Pelajaran
13
Berpikir
Benar dalam Dunia yang Tidak Benar
Burung
Merpati dan Popeye
29 September 2012
1.
Persiapan
A.
Sumber
Yohanes 6:35,36
Yohanes 8:12
Yohanes 10:7-10
Yohanes 10:11-16
Yohanes 11:20-27
Yohanes 14:1-7
Yohanes 15:5-8
(Lihat
ayat-ayat tambahan pada pelajaran siswa.)
B.
Perihal “Berpikir Benar dalam Dunia yang Tidak Benar”
Empat
puluh tahun yang lalu, topik ini tidak relevan karena kebenaran absolut adalah
sebuah keyakinan budaya bersama, bahkan jika kamu tidak religius. Tapi dalam
kurun waktu 40 tahun, bumi kita telah bergeser dari gagasan “ada yang benar dan
ada yang salah” menjadi “terserah saya untuk menentukan sendiri apa yang benar
dan yang salah.” Faktanya, bagi beberapa orang apa yang benar bagi mereka
mungkin salah bagi orang lain. Dan rupanya, itu dibenarkan. Bagi umat percaya,
hal itu tidak benar; itu hanyalah fantasi. Dalam banyak hal, ada perbedaan
jelas antara yang benar dan yang salah. Tujuan dari pelajaran ini adalah untuk
membantu siswa meningkatkan landasan Kristiani untuk melihat dunia – asumsi
dasar yang akan mendasari semua tingkah laku dan pilihan mereka (sebuah
filosofi kehidupan).
Dengan dasar apakah umat percaya
memiliki hak untuk menyatakan apa yang benar dan yang salah? Apa artinya
menjadi toleran? Bagaimana kita tiba di suatu tempat di mana moralitas adalah
sebuah pandangan pribadi daripada sebuah prinsip abadi? Bagaimana tuntutan
kepada Kristus memenuhi kebutuhan mereka yang mencari kebenaran? Sebagaimana
kita lihat dalam Alkitab, sejarah, dan pemikiran dari pengkhotbah modern,
dengan kepastian apa kita dapat mempercayai dan mengkomunikasikan kualitas
kerajaan Allah yang kekal kepada orang lain?
C.
Apa Tujuan “Berpikir Benar dalam Dunia yang Tidak Benar”
Sebagai
hasil dari pelajaran ini, kita ingin agar siswa dapat:
- Mempertimbangkan sumber kebenaran dan sumber gagasan populer.
- Memahami dunia tempat kita tinggal dan mengapa manusia memiliki keyakinan yang sangat berbeda dari keyakinan Kristen.
- Merespon tuntutan kebenaran dan tantangan untuk hidup berdasarkan apa yang kita percaya.
D.
Benda-benda yang Dibutuhkan
Permulaan – (Aktivitas
A) stoples dengan buncis (yang telah dihitung), kertas, pena atau pensil, papan
tulis; (Aktivitas B) lihat aktivitas, hal. 2
Hubungkan –Alkitab,
pelajaran siswa, papan tulis, handout “Empat
ISME”, hal. 10
Aplikasi -
Alkitab, papan tulis.
2.
Jembatan
A.
Di Mana Kita Sebelumnya
Beri 10 menit
ketika siswa baru datang untuk:
1. Menanyakan ayat mana yang mereka pilih
untuk pelajari dari pelajaran hari Rabu. Beri kesempatan untuk menyebutkan ayat
hafalannya.
2. Beri kesempatan kepada siswa untuk
“mengutip” dirinya sendiri, menggunakan apa yang mereka tulis pada pelajaran
hari Senin. Pastikan untuk menanyakan siswa mengenai kutipan yang mungkin tidak
mencerminkan kehidupan Kristen secara tepat. Bagaimanapun, kutipan-kutipan
seperti ini tidak terjadi di setiap pelajaran.
3. Ulas respon yang mereka buat pada skenario
yang ditampilkan pada pelajaran hari Minggu. Diskusikan berbagai respon, akhiri
dengan ide dari pelajaran minggu lalu dari bagian Perihal pada materi guru.
Jika kamu memiliki kelompok yang
sangat besar, minta orang dewasa yang bersedia untuk membantu sesi ini untuk
membentuk kelompok yang lebih kecil.
B.
Komponen Sekolah Sabat Lainnya
Ø Song Service
Ø Laporan
proyek pelayanan
3.
Permulaan
Catatan untuk guru:
Gabungkan semua acara dengan pilihan
kategori berikut – Permulaan, Hubungkan, Aplikasi, dan Penutupan. Namun,
perhatikan bahwa para siswa memerlukan kesempatan untuk berinteraksi
(berpartisipasi secara aktif dan
dengan satu sama lain) dan untuk mempelajari Firman Tuhan. Pada kesempatan
tertentu, guru harus membagikan atau memperhatikan pelajaran siswa minggu ini.
A.
Aktivitas Permulaan – Oh, Buncis!
Persiapan –
Ambil sebuah stoples dan isi dengan beberapa buncis. (Hitung terlebih dahulu
sehingga kamu tahu jumlahnya.) Siapkan kertas dan pena atau pensil untuk siswa.
Siap-siap – Minta
siswa untuk menebak jumlah buncis dalam stoples dan tuliskan pada secarik
kertas yang telah kamu siapkan. Minta siswa menyebutkan perkiraannya sementara
kamu menuliskannya pada papan tulis. Kemudian minta siswa menuliskan lagu
kesukaan mereka pada papan di sebelah tulisan perkiraan jumlah buncis.
(Tuliskan 5-10 lagu kesukaan dari siswa.)
Pergi – Kembali
ke perkiraan jumlah buncis, beritahukan jumlah sebenarnya dan siapa yang
menebak mendekati jumlah sebenarnya. Setelah memberikan ucapan selamat,
kembalilah ke daftar lagu dan tanyakan:
Dan dari antara lagu ini, mana yang paling mendekati yang benar? Tanpa
kecuali, semua siswa akan berargumen bahwa ketika membicarakan lagu kesukaan
tidak ada jawaban yang benar. Jawaban akan benar-benar subjektif, tergantung
selera.
Tanya Jawab – Tanyakan:
Ketika kamu memutuskan apa yang akan kamu percaya dalam iman, apakah kamu
melakukannya seperti menebak jumlah buncis, atau lebih seperti memilih lagu
kesukaan? Mengapa iya atau mengapa tidak? –
Diadaptasi dari sebuah laporan oleh Tim Stafford, Kekristenan Saat ini, 14
September 1992.
B.
Aktivitas Permulaan - Perkiraan
Persiapan –
Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menunjukkan kepada siswa realitas dari
kebenaran objektif. Kita sedang mencoba membantu remaja usia dini untuk
mempertimbangkan fakta bahwa ada sebuah kebenaran untuk semua orang, semua
tempat dan waktu. Kumpulkan semua bahan-bahan yang diperlukan untuk membuat
resep di bawah ini.
Siap-siap – Ada
dua cara untuk melakukan kegiatan berikut: 1. Tutup mata seorang sukarelawan yang
akan mencoba untuk mencampurkaan semua bahan untuk membuat roti tidak beragi.
Kamu dapat membaca langkah-langkah untuk membuatnya tapi sediakan berbagai
ukuran sendok, gelas, dan wadah untuk dipilih oleh sukarelawan yang matanya
telah ditutup. Semakin dekat ukuran alat ukur terhadap satu sama lain, semakin
sulit untuk memilih ukuran yang tepat. 2. Guru memperlihatkan cara mencampurkan
bahan-bahan dengan menggunakan beragam tipe alat ukur untuk membuat roti. Contohnya, jika resep meminta untuk menggunakan
segelas tepung, gunakan sebuah mug atau gelas yang ukurannya lebih dari ukuran
yang diinginkan semula. Untuk satu sendok teh, guru dapat menggunakan sebuah
centong dan katakan, “Sendok adalah sendok, apa pengaruhnya?” atau sebuah
sendok bayi dan katakan, “Anak perempuan yang masih balita selalu menggunakan
sendok ini untuk minum teh”.
Pergi – Resep:
(Roti yang Tidak Beragi)
1
gelas tepung gandum
1
sendok teh garam
4
sendok makan minyak
5
sendok makan air dingin
Tanya Jawab –
Tanyakan: Seberapa pentingkah ukuran yang tepat diperlukan ketika memasak? Ketika
membangun? Mendaratkan sebuah pesawat? Melakukan operasi otak? Bagaimana
memasak dengan resep tapi dengan mata tertutup atau menggunakan alat ukur yang
tidak tepat sama dengan cara manusia berhubungan dengan kebenaran di dunia pada
saat ini? Pada bidang kehidupan apakah manusia merasa bahwa mereka sangat dapat
melakukan “perkiraan”? (Beri skala dengan
berurutan yang mana manusia paling sering menebak, setidaknya 1-5.)
___
Kepercayaan mengenai apa yang terjadi setelah kematian
___
Kejujuran dan integritas
___
Kesucian dalam hubungan
___
Kesucian kehidupan manusia
___
Kesehatan dan tanggung jawab hidup
C.
Ilustrasi Permulaan
Dengan kata-katamu
sendiri, bagikan cerita berikut:
Seorang suami muda dan ayahnya
mencatat tindakan berikut yang dia lakukan tanpa disadarinya:
Ø Saya
sedang menyiram halaman, dan kantong-kantong semen yang masih berisi terlihat
berdebu, jadi saya menyiramnya tanpa sadar.
Ø Istri
saya meminta untuk diambilkan hidrogen peroksida dari lemari obat. Saya
memegang botol tersebut beberapa menit sementara berbicara dengannya, dan
kemudian karena kebiasaan, saya membuka tutup botol dan mulai mengambil
beberapa pil untuk diri saya sendiri, tanpa menyadarinya.
Ø Setelah
memesan dengan sabar melalui jendela drivethrough
dan membayar, saya menerima kembalian dan mengemudi tanpa menyadari
sesuatu. Saya tidak memperhatikan kalau saya meninggalkan makanan di jendela
pemesanan sampai waktu makan siang selesai dan saya sangat kelaparan.
Ø Setelah
membaca seribu kartu ucapan untuk valentine yang sempurna bersama istri, saya
keluar dari toko dengan sebuah kartu bahkan tanpa berpikir, atau membayar.
Wanita kecil yang lembut memberhentikan saya pada tiga toko di bawah mall dan
mengingatkan kalau kartu tersebut tidak gratis.
Ø Saya
mencoba surfing di Hawai. Setelah menaikkan layar dan berlayar mengarungi ombak
dengan angin di belakang saya, saya dapat meninggalkan pantai, tanpa berpikir
bagaimana caranya berbalik dan melawan angin. “Apa yang kamu pikirkan?” adalah
pertanyaan paling populer yang ada di benak para personil kapal penyelamat.
Saya hanya tidak berpikir.
Ø Tanpa
berpikir, saya menyentuh kabel telanjang untuk mencari tahu jika masih bisa
dipakai. Saya yakin ada cara yang lebih baik untuk mencari tahu.
Tanya Jawab – Tanyakan:
Dapatkah kamu mengingat melakukan sesuatu yang menggelikan bahkan tanpa
menyadarinya?
Katakan: Ini
bukanlah karena seseorang tidak berpikir, tapi lebih seperti bahwa mereka
memikirkan hal yang lain daripada apa yang ada pada saat itu. Sama halnya benar
untuk kebenaran. Tidaklah sulit untuk menemukan kebenaran jika kamu percaya
kebenaran itu ada. Mustahil untuk menemukan jawabannya jika kamu percaya bahwa
tidak ada kebenaran.
Tanyakan: Pernahkah
kamu mendengar frase “Saya akan percaya jika saya melihatnya”? Bisa jugakah
dikatakan, “Saya akan melihatnya ketika saya mempercayainya”? Bagaimana kamu
menjelaskan bahwa hal ini benar? Seberapa seringkah kita benar-benar memikirkan
beberapa pertanyaan penting yang ditanyakan orang-orang sekarang ini? Apakah
kamu mempertimbangkan mengapa berbohong itu salah atau mengapa membunuh tidak
pernah benar? Apakah benar-benar ada jawaban yang tidak mengenal batas waktu
untuk tetap suci secara seksual untuk pernikahan? Apakah saya benar-benar
mempercayai bahwa keinginan Allah adalah untuk puas dengan apa yang saya miliki
bahkan jika orang lain memiliki lebih banyak? Apakah kamu percaya
kebenaran-kebenaran ini? Mengapa?
Katakan: Salah satu
tugas dari pelajaran ini adalah agar kita memikirkan sedikit tentang apa yang
orang lain percayai, dan khususnya mengenai apa yang umat Kristiani dalam
kerajaan Allah pegang di dunia yang mana “ketidakpercayaan” bertakhta.
Tanyakan: Menurut
pendapatmu apakah perbedaan antara kata-kata berikut: unbelief, disbelief, misbelieve?
(“Unbelief” adalah sebuah keadaan
tidak percaya, skeptis. “Disbelief”
adalah sinonimnya tapi menyatakan sebuah penolakan untuk menerima sesuatu
sebagai yang benar. “Misbelief”
adalah sebuah kata yang diciptakan untuk menyatakan suatu keadaan yang mempercayai
sesuatu kurang dari atau sedikit berbeda dari kebenaran atau membuat versi
kebenaran sendiri.)
4.
Hubungkan
A.
Hubungkan dengan Kerajaan
Tampilkan ide
berikut dengan kata-katamu sendiri:
Sebagai warga kerajaan Allah, kita menyatakan
bahwa beberapa hal benar untuk semua orang, semua tempat, dan sepanjang waktu.
Itulah yang kita sebut “kebenaran absolut”. Kita percaya pada kebenaran absolut
Allah di atas latar belakang dunia tempat kita tinggal sekarang yang
mempercayai kebenaran adalah apapun yang kamu pikir benar. Apa yang benar
menurut kamu mungkin tidak benar untuk saya.
Cara kerajaan setan merusak kerajaan Allah
hampit tidak terlihat: (1) membuat umat Kristen merasa tidak pasti; (2) membuat
umat Kristen terlihat arogan; (3) membuat umat Kristen ragu-ragu dengan apa
yang Allah firmankan. Ayat-ayat berikut adalah hanya beberapa saran yang
menyatakan bahwa ada “sebuah kebenaran” dan “sebuah cara” dan juga sebuah jalan
akhir bagi mereka yang mengambil jalan lain – Amsal 14:12; Matius 7:13, 14; Yohanes 14:6. Sebagai duta Allah kita
perlu berhati-hati mengenai bagaimana kita berkomunikasi kepada orang lain
tentang apa yang kita percayai. Terkadang membutuhkan lebih banyak
pertimbangan dari yang kita perkirakan.
B.
Hubungkan dengan Ilustrasi Pelajaran
Minta seseorang
sebelumnya untuk membaca atau menceritakan cerita dari pelajaran hari Sabat. Kemudian
buat sebuah diskusi dengan pertanyaan berikut. Cobalah untuk mengarahkan
diskusi kepada ide yang ada dalam kurung.
Tanyakan: Bagaimana
kita serupa dengan burung merpati? (Tuhan
menciptakan kita untuk diasah dalam kebenaran-Nya, tetapi ledakan dosa yang
luar biasa di dalam dunia telah mengacaukan kemampuan ini. Akibatnya pandangan
kita terhadap benar dan salah menjadi terganggu, dan kita membutuhkan model dan
perkataan Yesus untuk memasang kembali pandangan tersebut.)
Tanyakan: Jika kita
berpikir bahwa suara hati kita sebagai naluri dasar seperti naluri burung
merpati, pelajaran apa yang kita dapat dari ilustrasi tersebut? (Suara
hati kita dirancang untuk membantu kita mempertajam perbedaan apa yang benar
dan apa yang salah. Tapi suara hati tidak selalu bekerja secara efektif. Dosa,
kebudayaan, dan latar belakang dapat bertindak sebagai ledakan tata surya
moral, dengan hasil bahwa suara hati kita dapat memberikan arah yang salah
seperti yang terjadi pada burung merpati.)
Tanyakan: Pelajaran
apa yang dapat kita ambil dari cerita bayam? (Kisah
ini menunjukkan betapa mudahnya ide palsu dapat menjadi kebenaran yang diterima
secara cepat. Bukanlah hal yang tidak biasa dalam bidang kepercayaan Kristen,
umat Kristen cepat memberikan status yang tidak diragukan untuk keyakinan yang
mungkin pada kenyataannya mempunyai asal mula yang diragukan. Kita seharusnya
tidak pernah takut untuk kembali dan mempertanyakan mengapa kita menganut
sebuah kepercayaan khusus atau sebuah interpretasi Alkitab yang khusus.
Investigasi kita mungkin membuktikan bahwa kita benar, atau mungkin menunjukkan
kita tidak benar. Jawaban yang mana pun akan membuat pemahaman dan aplikasi
kita terhadap Firman Allah bertumbuh.)
C.
Hubungkan dengan Kehidupan
Berikan skenario
berikut:
Tulis
empat pertanyaan atau beberapa pertanyaan di bawah ini pada papan tulis agar
semua siswa dapat melihatnya. Bagikan atau minta siswa memperhatikan
pelajarannya. Bagi siswa menjadi kelompok diskusi, lebih baik jika ada seorang
dewasa dalam setiap kelompok.
Katakan: Kita akan melihat
beberapa kepercayaan orang lain. Kemudian kita akan berdiskusi mengenai apa
yang mungkin menjadi penyebabnya dan beberapa kemungkinan dampaknya terhadap
kehidupan umat percaya.
Bagikan
salinan handout pada halaman 10.
Kemudian katakan: Dengan menggunakan
ayat Alkitab dan kutipan dari pelajaran siswa, cobalah untuk meningkatkan
pemahaman dan respons mendalam terhadap empat “isme” pada handout. Coba untuk menjawab pertanyaan pada papan untuk setiap
“isme”.
- Menurut pendapatmu apa yang membentuk filosofi kehidupan mereka (asumsi dasar mengenai kehidupan dan cara mereka memandang perkara-perkara)? Menurut pendapatmu mengapa mereka berpikir seperti itu?
- Bagaimana Firman Allah, sejarah, pengalaman pribadi, dan alam berpengaruh terhadap filosofi kehidupan mereka?
- Bagaimana filosofi kehidupan mereka mempengaruhi pengertian mereka akan benar dan salah ketika berkaitan dengan kegiatan sehari-hari?
- Ayat mana yang akan sangat membantu untuk berbicara kepada orang-orang dengan kepercayaan tersebut? Pendekatan apa yang menurutmu akan sangat efektif untuk meyakinkan mereka untuk percaya kepada Allah, penulis kebenaran?
5.
Aplikasi
A.
Aktivitas Aplikasi
Bagikan
pembahasan berikut dengan kata-katamu sendiri:
Tidak masalah di bagian bumi mana kamu tinggal,
perasaan bahwa ada satu kebenaran untuk semua orang, di semua tempat, dan
sepanjang waktu cukup jarang. Para politisi berhati-hati untuk tidak mengatakan
apapun yang akan membuat mereka terdengar memaksakan moralitas kepada orang
lain. Para penghibur berbicara mengenai toleransi dan menerima perbedaan setiap
orang. Orang lain akan langsung merasa sebal ketika kamu mengatakan sesuatu
“salah”. Apa yang terjadi?
Tulis pernyataan di bawah ini pada papan tulis. Katakan: Kamu mungkin akan mendengar
pernyataan seperti ini:
“Saya tidak tertarik pada agama yang teratur,
tapi saya menganggap diri saya sebagai orang yang religius.”
“Siapa yang memberimu hak untuk menentukan apa
yang benar dan apa yang salah?”
“Saya mencari sesuatu yang nyata.”
“Saya percaya bahwa kita semua harus menemukan
jalan kita menuju Tuhan, dan itu tidak begitu penting bagaimana kita sampai di
sana. Kita semua berakhir di tempat yang sama pada akhirnya.”
“Tidak penting apa yang kamu percayai jika kamu
mengasihi dan menerima orang lain dan pandangannya. Apa yang benar-benar kita
butuhkan adalah lebih banyak orang dengan pandangan terbuka.”
“Kamu dapat mempercayai apa yang
kamu inginkan, tapi jangan memaksakan kepercayaanmu kepadaku. Saya tidak butuh
penolong.”
“Saya pikir agama adalah sesuatu
yang keren selama kamu tidak terlalu senang karenanya.”
(Kamu mungkin ingin agar siswa
memilih pernyataan mana di atas yang paling mendominasi pandangan dalam dunia
mereka.)
Minta sukarelawan mencari dan
membuka ayat-ayat dari Yohanes yang dituliskan di bawah ini, yang mana Yesus
menyatakan Diri-Nya sebagai roti hidup, terang dunia, jalan, dll. Setelah
setiap ayat dibacakan, diskusikan jika dan bagaimana ayat-ayat berhubungan dengan
pernyataan umum mengenai kepercayaan yang kamu bicarakan.
Ø Yohanes
6:35, 36
Ø Yohanes
8:12
Ø Yohanes
10:7-10
Ø Yohanes
10:11-16
Ø Yohanes
11:20-27
Ø Yohanes
14:1-7
Ø Yohanes
15:5-8
Tanya-Jawab
- Tanyakan: Bagaimana menjadi “roti hidup” berhubungan dengan pernyataan umum
di atas? (Rasa sebagai seorang rohaniawan
terdapat pada setiap manusia. Apa yang bisa lebih nyata daripada merasa penuh
dan tidak pernah membutuhkan apapun lagi?) Apa
yang dimiliki “Gembala yang Baik” untuk ditawarkan kepada orang-orang di muka
bumi? (Manusia menghargai kasih dan penerimaan. Mereka tidak pernah
melihatnya seperti yang mereka akan lihat pada Gembala yang memberikan
nyawa-Nya untuk domba-domba.) Bagaimana
dengan gerbang? Siapa yang membutuhkan sebuah gerbang atau sebuah pintu?
Bagaimana hal tersebut relevan? (Sebuah pintu adalah cara kamu memasuki
rumah, dan pintu memisahkan yang di dalam dan yang di luar. Sejujurnya, semua
gagasan bahwa semua jalan menuju surge dalah salah. Hanya ada satu jalan.
Melalui pintu.) Bagaimana dengan terang?
(T anyakan orang-orang untuk melihat hati mereka yang paling dalam dan
lihat jika mereka tidak merasa tersesat, dan berada sedikit dalam kegelapan.
Mereka tidak tahu ke mana harus pergi atau apa yang harus mereka lakukan. Gagasan
bahwa Yesus menyatakan diri sebagai seorang pemimpin dalam masa kegelapan
adalah luar biasa.) Saya adalah
kebangkitan dan hidup. Siapa yang dapat membuat pernyataan seperti demikian? (Pertanyaan
bagus. Yesus berkata bahwa Ia adalah sumber di kehidupan yang akan datang.
Sekarang kita mempunyai masalah: Yesus adalah [seperti yang akan dikatakan oleh
C.S. Lewis] “orang gila, pembohong atau tepat seperti yang Ia sendiri katakan”
– tidak di area abu-abu.) Jadi, mengapa
seseorang mau atau tidak mau menerima apa yang Yesus katakan: “Aku adalah
jalan, kebenaran, dan hidup”? (Bagi mereka yang menginginkan agama setengah
hari atau beberapa sistem kepercayaan yang hanya mempunyai nama, mereka tidak
perlu menerima Yesus. Tapi kebanyakan orang sangat ingin mempercayai sesuatu sehingga
mereka mau mati demi kepercayaan tersebut.)
B.
Pertanyaan Aplikasi
1. Bagian mana dari 10 hukum yang menurut
kamu paling dibutuhkan saat ini? Yang mana paling dilupakan sekarang ini?
2. Pernahkah kamu mendengar tuduhan bahwa
orang Kristen “tidak toleran”? Apa artinya tidak toleran? (Minta siswa
memberikan sebuah definisi.)
3. Menurut pendapatmu bagaimana seharusnya
seorang Kristen berhubungan dengan orang-orang yang menentang segala jenis
“diskusi agama”? Menghindari? Berdebat?
4. Bagaimana kamu dapat teguh dalam iman
dan berpikiran terbuka pada saat yang bersamaan?
6.
Penutupan
Kesimpulan
Dengan kata-katamu
sendiri, buat kesimpulan dengan ide-ide berikut:
Dalam beberapa hal, kerajaan dunia
ini semakin sulit dijangkau oleh Tuhan dari pada sebelumnya. Sementara kita
mendekati akhir dari sejarah dunia, warga kerajaan Allah perlu agar lebih fokus
pada pengabaran injil mengenai Kristus. Manusia cenderung menjadi lebih skeptis
terhadap Alkitab, bukan karena Alkitab salah, tapi karena Alkitab jarang dituruti.
Banyak orang telah berbalik dari Firman Allah sebagai sumber kebenaran untuk
semua orang.
Tapi dalam hal lain, manusia lebih
terbuka kepada iman yang radikal dari sebelumnya. Mereka mencari iman yang
memiliki kuasa untuk mengubah kehidupan mereka. Meskipun banyak yang skeptis
atau bosan dengan “Alkitab”, selama berabad-abad tetap hanya ada satu buku yang
memiliki kuasa untuk membentuk dan mengubah seseorang tanpa gagal. Percayalah!
Jika kamu percaya, kamu akan membuktikannya. Siapapun yang menjadikan kebenaran
Allah yang abadi sebagai teladan hidupnya tidak akan pernah menyesal.
Pikirkanlah!
Untuk Pelajaran 13:
Handout
untuk
Kegiatan ‘Hubungkan dengan Kehidupan’.
Empat ISME
Atheisme:
Kepercayaan bahwa tidak ada Tuhan.
Sebuah kepercayaan yang muncul karena evolusi menjadi ide populer dalam zaman
modern. Atheis sering melihat agama sebagai sesuatu yang diciptakan manusia
agar mereka tidak merasa terlalu tidak berarti. Pada dasarnya, bagi para atheis
manusia adalah sebuah mesin yang rumit atau seekor hewan yang berevolusi.
Pantheisme:
Kepercayaan bahwa Tuhan adalah segalanya. Kepercayaan ini berkembang dari agama
mistis Timur yang mana terdapat kekuatan yang mengisi segala sesuatu di dunia,
termasuk manusia. Tuhan mereka ada pada batu, daun, tetesan hujan, dan pada
kamu dan saya. Tujuan dari agama ini adalah untuk diperingatkan atau
berhati-hati terhadap tuhan yang ada dalam dirimu, dan pada apapun. Kewaspadaan
itulah yang menjadi objek satu-satunya dari pantheisme.
Polytheisme: Kepercayaan
bahwa ada banyak tuhan dalam berbagai bentuk dan wujud. Tuhan-tuhan tersebut
tidak sama kuasanya. Banyak yang percaya bahwa ada sebuah “kekuatan” atau
keilahian utama dan ada berjuta-juta tuhan yang kuasanya lebih kecil. Pada
kepercayaan ini, agama apapun dapat bersatu dan diterima berdasarkan sudut
pandangnya.
Agnotisme: Kepercayaan
bahwa seseorang tidak dapat mengetahui atau tidak mampu mengetahui dengan yakin
bahwa Tuhan itu ada. Banyak penganut agnostik yang frustasi dengan pencarian
kebenaran karena dalam beberapa hal mereka harus percaya untuk mencapai titik
kepastian.
Pelajaran
13
Berpikir
Benar dalam Dunia yang Tidak Benar
Burung
Merpati dan Popeye
29 September 2012
Ø Ayat hafalan: Pilih salah satu ayat dari pelajaran hari Rabu. Tulis di bawah ini dan
hafalkan pada minggu ini.
________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________
|
awal
|
Burung
Merpati dan Popeye
(Menurut
pendapatmu, apa hubungan antara ilustrasi berikut dengan ayat Alkitab pada
pelajaran hari Rabu?)
Burung Merpati. Burung
merpati terkenal karena kemampuannya menemukan jalan menuju rumah, meskipun
jarak yang ditempuh sangat jauh. Seekor merpati yang dilepaskan oleh Korps
Sinyal Tentara A.S. sebenarnya terbang lebih dari 2.300 mil (3.700 km) untuk
kembali ke rumahnya!
Karena itu sangatlah aneh ketika pada tahun 1988, 3000
burung merpati yang dilepaskan di Prancis hampir semuanya gagal menemukan jalan
kembali ke rumahnya. Apa yang salah? Para ilmuwan menemukan bahwa salah satu
cara burung merpati menemukan jalan adalah dengan mengikuti medan magnet bumi.
Pada kasus ini, a solar flare, sebuah
ledakan dahsyat yang terjadi di matahari, terjadi dua hari sebelum burung
merpati Prancis dilepaskan. Ledakan sesaat yang dahsyat ini mengganggu medan
magnet bumi. Burung-burung merpati pun bingung dan tidak dapat menemukan jalan
kembali ke rumahnya. – Scott Higgins, dari Karl Kruszeinicki, New Moments in Science no.1.
Menurut pendapatmu apa hubungan antara pengalaman di atas
dengan pengalaman kita sebagai agen kerajaan Allah di bumi?
Popeye.
Karakter kartun Popeye terkenal karena memakan bayam. Setiap kali dia membuka
sebuah kaleng bayam dan memakannya, kekuatannya akan sangat bertambah. Popeye
dipublikasikan oleh pemerintah A.S. pada saat Perang Dunia II untuk
mempromosikan gagasan memakan bayam. Pada saat perang, daging jarang ditemukan,
namun bayam ditemukan sebagai pengganti yang seimbang. Pada tahun 1890-an,
ilmuwan Jerman menemukan bahwa bayam mengandung jumlah zat besi yang sama
seperti daging. Tentu saja, zat besi adalah salah satu nutrisi penting untuk
memberi kekuatan.
Ternyata fakta tersebut salah. Para peneliti Jerman
membuktikan bahwa bayam memang mengandung zat besi, tapi ketika mereka
menuliskan hasilnya mereka mendapati bahwa mereka menuliskan decimal pada
tempat yang salah. Mereka melebih jumlah zat besi pada bayam sebanyak 10 angka!
Sayangnya, koreksi ini tidak sampai ke seberang lautan hingga akhir Perang
Dunia II. – Scott Higgins, dari Great
Moments in Science.
Hanya karena mereka percaya bahwa jumlah kandungan zat
besi pada bayam sama seperti kandungan zat besi dalam daging, apakah berarti
bahwa orang-orang memiliki darah yang kaya akan zat besi seperti yang mereka
inginkan?
|
1
|
Yang Saya Pikirkan
Meskipun kamu sekolah di sekolah
negeri atau di sekolah swasta, pikirkan bagaimana kamu akan menjawab pertanyaan
berikut di kelas jika guru menanyakannya:
”OK anak-anak. Hari ini sebagai latihan menulis,
kita akan menulis sebuah deklarasi atas kepercayaan kita untuk dibacakan di
depan kelas. Ya, betul. Saya ingin tahu apa kepercayaanmu (contohnya: Dari mana
kamu berasal? Mengapa kamu ada di sini? Ke mana kamu akan pergi – dan ini bukan
berarti tempat kamu dilahirkan dan tempat kamu tinggal.) Saya tidak tertarik
dengan apa yang kamu pikirkan atau harapkan untuk menjadi nyata, saya ingin
tahu apa yang kamu tahu akan terjadi. Ini adalah instruksinya: kamu harus
menuliskannya sebanyak 75 kata, kira-kira 5-8 kalimat. Dan coba yakinkan saya!
Mulailah sekarang!”
Apa yang akan kamu katakana? Apa
yang akan kamu lakukan? Apakah hal-hal yang membuat kamu berhati-hati dalam
menuliskannya atau merespon di depan kelas? Apa yang harus kamu tekankan?
Masuk
ke www.guidemagazine.org/rtf untuk membagikan pendapatmu. Beranilah dan jujur.
Katakan apa yang kamu pikirkan.
|
2
|
Apa yang Mereka
Ingin Katakan?
Beda
orang, beda pendapat. Beberapa kutipan di bawah ini mewakili pandangan warga
kerajaan yang sebenarnya; yang lain mungkin tidak. Apakah kamu dapat menyatakan
perbedaannya? Bagaimana pernyataan ini dibandingkan dengan apa yang Tuhan
katakan dalam firman-Nya? Setelah mengkaji ayat-ayat pada bagian pelajaran
Tuhan Berkata…, tulislah sebuah pernyataan yang menunjukkan kepercayaanmu.Bersiaplah
untuk menyatakan pendapatmu pada Kelas Sekolah Sabat.
Ø “Semua
kebenaran melaui 3 tahap. Pertama-tama, nampaknya konyol. Kedua, ditentang
dengan keras. Ketiga, diterima karena dibuktikan sendiri." – Arthur
Schopenhauer, filsuf pesimis Jerman pada abad ke-19.
Ø "Kedewasaan
rohani adalah proses menggantikan kebohongan dengan kebenaran yang terjadi
seumur hidup kita." – Kurt Bruner, penulis A.S. pada saat ini.
Ø "Kebenaran
hanya untuk golongan minoritas." – filsuf dan penulis Jesuit dari Spanyol pada
abad ke-17.
Ø "Kebenarannya?
Kamu tidak dapat mengatasi kebenaran." – karakter jack Nicholson kepada
karakter Tom Cruise dalam film A Few Good
Men.
Ø "Agama
adalah berbagai jalan yang bertemu di titik yang sama. Apa masalahnya jika kita
mengambil jalan yang berbeda namun kita mencapai tujuan yang sama? Saya percaya
bahwa semua agama di dunia kurang lebih benar. Saya berkata ‘kurang lebih’
karena saya percaya bahwa semua yang disentuh oleh manusia, dengan alasan bahwa
pada kenyataannya manusia tidak sempurna, menjadi tidak sempurna" - Mahatma
Gandhi, pemimpin nasional Hindu pada abad ke-20.
Ø "Aku
adalah jalan, kebenaran,d an hidup." – Yesus.
Ø "Ada
kuasa yang hidup dalam kebenaran, dan Roh Kudus adalah agen yang membuka
pikiran manusia kepada kebenaran.’" – Ellen G. White, penulis inspiratif
dan pendiri gereja pada abad ke-19.
Tuliskan
Kutipanmu
Apa yang saya
katakan adalah …
Ø ___________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________
|
3
|
APA?
Mungkin akan jauh
lebih mudah untuk memenangkan orang-orang kepada Kristus jika kita menerangi
sedikit saja. Merendahkan papan lompat, sehingga lebih banyak orang yang dapat
melompat atasnya. Bagaimana menurut pendapatmu?
Apa yang
menyenangkan mengenai dunia kita saat ini adalah bahwa orang-orang lapar akan
iman yang radikal yang memanggil orang-orang dengan sebuah komitmen sepenuhnya.
Orang-orang yang mencari tidak tertarik dengan cara yang mudah, tapi dengan apa
yang kuat. Apakah menurutmu kebanyakan orang ingin mempercayai sesuatu yang
lebih dari sebuah agama yang membuat mereka terlihat baik? Kekuatan dari
kebenaran Allah yang tidak terbatas waktu adalah karena memiliki jawaban untuk
ketidakadilan – Allah akan membuatnya benar. Fakta bahwa Firman Allah
memperlengkapi umat percaya dengan kesukaan yang tidak dapat dijelaskan dan
kasih yang luar biasa memberikan kesempatan untuk sebuah kesaksian yang hebat.
Ketinggalan zaman? Lihatlah
sekelilingmu dan lihat jika kita tidak dapat menggunakan beberapa orang seperti
Sadrakh, Mesakh dan Abednego untuk melawan kompromi raja-raja dunia. Yusuf, Ester,
Yosua, Daniel, Elia, dan Maria. Mereka adalah orang-orang yang mempertahankan
seluruh hidupnya demi prinsip kebenaran yang tidak terbatas waktu. Satu hal
yang pasti adalah: kesetiaan mereka kepada Tuhan bukan tanpa pemikiran yang
matang dan beberapa pertanyaan yang tidak nyaman. Kamu tidak sekedar
mempertaruhkan nyawa demi beberapa peraturan dalam sebuah buku peraturan. Kamu
dapat mengetahui bahwa mereka mempertimbangkan kasih Allah dan standar kebenaran
yang sempurna ketika mereka pergi ke tempat yang tidak diketahui. Bagaimana
denganmu? Pikirkan mengenai hal-hal yang Allah pertahankan yang tidak terbatas
waktu dan berdiri bersama Allah demi hal-hal tersebut.
|
4
|
Tuhan berkata…
Ø Mazmur 19:7-10
Ø Daniel 3:16-18
Ø 2 Timotius 1:12
Ø Amsal 14:12
Ø Matius 7:13,14
Ø Yohanes 14:6
Ø (Ayat-ayat
tambahan: Yohanes 18:33-39; Roma 1:18-20; Filipi 2:14-16)
|
5
|
Apa Hubungan Semua Ini Dengan Aku?
Telah diketahui bahwa perintah Tuhan
tidak ditemukan di Gunung Sinai tapi ditulis di hati umat-umat-Nya dengan lima
huruf: KASIH. Jika kita benar-benar mengikuti prinsip “Kasihilah Tuhan Allahmu
dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu
dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri,” kita akan melihat
sebuah dunia yang berbeda dari yang kita lihat hari ini. Hanya setelah dosa
masuk ke dalam dunia baru kita menyadari bahwa ada sebuah hukum. Dan sekarang
kita tahu seperti apa hidup dalam sebuah dunia yang membuat seorang pembelot mengangkat
tangan kepada Tuhan dan berkata, “Tidak, terima kasih!”
Kebenaran abadilah yang membuat
mengikut Yesus bermakna. Ia telah ada sebelum dunia ada dan akan ada setelah
sesuatu terjadi. Yesus berkata, “Saya adalah awal dan akhir” (Wahyu 21:6) dari
dunia yang mempertanyakan bagaimana segala sesuatu terjadi dan dengan takut mendekati
akhirnya nanti. Ketika kita datang kepada Yesus setiap hari, Ia juga menaruh
tangan-Nya atas kita bukan untuk menyatakan “Tidak, terima kasih,” tapi untuk
menunjukkan kepadamu sifat-Nya yang abadi melalui tangan-Nya yang telah
terpaku. Itu saja cukup.
|
6
|
“Where the rubber meets the road” adalah
sebuah pepatah terkenal mengenai apa yang praktikal dan dapat dilakukan. Ketika
sebuah mobil dikemudikan, biasanya gesekan dari jalan mengakibatkan panas dan serpihan
karet tertinggal di jalan. Ketika gesekan kasar dan kuat (ketika berhenti atau
mulai dengan kasar), bekas selip akan terlihat jelas.
Karena
berhubungan dengan kepercayaanmu, apakah kamu sering meninggalkan residu yang
tidak terlihat di jalan atau bekas selip yang besar? Ketika karet kepercayaanmu
menghantam jalan dunia, apakah akan meninggalkan sebuah bekas? Apakah itu
menjadi bukti termasuk kerajaan manakah kamu? Dengan kata lain dapat dikatakan:
Di lingkunganmu, apa yang benar-benar diketahui orang-orang mengenai
kepercayaanmu?
Di
bawah ini adalah tiga bekas selip. Tuliskan di bawah ini tanda kepercayaan yang
kamu sudah praktekkan dalam kehidupanmu atau kepercayaan yang kamu ingin
tunjukkan pada minggu ini. Tinggalkan beberapa kesan praktikal di lingkunganmu!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar