
pada bagian Allah berkata, dan jawab pertanyaan yang engkau telah tuliskan.
1.
Jika engkau memilih satu ayat
dari pelajaran untuk murid yang memberikan perintah yang sangat kuat untuk
menjaga perbuatan baikmu secara rahasia, ayat yang manakah itu? Mengapa ayat
tersebut berbicara sangat kuat bagimu?
2.
Jika engkau memilih dari pelajaran untuk murid satu ayat
yang menggambarkan tindakan kebaikan apa yang dapat dilakukan, ayat manakah
yang engkau pilih?
3.
Jika engkau memilih satu ayat dari bagian ini yang “jika
dimasukkan dalam hati” ayat manakah yang engkau pilih, yang memberikan
perubahan terbesar dalam kehidupan kerohanianmu? Mengapa?
5.
Aplikasi
A.
Aktivitas Aplikasi
Katakanlah: Melakukan kebaikan rahasia
nampaknya lebih menarik atau menyenangkan daripada yang lain (seperti belajar
alkitab, berdoa, berbakti) karena misterinya, tetapi hal ini membutuhkan kerja
keras sebagaimana yang lain. Ini membutuhkan waktu dan usaha yang lebih untuk
memberi kepada orang lain secara rahasia.
Minta
para murid, dalam kelompok-kelompok kecil, memikirkan tiga atau empat cara di
mana mereka dapat menjadi pemberi kasih karunia minggu ini. Katakan kepada
mereka bahwa mereka dapat menggunakan kriteria yang didaftarkan pada bagian
bagaimana cara kerjanya dari pelajaran untuk murid sebagai sebuah penuntun
untuk melatih memikirkan perkara ini.
Kriteria:
1.
Siapakah seseorang yang
membutuhkan?
2.
Apakah yang dapat engkau
lakukan untuk membagi kasih karunia tanpa menghaarapkan balasan?
3.
Bagaimana engkau dapat
menghilangkan untuk dikenal sebagai sumber pertolongan?
Setelah memikirkan hal itu,
minta mereka mempertimbangkan sesuatu untuk dilakukan sebagai sebuah kelompok
minggu ini, bahkan jika itu adalah suatu tulisan yang sederhana yang berisi
dorongan kepada mereka yang memerlukan.
Katakan:
Ketika engkau mengembangkan rencanamu, ingatlah bagian rahasianya. Lihat jika
mungkin melakukan hal ini dengan suatu cara yang engkau tidak dapat dikenal.
Tanya jawab • Tanyakan:
Apakah hal ini masih merupakan kebaikan rahasia jika melakukannya dengan seorang
teman? Apakah yang ayat alkitab katakan bahwa yang penting adalah untuk “tidak
terlihat” melakukan perkara ini kepada orang lain sehingga mereka memberikan
pujian kepadamu? Bagaimana engkau menyeimbangkan kerahasian dengan kebutuhan
untuk melakukan kebenaran kepada orang lain? Apakah ada sebuah cara untuk
melakukan tindakan kasih karunia ini secara diam-diam (secara bijaksana,
dengan menjaga untuk tetap diam tentang suatu perbuatan baik) daripada
secara rahasia? Apakah perbedaannya? Bagaimanakah seharusnya menjaga
keseimbangannya?
B.
Pertanyaan Aplikasi
1.
Penghalang-penghalang apa yang nampaknya terjadai dalam
melakukan kebaikan rahasia?
2.
Apakah dampak jangka panjang yang engkau pikirkan tentang
tindakan kasih karunia rahasia ini?
3.
Siapakah yang engkau tahu memiliki karunia melihat
orang-orang yang membutuhkan? Minta mereka untuk menolong atau memberikan
masukan bagaimana mengetahui kebutuhan mereka?
4.
Apakah yang engkau pikirkan akan terjadi terhadap
gerejamu jika semua bersama-sama melakukan kebaikan rahasia selama seminggu?
5.
Mengapa engkau berpikir Yesus memberikan perintah untuk
melakukan kebaikan secara rahasia?
6.
Dalam cara apakah ini adalah sebuah perbuatan atau
latihan? Otot-otot rohani apakah yang dikuatkan?
6. Penutupan
Kesimpulan
Dengan kata-katamu sendiri, buat kesimpulan dengan
ide-ide berikut:
Salah
satu kesulitan terbesar untuk diakui adalah bahwa kita senang ketika orang
memperhatikan kita. Para murid dapat berkata, “kami tidak peduli apa yang orang
lain pikirkan tentang kami” pada kenyatannya, kebanyakan kita menghabiskan
banyak waktu berpikir tentang apa yang orang lain pikirkan tentang kita.
Manusia lapar akan pengakuan, peneguhan, dan penghargaan. Sanggup untuk
menjangkau orang lain yang tidak pernah berterima kasih kepadamu atau
mengucapkan penghargaan kepadamu secara pribadi atau umum adalah sesuatu yang
dekat kepada pemberian agape (menyerupai kasih Allah) sebagaimana yang engkau
dapatkan. Engkau tidak pernah mengerti kuasa perubahan hidup dari kebaikan
rahasia sampai engkau melakukannya. Ini adalah salah satu pengalaman yang
engkau perlukan sebelum engkau banyak bicara tentang hal itu. Mungkin minggu
depan kita akan sanggup berbicara tentang pengalaman ini.
Pada
Tidak ada komentar:
Posting Komentar