Pelajaran
5
Bertahan
dalam Kehadiran
Tuhan yang Tidak Nyata
Bertahan
5 Mei 2012
1.
Persiapan
A.
Sumber
Roma
8:28 Ibrani
2:17, 18
Matius
5:43-45 2 Petrus 2:9
Matius
5:43-45 Ayub 30:25,
26
Yakobus
1:2-4 1 Korintus
10:13
Yakobus
1:12 Wahyu 22:12
Matius
5:10
(Lihat
ayat-ayat tambahan di materi siswa.)
B. Perihal “
Bertahan dalam ketidakhadiran Tuhan yang nyata“
Suatu kenyataan yang menyentuh umat manusia adalah
tragedi. Beberapa orang berkata “hal buruk terjadi karena dosa“ atau “suatu
hari Tuhan akan membuat semuanya baik,“ tapi tak ada banyak yang tertinggal
untuk orang-orang percaya atau
orang-orang yang tidak
percaya untuk melindungi mereka melalui sebuah tragedi. Pelajaran ini mempunyai dua tujuan: (1) untuk
menolong kita mengerti sifat dasar and tujuan dari cobaan dan masalah dan (2)
untuk menolong kita mengerti apa artinya
mempercayai Tuhan di saat-saat seperti itu. Ketrampilan utama yang dibutuhkan
untuk melakukan ini adalah untuk memperjelas tentang apa yang kita tahu mengenai Allah tanpa melepaskan apa yang membuat kita tidak tahu sehingga membingungkan kita. Pada akhirnya sewaktu
tragedi itu datang, kita tidak mempunyai banyak waktu untuk mengistirahatkan
beban kita, tapi apa yang kita punya sudah cukup. Pada akhirnya apa yang kita
lihat adalah kabur dan tidak jelas, tapi kita masih bisa melihatnya.
C.
Kemana kita pergi dengan “ Bertahan dalam ketidak hadiran
Tuhan yang nyata“
Sebagai hasil dari pelajaran ini kita ingin agar murid bisa:
- Menggali kenyataan dari perasaan sakit dan penderitaan dan pertanyaan yang orang-orang duga mengenai sumber mereka.
- Mengerti apa yang dikatakan oleh Alkitab tentang pencobaan dan menerapkannya untuk setiap pertanyaan yang banyak orang miliki mengenai Tuhan
- Mengembangkan satu pendekatan pemikiran yang bijaksana untuk mengatasi masalah yang berhubungan dengan tetap percaya akan apa yang Allah katakan.
D. Benda-benda yang Dibutuhkan
Permulaan – (Aktifitas A) seutas tali dengan panjang 6 sampai 8
meter untuk setiap kelompok yang terdiri dari tiga atau empat murid;
(Aktifitas B) beberapa batu yang muat di dalam telapak tangan (satu untuk
setiap murid, jika memungkin kan).
Hubungan – Pelajaran murid dan/atau Alkitab;
Handout (hal 54)
Aplikasi – Kertas, bolpen atau pensil.
2. Jembatan
A. Di Mana Kita Sebelumnya
Beri 10
menit ketika siswa baru datang untuk:
1. Meminta
mereka ayat mana yang mereka pilih untuk pelajari dari pelajaran hari Rabu.
Beri kesempatan untuk menyebutkan ayat hafalannya.
2. Beri
kesempatan kepada siswa untuk “memilih” bagi dirinya sendiri, dengan menggunakan
apa yang mereka tulis pada pelajaran hari Senin. Pastikan untuk menanyai siswa
mengenai kutipan yang mungkin tidak mencerminkan kehidupan Kristen secara
tepat. Bagaimanapun, kutipan-kutipan seperti ini tidak terjadi di setiap
pelajaran.
3. Ulas respon
yang mereka buat pada skenario yang ditampilkan pada pelajaran hari Minggu.
Diskusikan berbagai respon, akhiri dengan ide dari pelajaran minggu lalu dari
bagian Perihal pada materi guru.
Jika
kamu memiliki kelompok yang sangat besar, minta orang dewasa yang bersedia
untuk membantu sesi ini untuk membentuk kelompok yang lebih kecil.
B.
Komponen Sekolah Sabat Lainnya
Ø
Song Service
Ø
Cerita
Mision (cari tautan untuk Adventist
Mission for Youth and Adults di www.realtimefaith.net)
Ø
Laporan
proyek pelayanan
3. Permulaan
Catatan
untuk guru:
Gabungkan
semua acara dengan pilihan kategori berikut – Permulaan, Hubungkan, Aplikasi,
dan Penutupan. Namun, perhatikan bahwa para siswa memerlukan kesempatan untuk
berinteraksi (berpartisipasi secara aktif dan
dengan satu sama lain) dan untuk mempelajari Firman Tuhan. Pada kesempatan
tertentu, guru harus membagikan atau memperhatikan materi siswa minggu ini.
A.
Aktivitas Permulaan
Persiapan
–Tujuan dari pelatihan ini adalah supaya murid memperhatikan bagaimana bertahan
dalam ujian dengan setia dapat meningkatkan kemampuan kita untuk lebih bertahan
lagi. Mereka akan diberikan seutas tali kira-kira enam sampai delapan meter
panjangnya. Tugas mereka adalah untuk melakukan apapun yang diperlukan dengan
tali itu sehingga membuat mereka mudah untuk bisa berpegangan. Mereka akan
mengetahui bahwa dengan membuat simpul, ikatan, ikat pinggang dan memanfaatkan
sesuatu adalah cara untuk membagikan lagi beban yang ada sehingga membuat
mereka bisa bertahan kepada tali itu
Siap-siap
– Membagi
para murid menjadi beberapa kelompok yang terdiri dari tiga sampai empat orang
dan berikan setiap kelompok seutas tali. (Latihan ini adalah sebagai contoh,
sehingga anda tidak terlalu memerlukan tali pendakian. Hanya perlu diperhatikan
supaya mereka tidak mencoba untuk mengukur bangunan dengan seutas tali sewaktu
anda tidak melihat.)
Mulai – sewaktu
setiap kelompok memiliki seutas tali,
Katakan: Bayangkan kamu tiba-tiba terperangkap
sewaktu sedang mendaki gunung dan kamu hanya mempunyai tali ini untuk bertahan.
Apa yang akan kamu lakukan dengan tali ini untuk mebuat tali ini mudah untuk dipegang?
Jika kamu bisa melakukan sesuatu kepada tali ini sebelum kamu mengandalkannya,
apa yang akan kamu lakukan? (Beberapa murid mungkin akan membuat ikatan
dengan tali ini atau mungkin membuat simpul untuk menahan kan beban nya. Beberapa juga akan
menghasilkan sesuatu untuk bisa menduduki nya.)
Tanya Jawab
– berkeliling di sekitar kelas dan minta murid untuk melaporkan rencana mereka
untuk bertahan.
Tanyakan: Apa yang kamu pilih untuk dilakukan dengan
tali supaya mudah untuk bertahan? Kenapa kamu memilih untuk melakukan jalan
itu? Apa kekuatan dan kelemahan dari setiap pilihan? Apa persamaan mengenai
menahan setiap godaan yang bisa kamu buat dengan melihat ke simpul yang sudah
terikat di tali untuk bertahan?
B.
Aktivitas Permulaan
Persiapan
– Kumpulkan
beberapa batu yang pas di telapak tangan (jika bisa, satu untuk setiap murid).
Coba untuk mendapatkan berbagai bentuk yang kamu bisa. Tujuan dari latihan ini
adalah supaya murid memilih batu yang mereka inginkan untuk bersandar. Buat
batu ini sekecil mungkin untuk menggambarkan bahwa sewaktu kita melewati
pencobaan, kita tidak selalu punya banyak hal untuk bertahan, tapi kita punya
cukup. Murid harus bisa berdiri di batu itu, tanpa menyentuh tanah, untuk 30
detik. Semakin banyak macam bentuk dari batu itu, semakin banyak pilihan yang
mereka buat mengenai batu mana yang harus mereka pilih
Siap-siap
– Katakan: Berbarislah dari satu sudut kelas ke sudut
yang lain sesuai dengan umur, yang paling tua di kiri dan yang paling muda di
kanan. Dan satu hal lagi: “Kamu tidak bisa mengatakan apa-apa!” Tidak boleh
berbicara. Kamu harus berkomuninkasi dengan cara yang lain.
Mulai – Sewaktu murid
sudah berbaris, dari yang paling tua sampai yang paling muda, jalan sesuai
garis dan suruh mereka untuk menutup mata mereka dan pilih satu batu dari
kotakmu atau dari dalam tas. Mereka tidak akan merasakan semua batu, hanya
mencoba meraih nya dan menangkap satu batu. Sewaktu semua orang mempunyai batu
undang mereka untuk melihat apakah batu itu bisa menahan berat badan mereka.
Tanya Jawab – Tanyakan: Mengapa kamu memilih batu yang kamu pilih itu? (sebenarnya tidak
mempunya banyak pilihan) Apa yang
kamu rsakan mengenai menumpu beban kepada sesuatu yang kecil? Bagaimana
perasaanmu hidup dalam iman yang penuh dengan pergumulan dan trauma kehidupan?
Kapankah waktu dari hidupmu, engkau merasakan bahwa tidak ada lagi yang bisa
untuk menahan bebanmu? Apa sebenarnya arti dari melakukan urutan yang paling
tua hingga yang paling muda? (sebenarnya tidak ada)
C. Ilustrasi Permulaan
Bagikan
ilustrasi berikut dengan kata-katamu sendiri.
Tiga ilustrasi yang bisa
dipertimbangkan mengenai bertahan dalam pencobaan: “sebuah pohon anggur bergantung
kepada sebuah pohon ek dan berusaha berlindung jika sewaktu-waktu terjadi hal-hal
buruk. Bila angin kencang datang dan pohon anggur berada di balik pohon ek maka
pohon itu akan melindungi pohon anggur tersebut dari angin, pohon ini bertugas
untuk menjaga pohon anggur dari angin, yang bisa saja membuatnya lepas dari
pohon atau membuatnya menjadi serpihan-serpihan. Jika pohon anggur terbuka/kelihatan
dari samping pohon, angin bertugas untuk membuat pohon anggur itu semakin menempel
ke dalam pohon.
Michael Green, 1500 Illustrations for Biblical Preaching
(Grand
Rapids: Baker Books, 1989),hal. 382
“Seorang pria sedang berbelanja di sebuah
toko. Anak laki-lakinya selalu mengikutinya dari belakang, sambil memegang
keranjang yang besar. Ayahnya selalu memasukkan barang satu dan barang yang
lainnya ke dalam keranjang itu sampai seorang pelanggan yang lain merasa kasihan
kepada anak ini. Seorang wanita berkata,
“Barang-barang itu pasti sangat berat untukmu, kan anak muda?“ Anak itu berbalik
ke arah wanita itu dan berkata, “Ah, tidak usah dipikirkan. Ayah saya
mengetahui seberapa berat yang bisa saya bawa.“
Ibid., hal. 380.
“Seorang anak
laki-laki membawa kepompong yang akan berubah menjadi kupu-kupu masuk ke dalam
rumahnya untuk bisa melihat proses kejadian unik yang akan dibuat oleh
kepompong itu berubah. Sewaktu kepompong itu sudah mulai membuka cangkangnya
sedikit demi sedikit, anak laki-laki itu memperhatikan bahwa sangat susah untuk
kupu-kupu itu keluar dan sangat membutuhkan usaha yang kuat. Proses itu sangat
lama. Karena ingin menolong, dia mengambil kepompong itu dan membuka retakan
nya dengan lebar. Beberapa waktu kemudian kupu-kupu itu keluar dari tempatnya.
Tapi sewaktu anak ini memperhatikan kupu-kupu tersebut, sayap dari kupu-kupu
ini tetap tidak bisa bergerak. Sesuatu yang salah telah terjadi. Apa yang
sebenarnya anak laki-laki ini tidak sadari adalah usaha yang kuat dari
kupu-kupu ini adalah sangat penting untuk kupu-kupu itu berlatih mengembangkan
sistem otot nya. Dengan cara yang salah dalam membantu kupu-kupu yang sedang berusaha
dengan keras, anak laki-laki ini telah menghancurkan masa depan dari makhluk
ini. Pencobaan adalah sangat penting untuk bertumbuh.” Ibid.,
hal. 384.
Tanya
Jawab – Tanyakan: Ilustrasi mana kah yang paling mengena untuk mu? Siapakah
yang telah melewati penderitaan yang sangat besar di dalam ruang lingkup
kehidupanmu? Apakah pertanyaan untuk Tuhan atau masalah dengan Tuhan yang
orang-orang punyai sewaktu mereka mengalami penderitaan?
4. Hubungkan
A. Hubungkan dengan Kerajaan
Dengan
kata-katamu sendiri, bagikan hal berikut:
Setiap kerajaan mempunya sejarah nya masing-masing. Pengertian dari keseluruhan
gambaran yang besar adalah petunjuk yang sangat penting dalam melewati
kesakitan, penderitaan dan kehilangan. Tidak ada pengetahuan yang mengurangi rasa
sakit kita atau frustrasi sewaktu “hidup berpaling dari kita“ atau “Setan
menyerang kita“ atau “Tuhan mengijinkan ini untuk terjadi.“ Yang paling penting
adalah untuk menyadari sebanyak yang kita tahu bahwa banyak
juga yang tidak kita tahu.
Ini adalah masalah utama dalam pengertian mengapa hal buruk terjadi seperti itu, karena
kita tidak mempunyai alasan untuk tragedi-tragedi itu—selain itu akan terjadi
atau itu adalah hasil dari tinggal di dunia berdosa ini. Sewaktu kejadian buruk
ini terjadi terhadap kita, kita mencari sebuah jawaban karena kita mau semua
itu berhenti. Dan dalam pikiran kita, mengetahui mengapa itu semua terjadi
membuat kita mencari jalan agar semua itu berhenti untuk terjadi. Tapi ternyata,
kita tidak bisa menghindari masalah-masalah itu dan penderitaan itu, dan itu
menyebabkan banyak menunjuk jari mereka kepada Allah atau memberikan kepalan
tangan ke arah surga. Itu lah sebab nya kita harus mempunyai peraturan yang
bisa menuntun dan membantu kita.
Cobalah: Jangan biarkan hal yang tidak kamu tahu membingungkanmu
tentang apa yang kamu tahu. Bagikan
handout (hal.54). Katakan: Kita akan mengadakan kuis
sederhana. Tolong jawab sendiri benar atau salah untuk pernyataan berikut,
setelah itu kita akan mendiskusi kan
jawaban nya. Sewaktu mereka selesai, liat lah jawaban nya dengan cepat.
(Semua jawaban adalah benar—beberapa mungkin ingin berargumentasi dengan
pendapat mereka—tapi kita akan mendapat kesempatan untuk menjelaskan nya lebih
dalam beberapa saat nanti.)
Tanya: Manakah
dari pernyataan ini yang sangat mudah untuk dijelaskan? Manakah dari pernyataan
benar-salah ini yang sangat susah untuk dibenarkan daripada yang lain? Mengapa?
Bagikan atau panggil perhatian murid kepada Tuhan Berkata… bagian dari
pelajaran murid. Katakan: Perhatikan
ayat-ayat yang terdapat dalam pelajaran murid dan liat jika dari antara mereka
memberikan pemikiran mereka mengenai pernyataan itu benar atau tidak. Kembali
lah sekarang dan tulis ayat yang menghubungkan pernyataan itu dalam handout.
Sewaktu murid-murid sudah menghubungkan pernyataan dengan ayat-ayat, minta
seorang sukarelawan untuk melengkapi pernyataan yang “benar” dengan “dan” atau
“tapi” dihubungkan di akhir kalimat. Sebagai
contoh; “Surga adalah nyata, tapi itu
belum ada disini.” Atau “Tuhan tidak pernah mengingkari janji-janji nya, dan dalam waktu yang tidak bisa di
pertanyakan.”
B. Hubungkan dengan Ilustrasi Pelajaran
Minta
seseorang sebelumnya untuk membaca atau mengatakan cerita pada bagian hari
Sabat.
Tanya Jawab – Katakan: Sewaktu sebuah tragedi menimpa
seseorang, sangat mudah untuk kita ketimbang mereka untuk melihat sisi
positifnya. Untuk orang yang sedang dalam penderitaan, itu sangat sulit untuk
“melepaskan penderitaan dan berpikir tentang apa yang sedang terjadi.” Jadi
bagaimana kita bertahan sewaktu dunia kita sedang runtuh? Pikirkan tentang
cerita yang tadi di singung sebelum nya.
C. Hubungan dengan Kehidupan
Tanya: Haruskah kita mencoba untuk menjelaskan setiap
masalah yang membuat orang menderita? Bagaimana kita harus menjawab atau
menanggapi penderitaan yang orang lain rasakan dalam hidup? Apakah yang seharus
nya kamu tidak katakan?
Minta murid anda untuk memperhatikan
ayat-ayat yang terlihat dalam bagian
Tuhan Berkata... bagian dari pelajaran murid dan yang lainnya yang bisa
mereka pikirkan dari dalam Alkitab, dan memilih ayat mana yang mereka bisa
gunakan untuk menanggapi setiap orang yang mengalami penderitaan yang telah di
catat di bawah. Kamu mungkin mau untuk mencatat situasi di papan tulis atau di
flipchart.
·
Sebuah keluarga muda harus mengurus kebangkrutan
mereka dan mengulang semua dari awal
·
Seorang anak perempuan diperkosa oleh pamannya
·
Beribu-ribu anak-anak menderita kelaparan sampai mati
sedangkan sapi-sapi di negara lain tidak pernah merasa kelaparan.
·
Dua anak remaja laki-laki kehilangan kedua orang tuanya.
·
Seorang ibu yang baru saja melahirkan anaknya yang
cantik dan lima hari kemudian meninggal dengan tidak ada kejelasan
·
Seluruh kampung dibunuh dengan alasan perselisihan
politik.
Tanya: Bagaimana kita
sebagai anak-anak kerajaan Allah memberikan tanggapan untuk kejadian ini? Apa
yang akan kita katakan mengenai Tuhan? Apa yang bisa kita jelaskan? Apa yang
tidak akan kita katakan? Bagaimana kita mendukung orang lain untuk bertahan?
Ayat atau janji apa yang masuk akal untuk kamu sendiri?
5. Aplikasi
A. Aktivitas Aplikasi
Dengan kata-kata mu sendiri, bagikan
pelajaran berikut ini:
Jalan
yang lain untuk melihat bagaimana untuk bertahan adalah dengan cara olahraga
mendaki gunung. Pernah tidak kamu memperhatikan bagaimana kecilnya sebuah batu
bisa menahan berat yang sangat luar biasa? Dalam waktu kesusahan kita harus
menaruh semua tenaga kita dalam sesuatu yang kuat. Sering, apa yang kita punya
tidak kelihatan banyak membantu, tapi itu sudah cukup. Apakah kamu menggunakan
ide untuk mengikat kaki atau simpul dalam tali, kita semua harus tahu apa yang kita percayai dan tahu untuk menjadi benar—apa pun yang terjadi. Tanya murid
mu untuk membuat dua kolum dalam selembar kertas. Di sisi kiri, tulis “Apa Yang
Aku tahu Menjadi Benar“ dan
di kolum yang lain, “Apa Yang Saya Tidak Tahu.“ (Pergi ke bagian Bagaimana Itu Bekerja dalam pelajaran
murid.)
Katakan: Gunakan ayat-ayat Alkitab dan pernyataan yang dibuat
oleh orang lain dalam kelas juga dari dirimu sendiri, pilih lima kebenaran yang
kamu pikir bisa membuat kamu bertahan dari apa pun yang datang ke jalanmu.
Tulis kebenaran itu dalam kotak yang sudah di buat dekat simpul tali itu.
Tanya: apa yang kamu pertahan kan dalam situaasi apa pun?
Apa kah simpul pilihanmu? Apa kah ikat kaki pilihanmu? Mengapa kamu memilih apa
yang barusan kamu pilih?
B.
Pertanyaan Aplikasi
1. Kapankah
dirimu dipermainkan oleh keadaan?
2. Kapankah
kamu merasakan bahwa hidupmu di pelihara atau berjalan baik-baik saja?
3. Siapakah
yang kamu tahu yang bisa bertahan
dalam waktu kesusahan dan berhasil untuk tetap setia?
4. Bagaimana
mereka melakukannya? Apa kualitas karakter yang mereka punya? Apa bantuan yang mereka dapat?
5. Bagaimana
melewati setiap cobaan bisa membantu kita melayani orang lain sebagai salalh
satu anggota dari kerajaan Allah?
6. Apa karakter
di Alkitab yang bisa kamu pikirkan yang bisa bertahan apa pun yang terjadi? Bagaimana
mereka melakukannya?
7. Apa
kepribadian dalam sejarah yang keliatannya bisa untuk bertahan apa pun yang
terjadi?
6.
Penutupan
Kesimpulan
Dengan
kata-katamu sendiri, buat kesimpulan dengan ide-ide berikut:
Yesus
sudah berjanji buat kita: “Semua nya itu kukatakan kepadamu, supaya kamu
beroleh damai sejahtera dalam Aku. Dalam dunia kamu menderita penganiayaan,
tetapi kuatkan lah hati mu, Aku telah mengalah kan dunia“ (Yohanes 16:33).
Ambillah hati mu! Yang paling penting yang harus kita lakukan adalah percaya
bahwa perkataan Allah adalah benar.
Apa yang dikatakan Allah tentang penciptaan,
cinta Nya kepada kita, pengampunan kita, kasih karunia sebagai hadiah yang
cuma-cuma, kekuatan untuk melewati segalanya, kedatang yang kedua kali, surga
dan seterusnya. Kita tidak akan bisa kuat selain sewaktu kita percaya sepenuh
nya kepada perkataan Allah. Dan sewaktu kita tidak tahu mengapa semua itu terjadi, kita sudah
cukup tahu untuk bertahan.
__________________________________________________________________________________________
UNTUK PELAJARAN KELIMA
LAMPIRAN INI ADALAH UNTUK KEGIATAN
YANG BERHUBUNGAN
KUIS BENAR ATAU SALAH
Tunjukkan
apakah pernyataan dibawah benar atau salah:
____
Allah kita adalah Allah yang pengasih
____ Allah membiarkan kita
untuk membuat keputusan sendiri mengenai apakah perlu mengikutiNya
____ Allah adalah adil
____ Dosa
adalah penyebab dari kesusahan dan pencobaan
____
Setan mempunyai kekuatan untuk menyakiti orang
____
Allah kadang-kadang suka menghukum orang
____
Allah kadang-kadang menurunkan berkat nya kepada beberapa orang
____
Allah tidak pernah mengingkari janji-janji nya
____
Allah bertanggung jawab kepada kejahatan
____
Allah menggunakan cobaan untuk membuat kita kuat
____
Surga adalah nyata
Materi Siswa
Bertahan Dalam Ketidakhadiran Tuhan yang Nyata (5 Mei
2012)
Bertahan
Ø Ayat hafalan: Pilih salah satu ayat dari pelajaran
hari Rabu. Tulis di bawah ini dan hafalkan pada minggu ini.
__________________________________________________________________________________________
Bertahan
(Menurut
pendapatmu, apa hubungan antara ilustrasi berikut dengan ayat Alkitab pada
pelajaran hari Rabu?)
Dahulu, di hari-hari kapal berlayar,
sebuah angin kencang yang buruk datang yang membuat sebuah kapal hilang di
daerah yang tidak di ketahui. Hanya satu petugas kapal yang berhasil bertahan, ia terdampar
di sebuah pulau yang tidak berpenghuni. Dalam kesengsaraannya petugas yang
selamat ini setiap hari
berdoa kepada Tuhan untuk selamat dan dapat ditemukan sehingga dia tidak
sendiri lagi. Setiap hari dia menunggu sebuah kapal melewati pulau itu tetapi tidak pernah
ada yang lewat. Untungnya dia bisa membuat sebuah tempat tinggal kecil (pondok) untuk
menaruh beberapa barang yang tersisa dan barang yang dia buat sendiri.
Satu hari, sewaktu petugas ini
kembali dari mencari makanan,
dia melihat segempul asap. Dia lalu berlari menuju asap itu dan melihat
pondoknya sudah terbakar dengan api. Semuanya hilang. Sekarang bukan hanya dia
sendiri tinggal di sana, tapi dia tidak mempunyai
apa-apa untuk membantunya bertahan di dalam pulau ini. Terdiam dan
hampir melewati masa sengsaranya, dia kembali jatuh ke dalam depresi dan melewati
malam kelam itu dengan berpikir mengapa ini semua terjadi kepadanya dan apakah hidup
ini pantas untuk
dipertahankan. Hari berikutnya dia bangun pagi-pagi dan pergi ke arah
pantai. Di sana,
dengan perasaan yang campur aduk, dia melihat sebuah kapal melewati pulau ini
dan sebuah kapal kecil sedang berlayar ke arahnya.
Sewaktu petugas ini bertemu dengan kapten kapal ini, dia bertanya bagaimana dia
tahu untuk
datang dan menyelamatkan dirinya.
Kapten itu menjawab, “Karena, kami
melihat sinyal dari asap yang kamu buat kemarin, tetapi sewaktu kami ingin mendekati
pulau ini datang angin yang menghalangi kami. Jadi, kami harus menunggu sampai
angin itu lewat dan menjemputmu disini.” --Michael Green, 1500
Illustrations for Biblical Preaching (Grand Rapids: Baker Books, 1989), hal 381, 382.
Minggu
Yang Saya Pikirkan
Dominic kembali ke rumah dari acara
pemakaman ibunya hari ini. Ibunya baru berumur 34 tahun dan meninggal karena
virus yang jarang ada. Duduk di kamarnya sambil menyesali penderitaan dan perasaan kehilangan, dia merasa terganggu dengan
perkataan orang-orang kepadanya di acara pemakaman. Satu orang memberikannya
ayat dalam Roma 8:28, berkata “Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk
mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia”. Perkataan yang lain
adalah bahwa kematian dari ibunya adalah bagian dari kehendak Allah. Selain ada
beberapa perkataan untuk memberikan simpatik, ada pernyataan yang membuatnya
resah. Bagaimana ini terjadi untuk
kebaikan? Bagaimana bisa ini kehendak Allah? Jika seperti ini Allah dan ini
adalah kehendak Nya, saya tidak mau berurusan dengan Nya! Apa yang akan
kamu katakan kepada nya jika kamu bisa menulis surat sewaktu dia duduk dalam ruang nya?
Masuk ke
www.guidemagazine.org/rtf untuk membagikan pendapatmu. Beranilah
dan jujur. Katakan apa yang kamu pikirkan.
Senin
Apa yang Mereka Ingin
Katakan?
Beda orang,
beda pendapat. Beberapa kutipan di bawah ini mewakili pandangan warga kerajaan
yang sebenarnya; yang lain mungkin tidak. Apakah kamu dapat menyatakan
perbedaannya? Bagaimana pernyataan ini dibandingkan dengan apa yang Tuhan
katakan dalam firman-Nya? Setelah mengkaji ayat-ayat pada bagian pelajaran
Tuhan Berkata…, tulislah sebuah pernyataan yang menunjukkan kepercayaanmu. Bersiaplah untuk menyatakan
pendapatmu pada Kelas Sekolah Sabat.
Ø “Keberanian akan sangat
mustahil di dalam dunia tanpa rasa sakit.“ – Lee Strobel, penulis Kristen U.S.
Ø “Jika kamu
menderita, berterima kasih kepada Tuhan! Itu pastinya adalah tanda bahwa
kamu masih tetap hidup.” –Elbert Hubbard, penulis 19th-century U.S.
Ø “Penderitaan
tidak dapat dihindari; kesengsaraan adalah sebuah pilihan.” – Tom Blossom,
sekarang pendeta di U.S
Ø “Penderitaan
adalah bukan pilihan, ini adalah mata pelajaran inti dari Universitas
Kehidupan.” – Steven J. Lawson, sekarang penulis buku Kristen di U.S
Ø “Saya tidak
pernah mendengar seseorang berkata tentang pelajaran dalam hidupnya sewaktu
dalam ketenangan dan kenyamanan. Tapi, saya sering mendengar banyak orang suci
mengatakan setiap kelanjutan yang penting saya pernah buat dalam mencapai
kedalaman kasih Allah dan bertumbuh semakin dalam terhadapNya, telah berjalan
melalui penderitaan.” – John Piper, sekarang penulis buku Kristen U.S
Ø “Untuk hidup
adalah penderitaan, untuk bisa hidup harus mendapatkan arti dalam sebuah
penderitaan.” – Roberta Flack, sekarang seorang pemusik di U.S
Ø “Kemalangan
kadang-kadang menghasilkan sebuah
kesempatan yang tak terduga. Carilah! Hargai dan manfaatkan! Ini sangat sulit
untuk dilakukan jika kamu merasa bersalah terhadap dirimu sendiri karena kamu
berhadapan dengan kesulitan.” -- John
Wooden, anggota dari Hall of Fame sebagai seorang pemain dan pelatih.
Ø Sewaktu
anak-anak dicobai, digoda, dan putus asa, …
tuntun mereka dengan lembut untuk memberikan kepercayaannya kepada Tuhan.” – Ellen G. White, penulis
dan salah satu penemu gereja.
Tuliskan Kutipanmu
Apa yang saya katakan adalah …
Ø _______________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________
Selasa
APA?
Kita bisa membuat sebuah rasa dari semua
hal yang mebuat kita yakin mengenai Allah: Dia adalah pencipta. Dia mencintai orang-orang. Dia
percaya dengan kebebasan untuk memilih. Dia mendengar semua doa dan kita bisa
melihat beberapa yang dijawab oleh Nya. Dia hidup dan mati untuk kita. Dia akan
datang kembali dan surga akan bersama Nya. Itu akan menjadi sempurna. Kita akan
mengetahui segala sesuatu mengenai dosa dan sangat membencinya sehingga kita
tidak akan melakukannya lagi.
Sedikit
yang kita tahu, ada banyak pula yang kita tidak tahu: Sangat sulit untuk
mengerti bagaimana Allah memilih untuk melindungi beberapa oranng dari
penderitaan dan memilih untuk membiarkan beberapa orang untuk merasakan
penderitaan yang sangat.
Pikirkanlah.
Perkataan “Biarpun saya percaya bahwa Allah mencintai saya dan mati untuk saya,
saya tidak bisa memberikan hidup saya kepadaNya karena Dia telah
membiarkan ibu saya meninggal” adalah membiarkan sesuatu yang kamu tidak
mengerti untuk menghilangkan sesuatu yang kamu percayai. Apakah kamu mengetahui
dengan jelas bagaimana internet bekerja? Apakah itu akan membuatmu untuk tidak
menggunakannya?
Kita
tidak akan membiarkan apa yang kita tidak ketahui membingungkan apa yang kita
ketahui. Pikirkan mengenai betapa bingungnya Yusuf pada waktu muda. Sewaktu
hidupnya semakin membaik, Yusuf kembali jatuh dengan keras. Kejadian 39:2, 20,
21 mengatakan bahwa sewaktu kehidupan Yusuf jatuh lagi dan lagi, Allah masih
terus menyertai nya. Allah yang sama yang memberikan
janji untuk selalu bersama denganmu.
_________________________________________________________________________________________
Rabu
Tuhan
berkata…
Ø Roma 8:28
Ø Matius 5:43-45
Ø Yakobus 1:2-4
Ø 1 Korintus 10:13
Ø Ayub 34: 10-12
Ø setelah Ayub
bertahan. Ayub 42: 1-5
Ø Yohanes 16:33
(Selanjutnya: Wahyu 21: 2-5)
Kamis
Apa Hubungan Semua Ini Dengan Aku?
Pemilihan waktu
adalah segalanya! Ketika bahagia dan saat tenang adalah waktu di mana untuk
mengikatkan talimu sehingga kamu bisa bertahan. Ketika kamu merasa bahwa Allah dekat dan bekerja itulah
waktunya kamu segera menyimpulkan talimu,
atau belajar menjaga keseimbangan dengan batumu sehingga kamu mempunyai sesuatu
untuk berdiri dan sesuatu untuk bertahan sewaktu masalah datang, karena masalah
pasti akan datang.
Dan
dalam waktu kamu sakit, marah, frustrasi, dan bingung, ketahuilah bahwa Allah akan selalu berada di samping mu melalui apa pun yang
telah menjadi skenariomu. Kamu bisa bertanya kepadaNya, tapi tetap bertahan
kepadaNya. Kamu bahkan bisa marah kepadaNya karena kamu tidak mengerti mengapa
kamu melewati semuanya ini, tapi Dia bisa menghadapinya—hanya perlu bertahan.
Kamu
bisa membenci apa yang sedang kamu hadapi, dan tidak melepaskan pegangannmu kepada
Raja. Yesus sendiri menangis, “Allahku, Allahku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?”
Dia tidak mendengar jawabannya. Tapi
sebenarnya ada jawabannya. Muncul pada 3 hari berikutnya sewaktu Yesus bangkit.
Dalam waktu yang paling berat kamu bisa bertaruh dengan kehidupanmu: Yesus akan bangkit kembali untukmu, dan
kamu akan menjadi semakin kuat, bernyanyi semakin kuat, dan percaya dengan
sepenuhnya, dan mengetahui bahwa Bapamu tidak akan pernah meninggalkanmu
sewaktu kamu memilih untuk bertahan.
Jumat
Bagaimana
Cara Kerjanya?
Tulislah apa yang kamu tahu mengenai kebenaran dan apa yang masih belum
bisa kamu pastikan. Di bawah, pilih 5 hal mengenai apa yang kamu percayai
mengenai Allah yang adalah benar yang akan kamu pilih untuk bisa bertahan dalam
waktu kesusahan dengan muka yang pasti.
1.
1.
|
2.
3.
|
3.
4.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar