Rabu, 18 April 2012

Real Time Fiath 2-II-2012 GURU



Pelajaran 2


Cara Berdoa, Bagian 2
Berkat atas Sepotong Sandwich
Berkat atas Seorang Teman

14 April 2012

1. Persiapan
A. Sumber
Doa-doa dari Alkitab:
Doa untuk Sodom – Kejadian 18:20-33
Doa yang mengalahkan tentara-tentara – 2 Raja-Raja 19:15-20, 32-35
Doa dari hati yang bersyukur – 2 Samuel 7:18-29
Doa pertobatan – Mazmur 51:1-13
Doa penyembahan – Mazmur 138:1-8
Doa untuk orang-orang percaya – Yohanes 17:1-26
Doa atas pemberontakan bangsa Israel – Daniel 9:1-19
(Lihat perikop tambahan pada materi siswa.)

B. Perihal “Cara Berdoa, Bagian 2”
            Sementara mengatakan dengan tepat “apa isi hatimu” adalah hal utama untuk meningkatkan percakapan yang bermakna dengan Tuhan (lihat pelajaran minggu lalu), ada benarnya juga bahwa ada hal-hal yang perlu kita sampaikan meskipun kita tidak memikirkannya. Murid-murid Yesus meminta-Nya untuk memberi pelajaran doa secara tiba-tiba. Contoh doa Tuhan Yesus (Matius 6; Lukas 11) mencakup hal-hal yang harus kita sampaikan kepada Tuhan. Pada pelajaran ini kita akan melihat komponen-komponen doa (pengakuan doa, pengampunan dosa, pujian, ucapan syukur, permohonan doa, komitmen, mendoakan orang lain, pemujaan, penyerahan diri, dan lain-lain).
Dari beberapa percakapan Yesus dan orang-orang lain dengan Tuhan di Alkitab, kita akan mendapatkan panduan untuk membentuk kehidupan doa kita.

C. Apa Tujuan “Cara Berdoa, Bagian 2”
Sebagai hasil dari pelajaran ini, kita ingin agar para siswa dapat:
1.  Evaluasi cara kita berdoa sebagaimana Tuhan menginginkan kita berbicara dengan-Nya.
2. Meningkatkan cara pikir dan kreatif untuk berhubungan dengan Tuhan dalam percakapan yang kudus.
3. Merasakan kebutuhan berdoa baik untuk apa yang mereka pikir mereka perlukan dan apa yang Tuhan pikir mereka perlukan.

D. Benda-benda yang Dibutuhkan
Permulaan – (Aktivitas A) papan tulis atau flipchart; ATAU kertas, pena atau pensil; (Aktivitas B) papn tulis atau flipchart.
Hubungkan – materi siswa dan/atau Alkitab.
Aplikasi – Alkitab, kertas, pensil atau pena.

2. Jembatan
A. Di Mana Kita Sebelumnya
Beri 10 menit ketika siswa baru datang untuk:
1. Meminta mereka ayat mana yang mereka pilih untuk pelajari dari pelajaran hari Rabu. Beri kesempatan untuk mengatakan ayat hafalannya.
2. Beri kesempatan kepada siswa untuk “memilih” dirinya sendiri, menggunakan apa yang mereka tulis pada bagian hari Senin. Pastikan untuk menanyai siswa mengenai kutipan yang mungkin tidak mencerminkan kehidupan Kristen secara tepat. Bagaimanapun, kutipan-kutipan seperti ini tidak terjadi di setiap pelajaran.
3. Ulas respon yang mereka buat pada scenario yang ditampilkan pada pelajaran hari Minggu. Diskusikan berbagai respon, akhiri dengan ide dari pelajaran minggu lalu dari bagian Perihal pada materi guru.
            Jika kamu memiliki kelompok yang sangat besar, minta orang dewasa yang bersedia untuk membantu sesi ini untuk membentuk kelompok yang lebih kecil.

B. Komponen Sekolah Sabat Lainnya
Ø  Song Service
Ø  Cerita Mision (cari tautan untuk Adventist Mission for Youth and Adults di www.realtimefaith.net)
Ø  Laporan proyek pelayanan

3. Permulaan
Catatan untuk guru: Gabungkan semua acara dengan pilihan dari kategori berikut – Permulaan, Perhubungan, Pengaplikasian, dan Penutupan. Namun, perhatikan bahwa para siswa memerlukan kesempatan untuk berinteraksi (berpartisipasi secara aktif dan dengan satu sama lain) dan untuk mempelajari Firman Tuhan. Untuk beberapa hal, guru harus membagikan atau memperhatikan materi siswa minggu ini.
A. Aktivitas Permulaan
Persiapan – Tujuan dari latihan ini adalah untuk membantu para siswa melihat nilai dari kata-kata yang diucapkan ketika berdoa. Langkah pertama adalah agar siswa memperhatikan bahwa “mengatakan hal yang sama” tidak membuat percakapan yang bagus.
Siap-siap – Minta siswa membuat kelompok-kelompok atau sebagai satu kelompok besar mengkaji semua kata dan frase yang paling sering digunakan ketika orang-orang berdoa. Beri petunjuk dengan “Bagaimana doa dimulai dan diakhiri?” atau “Pikirkan kata-kata atau frase-frase yang kamu dengar diulang-ulang.” Minta siswa mengisi papan atau kertas mereka selama beberapa menit.
Pergi – Minta siswa untuk membagikan daftar kata dan frase yang paling sering diulang di depan kelas dan komentari kata-kata seperti “ampuni” dan “berkati” dan “sertai”. Beritahukan bahwa kita terkadang mengucapkan hal ini kepada Tuhan tanpa berpikir dahulu. Jika kita terlibat dalam percakapan yang serius dengan teman, orang tua, atau guru – mungkin untuk meminta maaf – kita mungkin tidak menggunakan kata atau frase yang tidak bermakna.
            Minta siswa untuk membuat sebuah daftar sinonim atau cara lain untuk menyebutkan beberapa kata dan frase yang umum pada daftar mereka. Kemudian minta mereka, baik secara pribadi maupun kelompok, untuk menulis sebuah doa kepada Tuhan yang secara tepat mengatakan apa yang mereka ingin ucapkan, dan tanpa menggunakan kata atau frase ada daftar mereka. Minta siswa membagikan doa mereka di depan kelas.
Ulasan – Tanya: Apa yang kamu rasakan mengenai daftar “ucapan doa yang umum” ketika kamu membacanya langsung? Apa menurut pendapatmu kata atau frase yang paling disalahpahami ketika digunakan orang dalam berdoa? Apa sisi positif dan negatif dari daftar tersebut untukmu? Menurut pendapatmu apa yang lebih kita doakan daripada yang seharusnya? Dan apa yang seharusnya kita bicarakan dengan Tuhan tapi kita hindari?

B. Aktivitas Permulaan
Persiapan – Guru membutuhkan sebuah papan tulis atau flipchart.
Siap-siap – Katakan: Kita memiliki banyak cara untuk mengkomunikasikan pesan yang sangat penting. Dunia kita semuanya adalah tentang cara berkomunikasi yang efektif. Semuanya bergantung pada pemilihan cara yang terbaik untuk menyampaikan pesan.
Pergi – Katakan: Pikirkan tentang segala hal yang kita gunakan untuk menyampaikan pesan pada zaman ini. Pikirkan jenis -jenis pesan yang paling penting untuk berkomunikasi. Buat 2 kolom di papan tulis atau flipchart. Dengan bantuan siswa, tulis metode-metode atau bentuk-bentuk komunikasi yang paling penting di sebelah kiri kolom (hal-hal seperti surat, email, TV, telepon, satelit, sticky notes, pager, dll.) dan di sebelah kanan, tulis pesan-pesan yang paling penting yang siswa pikir harus dikomunikasikan (panggilan darurat, penerimaan terhadap universitas tertentu, lamaran pernikahan, berita kelahiran, alamat presiden, khotbah, dll).
            Ketika kolom sudah lengkap, minta siswa mengajukan beberapa kombinasi bentuk komunikasi dan pesan yang tidak cukup efektif. Contohnya, salah satu cara berkomunikasi adalah dengan email, tapi jika isi emailnya adalah gedung sedang dalam kebakaran, sejumlah besar email dengan lampiran rencana evakuasi mungkin tidak efektif. Tidak juga disarankan untuk melamar seorang pacar pada sticky note.
            Setelah memiliki waktu menyenangkan dengan aktivitas di atas, minta siswa untuk memilih bentuk pesan yang lebih pantas untuk pesan yang telah disebutkan. (Selamat membawa mereka kembali pada arah yang benar.)
Ulasan – Tanya: Sementara mencampuradukkan pesan dan bentuk komunikasi mungkin lucu, bagaimana hal ini berhubungan dengan cara Tuhan telah putuskan untuk berkomunikasi dengan kita? Bagaimana latihan ini diaplikasikan pada doa dan apa yang kita doakan?

C. Ilustrasi Permulaan
Bagikan ilustrasi berikut dengan pilihan kata-katamu sendiri.
            Eric Liddell adalah pahlawan dalam film Chariots of Fire, yang mana seorang atlet bertalenta memilih jalannya atas opini umum dan tekanan budaya. Seorang yang diketahui sebagai “The Flying Scotsman” adalah ia menjadi pemenang Olimpiade dan seorang duta besar iman kepada dunia. Setelah memenangkan satu medali emas dan satu medali perunggu di Olimpiade, dia pergi ke Cina sebagai seorang misionaris, di mana dia dilahirkan menjadi Bapa Misionaris. Ketika panglima perang Cina berperang dengan Jepang, dia pergi dari satu tempat ke tempat lain untuk mengajar dan membagikan kasih Allah kepada orang-orang.
            Di perkemahan tahanan, pengaruhnya memenuhi tempat itu sehingga orang lain benar-benar terpengaruh oleh imannya. Orang-orang bertanya-tanya tentang sumber kasih dan pengabdiannya tehadap orang lain. Kebaikannya membuat banyak orang mencari tahu rahasia kehidupannya yang berlimpah. Rahasianya sama sekali bukan rahasia. Mereka yang tinggal di asrama yang sama dengan Liddell sangat mengingat sebuah lampu minyak yang menyala pada dini hari. Eric Liddell akan bangun dari tidurnya sebelum yang lain bangun dan membaca Alkitab dan berdoa dengan sungguh-sungguh kepada Tuhan untuk pimpinan dan kebijaksanaan.
            Sementara orang-orang mengingat medali dan sikap berani iman yang membuatnya terkenal, orang-orang di Cina menemukan apa isi hati seorang pemenang sepertinya: penyembahan tetap kepada Tuhan dalam doa.

Ulasan – Tanya: Menurutmu berapa kali kamu berbicara kepada Tuhan dalam sehari? Apa yang sebenarnya kamu katakana kepada Tuhan mengenai hari yang kamu lalui? Ketika kamu berdoa, apa yang paling kamu doakan? (Beri contoh: teman yang sakit, keselamatan dalam perjalanan, pengampunan, bantuan dalam sesuatu, cuaca yang cerah, dll) Sekarang pikirkan tentang percakapan dengan teman-teman. Apakah kamu mempunyai teman yang mana kamu dapat membicarakan tentang apapun dan segala hal, dan teman lain yang mana kamu lebih sering membicarakan hobi atau ketertarikan yang sama? Bagaimana yang kita doakan mencerminkan hubungan yang kita miliki dengan Tuhan? Berikan contoh.

4. Hubungkan
A. Hubungan dengan Kerajaan

Dengan kata-katamu sendiri, bagikan hal berikut:
            Kewarganegaraan! Bayangkan memiliki hak untuk berjalan langsung menemui pemimpin kerajaan dan memintanya akan sebuah pertolongan, mungkin mengundangnya untuk makan malam, atau hanya untuk berterima kasih atas layanan setia kepada masyarakat. Tidaklah sulit membayagkan berbagai orang memberikan komentar-komentar dan pertanyaan berbeda dalam sebuah percakapan dengan pemimpinnya. Bayangkan bagaimana Tuhan melihat kita datang menghampirinya dalam doa.
Tanya: Menurutmu apa responnya kepada orang yang berdoa karena kebiasaan bukan karena hati yang mengasihi? Bagaimana menurut pendapatmu Tuhan akan merespon ketika seorang anak meminta mainan yang banyak di hari ulang tahunnya? Bagaimana dengan doa yang hanya mengucap syukur atas kebaikan-Nya?
            Sementara kita tidak tahu bagaimana Tuhan merespon kepada semua doa yang berbeda-beda, kita tahu bahwa Tuhan mendengar setiap doa. Dengan cara yang sama Kerajaan Tuhan dibuat dari beberapa karakteristik utama (kasih karunia, keadilan, pelayanan, tidak mementingkan diri, penyembahan, suka cita, dll) adalah benar bahwa komunikasi kita juga memiliki beberapa elemen utama. Inilah yang diminta oleh murid-murid Yesus ketika mereka meminta Yesus mengajar mereka berdoa (Lukas 11:1).

B. Hubungan dengan Ilustrasi Pelajaran

Minta seseorang sebelumnya untuk membaca atau mengatakan cerita pada bagian hari Sabat.
Katakan: Mari kita membuka dan membaca Doa Bapa Kami (Matius 6:9-13; Lukas 11:2-4) dan lihat jika kita dapat membuat hubungan antara doa yang diucapkan Michael ketika makan siang dan sesuatu dari Doa Bapa Kami. Hubungan apa yang dapat kamu temukan? (Doakan tentang hal yang penting – baik untuk kamu maupun Tuhan. Terkadang apa yang penting untuk kita tidak sama dengan apa yang penting di hadapan Tuhan.)

Dengan kata-katamu sendiri bagikan hal ini:
            Mungkin kamu ingin memenangkan pertandingan bola, dipilih untuk pementasan sekolah, mempunyai banyak teman yang kami pikir keren. Tapi mungkin Tuhan ingin persahabatan dengan temanmu lebih penting dari memenangkan pertadingan. Mungkin Dia memiliki satu teman untukmu yang akan membantumu bertumbuh secara rohani. Mungkin Dia ingin kamu melayani dengan cara yang tidak seorangpun memperhatikan. Terkadang apa yang kita minta dan apa yang Tuhan minta adalah dua hal yang berbeda. Tidak selalu, tapi terkadang. Inilah sebabnya Yesus mengajar kita mendoakan beberapa hal, karena tahu kita mungkin secara tidak sengaja melupakannya.

C. Hubungan dengan Kehidupan
            Dengan siswa anda, baca kembali Doa Bapa Kami dengan seksama dan sebutkan setiap bagian doa dengan satu kata atau frase. Contohnya, “Dikuduskanlah nama-Mu” mungkin “Pujian”. (Kategori yang disarankan: Puji Tuhan; berdoa untuk pekerjaan-Nya di dunia ini; berdoa untuk kebutuhan setiap hari; berdoa untuk pertolongan pergumulan setiap hari.) Tuliskan nama-nama sesi ini pada papan tulis atau flipchart. Kemudian minta siswa untuk memilih pasangan atau bentuk kelompok kecil dan parafrase (menulis ulang dengan kata-kata sendiri) Doa Bapa Kami dari sudut pandang salah satu orang di bawah ini (tulis semua nama dimana semua orang dapat melihat dan memilih). Beritahu siswa untuk berpikir sejenak tentang bagaimana orang tersebut melihat dunia dan pergumulan yang mungkin mereka hadapi. Menjadi seperti apa Doa Bapa Kami jika didoakan pada situasi mereka?
Ø  Seorang ibu tanpa suami yang bekerja untuk membesarkan dua anaknya yang masih kecil
Ø  Seorang siswa perguruan tinggi yang orantuanya akan bercerai
Ø  Seorang pemuda di Afrika yang ingin pergi ke sekolah untuk menjadi guru namun tidak ada sumber bahan ajar
Ø  Seorang ayah yang mengikuti satusatunya anak gadisnya berkumpul dengan orang-orang yang tidak baik.
Ø  Nenek yang sendirian di rpanti jompo.
Ø  Seorang gadis berusia 10 tahun yang berjuang untuk mencari teman di sekolah.
Minta siswa-siswa membagikan doanya. Biarkan temannya yang lain menebak dari sudut pandang  siapa mereka berdoa”.



5. Aplikasi
A. Aktivitas Aplikasi
Katakan: Menjadi seorang warga negara kerajaan Tuhan memiliki beberapa keuntungan. Salah satu hak terbesar menjadi seorang anak Allah adalah kemampuan untuk berbicara dengan-Nya tentang hal apapun. Tapi terkadang  kita tidak tahu pasti apa yang harus diucapkan.
            Minta siswa-siswa membentuk kelompok atau berpasangan dan minta setiap kelompok untuk menemukan salah satu dari doa-doa berikut di Alkitab:
Doa untuk Sodom – Kejadian 18:20-33
Doa yang mengalahkan tentara-tentara – 2 Raja-Raja 19:15-20, 32-35
Doa dari hati yang bersyukur – 2 Samuel 7:18-29
Doa pertobatan – Mazmur 51:1-13
Doa penyembahan – Mazmur 138:1-8
Doa untuk orang-orang percaya – Yohanes 17:1-26
Doa atas pemberontakan bangsa Israel – Daniel 9:1-19
            Beri waktu kepada kelompok untuk menemukan dan membaca perikop mereka, kemudian diskusikan pertanyaan berikut bersama-sama. Apabila mereka telah menjawab pertanyaan dalam kelompoknya, minta setiap kelompok untuk melaporkan rangkuman dari temuan mereka kepada kelompok-kelompok yang lain. Jika waktunya terbatas, utamakan respon terhadap pertanyaan no.3.

Ulasan
  1. Siapa yang sedang berdoa? Apa yang kamu tahu tentang orang yang sedang berdoa –ciri-ciri karakter, kelemahan/kekuatan, khususnya sikap mereka ketika berdoa?
  2. Apa alasan utama untuk berdoa? Mengapa mereka berdoa? Menurut pendapatmu mengapa doa ini harus dicatat? (Pasti ada banyak doa yang dilayangkan – mengapa doa ini harus dicatat di Alkitab?)
  3. Apakah detail, frase, atau kata pada perikop ini yang tepat menggambarkan doa yang bermakna?
Katakan: Mari kita membaca lagi Yohanes 17. Untuk siapa Yesus berdoa pertama-tama, dan apa yang Yesus doakan? (Yesus berdoa untuk diri-Nya sendiri, kemudian untuk murid-murid-Nya, kemudian untuk mereka yang menjadi percaya karena murid-murid-Nya, dan Dia berdoa agar mereka menjadi satu dengan Tuhan sebagaimana Dia satu dengan Tuhan.) Pernahkan kamu berpikir untuk berdoa seperti ini?

B. Pertanyaan Aplikasi
1. Ketika kamu berdoa, bagaimana kamu mengkaratakterisasi doamu? Apa yang paling kamu doakan? Apa yang paling jarang kamu doakan?
2. Ayat mana pada perikop di atas yang menunjukkan jenis doa yang kamu inginkan di kehidupanmu? Mengapa?
3. Jika kamu mengkarakterisasi orang yang kamu doakan secara berkelanjutan dengan skala 1 untuk dirimu sendiri dan skala 5 untuk orang lain, pada skala berapa doamu berada?
4. Pada saat apa dalam hidupmu ketika doa menjadi hal yang terpenting?
5. Bagaimana kamu membuat peringkat untuk tema-tema doa di bawah ini dalam kepentingan kehidupan doamu?
____ Pengakuan dosa dan Pengampunan Dosa
____ Pemujaan dan Pujian
____ Mendoakan orang lain dan Permohonan Doa
____ Ucapan syukur
____ Penyerahan diri dan Komitmen Ulang


6. Penutup
Kesimpulan

Dengan kata-katamu sendiri, buat kesimpulan dengan ide-ide berikut:
            Apa yang kita ucapkan dan bagaimana kita mengucapkannya adalah penting di hadapan Tuhan. Dia tahu isi hati dan pikiran kita dan tahu bahwa semakin kita memikirkan percakapan kita dengan-Nya, semakin bermakna percakapan tersebut. Sebagai seorang Kristen kita memiliki banyak hal yang dapat mengingatkan kasih Allah kepada kita, tapi tidak ada yang lebih penting dari doa. Ada banyak orang di dunia ini yang bahkan tidak tahu mengenai Alkitab, tapi mereka berdoa kepada satu Tuhan yang menyatakan diri-Nya kepada mereka melalui doa dan alam. Bagian tersulit dari doa adalah untuk mempraktekkannya. Mempraktekkannya bisa menjadi aneh dan terkadang terlihat aneh. Tetapi Roh Kudus dapat membantu kita untuk berdoa, dan tidak ada yang pada akhir kehidupannya menyesali berdoa sesering mungkin. Menjadi sangat sibuk karena sebuah percakapan dengan Juru Selamat adalah sangat sibuk. Hal yang paling penting mengenai doa adalah bahwa kamu melakukannya.




Materi Siswa


Cara Berdoa, Bagian 2 (14 April 2012)
Berkat Atas Sepotong Sandwich
Berkat Ats Seorang Teman

Ø Ayat hafalan: Pilih salah satu ayat dari pelajaran hari Rabu. Tulis di bawah ini dan hafalkan pada minggu ini.
________________________________________________________________________________________________
________________________________________________________________________________________________


                   Berkat atas Sepotong Sandwich
                   Berkat atas Seorang Sahabat
(Menurut pendapatmu, apa hubungan antara ilustrasi berikut dengan ayat Alkitab pada pelajaran hari Rabu?)

            Saya duduk untuk makan siang dengan beberapa siswa, dan di seberang saya Michael melakukan hal yang agak aneh sementara kami menundukkan kepala dan secara pribadi mengucapkan berkat singkat untuk makanan kami. Michael duduk, melihat sandwichnya, dan mendorong sandwichnya ke arah saya. Saya pikir, Ini agak berbahaya, menaruh makan siangmu dekat untuk saya ambil. Dia menundukkan kepala, berdoa untuk beberapa detik, kemudian mengangkat kepalanya, tersenyum, meraih ke depan, dan mengambil sandwichnya kembali, dan mulai makan. Saya tidak mengucapkan apapun.
            Setiap minggu saya akan mencari posisi untuk duduk di depan Michael untuk melihat jika dia melakukannya secara rutin. Setiap kali saya makan dengan Michael dan teman-temannya, dia akan mengulang ritual singkat ini tanpa cela. Saya ingin tahu apa sebenarnya yang dia lakukan. Jadi saya bertanya, “Michael, mengapa kamu mendorong makananmu ketika kamu berdoa sebelum makan?”
            Dia menundukkan kepalanya sebentar kemudian menjawab, “Sahabat baik saya bunuh diri 2 tahun yang lalu.”
“Oh Michael, saya turut berduka cita; Saya tidak mengetahuinya,” Jawab saya.
            Michael melanjutkan. “Ketika penguburan saya berpikir saya jarang mendoakannya. Pada kenyataannya, semenjak dia meninggal saya menghabiskan lebih banyak waktu untuk mendoakan makanan saya daripada mendoakan sahabat-sahabat saya agar selamat. Jadi ketika saya berdoa saya mendorng makanan saya dan berdoa untuk teman-teman saya. Dan saya pikir Tuhan tahu bahwa saya juga berterima kasih atas sepotong sandwich yang saya akan makan.”
            Tiga kali sehari (mungkin lebih, mengetahui banyaknya seorang remaja makan dalam satu hari)Michael akan mengingat temannya dalam doa, bukan karena rasa bersalah atau takut, tapi karena kasih karunia lebih dari sekedar berkat atas sepotong sandwich.
-- Pendeta Troy



 
            Minggu
            Yang Saya Pikirkan
            Justin berdoa secara rutin kepada Tuhan, dan jika kamu bertanya kepadanya, dia akan mengatakan bahwa doa adalah bagian terpenting dari imannya. Tapi dia merasa sangat tidak nyaman berdoa dengan suara keras di depan orang lain karena doa adalah hal yang sangat personal. Dia tidak ingin membuat-buat, tapi dia merasa bersalah jika dia diminta berdoa dan dia menolaknya. Apa yang akan kamu katakana kepadanya untuk memberikan dukungan? Menurut pendapatmu apa yang seharusnya dia lakukan, jika ada?
Masuk ke www.guidemagazine.org/rtf untuk membagikan pendapatmu. Beranilah dan jujur. Katakan apa yang kamu pikirkan.

Senin
Apa yang Mereka Ingin Katakan?
Beda orang, beda pendapat. Beberapa kutipan di bawah ini mewakili pandangan warga kerajaan yang sebenarnya; yang lain mungkin tidak. Apakah kamu dapat menyatakan perbedaannya? Bagaimana pernyataan ini dibandingkan dengan apa yang Tuhan katakan dalam firman-Nya? Setelah mengkaji ayat-ayat pada bagian pelajaran Tuhan Berkata…, tulislah sebuah pernyataan yang menunjukkan kepercayaanmu. Bersiaplah untuk menyatakan pendapatmu pada Kelas Sekolah Sabat.
Ø “Doa adalah membuka hati kepada Tuhan seperti kepada seorang teman. Tidak hanya agar Tuhan tahu apa kita adanya, tapi agar kita mampu menerima-Nya. Doa tidak membawa Tuhan turun kepada kita, tapi membawa kita kepada-Nya” – Ellen G. White, pendiri gereja dan penulis inspiratif pada abad 19.
Ø “Melalui pilihan doa adalah hal yang membosankan meskipun tidaklah sulit. Mengucapkan doa dengan cara yang sopan dan halus bukanlah pekerjaan yang sulit. Namun untuk berdoa dengan sungguh-sungguh, berdoa sampai neraka merasakan serangan menjemukan, berdoa sampai pintu besi kesusahan terbuka, sampai gunung rintangan bergerak, sampai embun terhembus dan awan naik, dan sinar matahari pada hari yang tidak berawan menjadi terang – ini adalah hal yang sangat sulit, tapi ini adalah pekerjaan Tuhan dan usaha terbaik manusia.” E. M. Bounds, penulis renungan dan menteri A.S pada abad 19.
Ø “Semakin banyak kamu berdoa, semakin doa menjadi hal yang mudah. Semakin mudah berdoa, semakin kamu banyak berdoa.” – Bunda Teresa, humanitarian Kristen pada abad 20, pemenang Nobel Perdamaian.
Ø “Doa lebih dari mengisi secara verbal permohonan yang kosong. Doa adalah bersekutu dengan Tuhan! Doa adalah persekutuan dengan Tuhan dengan memuji, mengulang janji-Nya, kemudian memberitahukan kebutuhan kita.’” Billy Graham, evangelis A.S saat ini.
Ø “Suatu malam seorang anak gadis mengejutkan ibunya ketika dia menyimpulkan doanya untuk keluarga dan temannya dengan menambahkan, ‘Dan sekarang Tuhan, apa yang dapat saya lakukan untukMu?’” -  Sunday Times dan Gospel Herald.
Ø “Berdoa seolah-olah segala sesuatu bergantung kepada Tuhan. Bekerja seolah-olah segala sesuatu bergantung kepadamu.” Augustine, seorang teologia pada abad 4 dan Bapa gereja
 Tuliskan Kutipanmu
 Apa yang saya katakan adalah …
Ø  _________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________



 
Selasa
APA?
Bahkan orang yang paling skeptic di dunia ini akan memiliki momen ketika dia mengangkat pandangannya ke surge dan mengatakan sesuatu kepada Tuhan, bahkan jika mereka tidak yakin apabila ada seseorang mendengarnya. Banyak orang merassakan bahwa “Seseorang” mendengarkan.
Kamu mendengar perkataan, “Kamu tidak dapat mencapainya dari sini.” Mungkin, ada benarnya bahwa kamu tidak dapat mengetahui Tuhan tanpa berdoa. Tidak ada jalan pintas, jalan belakang, atau tipuan sederhana untuk meraih Tuhan tanpa memiliki percakapan terbuka dan jujur. Baik itu pertemuan yang terencana atau percakapan yang tidak disengaja, orang muda yang berdoa untuk menumbuhkan rasa damai dan kehadiran pikiran yang membuat mereka menonjol.

Rabu
Tuhan berkata…

Ø Matius 6:9-13
Ø 1 Samuel 12:23
Ø Roma 8:26, 27
Ø Kolose 4:2-4
Ø 1 Petrus 4:7
Ø Yakobus 5:16-18
Ø Markus 11:24, 25




 
Kamis
Apa Hubungan Semua Ini Dengan Aku?
Doa adalah sebuah kendaraan kasih karunia Tuhan. Jika kamu mau menerimanya – kamu harus membicarakan hal ini dengan-Nya. Pada saat kamu menujukan perhatianmu ke surge, semua penghuni surge berhenti dan menunggu. Di dalam Markus 10, seorang buta menangis kepada Tuhan, dan Dia berhenti. Seorang wanita membuat usaha terakhir untuk mendapatkan kesembuhan dengan menyentuh jubah Yesus dan segera setelah jarinya menyentuh jubah-Nya, Dia berhenti. Ketika Zakeus mendapatkan posisi dengan menaiki sebuah pohon, Yesus berhenti. Ketika wanita SiroPonisia memanggil-Nya dari kejauhan untuk meminta tolong, Yesus berhenti dan menyembuhkan anak perempuannya dari kejauhan.
Di sumur, di rumah, di gunung, di perahu, di air, di bawah air – hasilnya selalu sama: Ketika kita menujukan perhatian kita kepada Tuhan dalam doa segala sesuatu berhenti dan kamu mendaatkan perhatian-Nya secara utuh. Luar biasa. Jadi apa yang mencegahmu berdoa? Apakah sudah beberapa lama kamu tidak berdoa? Dia bukan pencatat nilai; berbicaralah kepada-Nya melalui kertas, lagu, pikiran, bicara dengan keras, tapi jangan lewatkan kesempatan untuk menghentikan dunia secara literal dan bicara kepada pencipta-Nya. Kamu akan merasakan perbedaan karena doa.

           
            Jumat
            Bagaimana Cara Kerjanya?
Berikut ini adalah beberapa cara berbeda untuk berdoa dalam pecan ini:
Doa Empat Bagian
      Katakan kepada Tuhan sesering yang kamu inginkan mengenai empat hal di bawah ini dengan berurutan:
Ø  Pujian
Ø  Mengaku Dosa
Ø  Permintaan
Ø  Ucapan Syukur
Doa Bapa Kami yang lain (Doa pada Yohanes 17)
Ø  Berdoa untuk dirimu sendiri agar menjadi satu dengan Tuhan.
Ø  Berdoa untuk temanmu agar menjadi satu dengan Tuhan.
Ø  Berdoa untuk orang lain yang akan datang untuk mencari Tuhan karena temanmu.
Doa dengan Daud
Ø  Buka buku Mazmur dimana Daud berdoa dan doakan hal yang sama seperti Daud doakan – dengan kata-katamu sendiri.
Doa untuk Gambaran Besar
Ø  Pada satu hari, doakan semua hal besar yang sedang terjadi dan yang perlu terjadi (contohnya: kabar Injil tersebar ke seluruh penjuru bumi, pemimpin dunia untuk bertobat, terbebas dari bencana besar, kesembuhan dari kanker, dll.).

Tuliskan sebuah Doa kepada Tuhan dalam bentuk surat.
________________________________________________________________________________________________
________________________________________________________________________________________________
________________________________________________________________________________________________
________________________________________________________________________________________________
________________________________________________________________________________________________
________________________________________________________________________________________________
________________________________________________________________________________________________
________________________________________________________________________________________________

Untuk pencarian dalam komputer untuk mendoakan ayat Alkitab untuk temanmu dan agar mereka mengetahuinya, kunjungi www.prayitsayit.net.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar