Jumat, 13 Juli 2012

Real Time Faith-I-III-2012-Murid


PELAJARAN 1:
MATERI BERIKUT UNTUK MENGHUBUNGKAN AKTIVITAS
1 Samuel 24: 1-22

Pelajaran 1
Menjadi Sempurna
Reaktor Baru dan Bersih
7 Juli 2012

Ø Ayat hafalan: Pilih salah satu ayat dari pelajaran hari Rabu. Tulis di bawah ini dan hafalkan pada minggu ini.
____________________________________________________________________________________________
____________________________________________________________________________________________



                    Biji Kepunyaan Kaisar

(Menurut pendapatmu, apa hubungan antara ilustrasi berikut dengan ayat Alkitab pada pelajaran hari Rabu?)

            Bud Welch kehilangan anak perempuannya yang berusia 23 tahun, Julie, dalam ledakan yang menghancurkan Murrah Federal Building di Kota Oklahoma, Oklahoma, yang menewaskan 168 orang. Welch menghitung perjalanan pribadi yang luar biasa untuk memaafkan yang dimulai dari tanggal 19 April 1995. “Sejak saya tahu kalau peristiwa itu karena bom,” Bud menulis, “Saya hidup dalam kebencian.” Kemarahannya berfokus pada Timothy McVeigh dan Terry Nichols, dan seperti yang lain, Bud berharap untuk kepastian hukuman dan eksekusi mereka. Namun beberapa bulan setelah ledakan ketika dia melihat ayah McVeigh di televisi, emosi Bud mulai menurun untuk pertama kalinya. Ya Tuhan, Bud mengingat berbicara kepada dirinya sendiri, pria ini juga telah kehilangan anaknya.
            Poin menurun kedua dalam perjalanan Bud tiba ketika dia mengunjungi lagi tempat kematian anaknya pada Januari 1996. Bud memperhatikan sebuah pohon elm dekat di mana Julie selalu memarkir mobilnya. Meskipun kerusakan terjadi karena ledakan, pohon itu bertahan dan bahkan memiliki cabang baru. “Pemikiran yang tiba-tiba muncul kemudian nampaknya tidak berhubungan dengan kehidupan baru,” tulisnya. “Itu adalah pengetahuan baru yang pasti bahwa eksekusi McVeigh tidak akan mengakhiri luka saya.” Tuntutan kematian dari Bud untuk McVeigh ditarik dan tidak tanpa menarik perhatian orang-orang. Dia mulai menerima undangan untuk berbicara mengenai perasaannya yang berubah, dan satu undangan berasal dari Buffalo, New York, kediaman ayah McVeigh. Bud tahu bahwa itulah saatnya mereka bertemu.
            Pada 5 September 1998, Bud Welch menemukan dirinya berada di rumah Bill McVeigh, seorang “pria pekerja buruh” sepertinya. Dia juga menemui anak perempuan Bill, Jennifer, yang mengingatkan Bud akan teman Julie. “Kita tidak bisa merubah masa lalu,” Bud berbicara kepada Bill dan Jennifer, “tapi kita punya pilihan untuk masa depan.” Setelah kunjungannya, Bud membuat sebuah kampanye untuk menyelamatkan pohon elm di luar Murrah Federal Building dari sebuah bulldozer, dan pohon itu sekarang berdiri sebagai bagian dari peringatan terhadap korban 19 April. Pohon itu juga menjadi peringatan untuk perjalanan luar biasa Bud Welch dari kebencian menjadi pengampunan – dari seseorang yang dipenuhi kemarahan yang meledak menjadi seorang “reaktor baru dan bersih”.


 
            Minggu
            Yang Saya Pikirkan
Skenario berikut berasal dari perkemahan musim panas.
            Di kafetaria, Phil membuat sebuah komentar mengenai Samantha yang nenbuatnya malu di depan semua orang. Banyak anak perempuan dan laki-laki yang tertawa dengan keras sementara mereka yang dekat dengan Samantha merasa malu. Yang membautnya lebih parah adalah Phi benar-benar tidak sadar bahwa ia telah membuat Samantha malu. Dia melanjutkan harinya seolah-olah tidak ada kejadian buruk yang telah terjadi. Samantha ingin melakukan hal yang sama kepada Phil pada waktu yang tepat. Guru pembimbing Samantha mengetahui dan mendukungnya untuk berbicara dengan Phil. Apa lagi pilihan Samantha? Apa yang dapat membuatnya sangat puas? Apa yang dapat membantu Phil merubah caranya memperlakukan orang lain? Apa yang akan kamu sarankan untuk dilakukan oleh Samantha?
Masuk ke www.guidemagazine.org/rtf untuk membagikan pendapatmu. Beranilah dan jujur. Katakan apa yang kamu pikirkan.

Senin
Apa yang Mereka Ingin Katakan?

Beda orang, beda pendapat. Beberapa kutipan di bawah ini mewakili pandangan warga kerajaan yang sebenarnya; yang lain mungkin tidak. Apakah kamu dapat menyatakan perbedaannya? Bagaimana pernyataan ini dibandingkan dengan apa yang Tuhan katakan dalam firman-Nya? Setelah mengkaji ayat-ayat pada bagian pelajaran Tuhan Berkata…, tulislah sebuah pernyataan yang menunjukkan kepercayaanmu. Bersiaplah untuk menyatakan pendapatmu pada Kelas Sekolah Sabat.
Ø “Mata ganti mata hanya mengakibatkan seluruh orang buta.” – Mahatma Gandhi, pemimpin nasionalis beragama Hindu pada abad 20.
Ø “Jangan marah, jangan membalas.” – Robert F. Kennedy, pengacara dan politisi A.S. pada abad 20.
Ø “Dia (Eleanor Roosevelt) membalas dengan cara yang hampir paling kejam. Dia memaafkan mereka.” – Ralph McGill, jurnalis A.S. pada abad 20.
Ø “Balas dendam tidak memiliki efek memuaskan yang lebih terhadap emosi dibandingkan dengan air garam terhadap rasa dahaga.” Walter Weckler.
Ø “Seorang pemenang memperingatkan dan memaafkan; seorang pecundang terlalu pengecut untuk memperingatkan dan terlalu kecil untuk mengampuni.” -  Sidney J. Harris, jurnalis A.S. pada abad 20.
Ø  “Tuhan adalah kasih. Seperti sinar terang dari matahari, kasih dan terang dan sukacita mengalir dari-Nya untuk semua ciptaan-Nya…. Kehidupan-Nya adalah pancaran kasih yang tidak egois…. Ia berpesan agar kita menjadi sempurna sebagaimana Ia sempurna…. Kita seharusnya menjadi sumber terang dan berkat untuk lingkaran kecil kita, bahkan sebagaimana Ia untuk dunia.” – Ellen G. White, pendiri gereja dan penulis inspiratif abad 19.
 Tuliskan Kutipanmu
 Apa yang saya katakan adalah …
Ø  _______________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________
____________________________________________________________________________________________

Selasa
APA?
Marilah jujur. Sementara mudah megucapkan “Saya tidak peduli apa yang orang lain pikirkan mengenai saya,” kenyataannya tidaklah benar. Ketika orang lain memperlakukan kita tidak adil atau merendahkan kita, kita akan terluka atau marah. Yesus menggunakan ilustrasi mengenai seseorang yang menampar wajah kita atau mencuri barang kepunyaan kita atau bahkan menggunakan kekuasaannya untuk merendahkan kita. Tuhan tahu peristiwa yang menimpa kita tidak lebih sulit dari itu. Tetapi tujuan-Nya bagi kita untuk mengalami kebebasan mengasihi orang lain tanpa syarat, bahkan mereka yang peuh kebencian. Ia berjanji Ia akan memberikan kita kuasa untuk melakukannya melalui kasih karunia-Nya.
Sifat alami ego manusia adalah ketika seseorang memperlakukan kita dengan tidak adil, kita sangat menginginkan untuk menyakiti mereka, paling tidak dengan perlakuan yang sama, jika tidak lebih. Tuhan tahu jika kita tetap mengingat ketidakadilan yang terjadi pada kita, itu akan menghancurkan kita. Ia juga tahu bahwa respons yang paling efektif adalah respons yang mengasihi.
Yesus sedang tidak berpikir jernih atau Ia memiliki rahasia sukacita kita. Ia memerintahkan kita untuk “menjadi sempurna”. Tujuan-Nya adalah agar kita mencoba cara yang lain selain dari cara dunia. Dapatkah kamu bayangkan apa yang akan terjadi pada dunia ini jika setiap orang mencoba “cara yang lain”?

Rabu
Tuhan berkata…

Ø Matius 5:38-48
Ø Amsal 17:13
Ø Imamat 19:17, 18
Ø Amsal 20:22
Ø Roma 12:14-21
Ø (Tambahan: 1 Petrus 3:8-12; Amsal 24:29.)

Kamis
Apa Hubungan Semua Ini Dengan Aku?
Sudah dikatakan sebelumnya bahwa yang membuat Yesus sangat meminta kita adalah ia percaya apa yang terbaik dari kita sementara mengetahui apa yang terburuk dari kita. Yesus sebenarnya mempercayai adanya pahlwan yang tertidur di dalam diri kita, meskipun terdapat sifat berdosa yang kita warisi. Melalui kuasa-Nya kita sanggup mengsihi dengan sangat sempurna. Dan Tuhan meminta kita untuk mempraktikkan kasih karunis seperti kerajaan Tuhan kepada mereka yang jahat. Jika seseorang membencimu, kamu memiliki kepastian bahwa Tuhan mengasihimu. Jika seseorang memperlakukanmu dengan tidak adil, kamu memiliki pilihan untuk mengikat sirimu dengan peristiwa yang tidak baik atau hidup damai dan tidak terikat dengan kemarahan.
Agar dapat melakukannya, kita harus meminta Roh Kudus untuk membantu kita berpikir seperti Allah. Tuhan melihat kesalahan dan kecenderungan kita yang buruk dan melihat anak berharga yang bersikap bodoh, tapi memiliki potensi untuk hari yang lebih baik. Tuhan melihat tingkah laku kita yang jahat dan berkata, “Ada cara yang baik untuk mengatasi luka gantinya menyakiti orang lain.” Adakah orang lain yang perlu kamu lepaskan dari amarahmu? Adakah peristiwa yang perlu kamu lupakan? Minta kuasa untuk melakukannya.

           

            Jumat
            Bagaimana Cara Kerjanya?
            Aplikasikan pertanyaan-pertanyaan yang ada dalam diagram di bawah ini pada salah satu cerita yang diebutkan dalam pelajaran ini atau satu cerita yang akrab bagimu untuk membahas topik balas dendam. Lihat jika kamu dapat menemukan pertanyaan-pertanyaan ini bekerja, atau bagaimana pertanyaan tersebut dapat membantu mengatasi keadaan dan mendapatkan sesuatu yang baik dari sesuatu yang buruk.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar