Jumat, 17 Agustus 2012

Real Time Faith-III-VIII-2012-Murid


Pelajaran 8
DIUBAHKAN OLEH BAPTISAN
Sebelum dan sesudah
25 Agustus 2012

Ø Ayat hafalan: Pilih salah satu ayat dari pelajaran hari Rabu. Tulis di bawah ini dan hafalkan pada minggu ini.
____________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________



                 Warisan Terbesar

(Menurut pendapatmu, apa hubungan antara ilustrasi berikut dengan ayat Alkitab pada pelajaran hari Rabu?)

Benjamin duduk dengan tenang di kursi belakang mobil dengan orang tua barunya saat mereka akan menuju ke rumah barunya. Dia telah memimpikan saat-saat seperti ini sangat lama, dan saat itu bukanlah salah satu dari apa yang dia telah impikan. Orang tua angkat yang ia tinggali selama ini hanya sementara, dengan penuh ketidakpastian ia berpindah dari rumah ke rumah, mengepak barang-barang yang ia miliki di dalam sebuah tas ransel, menjadi sebuah rutinitas yang tidak nyaman baginya. Kali ini semuanya berbeda, dia tidak yakin jika keadaan dari hubungan ini akan menjadi baik atau tidak baik.
            Ketika mereka keluar dari jalan raya, ibunya berkata, “kita sudah sampai di rumah.” Kata-kata itu sangat asing bagi Ben. Ketika ibunya mengucapkan kata-kata itu rasanya seperti ia sedang mengucapkan bahasa asing kepada Ben. Ben melihat sebuah rumah sederhana dengan tulisan selamat datang di depan rumah dan menelan ludah. Dia ingin agar semua berjalan baik, tetapi dia bertanya-tanya apakah dia mampu menjadi anggota keluarga yang baik.
            Ben menarik napas panjang, dengan berani dia keluar dari mobil dan mengikuti ayah dan ibu barunya ke dalam rumah. Dengan cepat dia merasa bahwa segala sesuatu akan menjadi berbeda dengan rumah ini; dia tidak yakin bagaimana atau mengapa, tetapi dia yakin segala sesuatu akan berubah. Benjamin diadopsi pada usia 13 tahun, dan ia berjuang selama 2 tahun dengan orangtua barunya. Dia mendorong orangtuanya dengan berbagai cara, tetapi akhirnya cinta dan komitmen yang konsisten dari orangtuanya memenangkan dirinya.
“Semua emosi yang engkau rasakan”, dia laporkan hampir setelah 10 tahun kemudian. “Kecemasan bahwa saya akan membuat kesalahan dan bahwa orangtua barumu akan menyesali pilihan mereka untuk mengadopsimu terlalu berlebihan. Engkau ingin menguji komitmen mereka padamu dan mengecek dalamnya cinta mereka. Yang mengejutkan adalah ketika orangtua saya terus mencintai saya melalui pemberontakan saya, saya menjadi marah. Saya berpikir, engkau tidak bisa mencintai saya sebanyak ini! Tetapi itulah yang mereka lakukan, dan akhirnya saya menjadi terbiasa dengan kelemah-lembutan ayah baru saya dan kebahagiaan serta pengharapan dari ibu baru saya yang kemudian saya menemukan diri saya tertawa, berpelukan, mempercayai, dan mencintai – emosi dan tindakan yang belum pernah saya alami sebelumnya dalam hidup saya. Kenyataan yang paling luar biasa dari adopsi adalah: Mereka memilih saya! Dan kemudian, ketika saya sudah mampu – saya memilih mereka.”

        Minggu
          Yang Saya Pikirkan
           
            Shelly yang berusia 15 tahun dududk di gereja pada satu sabat ketika gereja memimpin satu seri baptisan. Orang-orang muda sebagaimana juga orang tua memberikan dirinya untuk dibaptiskan. Ketika saat itu menjadi saat bahagia bagi hampir semua orang, hatinya sakit akan keinginannya untuk membuat komitmen kepada Kristus dan ketakutan bahwa dia mungkin tidak akan menjadi setia. Dia tidak mau hanya melakukannya (baptisan) dan memilikinya tanpa memiliki arti dalam hidupnya, seperti beberapa temannya yang dibaptiskan beberapa tahun lalu. Pendeta sedang membuat panggilan bagi yang lain yang mau mempersiapkan dirinya untuk baptisan. Dia merasa hatinya yang mendorongnya. Apa yang harus ia lakukan? Apa yang harus dia minta kepada dirinya sendiri? Jika engkau salah satu teman sejatinya, apa yang akan engkau katakan kepadanya?
Masuk ke www.guidemagazine.org/rtf untuk membagikan pendapatmu. Beranilah dan jujur. Katakan apa yang kamu pikirkan.

Senin
Apa yang Mereka Ingin Katakan?
Beda orang, beda pendapat. Beberapa kutipan di bawah ini mewakili pandangan warga kerajaan yang sebenarnya; yang lain mungkin tidak. Apakah kamu dapat menyatakan perbedaannya? Bagaimana pernyataan ini dibandingkan dengan apa yang Tuhan katakan dalam firman-Nya? Setelah mengkaji ayat-ayat pada bagian pelajaran Tuhan Berkata…, tulislah sebuah pernyataan yang menunjukkan kepercayaanmu. Bersiaplah untuk menyatakan pendapatmu pada Kelas Sekolah Sabat.
Ø “Dalam baptisan, kita diresmikan, dinobatkan, dipilih, dirangkul, dibersihkan, diadopsi, dikaruniai, dilahirkan kembali, dimatikan, dan dengan demikian diutus untuk seterusnya dan diselamatkan. Kita dikenal sebagai milik Allah, dan ditugaskan tempat dan pekerjaan kita dalam kerajaan Allah.” – William Willimon, pengkhotbah di AS saat ini.
Ø “Pohon Oak yang lebat tidak dihasilkan hanya dalam 3 tahun, begitu juga dengan pelayan-pelayan Tuhan.” – Douglas Rumford, pendeta AS saat ini.
Ø “Kasih karunia yang murah adalah Kasih karunia yang kita berikan bagi kita sendiri. Kasih karunia yang murah adalah ketika mengkhotbahkan pengampunan tanpa membutuhkan pertobatan, baptisan tanpa disiplin gereja, perjamuan tanpa pengakuan. Kasih karunia yang murah adalah Kasih karunia tanpa pemuridan, Kasih karunia tanpa salib, Kasih karunia tanpa Yesus Kristus, yang hidup dan berinkarnasi.” – Dietrich Bonhoeffer, Teologis Jerman abad ke-20.
Ø “Dalam injil, kita menemukan bahwa kita sangat jauh dari apa yang kita pikirkan, dan jauh lebih dicintai daripada apa yang pernah kita impikan.” –Steven Curtis Chapman, Musisi Kristen AS saat ini.
Ø “Allah akan melangkah 9 langkah menuju kita, tetapi Ia tidak akan melangkah untuk kesepuluh langkah. Ia akan mendorong kita untuk bertobat, tetapi Ia tidak bisa melakukan pertobatan untuk kita.” – A. W. Tozer, pengkhotbah dan penulis AS saat ini.
Tuliskan Kutipanmu
 Apa yang saya katakan adalah …
Ø  ___________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________

Selasa
APA?
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa 90 % dari semua pertobatan kepada Kristus muncul sebelum usia 20 tahun. Semakin engkau bertambah tua, jumlah orang yang memberikan hidupnya bagi Kristus menurun drastis. Beberapa orang berpikir bahwa orang-orang muda harus menunggu sampai mereka “mengetahui lebih banyak” atau “memahami lebih baik” iman Kristen sebelum mereka membuat keputusan mengikut Kristus. Tetapi pikirkanlah hal ini: kemarahan Yesus yang paling keras adalah kepada mereka yang menyulitkan orang-orang muda untuk mengikuti Dia. Ambillah waktu dan bacalah Matius 18:4-6.
Jadi sekarang, menurutmu bagaimanakah iman seperti anak-anak itu? Jika engkau belum dibaptiskan dan menanyakan apakah engkau sudah siap, tanyakan dirimu, ‘mengapa aku tidak boleh dibaptiskan?” dan dengarkan jawabanmu. Baptisan adalah langkah penting tetapi langkah-langkah setelah baptisan adalah sama pentingnya, atau malah lebih penting. Langkah-langkah yang engkau ambil ketika berhenti dan pergi ke sekolah pada senin berikutnya adalah langkah penting. Tantangan bagi mereka yang telah memilih Kristus sebagai Juruselamat dan Tuhan adalah untuk “melanjutkan” langkah iman anak-anak mereka menuju Bapa mereka.


Rabu
Tuhan berkata…

Ø Yohanes 3:1-7
Ø Roma 6:3-7
Ø Yohanes 1:10-13
Ø 1 Korintus 12:12-13
Ø (lebih lanjut baca: Lukas 3:7-14, 1 Petrus 3:18-22, Galatia 3;26-29, Matius 28:16-20.)

Kamis
Apa Hubungan Semua Ini Dengan Aku?
Beberapa remaja memilih untuk dibaptiskan pada saat iman kanak-kanak mereka. Terkadang mereka merasa jika mereka mungkin tidak mengerti “segalanya” seperti yang mereka mengerti sekarang. Mungkin hal itu benar, sebagai seorang remaja engkau tidak mengerti sebanyak yang akan engkau mengerti di bangku kuliah. Bagaimana dengan ketika engkau menikah dan memiliki anak-anak – apakah engkau akan mengetahui lebih banyak lagi? Mungkin.
Kehidupan sebagai seorang anak Allah adalah sebuah perjalanan. Baptisan adalah bagian penting dalam perjalanan tersebut, dan hal itu harus menjadi hasil dari sebuah keputusan yang dipikirkan matang-matang. Baptisan adalah seperti mengancingkan sebuah kemeja. Iman dalam kasih karunia Allah dan janji dari kuasa-Nya untuk menyelamatkanmu adalah kancing yang pertama. Jika engkau dapat berkonsentrasi dan mengancingkannya dengan benar, mengancingkan kancing selanjutnya akan lebih mudah.
Baptisanmu mungkin akan (atau telah) dilakukan di air yang dingin, atau kakek/nenekmu akan (atau telah) berhalangan hadir, atau pendeta favoritmu mungkin akan (atau telah) mengalami kecelakaan patah kaki. Hal-hal di atas bukanlah masalah. Apa yang penting adalah dimana engkau memulainya. Pikirkan bahwa baptisan adalah sebuah perayaan. Ketika engkau semakin dewasa engkau akan menemui tantangan-tantangan yang akan mengingatkan engkau bahwa engkau perlu untuk berserah setiap hari. Gunakan setiap saat untuk menyerahkan kembali hatimu kepada Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat, dan baptisanmu akan menjadi semakin dan semakin bermakna setiap hari.  

           
            Jumat
          Bagaimana Cara Kerjanya?
            Foto-foto sebelum dan sesudah dapat memperdaya kita. Sebuah kualitas yang dapat engkau temukan dalam foto-foto “sebelum” adalah biasanya orang di foto tersebut sedih, tidak tersenyum, atau membungkuk.  Adapun dalam foto-foto “sesudah” mereka terlihat bahagia dan penuh pengharapan. Dalam beberapa kasus, itulah satu-satunya perbedaan. Dalam bingkai “sebelum” di bawah, tuliskan bagian dari dirimu yang engkau tidak akan rindukan. Dalam dalam bingkai “sesudah” tuliskan hal-hal yang engkau ingin agar bertumbuh di dalammu ketika engkau berjalan bersama Kristus.

Sebelum
_______________________________________
_______________________________________
_______________________________________
_______________________________________
_______________________________________
_______________________________________
_______________________________________
_______________________________________
_______________________________________
_______________________________________
_______________________________________
_______________________________________
_______________________________________
_______________________________________
_______________________________________
_______________________________________
_______________________________________
_______________________________________
_______________________________________
_______________________________________
_______________________________________
_______________________________________
_______________________________________
_______________________________________
_______________________________________
_______________________________________
_______________________________________
_______________________________________
_______________________________________
_______________________________________
_______________________________________
_______________________________________
_______________________________________
_______________________________________
_______________________________________
_______________________________________


Sesudah
_______________________________________
_______________________________________
_______________________________________
_______________________________________
_______________________________________
_______________________________________
_______________________________________
_______________________________________
_______________________________________
_______________________________________
_______________________________________
_______________________________________
_______________________________________
_______________________________________
_______________________________________
_______________________________________
_______________________________________
_______________________________________
_______________________________________
_______________________________________
_______________________________________
_______________________________________
_______________________________________
_______________________________________
_______________________________________
_______________________________________
_______________________________________
_______________________________________
_______________________________________
_______________________________________
_______________________________________
_______________________________________
_______________________________________
_______________________________________
_______________________________________
_______________________________________



Tidak ada komentar:

Posting Komentar