Pelajaran
9
Gosip
dan Kasih Karunia
Tongkat dan Batu
dan … Perkataan?
1 September 2012
1.
Persiapan
A.
Sumber
2 Korintus 8:7
Efesus 4:29
Efesus 4:15
1 Tesalonika 5:11
Amsal 12:18, 19
Mazmur 15:2, 3
Kolose 3:16
Kolose 4:6
Yakobus 3:6
B.
Perihal “Gosip dan Kasih Karunia”
Gosip
menghancurkan kehidupan.Dan para remaja tidak lepas dari racun dan lukanya. Sebenarnya,
pada masa yang sarat emosi dalam kehidupannya ini, para
remaja sepertinya lebih rentan terhadap pengaruh gosip. Mereka tidak hanya rentan terhadap pengaruh gosip, tetapi seringkali, mereka adalah orang-orang yang
membuat isu gosip.
remaja sepertinya lebih rentan terhadap pengaruh gosip. Mereka tidak hanya rentan terhadap pengaruh gosip, tetapi seringkali, mereka adalah orang-orang yang
membuat isu gosip.
Kata-kata memiliki pengaruh yang besar sehingga
siswa harus menyadari bahwa kata-kata yang mereka ucapkan sembarangan tidak
dapat ditarik kembali. Hampir tidak mungkin untuk mengambil kembali kerusakan
yang mulut kita lakukan. Selanjutnya, kerusakan bertambah ketika lebih banyak
orang mengetahuinya.
Gosip telah didefinisikan sebagai kebiasaan membagikan
fakta sensasional atau yang bersifat pribadi dari seseorang. Definisi ini
bahkan tidak peduli bila informasi tersebut benar
atau tidak. Orang-orang sering berpikir bahwa adalah hal yang wajar untuk membagikan informasi pribadi atau intim selama mereka tahu itu benar. Tapi bukan bagian kita untuk menceritakannya. Dan kita tidak tahu seberapa besar kerusakan yang kita bisa sebabkan. Sebagai orang Kristen, kita harus menunjukkan kasih karunia terhadap semua orang. Kasih karunia akan tampak jelas pada informasi yang kita bagikan, dan informasinya adalah untuk mendorong orang lain agar tidak membagikan informasinya dengan kita.
atau tidak. Orang-orang sering berpikir bahwa adalah hal yang wajar untuk membagikan informasi pribadi atau intim selama mereka tahu itu benar. Tapi bukan bagian kita untuk menceritakannya. Dan kita tidak tahu seberapa besar kerusakan yang kita bisa sebabkan. Sebagai orang Kristen, kita harus menunjukkan kasih karunia terhadap semua orang. Kasih karunia akan tampak jelas pada informasi yang kita bagikan, dan informasinya adalah untuk mendorong orang lain agar tidak membagikan informasinya dengan kita.
Alkitab dengan jelas menyatakan bahwa
satu-satunya cara agar kita berhasil dalam mengekang gosip adalah jika kita
memberikan Tuhan kendali atas lidah dan kehidupan kita. Kita dipanggil untuk keluar,
kadang-kadang oleh diri kita sendiri, dan untuk tidak mengotori diri dengan membagikan
kotoran.
C.
Apa Tujuan “Gosip dan Kasih Karunia”
Sebagai
hasil dari pelajaran ini, kita ingin agar siswa dapat:
- Memahami kekuatan dan ketetapan dari perkataan yang kita ucapkan.
- Mempelajari dan mengaplikasikan prinsip-prinsip untuk menimbang dan memutuskan bila suatu informasi gosip atau tidak.
- Memiliki komitmen untuk tidak membagikan gosip (yang benar atau salah) yang akan melukai seseorang.
D.
Benda-benda yang Dibutuhkan
Permulaan – (Aktivitas
A) sebuah gambar, 4 papan poster (atau kertas seukuran koran), spidol papan
tullis; (Aktivitas B) lkitab, kertas, pena.
Hubungan –Alkitab,
pelajaran siswa.
Aplikasi –
papan tulis besar atau kecil.
2.
Jembatan
A.
Di Mana Kita Sebelumnya
Beri 10 menit
ketika siswa baru datang untuk:
1. Menanyakan ayat mana yang mereka pilih
untuk pelajari dari pelajaran hari Rabu. Beri kesempatan untuk menyebutkan ayat
hafalannya.
2. Beri kesempatan kepada siswa untuk
“mengutip” dirinya sendiri, menggunakan apa yang mereka tulis pada pelajaran
hari Senin. Pastikan untuk menanyakan siswa mengenai kutipan yang mungkin tidak
mencerminkan kehidupan Kristen secara tepat.Bagaimanapun, kutipan-kutipan
seperti ini tidak terjadi di setiap pelajaran.
3. Ulas respon yang mereka buat pada skenario
yang ditampilkan pada pelajaran hari Minggu. Diskusikan berbagai respon, akhiri
dengan ide dari pelajaran minggu lalu dari bagian Perihal pada materi guru.
Jika kamu memiliki kelompok yang
sangat besar, minta orang dewasa yang bersedia untuk membantu sesi ini untuk
membentuk kelompok yang lebih kecil.
B.
Komponen Sekolah Sabat Lainnya
Ø Song Service
Ø Laporan
proyek pelayanan
3.
Permulaan
Catatan untuk guru:
Gabungkan semua acara dengan pilihan
kategori berikut – Permulaan, Hubungkan, Aplikasi, dan Penutupan. Namun,
perhatikan bahwa para siswa memerlukan kesempatan untuk berinteraksi
(berpartisipasi secara aktif dan
dengan satu sama lain) dan untuk mempelajari Firman Tuhan.Pada kesempatan
tertentu, guru harus membagikan atau memperhatikan pelajaran siswa minggu ini.
A.
Aktivitas Permulaan
Persiapan –
Pilih 4 sukarelawan.
Siap-siap – Minta
3 sukarelawan untuk meninggalkan ruangan, dan tunjukkan kepada sukarelawan yang
tinggal sebuah gambar.
Pergi – Sukarelawan
tersebut harus menyalin ulang gambar tersebut sebaik mungkin ke selembar kertas
atau papan poster. Ketika mereka telah selesai, panggil satu sukarelawan lain
untuk masuk. Gunakan hanya gambar dari sukarelawan pertama sebagai panduan, orang
kedua harus menggambar ulang sebaik mungkin. Sukarelawan berikutnya harus
menyalin dari sukarelawan kedua, dan yang terakhir harus menyalin dari gambar
sukarelawan ketiga. Ketika mereka selesai, tujukkan gambar aslinya dan gambar
dari sukarelawan terakhir.
Tanya Jawab – Tanyakan:
Dalam hal apakah kedua gambar tersebut mirip? Dalam hal apakah mereka berbeda? Bagaimanakah
hal ini mirip dengan cara informasi disampaikan? Bandingkan hasil dari gosip
dan permainan ini.Bagaimanakah mereka mirip atau berbeda?
B.
Aktivitas Permulaan
Persiapan –
Permainan ini seperti permainan gosip sebelumnya, yang berbeda adalah siswa
akan menggunakan ayat Alkitab.
Siap-siap – Minta
siswa duduk dalam lingkaran kecil atau barisan pendek (yang terdiri dari 5-7
orang). Berikan kertas kepada setiap orang.
Pergi –Siswa
pertama harus menyalin 1 Tawarikh 2:18,
19 (atau ayat sulit lainnya atau ayat yang tidak terlalu sering disebutkan)
dari Alkitab dan memberikan ayat dan pena ke siswa berikutnya. Siswa tersebut
membacanya, menghancurkan kertasnya, dan menuliskannya kembali dengan
menghapalkan. Salinan pada kertas, bersama pena, diberikan ke siswa berikutnya,
dan setiap orang mengikuti cara yang sama hingga pena diterima oleh orang
terakhir dalam barisan. Di akhir kegiatan, bacakan ayat dari Alkitab dan versi
ayat dari orang terakhir.
Tanya Jawab –
Tanyakan: Dalam hal apakah dua ayat ini sama? Dalam hal apakah mereka berbeda? Menurutmu,
apakah beberapa konsekuensi jika cerita disampaikan sebagaimana siswa terakhir
menuliskannya gantinya menceritakan yang sebenarnya?(Orang-orang
mungkin memulai sebuah gosip mengenai seseorang yang dinikahi, atau bagaimana
seorang ibu dahulunya, dll.) Bagaimanakah
permainan ini berhubungan dengan gosip?
C.
Ilustrasi Permulaan
Dengan kata-katamu sendiri,
bagikan cerita berikut:
Shana merasa buruk. Ia telah memulai
gosip tentang seorang gadis yang ia tidak sukai di sekolah. Sekarang, mereka
berdua adalah teman, dan dia merasa tidak enak karena apa yang dia telah
lakukan. Ia memutar otak agar mendapatkan suatu cara untuk mengambil kembali
semua perkataan yang telah dia lontarkan. Dia harus menghentikan gosip ini. Dia
tahu kalau dia sudah tidak tahu harus bagaimana lagi, jadi dia memutuskan untuk
meminta saran dari orang terbijak yang dia kenal, neneknya.
“Nenek, engkau harus menolongku,”
kata Shana. “Nenek harapanku satu-satunya! Aku membuat kesalahan yang fatal. Aku
memulai sebuah gosip, dan sekarang semua orang mempercayainya. Tolonglah! Nenek
harus membantuku untuk menarik kembali gosip ini.”
“Gosip adalah hal menjijikkan,”
jawab nenek. “Tapi, jika kamu melakukan seperti apa yang nenek katakan, gosip
akan hilang dari pikiran semua orang.”
Nenek Shana memberikan sebuah
mangkok berat yang berisi potongan roti. “Ambil roti ini dan tebarkan sepanjang
jalan menuju kota. Dan besok pagi, kembali ke jalan tersebut dan ambil setiap
potong roti. Ketika potongan terakhir masuk ke dalam mangkok, gosip akan
hilang,” nenek berjanji.
Shana berjuang membawa mangkok
tersebut. Dia membawanya sepanjang jalan dan menaburkan semua roti, sepotong
demi sepotong. Ketika dia telah selesai, dia pulang ke rumah dengan sangat
letih.
Ketika matahari terbenam, seekor
burung terbang di langit untuk mencari makan.Ketika melihat roti di sepanjang
jalan, burung tersebut memakan setiap potong dengan rakus dan berjalan pulang
ke rumah – terlalu kenyang untuk terbang.
Shana terbangun di pagi hari dan
berlari menuju jalan untuk mengambil potongan roti, tapi ketika dia tiba, roti
telah hilang. Shana berlutut di tanah dan menangis.
Di sana nenek menemukannya. Neneak
berlutut di sebelah Shana dan berkata dengan lembut: “Tidak ada cara untuk
menghentikan sebuah gosip. Ketika gosip dimulai, sebuah burung akan memakannya
dan menerbangkannya ke bagian bumi yang tidak diketahui. Satu-satunya cara
untuk menghentikan sebuah gosip adalah dengan tidak memulainya.
Tanya Jawab - Tanyakan:
Dalam hal apakah kamu setuju dengan nenek Shana? “Kontrol kerusakan” apa yang
dapat dilakukan seseorang untuk menghentikan sebuah gosip? Siapakah yang
disakiti karena perkataan kita?Bagikan suatu masa ketika kamu berharap sesuatu
dapat ditarik kembali.
4.
Hubungkan
A.
Hubungkan dengan Kerajaan
Katakan: Sebagai
agen spesial dari kerajaan Allah, kamu harus melakukan beberapa investigasi
sebelum kamu mulai berkomunikasi. Meskipun beberapa kerajaan menjaga pintu
gerbangnya atau hartanya, Raja kita meminta kita untuk menjaga mulut kita.Ia
tekah memberikan sebuah ketetapan untuk memberikan kita saran dan dasar untuk
melakukan hal tersebut.Mari kita cari tahu apakah peraturan-peraturan tersebut.
Minta seorang sukarelawan untuk
membuka dan membaca Filipi 4:8.
Katakan: Berikan
sebuah contoh kapan dan bagaimana kamu dapat menggunakan ketetapan tersebut
dalam kerajaan komunikasimu. (Ketika seseorang
mengatakan sesuatu kepadaku, saya bertanya jika itu adalah “laporan yang baik.”
Jika bukan laporan yang baik, saya tidak ingin mendengarkannya. Jika
informasinya tidak benar atau tidak murni, saya tidak menyukainya dan saya akan
memberitahukan orang yang berusaha menceritakannya bahwa saya tidak ingin
mendengarkannya.)
B.
Hubungkan dengan Ilustrasi Pelajaran
Minta seseorang
sebelumnya untuk membaca atau menceritakan cerita dari pelajaran hari Sabat.
Tanyakan: Apa yang
dinyatakan cerita ini mengenai efek dari gosip dan isu?(Jika
dibiarkan tidak dicek, gosip dan isu dapat menyebar seperti api. Orang-orang
dapat sangat tertarik dengan gosip murahan, mengabaikan kebenaran.) Cerita ini terjadi pada tahun
1692.Menurutmu apakah sesuatu seperti ini dapat terjadi sekarang ini? Mengapa
iya atau mengapa tidak? (Iya, karena orang-orang masih berbohong dan
membuat-buat suatu cerita. Orang-orang masih terjebak dalam gosip dan menuduh
orang dengan tidak beralasan. Mungkin akibatnya tidak secara fisik, tapi dapat
menghancurkan kehidupan seseorang dengan sangat buruk sehingga mereka
kehilangan segalanya.)
C.
Hubungkan dengan Kehidupan
Berikan skenario
berikut:
Seorang
siswa yang suka mengejek dilarikan ke rumah sakit. Setelah bertahun-tahun
mengejek orang lain, dia akhirnya menemukan padanannya. Sekelompok siswa
berkumpul dan menjebaknya hingga tangannya patah. Orangtuanya marah dan ingin
agar semua siswa yang terlibat dikeluarkan dari sekolah.
Masalahnya adalah tidak ada
seorangpun yang angkat bicara. Hingga saat itu, semua guru tidak tahu bahwa
sesuatu terjadi. Kamu dipanggil ke ruang kepala sekolah. Dia berusaha mencari
informasi mengenai masalah dan segala sesuatu yang sedang terjadi. “Apa yang
kamu dengar?” tanya kepala sekolah. Apa yang akan kamu lakukan?
Tanya Jawab: Berikan
waktu kepada siswa untuk membagikan reaksi mereka dan kemudian tanyakan hal berikut: Apa yang ditanyakan oleh kepala sekolah?
Dia menanyakan apa yang kamu dengar, bukan hanya apa yang terjadi atau apakah
yang benar. Pada intinya, dia menanyakan gosip.) Bilakah benar untuk bergosip? (tidak pernah) Apakah perbedaan antara gosip dan membagikan informasi?
(Perbedaannya terletak pada maksud dan konteks ketika kamu membagikan
informasi. Jika kamu memiliki maksud buruk atau jika kamu membagikan informasi
pada saat yang tidak tepat atau pada orang yang tidak berkaitan dengan
informasi, itu adalah gosip.) Kapankah
waktu yang tepat untuk membagikan informasi dan kapankah tidak tepat?
(Adalah tepat untuk membagikan informasi ketika seseorang sedang dalam bahaya
atau ketika seseorang berada dalam posisi untuk membantu seseorang yang
membutuhkan informasi tersebut. Tidak tepat untuk membagikan informasi yang
bersifat pribadi hanya untuk memuaskan rasa penasaran seseorang.) Peraturan kerajaan apa (diambil dari Filipi
4:8) yang akan kamu gunakan dalam situasi tersebut, untuk memutuskan apa yang
diceritakan kepada kepala sekolah? (Semua hal yang benar – membagikan bukan
yang hanya dikatakan atau didengarkan tapi apa yang kamu tahu benar-benar
terjadi. Semua hal yang adil – kamu dapat membagikan informasi untuk menegakkan
keadilan.) Apakah Allah memberikan kita
pertolongan tambahan dalam mengetahui apa yang dapat dilakukan dalam situasi
sulit seperti ini?
Minta siswa menemukan dan membaca
ayat berikut: Keluaran 23:1; Mazmur
34:13; Kolose 4:6; Yakobus 4:11. Minta siswa membagikan prinsip mengenai
gosip yang diberikan setiap ayat. (Jangan menjadi seorang saksi dusta, katakana
yang benar, biarlah jawabanmu penuh karunia, jangan menghakimi atau
membicarakan yang jahat mengenai orang lain.) Katakan: Allah tidak hanya memberikan
kita prinsip untuk hidup tapi Ia juga memberikan kita kekuatan-Nya untuk bergantung,
untuk membantu kitamengekang lidah dan memberikan kita kebijaksanaan untuk
mengetahui kapan kita harus berbicara dan apa yang harus dikatakan ketika kita
perlu berbicara.
5.
Aplikasi
A.
Aktivitas Aplikasi
Persiapan:
Pada papan tulis atau papan kecil
buat 4 kolom. Pada dua kolom pertama, taruh label yang bertuliskan tanda plus
yang besar. Pada dua kolom berikutnya, taruh sebuah label yang bertuliskan
tanda kurang yang besar. Kemudian, di bawah label-label tersebut, beri label
pada setiap kolom “Saya”, “Orang Lain”, “Saya”, “Orang Lain”.
Siap-siap:
Minta 2 atau 3 sukarelawan pada waktu yang bersamaan untuk maju dan menuliskan
sesuatu pada salah satu kolom – baik sesuatu yang positif yang telah mereka
ceritakan terhadap orang lain atau sesuatu yang mereka dengar dari orang lain,
atau sesuatu yang negatif yang mereka ceritakan terhadap orang lain atau
sesuatu yang mereka dengar dari orang lain.
Pergi:
Jika 2 atau 3 orang melakukannya
pada saat yang bersamaan, tidak akan ada yang benar-benar memperhatikan apa
yang ditulis oleh mereka. Dengan alasan yang sama, minta siswa maju dan duduk
kembali ke tempatnya dengan cepat.
Tanya
Jawab: Ketika kamu memiliki beberapa hal yang
dituliskan pada tabel, berdiskusilah.
Tanyakan:
Seringkali, hal-hal negatif yang orang katakan kepada kita dan tentang kita
kepada orang-orang yang tinggal dengan kita. Efek yang sama dari perkataan
negatif yang terjadi pada diri kita, terjadi juga pada orang lain. Sebagai agen
dari kerajaan Allah, kita dipanggil menuju kode perilaku yang lebih tinggi.
Kita harus mendukung dan membangun satu sama lain dan mernghancurkan kerajaan
Setan, bukan menghancurkan orang lain.
B.
Pertanyaan Aplikasi
1. Apakah beberapa prinsip kerajaan yang
Allah berikan kepada kita mengenai gosip?
2. Bagaimana kita dapat menunjukkan kepada
orang lain kasih karunia dalam hal apa yang kita ucapkan?
3. Bagaimana perkataanmu memiliki kuasa?
4. Bagaimana perkataanmu dapat membangun kerajaan
Allah?
5. Bagaimana kamu dapat menjelaskan
perbedaan antara gosip dan informasi?
6. Apakah beberapa hal yang kamu dapat
katakan untuk menghentikan seseorang berbagi gosip denganmu?
6.
Penutupan
Kesimpulan
Dengan kata-katamu
sendiri, buat kesimpulan dengan ide-ide berikut:
Sebagai agen kerajaan Allah, kita
tidak dapat bekerja sebagaimana orang lain bekerja. Sementara setiap orang
berada dalam kebohongan, gosip, dan masalah pribadi orang lain, kita harus
menjaga pikiran kita berfokus pada hal-hal yang benar, mulia, adil, suci,
manis, sedap didengar, kebajikan dan patut dipuji. Kita harus menyadari bahwa
perkataan kita memiliki pengaruh, dan kita harus menggunakan pengaruh tersebut
untuk membangun orang lain dan untuk menghentikan orang lain menghancurkan
seseorang. Jika kita melakukannya, kita tidak akan hidup dalam sebuah kehidupan
yang penuh penyesalan, berharap dapat menarik kembali perkataan yang membuat
kerusakan. Kita tahu bahwa hal ini adalah sebuah tantangan, tapi kita juga tahu
bahwa kita tidak bekerja sendirian. Allah berjanji, melalui Roh Kudus-Nya, akan
membantu setiap usaha kita untuk hidup bagi-Nya.
Akhiri dengan mengulangi Mazmur 141:3 bersama-sama: “Awasilah
mulutku yang Tuhan, berjagalah pada pintu bibirku!”
Pelajaran 9
Gosip dan
Kasih Karunia
Tongkat dan Batu dan … Perkataan?
1 September 2012
Ø Ayat hafalan: Pilih salah satu ayat dari pelajaran hari Rabu. Tulis di bawah ini dan
hafalkan pada minggu ini.
|
awal
|
Bagian
yang Hilang
(Menurut
pendapatmu, apa hubungan antara ilustrasi berikut dengan ayat Alkitab pada
pelajaran hari Rabu?)
Teriakan meledak dari ruang pengadilan.
Ada satu barisan para gadis yang duduk di barisan depan, dan seringkali suara
mereka akan mengeluarkan nada tinggi dan tubuh mereka akan terkulai dan
bergoncang. Teriakan ini tidak hanya terjadi di ruang pengadilan. Ketika para
gadis ini di rumah atau di gereja, mereka juga akan bersikap demikian, meskipun
mereka tidak berani melakukannya pada saat berdoa atau khotbah – hanya pada saat
kebaktian yang bukan intinya.
Dokter tidak dapat menemukan
penjelasan yang mendasar atas kondisi mereka, jadi mereka menyimpulkan kalau itu
adalah karena guna-guna. Seseorang di desa telah mengguna-guna para gadis.
Orang-orang kota percaya bahwa hanya gadis-gadis ini yang mengetahui siapa yang
melakukannya kepada mereka. Akibatnya, para gadis tersebut menjadi terkenal.
Dengan cepat, mereka menjadi bahan obrolan yang paling dibicarakan, dihormati,
dan ditakuti oleh masyarakat di kota. Dengan perkataan mereka, kamu bisa masuk penjara
atau dihukum gantung.
Beberapa orang pertama yang dituduh gadis-gadis
itu yang kemudian menjadi tersangka, adalah seorang budak dari Karibia, seorang
wanita yang tidak memiliki rumah, seorang wanita yang kata orang tua mereka
menghibur para lelaki di malam hari. Budak tersebut mengaku mengguna-guna
mereka sehingga dia dilepaskan. Di Salem, Massachusetts, para warga percaya
bahwa jika kamu mengaku melakukan guna-guna, maka setan tidak berkuasa lagi
atasmu. Namun, dua wanita lainnya tetap menyatakan bahwa mereka tidak bersalah,
jadi mereka digantung.
Di kota tersebut, hidup biasanya
membosankan, tapi dengan adanya sidang sihir yang sedang berlangsung, hidup
mulai berubah. Para gadis menyukai perhatian yang timbul, jadi mereka memiliki
lebih banyak tersangka, dan lebih banyak orang masuk ke dalam penjara. Pada
awalnya, para gadis hanya menuduh orang-orang yang tidak disukai orang tua
mereka atau orang-orang yang gosipnya mereka dengar. Segera, agar mereka
sendiri terlihat tidak bersalah, beberapa orang mulai menuduh orang lain
penyihir. Demam penyihir telah menguasai Salem.
Meskipun mereka memiliki peradilan,
jika para gadis mengatakan seseorang bersalah maka dia dihukum gantung. Para
gadis ketahuan berbohong berkali-kali, tapi kota telah dipenuhi dengan gosip.
Kebohongan lebih menarik dan mengikat daripada kebenaran.
Sebelum gubernur mengakhiri sidang
sihir tersebut dan para gadis akhirnya mengakui kebohongan mereka, 100-200
orang ditangkap dan dipenjarakan atas tuduhan guna-guna, 20 orang telah dihukum
mati, dan 4 orang meninggal di dalam penjara. Orang-orang tersebut kehilangan
hak kepemilikan dan pekerjaan mereka. Para suami kehilangan istri, dan para
istri kehilangan suami. Banyak anak-anak
yatim piatu di desa Salem karena kehilangan orangtuanya yang dihukum mati.
Tongkat dan batu dapat menghancurkan
tulangmu, tapi perkataan dapat menyebabkan seseorang terbunuh. Warga di Desa
Salem belajar banyak dari peristiwa ini.
|
1
|
Yang Saya Pikirkan
David dan Rachel bertengkar hebat
pada saat makan siang tepat di meja sebelahmu, di kafe. Tidak banyak orang pada
saat itu karena makan siang baru saja dimulai. Namun, kamu berada di sana, dan
kamu mendengar dan melihat semuanya. Itu adalah kejutan terbesar karena setiap
orang berpikir mereka akan bersama-sama selamanya. Sepanjang hari keduanya terlihat
berkaca-kaca, tapi mereka tidak berbicara – satu sama lain atau kepada orang
lain. Kamu adalah satu-satunya orang yang tahu apa yang terjadi, jadi semua
orang menghampirimu untuk mengetahui yang sebenarnya.
Bagaimana kamu akan memutuskan
informasi mana yang dapat dibagikan, jika ada? Kepada siapa kamu akan
membagikannya? Dampak apa yang akan terjadi karena tindakanmu pada situasi ini?
Masuk ke
www.guidemagazine.org/rtf untuk membagikan pendapatmu.Beranilah dan jujur.
Katakan apa yang kamu pikirkan.
|
2
|
Apa yang Mereka
Ingin Katakan?
Beda
orang, beda pendapat. Beberapa kutipan di bawah ini mewakili pandangan warga
kerajaan yang sebenarnya; yang lain mungkin tidak. Apakah kamu dapat menyatakan
perbedaannya? Bagaimana pernyataan ini dibandingkan dengan apa yang Tuhan
katakan dalam firman-Nya? Setelah mengkaji ayat-ayat pada bagian pelajaran
Tuhan Berkata…, tulislah sebuah pernyataan yang menunjukkan
kepercayaanmu.Bersiaplah untuk menyatakan pendapatmu pada Kelas Sekolah Sabat.
Ø “Jika
tidak ada sesuatu yang baik yang kamu dapat katakan kepada orang lain, duduklah
di sebelahku.” –Alice Roosevelt Longworth, anak perempuan dari presiden A.S.
Theodore Roosevelt.
Ø "Kebohongan
terbesar di dunia ini adalah Kata Mereka."–Douglas Malloch, penulis puisi
A.S. pada abad ke-20.
Ø "inti
keseluruhan dari gosip adalah membicarakan seseorang di belakangnya, bukan di
depannya. Aku tidak menyadari kalau kamu tidak memahami konsep ini."–Roz,
dari serial TV Frasier.
Ø "Jika
saya pikir sesuatu akan menyakiti seorang biasa, istri, anak, pacar... Aku
tidak akan mengatakannya."–Emelissa Rivers, TV Personality media A.S. pada saat ini.
Ø "Beberapa
orang berkata bahwa hobi bangsa kita dahulu adalah baseball. Tapi bukan saya.
Itu adalah gosip."-Erma Bombeck, pengisi kolom Koran, komedian A.S. pada
abad ke-20.
Ø "Mencoba
untuk menekan sebuah gosip adalah seperti berusaha menarik kembali bel yang
sudah dibunyikan." – Shana Alexander, jurnalis dan penulis A.S. pada abad ke-20.
Ø "Ada
banyak kebaikan dalam keburukan kita, dan banyak sekali keburukan dalam sisi
terbaik kita, sehingga sulit menjadi siapapun diri kita untuk berbicara
mengenai diri kita." – Edward Wallis Hoch, politisiAS pada abad 20.
Tuliskan
Kutipanmu
Apa yang saya
katakan adalah …
Ø ___________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________
|
3
|
APA?
Apakah kamu pernah
menginjak tempat odol yang terbuka sehingga semua odolnya keluar? Jika pernah,
kamu tahu kalau kamu dapat mengakibatkan kekacauan. Sama seperti menyemprotkan
gosip di seluruh tempat. Sama seperti kamu tidak dapat memasukkan odol kembali
ke wadahnya, kamu juga tidak dapat mengambil kata-katamu kembali. Seringkali
kerusakan tidak dapat dibalikkan.
Apakah kita
melakukannya atau tidak, perkataan kita memiliki kuasa. Sayangnya, seringkali
kita menggunakan kuasa ini untuk menyakiti orang lain. Kita semua telah
disakiti oleh hal-hal yang dikatakan orang lain mengenai diri kita. Kita juga
tahu bahwa perkataan tersebut tidak harus berupa sebuah kebohongan yang
menyakitkan. Pada banyak kasus, membagikan kebenaran pada situasi yang salah
dapat lebih menyakiti.
Yakobus berbicara
mengenai tugas berat untuk mengendalikan lidah kita.Mengendalikan membutuhkan
kekuatan dan keberanian. Membutuhkan kekuatan untuk menjaga mulut kita tetap
tertutup dan keberanian untuk mengatakan kepada orang lain untuk menutup mulut
mereka ketika mereka datang membawa gosip murahan. Pikirkanlah. Jika teman
sekelas ingin membicarakan seseorang, dan kamu menyarankan agar tidak berbicara
di belakang orang lain, kamu menempatkan diri sebagai seseorang dengan
integritas yang dapat dipercaya.
Namun, hal ini
bukanlah sebuah tugas yang dapat kamu atasi sendiri.Kamu perlu meminta
pertolongan, pertolongan rohani dari Allah.Kamu perlu meminta-Nya terus menerus
untuk mengawasi lidahmu dan menjaga mulutmu penuh dengan kasih karunia.
|
4
|
Tuhan berkata…
Ø Mazmur 141:3
Ø Amsal 26:22
Ø Keluaran 23:1
Ø Amsal 20:19
Ø Amsal 16:28
Ø Mazmur 34:12, 13
Ø Filipi 4:8
Ø Efesus 5:4
Ø Yakobus 4:11
Ø (Ayat
Tambahan: Amsal 26:18, 19)
|
5
|
Apa Hubungan Semua Ini Dengan Aku?
Mengapa pelajaran ini membahas gosip
dan perkataan? Karena beberapa orang terbiasa dengan dunia dewasa sebelum
mereka menyadari atau memahami kekuatan yang terkurung di balik mulut mereka.
Pada masa eksplorasi dan keingintahuan tentang siapa dirimu yang sebenarnya,
kamu akan menemukan bahwa akan menjadi sangat mudah jika kamu tidak
terperangkap dalam ruangan loker atau obrolan waktu makan siang yang akan
menyakiti orang lain dan juga akan berbalik menyakitimu.
Setiap sekolah, gereja dan kota
memiliki seseorang yang bermulut besar. Orang lain tidak akan nyaman bersama
mereka, karena mereka tidak ingin menjadi orang berikut yang menjadi “bahan
obrolan warga kota”. Sebagai agen dalam kerajaan Allah, kita seharusnya menjadi
seseorang yang mana orang lain merasa nyaman dan leluasa berada di sekitar
kita. Jika mereka sedang butuh pertolongan, saran, atau dukungan, mereka harus
tahu bahwa mereka dapat memperoleh sebuah pandangan Kristiani dari kita dan
tidak perlu khawatir jika orang lain akan mengetahui masalah mereka.
Kepercayaan, karunia, dan kasih dalam hal ini dapat menjadi alat luar biasa
untuk menjangkau orang lain ke dalam kerajaan!
|
6
|
Bagaimana
Cara Kerjanya?
Pikirkanlah
suatu waktu ketika seseorang mengatakan sesuatu kepadamu atau mengenai dirimu
yang benar-benar merendahkan – sesuatu yang membuatmu merasa buruk. Sekarang,
pikirkan suatu waktu ketika seseorang mengatakan sesuatu yang mengangkatmu atau
mengenai dirimu – sesuatu yang membuatmu merasa baik. Tuliskan mengenai situasi
berikut di bawah ini, cari tahu (1) jika perkataan tersebut benar atau tidak,
(2) bagaimana akibatnya terhadap apa yang kamu rasakan, (3) berapa lama
perkataan tersebut terngiang di pikiranmu, dan/atau (4) dampak apapun yang
menjadi akibatnya.
____________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________
Setelah
kamu mencari tahu dalam ingatanmu, serahkan pikiran dan perkataanmu kepada
Tuhan dengan membuka dan mengulangi dengan keras Mazmur 141: 3 dan Mazmur
19:14.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar