Rabu, 05 September 2012

Real Time Faith-III-X-2012-Murid



Pelajaran 10
ORANG KRISTEN DAN HOMOSEKSUALITAS
Ujian Anak Panah
8 September 2012

Ø Ayat hafalan: Pilih salah satu ayat dari pelajaran hari Rabu. Tulis di bawah ini dan hafalkan pada minggu ini.
________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________



                   Warisan Terbesar

(Menurut pendapatmu, apa hubungan antara ilustrasi berikut dengan ayat Alkitab pada pelajaran hari Rabu?)

           
Cerita satu. Suatu hari Sally berjalan ke dalam kelas dan menyadari bahwa pelajaran hari ini akan sangat menyenangkan. Gurunya, Pak Smith, selalu muncul dengan cara yang baru dan kreatif untuk mengemukakan inti pelajarannya. Hari ini ada sebuah papan sasaran besar di tembok, dan Pak Smith mengundang siswa-siswa untuk menggambar wajah seseorang yang membuat mereka marah dan menaruh gambar itu di papan sasaran, lalu mereka melempar anak panah pada gambar yang sudah mereka gambar.
Salah satu teman Sally menggambar seseorang yang telah “mencuri” pacarnya. Yang lain menggambar adik laki-lakinya. Sally menggambar seseorang yang pernah menjadi sahabatnya, dia menggambar sangat jelas dan menaruh jerawat di gambar wajah tersebut.
Kemudian, anggota kelas berbaris dan mulai melemparkan anak panah ke papan sasaran. Ketika Sally berjalan mendekati garis depan, Pak Smith mengumumkan bahwa mereka sudah kehabisan waktu dan setiap orang kembali ke kursinya masing-masing, Sally sedih karena tidak mendapat kesempatan melempar anak panah ke gambar “sahabatnya”.
Ketika setiap siswa kembali duduk, Pak Smith memindahkan papan sasaran dari tembok, dan dibaliknya terdapat gambar Yesus. Keheningan meliputi ruang kelas, ketika setiap siswa menatap gambar Yesus yang terobek-robek.
Kemudian Pak Smith membaca dari Alkitab, “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudaraKu yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku” (Matius 25:40)
Cerita dua. Suatu hari setelah pulang sekolah, Chris, siswa kelas 5, pulang ke rumah dan bertanya kepada ibunya, “Ibu apa artinya ‘fag’?
“Ibu tidak tahu,” ibunya menjawab dengan jujur.
“Itu pasti hal yang buruk, “Chris menjawab, “Aku tahu dari cara anak-anak mengatakannya.”
Ibu Chris pergi ke kepala sekolah dan meminta penjelasan. “Baiklah, “kata kepala sekolah itu, “Saya malu mengatakannya,tetapi … itu adalah bahasa gaul untuk mengatakan seseorang adalah homoseksual.”
Beberapa waktu kemudian, saat tim pathfinder berpergian di akhir pekan, ketika mereka menyiapkan pasokan makanan di sekolah tempat mereka akan tinggal, seseorang telah menuliskan di papan tulis dengan huruf berukuran besar, “Chris itu fag (homoseksual)!
Kita semua tahu bahwa hal seperti itu adalah kasar dan tidak pantas disebut Kristen, tetapi ketika hal seperti itu muncul di lingkungan anak-anak yang ‘berbeda’ karena mereka terlihat seperti memiliki orientasi seksual yang berbeda, beberapa orang mengasumsikan bahwa itu tidak masalah. Lagipula, bukankah Allah membenci seorang homoseksual?
Jawabannya adalah “Tidak, Ia tidak membencinya”. Allah mengasihi setiap orang dan setiap tindakan atau ucapan yang tidak baik, tidak peduli disampaikan kepada siapapun, adalah penyerangan terhadap Kristus sendiri. Yesus tidak pernah menggabungkan seorang yang berbuat dengan dosa!
Membuatmu berhenti dan berpikir, bukan?

        Minggu
          Yang Saya Pikirkan
           
            “Lihatlah acara televisi saat ini,” kata seorang pengkhotbah di radio. “Kelihatannya semua acara komedi memiliki karakter homoseksual; seolah-olah kita perlu menerima mereka sebagai orang yang normal. Jadi, Alkitab mengatakan bahwa Allah membenci para homoseksual! Hollywood dan semua karakter homoseksualnya akan dibakar di neraka.”
            Menurutmu apakah Allah membedakan orang yang homoseksual dengan orang yang heteroseksual? Ayat apa yang mampu mendukungmu dalam kepercayaanmu? Ayat apa yang menyatakan perasaanNya terhadap gaya hidup homoseksual?
Masuk ke www.guidemagazine.org/rtf untuk membagikan pendapatmu. Beranilah dan jujur. Katakan apa yang kamu pikirkan.


Senin
Apa yang Mereka Ingin Katakan?
Beda orang, beda pendapat. Beberapa kutipan di bawah ini mewakili pandangan warga kerajaan yang sebenarnya; yang lain mungkin tidak. Apakah kamu dapat menyatakan perbedaannya? Bagaimana pernyataan ini dibandingkan dengan apa yang Tuhan katakan dalam firman-Nya? Setelah mengkaji ayat-ayat pada bagian pelajaran Tuhan Berkata…, tulislah sebuah pernyataan yang menunjukkan kepercayaanmu. Bersiaplah untuk menyatakan pendapatmu pada Kelas Sekolah Sabat.
Ø “Roh Tuhan ada padaKu, oleh sebab Ia telah mengurapi Aku, untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin; dan Ia telah mengutus Aku untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan penglihatan bagi orang-orang buta, untuk membebaskan orang-orang yang tertindas, untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan telah datang.” – Yesus (Lukas 4:18, 19).
Ø “Kata-kata yang jahat menyakitkan hati, tetapi kata-kata yang menyenangkan menyembuhkan dengan cepat.” – anonim.
Ø “Sangat mudah untuk menyarankan solusi ketika engkau tidak terlalu tahu mengenai masalahnya.” –Malcolm Forbes, penerbit AS abad ke-20.
Ø “Terlalu sering kita menikmati betapa nyamannya sebuah pendapat tanpa ketidaknyamanan pikiran.” – John F. Kennedy (1917 – 1963), Presiden AS ke-35.
Ø “Aku menghancurkan musuh-musuhku ketika Aku membuat mereka menjadi temanku.” –Abraham Lincoln (1809 – 1865), Presiden AS ke-16.
Ø “Satu-satunya cara membuat seseorang layak dicintai adalah dengan mencintai mereka.” – Thomas Merton, penulis, biarawan AS abad ke-20.
Ø “Anak-anak membutuhkan lebih banyak tokoh panutan dibandingan kritik.” – peribahasa Perancis.
Ø “Semua hal ini dibawa bersama-sama, dengan kesalahan mereka yang berbeda-beda, semua dengan kecenderungan terhadap jahat, baik yang diwariskan ataupun yang dibangun sendiri; tetapi di dalam dan melalui Kristus mereka tinggal dalam keluarga Allah, belajar untuk menjadi satu dalam iman, dalam doktrin, dalam roh …. Kristus adalah pusat yang besar, dan mereka saling mendekati satu sama lain sama seperti mereka semakin dengan dengan pusat.” – Ellen G. White, pendiri gereja dan penulis abad ke-19.
Tuliskan Kutipanmu
 Apa yang saya katakan adalah …
Ø  ___________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________

Selasa
APA?
Engkau telah mendengar ungkapan “Allah membenci dosa, tetapi mencintai orang yang berdosa”; lebih mudah mengatakannya daripada melakukannya – khususnya ketika berhubungan dengan homoseksualitas.
Sering sekali orang Kristen berasumsi bahwa homoseksualitas adalah sesuatu yang dapat “dihilangkan”, seperti seorang yang kelebihan berat badan yang kehilangan beratnya jika dia berhenti makan kue-kue. Tetapi homoseksualitas (kira-kira 1 sampai 10 % dari populasi) menghadapi sebuah pergumulan seumur hidup dengan orientasi seksual mereka. Beberapa orang menerimanya dan mengatakan, “inilah saya.” Yang lain terus berdoa untuk pembebasan dari perasaan mereka.
Beberapa orang Kristen mengadopsi perilaku, “tetaplah jauh daripadaku sampai engkau berubah.” Sulit sekali membayangkan kalau Yesus mengatakan hal seperti itu. Dia selalu menerima orang-orang, tidak peduli usia, jenis kelamin, latar belakang budaya, atau orientasi seksual. Diapun masih seperti itu saat ini.
Yang anehnya adalah engkau bukan seorang homoseksual, tetapi engkau mungkin berhubungan dengan salah satu dari mereka (dan tidak menyadarinya); engkau mungkin ke sekolah bersama salah satu dari mereka (dan tidak menyadarinya). Banyak orang Kristen melihat homoseksual sebagai sebuah kerusakan moral masyarakat dan mengasumsikan bahwa tugas merekalah untuk membersihkan masyarakat dari pengaruhnya – untuk mendorong para homoseksual kembali ke tempat tertutup.
Tetapi orang Kristen memiliki lebih banyak peran penting dalam masalah ini: yaitu untuk mefleksikan sikap Yesus terhadap homoseksual. Homoseksualitas tidaklah menular; engkau tidak akan terkena. Engkau bisa menyalahkan dan mengkritik mereka yang homoseksual dan lesbian – dan engkau akan sulit merefleksikan Yesus Kristus, yang berkata,”dan barangsiapa yang datang kepadaKu, ia tidak akan Kubuang” (Yohanes 6;37).


Rabu
Tuhan berkata…

Ø Matius 7:12
Ø Matius 25:40
Ø Lukas 15:1, 2
Ø Roma 9:15
Ø 2 Korintus 1:3,4
Ø Kolose 3:12, 13
Ø Yakobus 5:11
Dan…
Ø God’s Amazing Grace, halaman 254
Mereka yang menaruh kepercayaannya dalam Kristus tidak akan diperhamba oleh kebiasaan atau kecenderungan yang terwariskan atau yang dilatih. Di samping berada dalam ikatan alam yang rendah, mereka harus mengontrol selera dan nafsu. Allah tidak meninggalkan kita berperang melawan kejahatan dengan kekuatan kita sendiri. Apapun yang mungkin menjadi kecenderungan kita untuk berbuat salah baik yang terwariskan atau yang dilatih, kita dapat mengalahkannya melalui kuasa yang Allah siap untuk bagikan.”

Kamis
Apa Hubungan Semua Ini Dengan Aku?
Seks itu baik. Itu benar; Allah menciptakan kita untuk menjadi bahagia, dan bagian dari itu adalah untuk tertarik kepada orang dengan lawan jenis. Tetapi terkadang, untuk alasan yang tidak ada satupun mampu menjelaskan sepenuhnya, orang-orang menemukan diri mereka sendiri tertarik kepada seseorang yang jenis kelaminya sama.
Jika engkau tahu seseorang yang bergumul dengan masalah ini, jangan mengejek mereka atau memanggil namanya; jangan memulai gosip atau membicarakan mengenai mereka dibelakang mereka; mintalah mereka berbicara kepada seseorang yang bersedia menolong tanpa menghakimi. Dan ingatkan mereka bahwa mereka bisa selalu bergantung padamu sebagai sahabat. Ingatlah: “Ada teman yang mendatangkan kecelakaan, teapi ada juga sahabat yang lebih karib dari pada seorang saudara” (Amsal 18:24)
Lebih dari semuanya, bantulah temanmu mengerti bahwa Allah tidak pernah meminta sesuatu dari kita yang Dia tidak berikan kekuatan bagi kita untuk mengatasinya.

           
            Jumat
          Bagaimana Cara Kerjanya?
           
Tulislah sebuah surat kepada seseorang yang homoseksual (jika engkau tidak mengenalnya, engkau bisa membayangkan orang yang terkenal seperti Elton John, Melissa Etheridge, atau Ellen DeGeneres). Andaikan bahwa engkau menulis mewakili Allah, engkau memiliki pesan yang mereka perlu baca.

Setelah engkau menulis surat tersebut, taruhlah di amplop, alamatkan bagi dirimu sendiri, dan kirimlah. (jangan mengirimkan ke orang tersebut). Dalam waktu satu hari atau dua hari, ketika engkau mendapat surat tersebut, andaikan bahwa engkau adalah orang yang dikirimkan surat tersebut. Tanyakan dirimu: apakah pesan ini menolong? Apakah membuat saya dekat dengan Allah, atau mendorong saya lebih jauh? Apa yang mungkin saya katakan?

_____________________________________________________________________________________
_____________________________________________________________________________________
_____________________________________________________________________________________
_____________________________________________________________________________________
_____________________________________________________________________________________
_____________________________________________________________________________________
_____________________________________________________________________________________
_____________________________________________________________________________________
_____________________________________________________________________________________
_____________________________________________________________________________________
_____________________________________________________________________________________
_____________________________________________________________________________________
_____________________________________________________________________________________
_____________________________________________________________________________________
_____________________________________________________________________________________
_____________________________________________________________________________________
_____________________________________________________________________________________
_____________________________________________________________________________________
_____________________________________________________________________________________
_____________________________________________________________________________________
_____________________________________________________________________________________
_____________________________________________________________________________________
_____________________________________________________________________________________
_____________________________________________________________________________________

Tidak ada komentar:

Posting Komentar