Selasa, 28 Agustus 2012

Real Time Faith-IX-VIII-Guru


Pelajaran 9
Gosip dan Kasih Karunia
Tongkat dan Batu dan … Perkataan?
1 September 2012

1. Persiapan
A. Sumber
2 Korintus 8:7
Efesus 4:29
Efesus 4:15
1 Tesalonika 5:11
Amsal 12:18, 19
Mazmur 15:2, 3
Kolose 3:16
Kolose 4:6
Yakobus 3:6
           
B. Perihal “Gosip dan Kasih Karunia”
            Gosip menghancurkan kehidupan.Dan para remaja tidak lepas dari racun dan lukanya. Sebenarnya, pada masa yang sarat emosi dalam kehidupannya ini, para
remaja sepertinya lebih rentan terhadap pengaruh gosip. Mereka tidak hanya rentan terhadap pengaruh gosip, tetapi seringkali, mereka adalah orang-orang yang
membuat isu gosip.
Kata-kata memiliki pengaruh yang besar sehingga siswa harus menyadari bahwa kata-kata yang mereka ucapkan sembarangan tidak dapat ditarik kembali. Hampir tidak mungkin untuk mengambil kembali kerusakan yang mulut kita lakukan. Selanjutnya, kerusakan bertambah ketika lebih banyak orang mengetahuinya.
Gosip telah didefinisikan sebagai kebiasaan membagikan fakta sensasional atau yang bersifat pribadi dari seseorang. Definisi ini bahkan tidak peduli bila informasi tersebut benar
atau tidak. Orang-orang sering berpikir bahwa adalah hal yang wajar untuk membagikan informasi pribadi atau intim selama mereka tahu itu benar. Tapi bukan bagian kita untuk menceritakannya. Dan kita tidak tahu seberapa besar kerusakan yang kita bisa sebabkan. Sebagai orang Kristen, kita harus menunjukkan kasih karunia terhadap semua orang. Kasih karunia akan tampak jelas pada informasi yang kita bagikan, dan informasinya adalah untuk mendorong orang lain agar tidak membagikan informasinya dengan kita.
Alkitab dengan jelas menyatakan bahwa satu-satunya cara agar kita berhasil dalam mengekang gosip adalah jika kita memberikan Tuhan kendali atas lidah dan kehidupan kita. Kita dipanggil untuk keluar, kadang-kadang oleh diri kita sendiri, dan untuk tidak mengotori diri dengan membagikan kotoran.

C. Apa Tujuan “Gosip dan Kasih Karunia”
Sebagai hasil dari pelajaran ini, kita ingin agar siswa dapat:
  1. Memahami kekuatan dan ketetapan dari perkataan yang kita ucapkan.
  2. Mempelajari dan mengaplikasikan prinsip-prinsip untuk menimbang dan memutuskan bila suatu informasi gosip atau tidak.
  3. Memiliki komitmen untuk tidak membagikan gosip (yang benar atau salah) yang akan melukai seseorang.

D. Benda-benda yang Dibutuhkan
Permulaan – (Aktivitas A) sebuah gambar, 4 papan poster (atau kertas seukuran koran), spidol papan tullis; (Aktivitas B) lkitab, kertas, pena.
Hubungan –Alkitab, pelajaran siswa.
Aplikasi – papan tulis besar atau kecil.

2. Jembatan
A. Di Mana Kita Sebelumnya
Beri 10 menit ketika siswa baru datang untuk:
1.         Menanyakan ayat mana yang mereka pilih untuk pelajari dari pelajaran hari Rabu. Beri kesempatan untuk menyebutkan ayat hafalannya.
2.         Beri kesempatan kepada siswa untuk “mengutip” dirinya sendiri, menggunakan apa yang mereka tulis pada pelajaran hari Senin. Pastikan untuk menanyakan siswa mengenai kutipan yang mungkin tidak mencerminkan kehidupan Kristen secara tepat.Bagaimanapun, kutipan-kutipan seperti ini tidak terjadi di setiap pelajaran.
3.         Ulas respon yang mereka buat pada skenario yang ditampilkan pada pelajaran hari Minggu. Diskusikan berbagai respon, akhiri dengan ide dari pelajaran minggu lalu dari bagian Perihal pada materi guru.
            Jika kamu memiliki kelompok yang sangat besar, minta orang dewasa yang bersedia untuk membantu sesi ini untuk membentuk kelompok yang lebih kecil.

B. Komponen Sekolah Sabat Lainnya
Ø  Song Service
Ø  Cerita Mision (cari tautan untuk Adventist Mission for Youth and Adults di www.realtimefaith.net)
Ø  Laporan proyek pelayanan

3. Permulaan
Catatan untuk guru: Gabungkan semua acara dengan pilihan kategori berikut – Permulaan, Hubungkan, Aplikasi, dan Penutupan. Namun, perhatikan bahwa para siswa memerlukan kesempatan untuk berinteraksi (berpartisipasi secara aktif dan dengan satu sama lain) dan untuk mempelajari Firman Tuhan.Pada kesempatan tertentu, guru harus membagikan atau memperhatikan pelajaran siswa minggu ini.


A. Aktivitas Permulaan
Persiapan – Pilih 4 sukarelawan.

Siap-siap – Minta 3 sukarelawan untuk meninggalkan ruangan, dan tunjukkan kepada sukarelawan yang tinggal sebuah gambar.

Pergi – Sukarelawan tersebut harus menyalin ulang gambar tersebut sebaik mungkin ke selembar kertas atau papan poster. Ketika mereka telah selesai, panggil satu sukarelawan lain untuk masuk. Gunakan hanya gambar dari sukarelawan pertama sebagai panduan, orang kedua harus menggambar ulang sebaik mungkin. Sukarelawan berikutnya harus menyalin dari sukarelawan kedua, dan yang terakhir harus menyalin dari gambar sukarelawan ketiga. Ketika mereka selesai, tujukkan gambar aslinya dan gambar dari sukarelawan terakhir.

Tanya Jawab – Tanyakan: Dalam hal apakah kedua gambar tersebut mirip? Dalam hal apakah mereka berbeda? Bagaimanakah hal ini mirip dengan cara informasi disampaikan? Bandingkan hasil dari gosip dan permainan ini.Bagaimanakah mereka mirip atau berbeda?

B. Aktivitas Permulaan

Persiapan – Permainan ini seperti permainan gosip sebelumnya, yang berbeda adalah siswa akan menggunakan ayat Alkitab.

Siap-siap – Minta siswa duduk dalam lingkaran kecil atau barisan pendek (yang terdiri dari 5-7 orang). Berikan kertas kepada setiap orang.

Pergi –Siswa pertama harus menyalin 1 Tawarikh 2:18, 19 (atau ayat sulit lainnya atau ayat yang tidak terlalu sering disebutkan) dari Alkitab dan memberikan ayat dan pena ke siswa berikutnya. Siswa tersebut membacanya, menghancurkan kertasnya, dan menuliskannya kembali dengan menghapalkan. Salinan pada kertas, bersama pena, diberikan ke siswa berikutnya, dan setiap orang mengikuti cara yang sama hingga pena diterima oleh orang terakhir dalam barisan. Di akhir kegiatan, bacakan ayat dari Alkitab dan versi ayat dari orang terakhir.

Tanya Jawab – Tanyakan: Dalam hal apakah dua ayat ini sama? Dalam hal apakah mereka berbeda? Menurutmu, apakah beberapa konsekuensi jika cerita disampaikan sebagaimana siswa terakhir menuliskannya gantinya menceritakan yang sebenarnya?(Orang-orang mungkin memulai sebuah gosip mengenai seseorang yang dinikahi, atau bagaimana seorang ibu dahulunya, dll.) Bagaimanakah permainan ini berhubungan dengan gosip?

C. Ilustrasi Permulaan

Dengan kata-katamu sendiri, bagikan cerita berikut:
            Shana merasa buruk. Ia telah memulai gosip tentang seorang gadis yang ia tidak sukai di sekolah. Sekarang, mereka berdua adalah teman, dan dia merasa tidak enak karena apa yang dia telah lakukan. Ia memutar otak agar mendapatkan suatu cara untuk mengambil kembali semua perkataan yang telah dia lontarkan. Dia harus menghentikan gosip ini. Dia tahu kalau dia sudah tidak tahu harus bagaimana lagi, jadi dia memutuskan untuk meminta saran dari orang terbijak yang dia kenal, neneknya.
            “Nenek, engkau harus menolongku,” kata Shana. “Nenek harapanku satu-satunya! Aku membuat kesalahan yang fatal. Aku memulai sebuah gosip, dan sekarang semua orang mempercayainya. Tolonglah! Nenek harus membantuku untuk menarik kembali gosip ini.”
            “Gosip adalah hal menjijikkan,” jawab nenek. “Tapi, jika kamu melakukan seperti apa yang nenek katakan, gosip akan hilang dari pikiran semua orang.”
            Nenek Shana memberikan sebuah mangkok berat yang berisi potongan roti. “Ambil roti ini dan tebarkan sepanjang jalan menuju kota. Dan besok pagi, kembali ke jalan tersebut dan ambil setiap potong roti. Ketika potongan terakhir masuk ke dalam mangkok, gosip akan hilang,” nenek berjanji.
            Shana berjuang membawa mangkok tersebut. Dia membawanya sepanjang jalan dan menaburkan semua roti, sepotong demi sepotong. Ketika dia telah selesai, dia pulang ke rumah dengan sangat letih.
            Ketika matahari terbenam, seekor burung terbang di langit untuk mencari makan.Ketika melihat roti di sepanjang jalan, burung tersebut memakan setiap potong dengan rakus dan berjalan pulang ke rumah – terlalu kenyang untuk terbang.
            Shana terbangun di pagi hari dan berlari menuju jalan untuk mengambil potongan roti, tapi ketika dia tiba, roti telah hilang. Shana berlutut di tanah dan menangis.
            Di sana nenek menemukannya. Neneak berlutut di sebelah Shana dan berkata dengan lembut: “Tidak ada cara untuk menghentikan sebuah gosip. Ketika gosip dimulai, sebuah burung akan memakannya dan menerbangkannya ke bagian bumi yang tidak diketahui. Satu-satunya cara untuk menghentikan sebuah gosip adalah dengan tidak memulainya.
           
Tanya Jawab - Tanyakan: Dalam hal apakah kamu setuju dengan nenek Shana? “Kontrol kerusakan” apa yang dapat dilakukan seseorang untuk menghentikan sebuah gosip? Siapakah yang disakiti karena perkataan kita?Bagikan suatu masa ketika kamu berharap sesuatu dapat ditarik kembali.

4. Hubungkan
A. Hubungkan dengan Kerajaan

Katakan: Sebagai agen spesial dari kerajaan Allah, kamu harus melakukan beberapa investigasi sebelum kamu mulai berkomunikasi. Meskipun beberapa kerajaan menjaga pintu gerbangnya atau hartanya, Raja kita meminta kita untuk menjaga mulut kita.Ia tekah memberikan sebuah ketetapan untuk memberikan kita saran dan dasar untuk melakukan hal tersebut.Mari kita cari tahu apakah peraturan-peraturan tersebut. Minta seorang sukarelawan untuk membuka dan membaca Filipi 4:8.

Katakan: Berikan sebuah contoh kapan dan bagaimana kamu dapat menggunakan ketetapan tersebut dalam kerajaan komunikasimu. (Ketika seseorang mengatakan sesuatu kepadaku, saya bertanya jika itu adalah “laporan yang baik.” Jika bukan laporan yang baik, saya tidak ingin mendengarkannya. Jika informasinya tidak benar atau tidak murni, saya tidak menyukainya dan saya akan memberitahukan orang yang berusaha menceritakannya bahwa saya tidak ingin mendengarkannya.)

B. Hubungkan dengan Ilustrasi Pelajaran
Minta seseorang sebelumnya untuk membaca atau menceritakan cerita dari pelajaran hari Sabat.
           
Tanyakan: Apa yang dinyatakan cerita ini mengenai efek dari gosip dan isu?(Jika dibiarkan tidak dicek, gosip dan isu dapat menyebar seperti api. Orang-orang dapat sangat tertarik dengan gosip murahan, mengabaikan kebenaran.) Cerita ini terjadi pada tahun 1692.Menurutmu apakah sesuatu seperti ini dapat terjadi sekarang ini? Mengapa iya atau mengapa tidak? (Iya, karena orang-orang masih berbohong dan membuat-buat suatu cerita. Orang-orang masih terjebak dalam gosip dan menuduh orang dengan tidak beralasan. Mungkin akibatnya tidak secara fisik, tapi dapat menghancurkan kehidupan seseorang dengan sangat buruk sehingga mereka kehilangan segalanya.)

C. Hubungkan dengan Kehidupan

Berikan skenario berikut:
            Seorang siswa yang suka mengejek dilarikan ke rumah sakit. Setelah bertahun-tahun mengejek orang lain, dia akhirnya menemukan padanannya. Sekelompok siswa berkumpul dan menjebaknya hingga tangannya patah. Orangtuanya marah dan ingin agar semua siswa yang terlibat dikeluarkan dari sekolah.
            Masalahnya adalah tidak ada seorangpun yang angkat bicara. Hingga saat itu, semua guru tidak tahu bahwa sesuatu terjadi. Kamu dipanggil ke ruang kepala sekolah. Dia berusaha mencari informasi mengenai masalah dan segala sesuatu yang sedang terjadi. “Apa yang kamu dengar?” tanya kepala sekolah. Apa yang akan kamu lakukan?

Tanya Jawab: Berikan waktu kepada siswa untuk membagikan reaksi mereka dan kemudian tanyakan hal berikut: Apa yang ditanyakan oleh kepala sekolah? Dia menanyakan apa yang kamu dengar, bukan hanya apa yang terjadi atau apakah yang benar. Pada intinya, dia menanyakan gosip.) Bilakah benar untuk bergosip? (tidak pernah) Apakah perbedaan antara gosip dan membagikan informasi? (Perbedaannya terletak pada maksud dan konteks ketika kamu membagikan informasi. Jika kamu memiliki maksud buruk atau jika kamu membagikan informasi pada saat yang tidak tepat atau pada orang yang tidak berkaitan dengan informasi, itu adalah gosip.) Kapankah waktu yang tepat untuk membagikan informasi dan kapankah tidak tepat? (Adalah tepat untuk membagikan informasi ketika seseorang sedang dalam bahaya atau ketika seseorang berada dalam posisi untuk membantu seseorang yang membutuhkan informasi tersebut. Tidak tepat untuk membagikan informasi yang bersifat pribadi hanya untuk memuaskan rasa penasaran seseorang.) Peraturan kerajaan apa (diambil dari Filipi 4:8) yang akan kamu gunakan dalam situasi tersebut, untuk memutuskan apa yang diceritakan kepada kepala sekolah? (Semua hal yang benar – membagikan bukan yang hanya dikatakan atau didengarkan tapi apa yang kamu tahu benar-benar terjadi. Semua hal yang adil – kamu dapat membagikan informasi untuk menegakkan keadilan.) Apakah Allah memberikan kita pertolongan tambahan dalam mengetahui apa yang dapat dilakukan dalam situasi sulit seperti ini?
            Minta siswa menemukan dan membaca ayat berikut: Keluaran 23:1; Mazmur 34:13; Kolose 4:6; Yakobus 4:11. Minta siswa membagikan prinsip mengenai gosip yang diberikan setiap ayat. (Jangan menjadi seorang saksi dusta, katakana yang benar, biarlah jawabanmu penuh karunia, jangan menghakimi atau membicarakan yang jahat mengenai orang lain.) Katakan: Allah tidak hanya memberikan kita prinsip untuk hidup tapi Ia juga memberikan kita kekuatan-Nya untuk bergantung, untuk membantu kitamengekang lidah dan memberikan kita kebijaksanaan untuk mengetahui kapan kita harus berbicara dan apa yang harus dikatakan ketika kita perlu berbicara.

5. Aplikasi
A. Aktivitas Aplikasi
Persiapan: Pada papan tulis atau papan kecil buat 4 kolom. Pada dua kolom pertama, taruh label yang bertuliskan tanda plus yang besar. Pada dua kolom berikutnya, taruh sebuah label yang bertuliskan tanda kurang yang besar. Kemudian, di bawah label-label tersebut, beri label pada setiap kolom “Saya”, “Orang Lain”, “Saya”, “Orang Lain”.
Siap-siap: Minta 2 atau 3 sukarelawan pada waktu yang bersamaan untuk maju dan menuliskan sesuatu pada salah satu kolom – baik sesuatu yang positif yang telah mereka ceritakan terhadap orang lain atau sesuatu yang mereka dengar dari orang lain, atau sesuatu yang negatif yang mereka ceritakan terhadap orang lain atau sesuatu yang mereka dengar dari orang lain.
Pergi: Jika 2 atau 3 orang melakukannya pada saat yang bersamaan, tidak akan ada yang benar-benar memperhatikan apa yang ditulis oleh mereka. Dengan alasan yang sama, minta siswa maju dan duduk kembali ke tempatnya dengan cepat.
Tanya Jawab: Ketika kamu memiliki beberapa hal yang dituliskan pada tabel, berdiskusilah.
Tanyakan: Seringkali, hal-hal negatif yang orang katakan kepada kita dan tentang kita kepada orang-orang yang tinggal dengan kita. Efek yang sama dari perkataan negatif yang terjadi pada diri kita, terjadi juga pada orang lain. Sebagai agen dari kerajaan Allah, kita dipanggil menuju kode perilaku yang lebih tinggi. Kita harus mendukung dan membangun satu sama lain dan mernghancurkan kerajaan Setan, bukan menghancurkan orang lain.

B. Pertanyaan Aplikasi
1.         Apakah beberapa prinsip kerajaan yang Allah berikan kepada kita mengenai gosip?
2.         Bagaimana kita dapat menunjukkan kepada orang lain kasih karunia dalam hal apa yang kita ucapkan?
3.         Bagaimana perkataanmu memiliki kuasa?
4.         Bagaimana perkataanmu dapat membangun kerajaan Allah?
5.         Bagaimana kamu dapat menjelaskan perbedaan antara gosip dan informasi?
6.         Apakah beberapa hal yang kamu dapat katakan untuk menghentikan seseorang berbagi gosip denganmu?


6. Penutupan
Kesimpulan
Dengan kata-katamu sendiri, buat kesimpulan dengan ide-ide berikut:
            Sebagai agen kerajaan Allah, kita tidak dapat bekerja sebagaimana orang lain bekerja. Sementara setiap orang berada dalam kebohongan, gosip, dan masalah pribadi orang lain, kita harus menjaga pikiran kita berfokus pada hal-hal yang benar, mulia, adil, suci, manis, sedap didengar, kebajikan dan patut dipuji. Kita harus menyadari bahwa perkataan kita memiliki pengaruh, dan kita harus menggunakan pengaruh tersebut untuk membangun orang lain dan untuk menghentikan orang lain menghancurkan seseorang. Jika kita melakukannya, kita tidak akan hidup dalam sebuah kehidupan yang penuh penyesalan, berharap dapat menarik kembali perkataan yang membuat kerusakan. Kita tahu bahwa hal ini adalah sebuah tantangan, tapi kita juga tahu bahwa kita tidak bekerja sendirian. Allah berjanji, melalui Roh Kudus-Nya, akan membantu setiap usaha kita untuk hidup bagi-Nya.
            Akhiri dengan mengulangi Mazmur 141:3 bersama-sama: “Awasilah mulutku yang Tuhan, berjagalah pada pintu bibirku!”








Pelajaran 9
Gosip dan Kasih Karunia
Tongkat dan Batu dan … Perkataan?
1 September 2012

Ø Ayat hafalan: Pilih salah satu ayat dari pelajaran hari Rabu. Tulis di bawah ini dan hafalkan pada minggu ini.


awal
 
                    Bagian yang Hilang

(Menurut pendapatmu, apa hubungan antara ilustrasi berikut dengan ayat Alkitab pada pelajaran hari Rabu?)

            Teriakan meledak dari ruang pengadilan. Ada satu barisan para gadis yang duduk di barisan depan, dan seringkali suara mereka akan mengeluarkan nada tinggi dan tubuh mereka akan terkulai dan bergoncang. Teriakan ini tidak hanya terjadi di ruang pengadilan. Ketika para gadis ini di rumah atau di gereja, mereka juga akan bersikap demikian, meskipun mereka tidak berani melakukannya pada saat berdoa atau khotbah – hanya pada saat kebaktian yang bukan intinya.
            Dokter tidak dapat menemukan penjelasan yang mendasar atas kondisi mereka, jadi mereka menyimpulkan kalau itu adalah karena guna-guna. Seseorang di desa telah mengguna-guna para gadis. Orang-orang kota percaya bahwa hanya gadis-gadis ini yang mengetahui siapa yang melakukannya kepada mereka. Akibatnya, para gadis tersebut menjadi terkenal. Dengan cepat, mereka menjadi bahan obrolan yang paling dibicarakan, dihormati, dan ditakuti oleh masyarakat di kota. Dengan perkataan mereka, kamu bisa masuk penjara atau dihukum gantung.
            Beberapa orang pertama yang dituduh gadis-gadis itu yang kemudian menjadi tersangka, adalah seorang budak dari Karibia, seorang wanita yang tidak memiliki rumah, seorang wanita yang kata orang tua mereka menghibur para lelaki di malam hari. Budak tersebut mengaku mengguna-guna mereka sehingga dia dilepaskan. Di Salem, Massachusetts, para warga percaya bahwa jika kamu mengaku melakukan guna-guna, maka setan tidak berkuasa lagi atasmu. Namun, dua wanita lainnya tetap menyatakan bahwa mereka tidak bersalah, jadi mereka digantung.
            Di kota tersebut, hidup biasanya membosankan, tapi dengan adanya sidang sihir yang sedang berlangsung, hidup mulai berubah. Para gadis menyukai perhatian yang timbul, jadi mereka memiliki lebih banyak tersangka, dan lebih banyak orang masuk ke dalam penjara. Pada awalnya, para gadis hanya menuduh orang-orang yang tidak disukai orang tua mereka atau orang-orang yang gosipnya mereka dengar. Segera, agar mereka sendiri terlihat tidak bersalah, beberapa orang mulai menuduh orang lain penyihir. Demam penyihir telah menguasai Salem.
            Meskipun mereka memiliki peradilan, jika para gadis mengatakan seseorang bersalah maka dia dihukum gantung. Para gadis ketahuan berbohong berkali-kali, tapi kota telah dipenuhi dengan gosip. Kebohongan lebih menarik dan mengikat daripada kebenaran.
            Sebelum gubernur mengakhiri sidang sihir tersebut dan para gadis akhirnya mengakui kebohongan mereka, 100-200 orang ditangkap dan dipenjarakan atas tuduhan guna-guna, 20 orang telah dihukum mati, dan 4 orang meninggal di dalam penjara. Orang-orang tersebut kehilangan hak kepemilikan dan pekerjaan mereka. Para suami kehilangan istri, dan para istri kehilangan suami.  Banyak anak-anak yatim piatu di desa Salem karena kehilangan orangtuanya yang dihukum mati.
            Tongkat dan batu dapat menghancurkan tulangmu, tapi perkataan dapat menyebabkan seseorang terbunuh. Warga di Desa Salem belajar banyak dari peristiwa ini.

1
            Minggu
          Yang Saya Pikirkan
            David dan Rachel bertengkar hebat pada saat makan siang tepat di meja sebelahmu, di kafe. Tidak banyak orang pada saat itu karena makan siang baru saja dimulai. Namun, kamu berada di sana, dan kamu mendengar dan melihat semuanya. Itu adalah kejutan terbesar karena setiap orang berpikir mereka akan bersama-sama selamanya. Sepanjang hari keduanya terlihat berkaca-kaca, tapi mereka tidak berbicara – satu sama lain atau kepada orang lain. Kamu adalah satu-satunya orang yang tahu apa yang terjadi, jadi semua orang menghampirimu untuk mengetahui yang sebenarnya.
            Bagaimana kamu akan memutuskan informasi mana yang dapat dibagikan, jika ada? Kepada siapa kamu akan membagikannya? Dampak apa yang akan terjadi karena tindakanmu pada situasi ini?
Masuk ke www.guidemagazine.org/rtf untuk membagikan pendapatmu.Beranilah dan jujur. Katakan apa yang kamu pikirkan.

2
Senin
Apa yang Mereka Ingin Katakan?
Beda orang, beda pendapat. Beberapa kutipan di bawah ini mewakili pandangan warga kerajaan yang sebenarnya; yang lain mungkin tidak. Apakah kamu dapat menyatakan perbedaannya? Bagaimana pernyataan ini dibandingkan dengan apa yang Tuhan katakan dalam firman-Nya? Setelah mengkaji ayat-ayat pada bagian pelajaran Tuhan Berkata…, tulislah sebuah pernyataan yang menunjukkan kepercayaanmu.Bersiaplah untuk menyatakan pendapatmu pada Kelas Sekolah Sabat.

Ø  “Jika tidak ada sesuatu yang baik yang kamu dapat katakan kepada orang lain, duduklah di sebelahku.” –Alice Roosevelt Longworth, anak perempuan dari presiden A.S. Theodore Roosevelt.
Ø  "Kebohongan terbesar di dunia ini adalah Kata Mereka."–Douglas Malloch, penulis puisi A.S. pada abad ke-20.
Ø  "inti keseluruhan dari gosip adalah membicarakan seseorang di belakangnya, bukan di depannya. Aku tidak menyadari kalau kamu tidak memahami konsep ini."–Roz, dari serial TV Frasier.
Ø  "Jika saya pikir sesuatu akan menyakiti seorang biasa, istri, anak, pacar... Aku tidak akan mengatakannya."–Emelissa Rivers, TV Personality media A.S. pada saat ini.
Ø  "Beberapa orang berkata bahwa hobi bangsa kita dahulu adalah baseball. Tapi bukan saya. Itu adalah gosip."-Erma Bombeck, pengisi kolom Koran, komedian A.S. pada abad ke-20.       
Ø  "Mencoba untuk menekan sebuah gosip adalah seperti berusaha menarik kembali bel yang sudah dibunyikan." – Shana Alexander, jurnalis dan penulis A.S. pada abad ke-20.
Ø  "Ada banyak kebaikan dalam keburukan kita, dan banyak sekali keburukan dalam sisi terbaik kita, sehingga sulit menjadi siapapun diri kita untuk berbicara mengenai diri kita." – Edward Wallis Hoch, politisiAS pada abad 20.
Tuliskan Kutipanmu
Apa yang saya katakan adalah …
Ø  ___________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________

3
Selasa
APA?
Apakah kamu pernah menginjak tempat odol yang terbuka sehingga semua odolnya keluar? Jika pernah, kamu tahu kalau kamu dapat mengakibatkan kekacauan. Sama seperti menyemprotkan gosip di seluruh tempat. Sama seperti kamu tidak dapat memasukkan odol kembali ke wadahnya, kamu juga tidak dapat mengambil kata-katamu kembali. Seringkali kerusakan tidak dapat dibalikkan.
Apakah kita melakukannya atau tidak, perkataan kita memiliki kuasa. Sayangnya, seringkali kita menggunakan kuasa ini untuk menyakiti orang lain. Kita semua telah disakiti oleh hal-hal yang dikatakan orang lain mengenai diri kita. Kita juga tahu bahwa perkataan tersebut tidak harus berupa sebuah kebohongan yang menyakitkan. Pada banyak kasus, membagikan kebenaran pada situasi yang salah dapat lebih menyakiti.
Yakobus berbicara mengenai tugas berat untuk mengendalikan lidah kita.Mengendalikan membutuhkan kekuatan dan keberanian. Membutuhkan kekuatan untuk menjaga mulut kita tetap tertutup dan keberanian untuk mengatakan kepada orang lain untuk menutup mulut mereka ketika mereka datang membawa gosip murahan. Pikirkanlah. Jika teman sekelas ingin membicarakan seseorang, dan kamu menyarankan agar tidak berbicara di belakang orang lain, kamu menempatkan diri sebagai seseorang dengan integritas yang dapat dipercaya.
Namun, hal ini bukanlah sebuah tugas yang dapat kamu atasi sendiri.Kamu perlu meminta pertolongan, pertolongan rohani dari Allah.Kamu perlu meminta-Nya terus menerus untuk mengawasi lidahmu dan menjaga mulutmu penuh dengan kasih karunia.


4
Rabu
Tuhan berkata…

Ø Mazmur 141:3
Ø Amsal 26:22
Ø Keluaran 23:1
Ø Amsal 20:19
Ø Amsal 16:28
Ø Mazmur 34:12, 13
Ø Filipi 4:8
Ø Efesus 5:4
Ø Yakobus 4:11
Ø (Ayat Tambahan: Amsal 26:18, 19)

5
Kamis
Apa Hubungan Semua Ini Dengan Aku?

            Mengapa pelajaran ini membahas gosip dan perkataan? Karena beberapa orang terbiasa dengan dunia dewasa sebelum mereka menyadari atau memahami kekuatan yang terkurung di balik mulut mereka. Pada masa eksplorasi dan keingintahuan tentang siapa dirimu yang sebenarnya, kamu akan menemukan bahwa akan menjadi sangat mudah jika kamu tidak terperangkap dalam ruangan loker atau obrolan waktu makan siang yang akan menyakiti orang lain dan juga akan berbalik menyakitimu.
            Setiap sekolah, gereja dan kota memiliki seseorang yang bermulut besar. Orang lain tidak akan nyaman bersama mereka, karena mereka tidak ingin menjadi orang berikut yang menjadi “bahan obrolan warga kota”. Sebagai agen dalam kerajaan Allah, kita seharusnya menjadi seseorang yang mana orang lain merasa nyaman dan leluasa berada di sekitar kita. Jika mereka sedang butuh pertolongan, saran, atau dukungan, mereka harus tahu bahwa mereka dapat memperoleh sebuah pandangan Kristiani dari kita dan tidak perlu khawatir jika orang lain akan mengetahui masalah mereka. Kepercayaan, karunia, dan kasih dalam hal ini dapat menjadi alat luar biasa untuk menjangkau orang lain ke dalam kerajaan!
           
       
6
Jumat
          Bagaimana Cara Kerjanya?

Pikirkanlah suatu waktu ketika seseorang mengatakan sesuatu kepadamu atau mengenai dirimu yang benar-benar merendahkan – sesuatu yang membuatmu merasa buruk. Sekarang, pikirkan suatu waktu ketika seseorang mengatakan sesuatu yang mengangkatmu atau mengenai dirimu – sesuatu yang membuatmu merasa baik. Tuliskan mengenai situasi berikut di bawah ini, cari tahu (1) jika perkataan tersebut benar atau tidak, (2) bagaimana akibatnya terhadap apa yang kamu rasakan, (3) berapa lama perkataan tersebut terngiang di pikiranmu, dan/atau (4) dampak apapun yang menjadi akibatnya.
____________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________

Setelah kamu mencari tahu dalam ingatanmu, serahkan pikiran dan perkataanmu kepada Tuhan dengan membuka dan mengulangi dengan keras Mazmur 141: 3 dan Mazmur 19:14.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar