Pelajaran
8
PENGORBANAN KRISTEN DAN LOMPATAN IMAN
Tidak Ada Resiko, Tidak Ada Hasil
24 November 2012
1.
Persiapan
A.
Sumber
1 Petrus 5:8,9
Yakobus
2:18-20
Yakobus
1:2-4
Ibrani
13:6,7
Filemon
4-7
2
Tesalonika 1:11,12
Yesaya
7:9
B. Apa yang dikatakan tentang “Pengorbanan
Kristen dan Lompatan Iman”
Lebih mudah berbicara daripada melakukan. Jalankan apa yang dikatakan.
Lakukan apa yang anda khotbahkan.Kita menghidupkan apa yang kita percayai.
Ucapan-ucapan ini menggambarkan dasar dari sifat Iman.Iman dapat didefinisikan
sebagai percaya terhadap sesuatu, tapi cara terbaik untuk melihat iman adalah
melihat orang-orang yang menghidupkan iman.Ketika anda melihat pada orang-orang
beriman anda menemukan "orang-orang percaya" yang melangkah keluar
terhadap sesuatu yang tidak diketahui.Engkau menemukan para pengambil resiko. Iman
tidak memiliki sebuah ketidakhati-hatian, keberanian yang tidak terarah, ini
adalah sebuah kepercayaan yang penuh harapan bahwa ada kehidupan yang lebih
dari apa yang bisa kita lihat. Banyak hal-hal yang besar akan terjadi jika kita
melangkah keluar dan bertindak sesuai dengan pandangan kita tentang Allah.
Sering kita menyerah pada apa yang bisa kita hitung, bergantung pada
sesuatu yang tidak pasti, tetapi yang diharapkan. Ibrani 11: 1, 2 berkata,
"sekarang iman adalah keyakinan dari apa yang kita harapkan dan kepastian
dari apa yang kita tidak melihat. Ini adalah kesaksian yang didapatkan oleh
para nenek moyang kita(NIV)."
Pelajaran ini akan menantang para siswa untuk melompat keluar dari daerah
nyaman rohani mereka. Seringkali peristiwa pertumbuhan rohani terbesar datang
sebagai akibat berani mengambil resiko. Latihan iman kadang-kadang kurang
merupakan sebuah latihan disengaja dan lebih sekedar sebuah reaksi. Apa yang
kami coba lakukan adalah mempertimbangkan apa yang kita bisa lakukan untuk
praktek iman.
C. Apa Tujuan “Pengorbanan
Kristen dan Latihan Iman”
Sebagai hasil dari pelajaran ini kita ingin para murid dapat:
- Mengeksplorasi sifat iman yang aktif.
- Mendiskusikan pentingnya penyerahan untuk praktek
iman.
- Percobaan dengan peluang untuk mengambil risiko
pribadi bagi Allah.
D. Benda-benda yang Dibutuhkan
Pembukaan – (kegiatan A) kertas, pena atau pensil; Aktivitas ( b )
amplop, kertas, uang.
Menghubungkan
– Alkitab,
pelajaran untuk murid ,lembar kerja "pahlawan Iman"
(halaman 89), pena atau pensil.
2.
Jembatan
A.
Di Mana Kita Sebelumnya
Beri
10 menit ketika siswa baru datang untuk:
1. Tanyakan ayat mana
yang mereka pilih untuk dipelajari dari bagian hari Rabu pelajaran mereka. Beri
mereka kesempatan untuk menghafalkan ayat-ayat mereka.
2. Beri kesempatan
murid untuk membuat kutipan sendiri, menggunakan apa yang mereka tulis dalam
pelajaran hari Senin. Pastikan untuk menjelaskan kepada mereka mengenai
kutipan-kutipan yang mungkin tidak mencerminkan dengan tepat kehidupan Kristen.
Namun, kutipan seperti ini tidak lazim terjadi pada setiap pelajaran.
3. Melihat kembali
berbagai tanggapan yang diberikan mereka dan orang lain terhadap skenario yang disajikan pada
Minggu. Diskusikan berbagai tanggapan, berakhir dengan pokok-pokok pikiran dari
Apa Yang Dikatakan Tentang … di penuntun guru.
Jika Anda memiliki kelompok
yang sangat besar, pastikan ada beberapa orang dewasa yang bersedia melakukan
bagian ini dengan kelompok murid yang lebih kecil.
B.
Komponen Sekolah Sabat Lainnya
Ø Lagu
Pujian pendahuluan
Ø Penekanan
Missi (dapatkan bahan Berita Missi Advent untuk Pemuda dan Dewasa di
www.realtimefaith.net)
Ø Laporan-laporan
proyek pelayanan
3. Permulaan
Catatan
untuk guru: Susun
program Anda sendiri dengan pilihan dari kategori di bawah ini—Pembukaan,
Mengaitkan, Penerapan, dan Penutupan. Perlu diingat, bahwa murid perlu memiliki
kesempatan untuk interaksi (berpartisipasi secara aktif satu sama lain) dan
belajar dari Firman Allah. Pada saat tertentu Anda harus mengarahkan atau
menarik perhatian mereka pada pelajaran mereka minggu ini.
A.
Aktivitas Permulaan --- Menjatuhkan diri
dengan percaya
Bersedia
• Tujuan
latihan ini bukanlah melibatkan semua orang untuk menjatuhkan diri dengan
percaya,
tapi untuk mengatur beberapa relawan menunjukkan hal tersebut. Mengajarkan
latihan ini bagi murid adalah untuk mencoba untuk mengidentifikasi titik baliknya, saat di mana
titik tidak dapat kembali terjadi. Berikan setiap murid sepotong kertas dan
pensil untuk membuat gambar dari seseorang yang menjatuhkan diri dengan
percaya.
Minta para murid menunjukkan di mana titik tidak kembali nampaknya didasarkan
pada apa yang mereka amati.
Siap-siap
– Aturlah
beberapa remaja yang kuat dan teliti untuk menangkap seseorang yang jatuh ke belakang,
tetaplah lurus seperti sebuah papan. Miliki setidaknya empat
sampai enam orang untuk menangkap dua atau tiga relawan.
Lakukan
– Katakan: sebagaimana relawan kita menjatuhkan diri saya ingin anda mencoba
untuk mengidentifikasi titik puncak-- titik tidak bisa kembali.
Tanya
Jawab – Tanyakan: Pada
kertas anda, bagaimana engkau gambarkan di mana titik tidak kembali berada? Apa
yang anda pikir para relawan sedang rasakan pada titik tidak bisa kembali? Apa yang bisa kita
pelajari tentang mengambil lompatan iman dalam hidup dari latihan ini?
B.
Aktivitas Permulaan (2)
Persiapan
– Bersiap-siap. Tujuan
latihan ini adalah agar murid mempertimbangkan nilai dari pengorbanan.
Pengorbanan adalah melompat keluar dalam iman oleh menyerahkan sesuatu untuk
mengharapan sesuatu yang lebih besar. Anda mungkin ingin berbicara
tentang faktor risiko yang terlibat dalam kesediaan Kristus untuk mengorbankan
dirinya sendiri untuk mengharapkan sesuatu yang lebih baik bagi kita.
Persiapkanlah
amplop berisi sepotong kertas yang mengatakan: "Jika anda benar-benar
ingin untuk mengalami iman, fokus pada apa yang anda mungkin dapatkan bukannya
pada sesuatu yang mungkin hilang." Bersama dengan secarik kertas, termasuk
beberapa uang lebih dari Rp 20.000 yang engkau siapkan untuk diberikan.
Bersedia. Katakan: Saya
mempunyai amplop yang memiliki beberapa saran berharga yang ditulis di dalamnya.
Saya
ingin berikan nasihat ini kepada anda tetapi ini akan anda bayar Rp 20.000.(Tergantung pada
berapa banyak uang yang murid anda kemungkinan miliki, sesuaikan nilai jadi hal
ini menuntut mereka untuk mengambil sebuah resiko/ pengorbanan.)
Lakukan. Buatlah panggilan dan undanglah seorang murid yang
bersedia untuk membayar Rp 20.000 (atau jumlah lainnya)untuk datang. Berikan
amplopnya. Mintalah si murid membuka amplop, baca nasihat tersebut, dan
tunjukkan uang itu ke semua orang di kelas.
Tanya jawab. Tanyakan: bagaimana nasihat ini berhubungan
dalam kehidupan nyata?
Apakah anda setuju atau tidak setuju dengan pernyataan
berikut: "Hal-hal terbaik dalam hidup datang karena ada pengorbanan yang
harus dibayar?" Mengapa ya atau mengapa tidak?
C.
Ilustrasi Permulaan
Bagikan
ilustrasi berikut dengan kata-katamu sendiri.
Pada bulan Agustus 1868,
Ellen White bermimpi yang mengesankan tentang permulaan perjalanan panjang
sejumlah besar orang ( testimonies untuk gereja, vol.2, p. 594-597 ). Mereka
dimuati dengan gerobak penuh persediaan. Jalan yang mereka lewati sebuah jurang
curam di satu sisi, dan dinding yang tinggi yang putih di sisi lain. Ny.
White menggambarkan jalan semakin sempit dan lebih sempit, orang-orang
berjatuhan, dan membuang semua persediaan mereka. Tapi di akhir mimpi itu
jelaslah bahwa kelompok yang tersisa di jalan adalah mereka yang mengambil
setiap langkah oleh iman pada sesuatu yang mereka tidak dapat lihat. Di
sini adalah gambaran lompatan iman mereka yang besar.
"Ketika jalan bertambah sempit, kami memutuskan
bahwa kita tidak bisa terus dengan
selamat dengan menunggang kuda, dan kami meninggalkan kuda dan pergi berjalan
kaki, dalam satu baris. ..Sampai pada saat ini tali kecil diturunkan dari
bagian atas dinding putih; kami benar-benar berpegangan pada tali, untuk
membantu kami dalam menjaga keseimbangan diatas jalan itu. .. .Bahaya untuk
jatuh dari jalan tersebut meningkat. Kami begitu dekat dengan dinding putih
itu, namun tidak bisa menempatkan kaki kita sepenuhnya atas jalan itu, karena
terlalu sempit. Kami hampir bergantung sepenuhnya kepada tali untuk meringankan
berat badan kami, sambil berseru: 'Kita mendapat pertolongan dari atas! Kita
mendapat pertolongan dari atas! '...Kebanyakan kita terpaksa bergantung pada
tali untuk meringankan berat tubuh, dimana tali itu semakin besar ketika kami
bergerak maju. .. .
"Pada akhirnya kami tiba pada sebuah jurang besar,
di mana jalan kita berakhir. Sekarang tidak ada yang menuntun kaki kami, tidak
ada tempat mengistirahatkan kaki kami. Ketergantingan kita sepenuhnya hanya
pada tali, yang telah bertambah dalam ukuran sampai tali itu sebesar tubuh
kita.Di sini kita untuk sekian waktu lamanya dalam kebingungan dan kesusahan.
Kami bertanya-tanya dalam ketakutan: 'untuk apa yang tali ini?'. ..
"Dihadapan kami, di sisi lain dari jurang, ada
sebuah lapangan berumput hijau yang indah, sekitar enam inci tingginya.Saya
tidak melihat matahari; tapi terang, sinar cahaya yang lembut, menyerupai emas
dan perak, menyinari ladang ini. Tidak ada yang
kulihat di atas bumi yang bisa dibandingkan dengan keindahan dan
kemuliaan padang ini.Tetapi apakah kita bisa mencapainya? ini adalah pertanyaan
yang mengkhawatirkan.Bila tali itu putus, kita pasti binasa. .. .Untuk sesaat
kita ragu-ragu untuk mengambil resiko. ..
"Suami
saya kemudian mengayunkan dirinya melintasi jurang yang menakutkan itu menuju
padang yang indah di seberang. Saya segera mengikutinya. Dan, oh, Alangkah lega
dan rasa syukur kepada Allah kami rasakan! .. .Saya berbahagia, kebahagiaan
yang sempuna."
D. Ilustrasi Permulaan (Gunakan hanya jika hal ini cocok untuk kelompokmu)
Bagikan
ilustrasi berikut dengan kata-katamu sendiri.
Dalam
salah satu film indiana jones ada sebuah adegan yang menggambarkan pengalaman
lompatan iman. Indiana jones menghadapi
jurang yang besar. Tampaknya, dengan para pengejar dibelakangnya, ia
berada pada jalan buntu. Tetapi informasi yang ada padanya menunjukkan bahwa seharusnya
ada sebuah cara untuk menyeberang ke sisi lain. Dengan suara ayahnya mendesak
untuk percaya, dia melangkah maju. Percaya pada informasi dan bukan kepada
kematian yang nampak di depannya, dia melangkah turun di tepi jurang dan ketika
dia melewati tepi jurang tersebut kakinya merasakan pijakan padat dari jalan
yang tak terlihat sampai ia melangkah dengan iman. Setiap langkah yang dilewati
adalah sebuah langkah pengalaman. Jalan itu masih tidak terlihat, tapi setiap
langkah menunjukkan imannya sampai langkah ini tidak lagi menjadi sebuah
keajaiban, hal ini hanyalah suatu realitas normal yang ada di luar pandangan
matanya.
Tanya Jawab. Tanyakanlah: Cerita apa dalam hidupmu (atau
seseorang dekat dengan anda) yang menunjukkan lompatan iman? Siapakah yang anda
tahu yang telah mengambil lompatan iman? Apakah hasilnya?
4.
Hubungkan
A.
Hubungkan dengan Kerajaan
Dengan
kata-katamu sendiri, bagikan hal berikut:
Warga negara kerajaan Allah hidup
oleh sebuah kode bukannya di dalam garis teritorial. Karena kerajaan Allah
adalah sebuah cara hidup bukannya sebuah pemerintahan yang keras, banyak dari
pilihan yang kita buat tampak aneh untuk dunia di sekitar kita. Kitab
suci berisi dengan kisah orang-orang yang berjalan oleh iman dan bukan kerena
melihat. Mereka tidak memiliki iman yang muncul dengan ajaib dalam hati mereka.
Mereka melatihnya.
Prinsip
yang sama untuk mendapatkan kesehatan fisik berlaku juga untuk iman.
Diskusikan
pernyataan berikut: saat-saat besar iman seringkali dibangun di atas
langkah-langkah iman yang lebih kecil.
Tanyakan: Dengan cara apa anda pikir bahwa prinsip ini
benar?
Katakan: Pikirkan beberapa orang yang engkau tahu telah
memiliki peristiwa "iman yang besar"
dan bagikan dengan orang yang duduk di samping anda.
Tanyakan: apa perbedaan antara iman yang besar dan kecil
setiap hari? Dapatkah anda pikirkan beberapa contoh dari masing-masing iman
itu?
Dalam kelompok dua hingga empat orang mintalah para murid melakukan latihan
berikut dengan ibrani 11. Judul bacaan "Pahlawan iman" tercantum dalam pelajaran halaman 89 dengan
empat pertanyaan untuk memandu mereka melalui apa yang anda telah pelajari.
Katakan: Kita akan lihat satu pasal di Ibrani yang memuat
secara ringkas kehidupan orang-orang yang dianggap "Pahlawan Iman."
Telitilah cerita mereka dan jawab pertanyaan-pertanyaan yang mengikuti.Jika
anda lakukan latihan ini sebagai sebuah kelompok anda mungkin ingin menetapkan
berbagai ayat-ayat untuk dibaca dengan keras.
Mintalah para murid membagikan jawaban mereka kepada seluruh kelompok
ketika mereka telah selesai.
B.
Hubungan dengan Ilustrasi Pelajaran
Sebelumnya
mintalah seseorang untuk membaca atau menceritakan cerita dari pelajaran hari
Sabat.
Tanyakan: Ketika
anda mempertimbangkan ilustrasi pilot dan bagaimana mereka tidak meninggalkan
kursi mereka selama penyelamatan darurat terjadi, bagaimana mereka
tampak seperti orang kristen dalam perjalanannya? Apa
yang anda pikir tentang beberapa contoh orang-orang yang memegang hal-hal
tertentu ketika seharusnya mereka melepaskannya? Gambarkan mengapa
anda pikir lompatan iman lebih mudah diucapkan daripada dilakukan? Apakah iman
hanya dikatakan, tapi tidak bertindak disebut juga iman? Dalam pelajaran untuk
murid, definisi apakah yang anda temukan untuk iman yang menarik bagimu?
C.
Tantangan Kerajaan
Pertimbangkan
skenario berikut ini tentang saat ketika iman seorang remaja ditantang. Setelah
setiap skenario diskusikan dengan murid-muridmu di mana titik pentingnya dalam
tindakan iman itu.
1. Kent
telah menabung uangnya sendiri untuk membeli sepatu basket baru. Di gereja dia
mendengar pengumuman tentang sebuah keluarga yang berjuang dengan masalah
keuangan dan bahkan tidak memiliki cukup makanan. Panggilan untuk persembahan
khusus dibuat dan Kent merasa beban di hatinya dan sesuatu yang panas dalam
dompetnya.
Dia
ingin berkontribusi tapi ia telah menabung untuk waktu yang lama. Memberikan
sumbangan tentunya membuat dia harus menabung kembali untuk waktu yang lama.
Piring persembahan sedang diedarkan dan suara dalam hatinya akhirnya menang; ia
mengambil dompetnya dan mengeluarkan uang yang ia telah simpan untuk sepatunya
dan menempatkannya pada piring persembahan.
2.
Shawna tahu bahwa dia dan Kathy telah memiliki hari yang lebih baik. Dia baik,
tapi tidak sehangat dan ramah seperti di awal tahun ajaran sekolah. Suatu
perubahan terjadi secara dramatis satu minggu belakangan ini ketika kathy
menolak bahkan untuk berbicara dengan shawna. Sejak itu mereka melihat satu
sama lain tapi dengan halus menghindari satu sama lain. Shawna rindu
persahabatan Kathy dan ingin mencari tahu apa penyebabnya, tapi dia takut kathy
akan mengatakan sesuatu yang menyakitkan. Dia juga takut kalau dia mungkin
telah melakukan sesuatu yang membuat kathy menarik diri dari padanya. Dia ingin
menghadapi kathy dan mencari tahu apa yang salah tapi dia benar-benar takut.
Dia menuliskan perasaannya dalam surat dan memberikannya pada Kathy di sekolah.
Kathy tampak terkejut tapi tersenyum kecil dan terus berjalan untuk membaca
surat itu.
Tanya Jawab. Tanyakan: Dimanakah titik tidak bisa
kembali? Apa yang anda pikir akan menjadi manfaat dari tindakan iman mereka? Resiko-resiko
apakah yang mereka ambil mengikuti tindakan mereka? Ayat- ayat apakah dari
pelajaran untuk murid yang akan menguatkan masing-masing individu ini jika anda
bisa?
5.
Aplikasi
A.
Aktivitas Aplikasi
Aspek penting yang menempatkan imanmu ke dalam tindakan adalah pertama melihat bagaimana iman bekerja pada
kehidupan orang lain.
Undanglah
seorang anggota dewasa, yang kuat dalam iman, ke kelas sekolah sabat untuk diwawancarai
oleh para murid. Mintalah mereka menggunakan pertanyaan seperti: Kapankah anda
pertama kali mengambil lompatan iman untuk Allah? Apa yang terjadi? Apakah
ketika bertambah umur kita merasa lebih mudah untuk melangkah dalam iman?
Apakah lebih sulit?
Undanglah kelas untuk mendiskusikan
orang-orang yang mereka tahu telah melangkah dalam iman. Biarkan para murid
menggambarkan apa yang orang itu lakukan dan bagaimana hal itu mempengaruhi
hidup mereka.
Pada bagian bagaimana cara kerjanya dari pelajaran untuk siswa adalah sebuah latihan untuk membantu murid
berpikir tentang bagaimana mereka dapat melangkah dalam iman pada minggu ini.
Sebelum mereka lakukan ini, mintalah mereka membaca "Jadi bagaimana
cara kerjanya?" Bagian dari pelajaran untuk murid.
Tanya jawab. Tanyakan: Perbedaan apakah yang terjadi
antara engkau merencanakan lompatan iman atau anda melompat secara spontan
ketika saat itu datang? Bagaimana dua skenario ini berbeda?
B.
Pertanyaan Aplikasi
1. Tulislah definisi iman yang bekerja menurut pengertianmu.
2. Kapankah dalam hidupmu, anda harus mengambil sebuah
lompatan iman?
3. Pada bagian apa dalam hidupmu engkau memiliki saat
tersulit untuk melangkah dalam iman?
teman, uang, keluarga, sekolah )
4. Apakah anda pikir anda bisa memiliki lebih banyak iman
atau kurang iman? Kadang-kadang kita meminta iman yang lebih ketika kita hanya
perlu menggunakan iman sebesar biji sesawi yang kita punya; sebuah biji sesawi
sudah cukup.
5. Rasa takut apakah yang cenderung mencegah lompatan imanmu
lebih dari yang lainnya?
6. Iman bukanlah masalah pribadi. Pikirkan seseorang yang
anda tahu dan percaya untuk membantu anda membuat beberapa keputusan yang memerlukan sebuah lompatan iman. Mintalah
mereka untuk melatih anda melalui keputusan-keputusan itu.
6.
Penutupan
Kesimpulan
Dengan
kata-katamu sendiri, buat kesimpulan dengan ide-ide berikut:
Sebagian
besar dari pengalaman kita sebut "lompatan-lompatan iman" bukanlah
peristiwa-peristiwa yang besar. Sebagian besar perjalanan iman kita ini terbuat
dari banyak peristiwa-peristiwa kecil di mana kita mengambil kesempatan dan
mengijinkan Allah untuk memimpin. Kadang-kadang memiliki iman
adalah hanyalah
melakukan hal yang benar ketika segala sesuatu yang lain tampaknya salah.
Kadang-kadang iman itu adalah mengorbankan sesuatu yang anda senangi untuk
mendapatkan sesuatu yang lebih besar. Hal ini dapat berarti membuka mulut anda
ketika semua orang diam atau hal ini dapat berarti tetap diam ketika dunia
mengharapkan anda untuk berbicara.
Apakah panggilan Allah bagimu untuk dilakukan pekan ini? Setiap hari akan
ada saat di mana anda mendengar Roh memanggilmu untuk mengambil risiko bagi
Allah. Kuncinya adalah mendengar dan mengenali suara itu sebagai suatu
panggilan untuk melompat dalam iman. Semakin kita mengenali suara itu, semakin
lebih banyak kesempatan yang kita memiliki untuk meresponnya. Berbicaralah
dengan seorang teman atau meminta seseorang yang engkau kenal untuk membantu
anda melakukan latihan iman pada pekan ini.
UNTUK
PELAJARAN DELAPAN:
Pelajaran
ini adalah untuk kegiatan penghubungan
PAHLAWAN-PAHLAWAN
IMAN (IBRANI 11:1-40 (NIV)
- Mengapa
orang ini dianggap sebagai seorang pahlawan iman?
__________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________
- Risiko
apa yang mereka ambil?
__________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________
- Langkah-langkah
kecil iman apakah yang menuntun kepada langkah-langkah iman yang lebih
besar (yang anda tahu)?
__________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________
- Di
manakah anda pikir titik balik itu berada dalam hidup mereka?
__________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________
Tidak ada komentar:
Posting Komentar