Jumat, 10 Agustus 2012

Real Time Faith-III-VI-2012 Guru


Pelajaran 6
KEBENARAN ALLAH
Allah dan Galileo
11 Agustus 2012

1. Persiapan
A. Sumber
Markus 16:15
Yohanes 14:16,17
Yohanes 8:32
Roma 15:8
Roma 1:25
Mazmur 25:4, 5
3 Yohanes 1:4
Matius 11:25

B. Perihal “Kebenaran Allah”
            Alkitab adalah wahyu yang benar tentang Allah dan manusia. Kebenaran Alkitab sering berbeda dari apa yang dunia katakan mengenai “benar”. Bagaimanapun, Alkitab bukanlah buku ilmiah untuk menjelaskan semua keadaan dan hal-hal rinci dari keadaan alam dunia. Alkitab memuat hubungan Allah dengan makhluk hidup.
            Sementara beberapa pertanyaan akan selalu muncul mengenai hubungan antara “bukti ilmiah” dengan Alkitab, fakta yang tertinggal adalah kita belajar lebih banyak mengenai dunia yang Allah ciptakan. Dan semakin kita belajar, semakin kita percaya akan segala cara yang Allah telah pilihkan untuk berkomunikasi dengan kita. Bagian dari perjalanan ini adalah belajar bagaimana menemukan “kebenaran” melalui banyak suara-suara yang Ia gunakan untuk berkomunikasi dengan kita.
            Alkitab adalah sumber utama kita dalam pengetahuan akan Allah. Alkitab bukanlah daftar apa yang harus dilakukan dan tidak harus dilakukan. Itu adalah tulisan mengenai cara-cara Allah berhubungan dengan ciptaanNya. Kadang cerita-cerita di dalamnya mengandung contoh perilaku yang harus kita ikuti, kadang perilaku yang harus kita hindari. Maksudnya adalah menemukan di dalam Alkitab perilaku-perilaku yang menyenangkan Allah dan menghormatiNya.
            Di balik Alkitab, pengalaman pribadi kita, pengalaman orang lain, dan hukum alam dari dunia sekeliling kita dapat mempengaruhi perilaku kita sementara kita mencoba hidup bagi Allah. Lagipula, penting bagi kita untuk mempertimbangkan kebenaran Allah sebagai kebenaran yang berbeda dengan kebenaran ilmiah atau kebenaran duniawi.
            Pelajaran ini juga mulai melihat tulisan alkitab mengenai Ciptaan sebagai sesuatu yang benar, dapat dipercaya dan tulisan yang indah mengenai permulaan dunia, sebuah ide yang akan menjadi fokus dari pelajaran minggu depan.

C. Apa Tujuan “Kebenaran Allah”
Sebagai hasil dari pelajaran ini, kita ingin agar para siswa dapat:
  1. Mendiskusikan peran Alkitab dan apa yang Alkitab katakan untuk menjadi dan untuk dilakukan dan apa yang tidak Alkitab katakan untuk menjadi dan untuk dilakukan.
  2. Mengembangkan teknik-teknik untuk menemukan kebenaran Allah menggunakan sumber-sumber yang bervariasi.
  3. Mulai untuk mengerti kebenaran dan keindahan Penciptaan secara alkitabiah.

D. Benda-benda yang Dibutuhkan
Permulaan – (Aktivitas A) bahan-bahan untuk membuat banana split; (Aktivitas B) penutup mata.
Hubungkan – Pelajaran siswa dan/atau Alkitab.
Aplikasi – pena atau pensil, lembar kerja “Menemukan Kebenaran Allah dalam Kehidupan Sebenarnya.”  

2. Jembatan
A. Di Mana Kita Sebelumnya
Beri 10 menit ketika siswa baru datang untuk:
1.         Menanyakan ayat mana yang mereka pilih untuk pelajari dari pelajaran hari Rabu. Beri kesempatan untuk menyebutkan ayat hafalannya.
2.         Beri kesempatan kepada siswa untuk “mengutip” dirinya sendiri, menggunakan apa yang mereka tulis pada pelajaran hari Senin. Pastikan untuk menanyakan siswa mengenai kutipan yang mungkin tidak mencerminkan kehidupan Kristen secara tepat. Bagaimanapun, kutipan-kutipan seperti ini tidak terjadi di setiap pelajaran.
3.         Ulas respon yang mereka buat pada skenario yang ditampilkan pada pelajaran hari Minggu. Diskusikan berbagai respon, akhiri dengan ide dari pelajaran minggu lalu dari bagian Perihal pada materi guru.
            Jika kamu memiliki kelompok yang sangat besar, minta orang dewasa yang bersedia untuk membantu sesi ini untuk membentuk kelompok yang lebih kecil.

B. Komponen Sekolah Sabat Lainnya
Ø  Song Service
Ø  Cerita Mision (cari tautan untuk Adventist Mission for Youth and Adults di www.realtimefaith.net)
Ø  Laporan proyek pelayanan 

3. Permulaan
Catatan untuk guru: Gabungkan semua acara dengan pilihan kategori berikut – Permulaan, Hubungkan, Aplikasi, dan Penutupan. Namun, perhatikan bahwa para siswa memerlukan kesempatan untuk berinteraksi (berpartisipasi secara aktif dan dengan satu sama lain) dan untuk mempelajari Firman Tuhan. Pada kesempatan tertentu, guru harus membagikan atau memperhatikan pelajaran siswa minggu ini.
           
A. Aktivitas Permulaan

Persiapan – bawalah bahan-bahan untuk membuat banana split: topping permen, kacang yang dicincang, krim, sebuah cherry, saos berry, dan es krim.

Siap-siap – sembunyikan pisang di bawah meja dan jangan dikeluarkan sampai semua bahan-bahan telah digunakan. Letakkan bahan-bahan di atas meja (kecuali pisang), lalu pilihlah satu siswa untuk maju dan menambah satu bahan; simpan pisang untuk yang terakhir.

Pergi – setelah setiap bahan ditambahkan, tanyakan kepada kelas apakah yang di depan mereka adalah sebuah banana split. Jawabannya seharusnya tentu saja tidak sampai semua bahan ditambahkan.

Tanya Jawab – Bisakah engkau membuat banana split tanpa semua bahan? (tentu tidak; tidak akan menjadi banana split tanpa semua bahannya. Malahan itu bisa saja menjadi hal lain).  Apakah rasanya akan sama hanya dengan setengah bahannya saja? (tidak; akan terasa lebih enak tanpa walnut; akan terasa tidak enak tanpa es krim, etc). Sumber apa yang dapat kita gunakan untuk belajar tentang Allah? (Alkitab, dunia alami, orang-orang lain, pengalaman pribadi kita dengan bantuan Roh Suci). Mungkinkah mendapat gambaran yang jelas tentang Allah tanpa menggunakan semua sumber informasi yang tersedia bagi kita? (tidak, merupakan hal yang bodoh jika kita hanya melihat satu sumber saja dan tidak mempedulikan informasi lain) tetapi kita harus menguji itu semua dengan Alkitab.

Katakan: Jika kita benar-benar ingin memahami Allah, kita perlu mengetahui semua yang bisa kita ketahui tentang Dia. Kita mulai dengan Alkitab, dengan Alkitab kita mengukur pengalaman kehidupan kita sendiri, pengalaman kehidupan orang lain, dan bukti kita melihat aktivitas Allah dalam alam di sekitar kita – semua diinterpretasi oleh Roh Kudus. Jika kita membatasi Allah kepada satu atau dua sumber maka kita membatasi gambaran kita akan Dia, seperti seseorang yang buta warna, atau tidak dapat melihat jarak dekat. Semakin kita mengetahui Allah dari semua sumber-sumber ini, semakin kita akan mencintai dan memuji-Nya. Allah tidak melawan diri-Nya sendiri, oleh karena itu kita dapat menguji apakah kebenaran datang dari Allah atau tidak dengan konkistensi dari informasi yang kita dapat mengenai-Nya. Bacalah Yesaya 8:20.

B. Aktivitas Permulaan
Persiapan – Aturlah siswa di dalam sebuah lingkaran.

Siap-siap – Ambillah seorang siswa dan mintalah ia untuk duduk di tengah lingkaran.

Pergi – mintalah siswa tersebut mengangkat tangan dan menunjuk, lalu putarlah siswa itu beberapa kali dan mintalah ia menjelaskan ciri-ciri orang terakhir yang ia tunjuk ketika ia selesai berputar. Tentu tidak ada masalah dalam melakukan hal ini.

Pergi lagi – kemudian putarlah siswa itu dan biarkan ia menunjuk siswa lain, setelah itu tutuplah matanya, dan mintalah ia untuk menjelaskan orang yang ia tunjuk. Mereka mungkin mengalami sedikit kesulitan saat ini, tetapi mereka mungkin masih mengingat ciri-ciri penting mengenai orang tersebut.

Dan lagi – akhirnya, dengan mata tertutup, putarlah siswa tersebut di tengan beberapa kali hingga ia sedikit kehilangan keseimbangan. Sementara siswa di tengah diputar, mintalah siswa-siswa yang di dalam lingkaran membentuk lingkaran mengatur kembali diri mereka. Ketika siswa yang matanya tertutup berhenti, mintalah ia sekali lagi untuk menjelaskan orang yang ia tunjuk. Tentu tidak mungkin.

Tanya jawab – Tanyakan: apakah ada pertanyaan-pertanyaan yang sulit dijawab dibandingkan pertanyaan-pertanyaan lain? (tentu saja,ada beberapa pertanyaan yang jawabannya jelas da nada juga yang hampir tidak mungkin untuk dijawab).
Apakah mungkin ada pertanyaan-pertanyaan mengenai Alkitab yang tidak mungkin bagi kita untuk menjawabnya?  (tentu saja, ada beberapa hal di Alkitab yang kita tidak akan pernah mengerti sementara kita berada di dunia yang berdosa.) apakah ada hal-hal mengenai Allah yang kita tidak akan pernah mengerti? (ya, Allah begitu besar dibandingkan kita. Kita tidak dapat sanggup mengerti sepenuhnya tentang Ia dan maksud-maksudNya.) Jadi apakah boleh jika ada bagian-bagian dari Alkitab yang kita tidak mengerti sepenuhnya? (tentu, kita tidak bisa melakukan apa-apa dengan hal-hal itu selain mencari jawaban-jawaban dan menerima keterbatasan kita.) apakah itu berarti kita harus berhenti mencari jawaban-jawaban? (tentu saja tidak; sementara ada beberapa hal yang tidak kita mengerti, tidak berarati kita tidak pernah mencoba; semakin kita belajar mengenai Allah, semakin kita dapat mencintai-Nya.)

Katakan: ada beberapa jawaban-jawaban yang mudah untuk dicari dan yang lain sulit atau bahkan tidak mungkin ditemukan. Kita dapat selalu mencari pengetahuan yang lebih tentang Allah, tetapi yang penting adalah kita tidak membiarkan hal-hal yang tidak kita ketahui mengenai Dia membatasi akan apa yang kita ketahui tentang Dia.

C. Ilustrasi Permulaan

Bacalah sajak berikut yang dihubungkan dengan karakter Winnie-the-pooh (nama seekor anak beruang yang terpisah dari ibunya, yang kemudian menjadi karakter cerita anak-anak yang terkenal) diciptakan oleh A. A. Milne.

                        Cottleston, Cottleston, Cottleston Pie
                        (Kue Pai Cottleston)
                        A fly can’t bird, but a bird can fly,
                        (seekor lalat bukanlah burung, namun burung dapat terbang)
                        Ask me a riddle and I reply:
                        (Berikan aku teka-teki dan aku menjawab:)
                        “Cottleston, Cottleston, Cottleston Pie”
                        (Kue Pai Cottleston)

                        Cottleston, Cottleston, Cottleston Pie
                        (Kue Pai Cottleston)
                        Why does a chicken? I don’t know why
                        (mengapa seekor ayam, aku tak tahu mengapa)
                        Ask me a riddle and I reply:
                        (Berikan aku teka-teki dan aku menjawab:)
                        “Cottleston, Cottleston, Cottleston Pie”
                        (Kue Pai Cottleston)

                        Cottleston, Cottleston, Cottleston Pie
                        (Kue Pai Cottleston)
                        A fish can’t wishtle and neither can I.
                        (seekor ikan tak dapat bersiul, begitu juga denganku)
                        Ask me a riddle and I reply:
                        (Berikan aku teka-teki dan aku menjawab:)
                        “Cottleston, Cottleston, Cottleston Pie”
                        (Kue Pai Cottleston)

Katakan: beruang Pooh merasa nyaman meskipun tidak mengetahui beberapa hal, tetapi kita manusia seringnya tidak.

Tanya jawab – tanyakan: menurutmu apa maksud Pooh ketika ia berkata, “mengapa seekor ayam? Aku tak tahu mengapa?” (mungkin ada beberapa pertanyaan yang kita tidak bisa jawab).
            Lanjutkan dengan pertanyaan-pertanyaan dari tanya jawab di Aktivitas Permulaan B, atau sesuaikan pertanyaan-pertanyaan itu jika engkau telah menanyakan sebelumnya.

4. Hubungkan
A. Hubungkan dengan Kerajaan

Katakan/tanyakan: Allah sedang mencoba untuk merekrut kita untuk menjadi agen-agen spesial dalam kerajaanNya. Tetapi Dia telah memilih untuk memberikan kita jawaban-jawaban atas pertanyan-pertanyaan tentang kehidupan hanya jika berdasarkan “kebutuhan untuk mengetahui”. Menurutmu mengapa Ia memilih untuk melakukan hal ini? (karena dosa kita menjadi tidak sempurna, kita tidak dapat mengerti semuanya tentang Allah, Dia menggunakan manusia-manusia untuk menjalankan pekerjaanNya bagiNya daripada hanya sekedar memberikan kita instruksi langsung. Dia ingin kita untuk mencari dengan aktif pengetahuan tentang Dia.) Contoh-contoh apa yang tidak memiliki jawaban yang memuaskan? (kanker, kecelakaan kendaraan bermotor, bencana alam, dll.) Bagaimana bisa kita menjadi agen Allah jika kita tidak mengerti semua tentang Allah dan Alkitab? (meskipun kita memiliki pertanyaan-pertanyaan mengenai beberapa karakteristik dan maksud-maksud Allah, kita telah diberikan semua yang kita butuhkan untuk melakukan pekerjaanNya dengan mengikuti instruksi-instruksi dan hukum yang kita mengerti.)

Simpulkan ide-ide ini dengan kata-katamu sendiri:
            Ada banyak cara yang berbeda untuk kita belajar tentang Allah. Alkitab adalah buku kita yang utama. Tetapi untuk “bacaan tambahan” adalah pengalaman pribadi kita, alam sekitar, dan pengalaman-pengalaman orang lain –semua diinterpretasi oleh Roh Kudus—dapat menolong kita mengerti tentang Dia. Ketika kita menggunakan kombinasi dari semua sumber-sumber ini untuk belajar tentang Allah, dan meminta Roh Kudus memimpin kita, kita dapat belajar lebih banyak daripada jika kita hanya menggunakan satu atau dua sumber  saja. Kekurangan yang ada di satu sumber informasi mengenai satu hal yang penting, sumber yang lain dapat mengajari kita akan hal itu. Kita seharusnya tidak pernah membiarkan hal-hal yang tidak kita mengerti membatasi apa yang yang telah kita mengerti. Mari kita membaca bersama apa yang Yesus katakan dalam Yohanes 14:6 mengenai kebenaran.

B. Hubungkan dengan Ilustrasi Pelajaran
Minta seseorang sebelumnya untuk membaca atau mengatakan cerita pada bagian hari Sabat.
Tanyakan: mengapa gereja terancam dengan gagasan bahwa matahari adalah pusat sistem tata surya? (karena mereka berpikir bahwa hal itu dapat berarti ketika Alkitab mengatakan “matahari berhenti” dalam Yosua 10:13 adalah hal yang keliru. Mereka beralasan bahwa jika Alkitab tidak tepat di ayat tersebut, bagaimana kita bisa percaya di ayat-ayat yang lain?) jadi bagaimana kita percaya akan Alkitab bahkan jika Alkitab terlihat bertentangan dengan ilmu pengetahuan? (Alkitab tidaklah diberikan kepada manusia sebagai penuntun ilmu pengetahuan untuk mengerti alam semesta; Alkitab diberikan untuk mengajari kita mengenai Allah dan peranan kita sebagai ciptaanNya dan agenNya. Bacalah 2 Timotius 3:16) Apa yang membuatmu yakin bahwa cerita penciptaan itu benar? (meskipun Alkitab tidak menjelaskan dengan terperinci mengenai proses ilmiah dari penciptaan, kita dapat percaya bahwa jika Allah tidak menciptakan alam semesta sebagaimana Dia katakan Dia telah menciptakan, kita tentu tidak berada di sini. Penciptaan terlalu kompleks dan mengesankan jika terjadi hanya karena kebetulan.) menurutmu mengapa Allah tidak membuat Alkitab “akurat secara ilmiah”? (penulis-penulis Alkitab menggunakan istilah-istilah yang mereka kenal; bagi penulis Yosua, matahari terlihat bergerak setiap hari dari terbit hingga terbenam, dan terlihat berhenti pada saat tersebut. Dia menulis kejadian tersebut dengan cara itu. Allah menggunakan kita untuk melakukan pekerjaanNya meskipun kita memiliki pemahaman yang tidak sempurna akan apa yang Allah lakukan.)


C. Hubungkan dengan Kehidupan

Tampilkan skenario berikut ini:
            Engkau sedang berada di kelas Sains pada sekolah negeri. Guru memulai berbicara mengenai bagaimana semua kehidupan di dunia ini berevolusi dari sebuah sel yang disebut Amuba. Alkitab mengajarkan kita bahwa Allah menciptakan dunia, tetapi kita harus mempercayai apa yang guru kita katakan. Bagaimana engkau menemukan kebenaran Allah mengenai penciptaan dunia?

Tanyakan: sumber-sumber yang bagaimana yang dapat engkau gunakan dalam pencarianmu akan kebenaran? (Alkitab, alam sekitar, pengalaman pribadi, pengalaman orang lain semuanya disaring dan diinterpretasi oleh Roh Kudus). Alat apa yang dapat engkau gunakan dalam pencarianmu melalui Alkitab? (sebuah daftar kata, sebuah pencarian melalui Alkitab online dan Alkitab elektronik, sebuah pelajaran penuntun.) Bagaimana engkau menemukan pendapat di dunia yang tidak setuju dengan ide tentang evolusi? (mencari di Internet, pergi ke perpustakaan dan meminta bantuan pustakawan untuk mencari buku yang mendukung Penciptaan.) bagaimana pengalaman pribadimu menolongmu menemukan asal mula dunia yang benar? Contoh apa dari alam yang engkau pilih? (ketika kita melihat akan kompleksitas dari dunia, dan bagaimana segala sesuatu bekerja dengan baik, hampir tidak mungkin untuk membayangkan bahwa itu semua terjadi secara kebetulan.) bagaimana engkau menemukan bahwa pengalaman orang lain berhubungan dengan topik penciptaan? (tanyakan pendetamu, anggota gereja, atau orang tuamu ide dan pemikiran mereka tentang evolusi dan penciptaan.) Yesus berkata dalam Markus 16:15, “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala mahkluk.” Dan di dalam Yohanes 8:32, “dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu.” Sekali engkau mengumpulkan pengetahuan, engkau memiliki sebuah tugas untuk membagikan itu dengan mereka yang tidak memiliki “kebenaran Allah”? (ketika kita memiliki kebenaran Allah, Alkitab memerintahkan kita untuk membagikan itu dengan seluruh dunia, tetapi kita tetap harus peka dan menghargai orang-orang yang tidak setuju dengan kita.)

5. Aplikasi
A. Aktivitas Aplikasi
Bagikan lembar kerja “Mencari Kebenaran Allah dalam Kehidupan Nyata”. Mintalah siswa melengkapinya secara individu atau berkelompok, berdasarkan ukuran kelas dan dinamika kelompok.
Di bawah ini adalah beberapa ayat Alkitab untuk siswa-siswa untuk menguraikan lembar kerja.
>> Imamat 10:9
>> Hakim-hakim 13:7
>> Amsal 20:1
>> Efesus 5:18
>> 1 Timotius 3:8
>> Titus 1;7

Tanya-Jawab. Ketika siswa-siswa telah selesai ataupun waktu telah habis, panggillah mereka berkumpul kembali untuk mendiskusikan lembar kerja.

Tanyakan: kesimpulan apa yang engkau dapati mengenai penggunaan alkohol? Sumber apa –Alkitab, alam, pengalaman orang lain, pengalaman pribadi—yang engkau dapati paling membantu dalam mencapai kesimpulan tersebut? Apa yang membuat sumber itu lebih meyakinkan atau lebih jelas dibandingkan sumber-sumber yang lain?

Katakan: kita semua dihadapkan dengan pertanyaan-pertanyaan dalam hidup kita. Terkadang mudah untuk menciptakan pendapat yang salah ketika kita melihat hanya pada sumber informasi yang sedikit. Untuk menemukan Kebenaran Allah kita perlu melihat akan pengajaran-Nya dalam banyak cara sebisa kita, selalu meminta-Nya mengirimkan Roh Kudusnya untuk memimpin kita dalam pencarian kita. Dengan melakukan ini kita dapat memperoleh sebuah gambaran yang lebih jelas akan Allah sendiri.

B. Pertanyaan Aplikasi
1.         Apa sumber utama orang Kristen dalam menemukan Kebenaran Allah?
2.         Pengaruh-pengaruh lain apa yang dapat membantu kita mengerti tentang Allah?
3.         Bagaimanakah bahaya dari mencoba menemukan kebenaran berdasarkan sumber informasi yang sedikit?
4.         Mengapa Allah membiarkan hal-hal seperti “ketidaktepatan secara ilmiah” terlihat dalam Alkitab?
5.         Bagaimana kita menjadi yakin bahwa kita memiliki Kebenaran Allah dan bukan hanya kebenaran yang disebut-sebut oleh dunia sebagai kebenaran?
6.         Mengapa pengetahuan akan kebenaran Allah sangat penting dalam kehidupan sehari-hari kita?
7.         Bagaimana kita menggunakan Kebenaran Allah untuk menyebarkan kasihNya?
8.         Bagaimanakah bahayanya untuk percaya kepada kebenaran duniawi ketika hal itu bertentangan dengan kebenaran Allah?

6. Penutupan
Kesimpulan
Dengan kata-katamu sendiri, buat kesimpulan dengan ide-ide berikut:
Dunia ini adalah tempat yang membingungkan. Bahkan Firman Allah pun kadang membingungkan, jika Roh Kudus tidaklah memimpin pemahaman kita. Janji Allah dalam Yakobus 1:5 adalah memberikan hikmat bagi siapapun yang meminta. Dengan pimpinan Allah, menggunakan sumber pengetahuan yang baik, kita dapat menemukan Kebenaran Allah. Dan ketika kita dipersenjatai dengan kebenaran Allah kita dapat menjadi agen kerajaan Allah yang lebih baik. Kita memiliki tanggungjawab sebagai agen-agen kerajaan Allah untuk menggabungkan Kebenaran Allah dengan kasih Allah dan membagikannya dengan dunia. Lalu, kata Yesus dalam Matius 24:14, setelah inil kerajaan Allah diberitakan di seluruh dunia, “maka tiba kesudahannya”.
UNTUK PELAJARAN ENAM:
LEMBAR KERJA INI UNTUK AKTIVITAS APLIKASI
MENEMUKAN KEBENARAN ALLAH DALAM KEHIDUPAN NYATA

Salah satu temanmu yang sedang mencari alasan alkitabiah untuk meminum alkohol menemukan ayat di dalam 1 Timotius 5:23, ketika Paulus menasihatkan seorang penginjil muda Timotius bahwa ia “jangan lagi minum air saja, tetapi tambahkan anggur sedikit saja, berhubung pencernaanmu terganggu dan tubuhmu sering lemah”. Engkau tahu bahwa meminum alkohol adalah hal yang buruk. Bagaimana engkau menunjukkan ini kepada temanmu?
Ingatlah apa yang telah kita pelajari tentang menggunakan sumber-sumber yang berbeda untuk belajar mengenai prinsip-prinsip Allah.

Sumber satu: mari kita mulai dengan Alkitab. Lihatlah dan ringkaslah bagian-bagian dari ayat-ayat berikut yang sesuai dengan situasi temanmu. Pastikan engkau melihat ayat tersebut dan juga ayat-ayat sebelum dan sesudahnya agar engkau mengerti konteks ayat tersebut.
>> Efesus 5:18 ______________________________________________________________________________
>> Titus 1:7 _________________________________________________________________________________
>> 1 Timotius 3:8____________________________________________________________________________
>> Roma 14:21______________________________________________________________________________
>> Imamat 10:9____________________________________________________________________________
>> Hakim-hakim 13:7________________________________________________________________________
>> Amsal 20:1_______________________________________________________________________________

Sumber dua: sekarang coba lihat apa yang orang lain katakan mengenai alkohol:
>> berdasarkan National Highway Traffic and Safety Administration, di tahun 2008 di Amerika, 11.773 orang terbunuh karena kecelakaan terkait alkohol – 32 persen dari semua yang terbunuh karena kecelakaan di tahun itu.
>> rata-rata 3 dari 10 orang Amerika akan terkait dengan kecelakaan yang berhubungan dengan alkohol paling tidak sekali dalam hidup mereka.
>> berdasarkan Komisi Kontrol Minuman Keras di Negara Bagian Oregon, alkohol adalah kunci utama hingga 48 % pembunuhan, 48 % perampokan, dan 44 % pencurian.
>> 55 % wanita dan 75 % pria terkait dalam pemerkosaan telah meminum minuman keras atau penggunaan obat-obatan pada waktu yang sama.
>> 64 % dari kasus kekerasan terhadap anak dan pengabaian anak yang dilaporkan berhubungan dengan penyalahgunaan obat-obatan terlarang dan alkohol.

Sumber tiga: semoga engkau belum pernah memiliki pengalaman pribadi dengan alkohol, tetapi engkau mungkin pernah mendengar cerita-cerita atau mengenal seseorang yang menderita dari kecelakaan terkait penggunaan alkohol. Ceritakan di bawah ini:
_______________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________

Setelah engkau melihat pada berbagai sumber, apa yang akan engkau katakan kepada temanmu yang sedang mencari alasan untuk meminum alkohol?
______________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________
Pelajaran 6
KEBENARAN ALLAH
Allah dan Galileo
11 Agustus 2012

Ø Ayat hafalan: Pilih salah satu ayat dari pelajaran hari Rabu. Tulis di bawah ini dan hafalkan pada minggu ini.
____________________________________________________________________________________________
____________________________________________________________________________________________



                 Warisan Terbesar

(Menurut pendapatmu, apa hubungan antara ilustrasi berikut dengan ayat Alkitab pada pelajaran hari Rabu?)
           
Di awal tahun 1600-an astronom Galileo menjadi semakin diyakinkan bahwa matahari, bukanlah bumi, yang merupakan pusat dari sistem tata surya. Sementara ide ini kelihatannya sangat biasa bagi kita, pada masa Galileo, hal ini merupakan pemikiran yang tidak biasa. Kamu lihat, ketika bangsa Israel berperang dengan bangsa Amori, seperti yang tertulis dalam Yosua 10;13, Alkitab mengatakan untuk memanjangkan siang hari, “matahari berhenti dan bulan tidak bergerak, sampai bangsa itu membalaskan dendamnya kepada musuhnya.” Gereja Kristen di masa Galileo percaya bahwa karena Alkitab mengatakan bahwa matahari berhenti untuk memanjangkan siang hari, itu pasti berarti bahwa bumi adalah pusat alam semesta, dan matahari bergerak mengelilinginya sehingga menyebabkan terjadinya siang dan malam. Gereja pada masa ini juga percaya bahwa ada beberapa ayat di Alkitab seperti 1 korintus 16:30 dan Pengkhotbah 1:4,5 yang membuktikan bahwa bumi tetap diam sementara matahari berevolusi mengelilinginya.
            Di tahun 1633 Galileo dibawa dihadapan Inkuisisi (sebuah pengadilan terhadap bidat/pembangkang oleh Gereja Katolik Roma) karena sejumlah pekerjaannya yang telah ia terbitkan sehubungan dengan pengajuan gagasan bahwa matahari adalah pusat alam semesta. Ikuisisi itu menyimpulkan bahwa, “dalil (ide) bahwa matahari adalah pusat dari dunia dan tidak bergerak dari tempatnya adalah mustahil dan salah secara filosofis dan sesat, karena bertolak belakang dengan Kitab Suci. Dalil (ide) bahwa bumi bukanlah pusat dari dunia dan yang tak dapat digerakkan, tetapi ia bergerak, dan juga dengan gerakan setiap hari, adalah tidak masuk akal dan salah secara filosofis, serta secara teologis dipertimbangkan sebagai kesalahan dalam iman.” Inkuisisi menyatakan bahwa Galileo bersalah karena bidat/pembangkang dan menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup.
            Kita sekarang menyadari, berdasarkan penelitian lebih lanjut mengenai alam semesta Allah, bahwa matahari adalah pusat dari sistem tata surya, dan bahwa siang dan malam disebabkan oleh rotasi dari bumi. Galileo benar, dan gereja yang pada saat itu menolak untuk mengakui bahwa mereka tidak memiliki pemahaman yang penuh akan wahyu Allah di alam dan Alkitab.

            Minggu
          Yang Saya Pikirkan
           
            Suatu hari engkau menghabiskan waktu dengan salah satu temanmu yang bukan Kristen ketika percakapan mulai membahas mengenai Alkitab. Temanmu mengatakan bahwa Alkitab tidak dapat dipercaya karena tidak akurat secara ilmiah. Temanmu menggunakan beberapa ayat seperti Yosua 10:13 yang mengatakan bahwa matahari berhenti, dan Yesaya 13:10 yang sepertinya mengimplikasikan bahwa bulan berhenti memancarkan sinarnya. Bagaimana engkau akan berespon?
Masuk ke www.guidemagazine.org/rtf untuk membagikan pendapatmu. Beranilah dan jujur. Katakan apa yang kamu pikirkan.

Senin
Apa yang Mereka Ingin Katakan?
Beda orang, beda pendapat. Beberapa kutipan di bawah ini mewakili pandangan warga kerajaan yang sebenarnya; yang lain mungkin tidak. Apakah kamu dapat menyatakan perbedaannya? Bagaimana pernyataan ini dibandingkan dengan apa yang Tuhan katakan dalam firman-Nya? Setelah mengkaji ayat-ayat pada bagian pelajaran Tuhan Berkata…, tulislah sebuah pernyataan yang menunjukkan kepercayaanmu. Bersiaplah untuk menyatakan pendapatmu pada Kelas Sekolah Sabat.
Ø Hamlet: “sebuah kejujuran, dengan keadaan dunia sekarang ini, ada pada satu orang dari sepuluh ribu orang” – William Shakespeare.
Ø “Daging dan darah itu lemah, /mudah terguncang dan gelisah; /Sementara Gereja yang benar tidak bisa gagal /karena dibangun di atas batu karang.” – T. S. Eliot, Kritikus British Abad 20.
Ø “Semua Kebenaran sangat mudah untuk dipelajari ketika mereka ditemukan; yang sulit adalah untuk menemukan mereka.” – Galileo, Fisikawan dan Astronom abad 16.
Ø . “Kebenaran yang membuat orang-orang menjadi bebas pada umumnya adalah kebenaran yang tidak mau mereka dengarkan.” –Herbert Agar, penulis U.S abad 20.
Ø “Kebenaran yang paling penting biasanya merupakan kebenaran yang masyarakat ingin dengarkan paling terakhir.” – W. H. Auden, penulis puisi U.S abad 20.
Ø “Manusia biasanya tersandung karena sebuah kebenaran, tetapi kebanyakan mereka mengangkat dirinya terlalu cepat dan terburu-buru pergi seperti tidak ada yang terjadi.” – Winston Churchill, negarawan British abad 20.
Ø Pada saat kita mulai takut opini orang lain dan ragu untuk mengatakan kebenaran yang ada di dalam kita, dan dengan pendapat bahwa lebih baik diam ketika kita harus berbicara, maka kehidupan dan cahaya surgawi tidak lagi mengalir ke dalam jiwa kita.” – Elisabeth Cady Stanton, pejuang hak-hak wanita abad 19.
Ø Tidak ada kebohongan yang lebih buruk daripada sebuah kebenaran yang disalahmengerti oleh mereka yang mendengarnya.” William James, Filsuf dan Psikolog abad 19.

Tuliskan Kutipanmu
 Apa yang saya katakan adalah …
Ø  _______________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________

Selasa
APA?
Selamat datang di zaman dimana keputusan-keputusan yang engkau buat adalah milikmu (tidak semua, tetapi hampir semua). Tanpa sumber-sumber dan kemampuan untuk menemukan kebenaran, engkau akan mudah terpengaruh hal-hal yang salah. Apa yang engkau percayai sekarang memiliki cara untuk membentuk apa yang engkau pikirkan sampai akhir dari hidupmu. Jika engkau mendasarkan keputusan hidupmu pada apa yang dunia katakan sebagai kebenaran, engkau tidak akan pernah puas. Kepuasan, kedamaian, dan tujuan dalam hidup datang melalui pengetahuan akan kebenaran mengenai Allah.
Kita telah belajar bahwa, dengan dipimpin oleh Roh Kudus, kita dapat menemukan kebenaran mengenai Allah terutama melalui FirmanNya, dengan bantuan dari alam, pengalaman kita, dan pengalaman mereka di sekeliling kita. Sangat penting untuk menyadari bahwa ada juga tempat yang dapat kita cari yang mungkin menampilkan kebohongan kepada kita sebagai kebenaran. Terkadang sulit untuk membedakannya, tetapi Paulus memberikan kita sebuah penuntun yang baik ketika dia berkata dalam Filipi 4:8 “Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu.”
Ketika kita menemui hal-hal dalam Alkitab yang tidak kita mengerti, kita harus menyadari bahwa hal-hal yang tidak kita mengerti tidak mempengaruhi hal-hal yang kita mengerti. Fakta bahwa kita tidak mengerti semuanya tentang Allah tidak berarti bahwa kita harus meragukan karakter kasih dan pengampunan-Nya yang terus menerus mengajari kita lebih mengenai diri-Nya.

Rabu
Tuhan berkata…

Ø Yohanes 14:6
Ø Filipi 4:8
Ø Mazmur 31:5
Ø Yohanes 1:14
Ø Yohanes 8:44
Ø Yohanes 14:16,17
Ø Yohanes 16:12,13
Ø Yohanes 18:37,38

Kamis
Apa Hubungan Semua Ini Dengan Aku?
.
Tuhan tahu bahwa kita tidak akan mengerti semuanya mengenai Dia, dan kita mungkin memiliki gagasan mengenai hidup yang tidak sepenuhnya benar. Tetapi Allah telah mengungkapkan untuk memampukan kita mengenalNya – tidak semuanya tentang dia, tidak semua mengenai apa yang terjadi dalam catatan sejarah. Tetapi kita memiliki cukup informasi untuk mengenalnya secara pribadi. Dan yang luar biasa adalah rahmatnya cukup besar untuk menerima dan mencintai kita dibandingkan pertanyaan-pertanyaan kita. Kita tidak perlu memiliki pemahaman yang sempurna mengenai semua hal bagi Allah untuk mencintai kita dan bagi kita untuk mencintai Allah. Allah akan menolong kita menemukan kebenaran dengan pemberian Roh Kudus-Nya. Pemberian? Roh Kudus adalah penuntun untuk kebenaran – tidak hanya kebenaran tertentu, tetapi berdasarkan Yohanes 16:12, 13, semua kebenaran!

           
            Jumat
          Bagaimana Cara Kerjanya?

            Pilihlah satu atau dua masalah yang mempengaruhi hidupmu dan carilah topik-topik tersebut menggunakan sumber-sumber yang kita diskusikan: Alkitab, Dunia sekeliling kita, pengalaman pribadi kita, dan pengalaman-pengalaman orang lain. Topik yang engkau pilih dapat termasuk apapun yang mempengaruhimu. Sebagai contoh: hubungan, obat-obatan, olahraga, prioritas, seks pranikah, tembakau – apapun yang membuatmu tertarik untuk mencari kebenaran Allah mengenai hal itu. Pastikan engkau akan menggunakan semua sumber-sumber yang telah kita pelajari sehingga engkau bisa mendapatkan gambaran yang jelas mengenai masalah tersebut. Dan pastikan juga untuk meminta Roh Kudus Allah untuk memimpinmu kepada kebenaran. Jika engkau membutuhkan bantuan, engkau dapat menanyakan orangtuamu, pendetamu, atau anggota gereja. Ketika engkau selesai dengan pencarianmu, tulislah di kolom kosong di bawah apa yang engkau temukan.

Topik 1________________________________________________________________________________
___________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________

Topik 2________________________________________________________________________________
___________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________

Tidak ada komentar:

Posting Komentar