Selasa, 08 Mei 2012

Real Time Faith-6-II-2012-Siswa



Pelajaran Siswa
Mengasingkan diri Sebelum Menyerang
5 Menit Mengasingkan Diri
12 Mei 2012

Ø Ayat hafalan: Pilih salah satu ayat dari pelajaran hari Rabu. Tulis di bawah ini dan hafalkan pada minggu ini.
____________________________________________________________________________________________
____________________________________________________________________________________________


                   Mengasingkan diri

(Menurut pendapatmu, apa hubungan antara ilustrasi berikut dengan ayat Alkitab pada pelajaran hari Rabu?)

            Viktor Frankl secara ajaib bertahan dari waktu mengerikan di perkemahan mematikan Nazi ketika Perang Dunia ke-2. Salah satu kebutuhan dasarnya adalah mengalami saat teduh sendirian. Bahkan di bawah keadaan yang paling mengerikan dia dapat menemukan kebebasan dan kondisi pikiran yang menyenangkan untuk bertahan dari kesulitan dan ketakutan yang menghadangnya setiap hari. Viktor Frankl mengingat bisa menemukan kesempatan untuk menggunakan 5 menit sendirian untuk menenangkan diri dalam perjalanan menuju dan dari tugas-tugas di perkemahan. Dia bekerja di sebuah tempat di mana berlusin-lusin orang memadati sebuah tempat, sehingga jika ada kesempatan kesempatan dia harus mengasingkan diri di belakang gubuknya yang terbuat dari tanah liat. Di sana, dikelilingi oleh kawat berduri dan ditutupi terpal, mayat-mayat dibuang. Di tengah-tengah bau menyengat dari mayat yang membusuk dan yang tetap menjadi pengingat kematian, dia akan duduk sendiri dan memandang pinggiran kota Bavaria. Di dalam keheningan saat itu, dia akan meninggalkan rasa putus asa dari perkemahan kematian dan cukup diperbaharui untuk bertahan sampai datangnya kesempatan berikut untuk meluangkan 5 menit. Dia mengingat keadaan mengerikan dan pengingat kematian yang mengelilinginya. Sementara pemandangan dan bau mayat membusuk mungkin sulit untuk diacuhkan ketika ia menyendiri, yang lebih mengganggu dari hal lainnya adalah langkah kaki penjaga yang datang, menandai berakhirnya saat sendiri bersama Tuhan.





 
            Minggu
            Yang Saya Pikirkan
            Jenna adalah kelas delapan. Dia menulis:
            “Saya mengundang tetangga saya Cassandra untuk menghabiskan akhir pekan di rumah saya ketika orang tuanya pergi. Saya mengambil waktu untuk bermeditasi dan berdoa setiap malam sebelum tidur. Cassandra memperhatikan saya berdoa dan mengatakan bahwa ibunya melakukan hal yang sama karena mengikuti kelas yoga. “Apa yang kalian lakukan sama saja,” katanya. Saya tidak tahu apa yang dapat saya katakan. Saya tidak ingin dia berpikir kalau menghabiskan waktu bersama Tuhan adalah sama dengan yoga. Saya tidak ingin membuatnya tersinggung dengan membicarakan agama saya. Apa yang dapat saya katakan? Haruskah saya membiarkannya? Sepertinya sebuah kesempatan yang bagus untuk mengatakannya dan saya pikir saya melewatkannya.”
Masuk ke www.guidemagazine.org/rtf untuk membagikan pendapatmu. Beranilah dan jujur. Katakan apa yang kamu pikirkan.

Senin
Apa yang Mereka Ingin Katakan?
Beda orang, beda pendapat. Beberapa kutipan di bawah ini mewakili pandangan warga kerajaan yang sebenarnya; yang lain mungkin tidak. Apakah kamu dapat menyatakan perbedaannya? Bagaimana pernyataan ini dibandingkan dengan apa yang Tuhan katakan dalam firman-Nya? Setelah mengkaji ayat-ayat pada bagian pelajaran Tuhan Berkata…, tulislah sebuah pernyataan yang menunjukkan kepercayaanmu. Bersiaplah untuk menyatakan pendapatmu pada Kelas Sekolah Sabat.
Ø “Ide terbaik didapatkan ketika menyendiri.” – Thomas A. Edison, penemu A.S. abad 19.
Ø “Semakin pikiran berkuasa dan orisinil, semakin pikiran menuju agama menyendiri.” - Aldous Huxley, kritikus dan penulis novel berkebangsaan Inggris abad 20.
Ø “Seseorang yang memiliki waktu sendiri biasanya memiliki kedalaman, keaslian dan persediaan untuk tenang.” – John Miller.
Ø “Bagaimanakah kita ketika sendiri? Beberapa orang ketika mereka sendiri, berhenti bertahan.” Eric Hoffer, penulis social A.S. abad 20.
Ø “Orang yang paling kuat di bumi adalah mereka yang dapat bertahan ketika sendiri.” -  Henrik Ibsen, dramawan dan penulis puisi Norwegia abad 19.
Ø “Ia yang tidak menikmati kesendirian tidak akan mencintai kebebasan.” – Arthur Schopenhauer, filsuf pesimis Jerman abad 19.
Ø “Tanda utama dari pikiran yang teratur adalah kemampuannya untuk tinggal di satu tempat dan berlama-lama dengan dirinya sendiri.” – Seneca, filsuf dan juru bicara Roma abad 1.
Ø “Semua yang berada di bawah pelatihan Tuhan membutuhkan waktu hening untuk berkomunikasi dengan hati mereka, alam, dan dengan Tuhan.” Ellen G. White, pendiri gereja dan penulis inspiratif abad 19.

 Tuliskan Kutipanmu
 Apa yang saya katakan adalah …
Ø  ___________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________

Selasa
APA?
Sendiri dengan Tuhan adalah memulai sesuatu yang aneh. Tidak apa-apa bila merasa aneh, tapi setiap orang yang bertahan cukup lama segera mendapati ada sebuah sumur suka cita sejauh jangkauan tangan mereka yang menunggu datangnya keheningan.
Terlalu sibuk? Siapa yang tidak? Lihat betapa sibuknya Yesus dalam Markus 1. Seluruh pasal adalah menyelesaikan suatu kesibukan dengan langkah cepat di tengah malam. Tapi Dia bangun dari tidur sebelum matahari terbit karena selain dari tidur, Dia lebih perlu mengistirahatkan jiwa-Nya dalam tangan Bapa. Bagaimanapun Dia mendapatkan sebuah pesan dari Tuhan pada saat-saat tersebut dan agenda-Nya mengatakan, “Mari berjalan ke tempat berikutnya – kita mempunyai pekerjaan yang harus dikerjakan.”
Mari berani dan jujur – waktu bersama Allah adalah sebuah hak istimewa yang berharga. Apakah kamu mempercayai ide tersebut? Apa rintangannya? Beberapa menit menonton? Panggilan telepon yang membuat 5 menit lebih cepat? Sebuah e-mail? Seperti apakah gereja kita jika para remaja menyerah gantinya mengasingkan diri? Bayangkan satu generasi remaja menyerahkan diri kepada Yesus seutuhnya, mencuri waktu dari kehidupan yang sibuk untuk berhubungan dengan Seseorang yang membelikan mereka kehidupan kekal. Sekarang, itu bukan mengasingkan diri. Itulah serangan yang penuh !




Rabu
Tuhan berkata…

Ø Matius 14:13
Ø Markus 6:32
Ø Lukas 4:42
Ø Lukas 22:41-44
Ø Yohanes 7:53 - 8:1
Ø Yohanes 6:15
Ø Markus 6:30,31

DAN…
Ø “Menurut para Rabi, perihal agama selalu kegiatan yang sibuk. Mereka bergantung pada penampilan luar untuk menunjukkan kebaikan superior mereka. Karena itu mereka memisahkan diri dari Tuhan dan membangun diri dalam kemampuan diri sendiri. Bahaya yang sama masih ada. Sebagaimana aktivitas meningkat dan orang-orang menjadi sukses dalam melakukan setiap pekerjaan untuk Tuhan, ada bahaya mempercayai rencana dan metode manusia. Terdapat kecenderungan untuk jarang berdoa, dan iman yang lebih kecil. Seperti murid-murid, kita dalam bahaya kehilangan pandangan ketergantungan pada Tuhan, dan mencari penebus dari aktivitas kita. Kita perlu untuk melihat Yesus secara rutin, menyadari bahwa kuasa-Nya-lah yang melakukan setiap pekerjaan. Sementara kita bekerja dengan sepenuh hati untuk menyelamatkan yang hilang, kita harus mempunyai waktu meditasi, untuk berdoa, dan untuk mempelajari Friman Tuhan. Hanya pekerjaan yang selesai karena banyak berdoa, dan disucikan oleh kasih karunia Yesus, pada akhirnya akan terbukti efisien untuk kebaikan.” (Desire of Ages, page.362).
Ø (tambahan: Kebahagiaan Sejati, hal. 105).



 
Kamis
Apa Hubungan Semua Ini Dengan Aku?
Gambaran Tuhan menunggu kita itu memiliki kuasa. Raja menunggu umat-Nya untuk mengenali-Nya. Beberapa orang berusaha keras melakukan ide penyembahan ini dan berusaha untuk tetap berkomunikasi secara rutin di luar rasa bersalah. Tuhan tidak tertarik dengan “penyembahan-penyembahan” sebesar ketertarikannya kepada “penyembahan”. Penyembahan-penyembahan memiliki sebuah awal dan sebuah akhir. Penyembahan adalah berkelanjutan.
Di dalam Alkitab, kita melihat jelas Yesus bergaul dengan orang-orang berdosa setiap waktu. Reputasinya ternoda dengan pernyataan seperti “Mengapa Dia makan dan minum dengan orang-orang berdosa?” Pemimpin-pemimpin agama mencibir Yesus, namun Bapa-Nya tersenyum. Yesus juga terus mencari cara untuk memiliki waktu menyendiri karena tidak seorangpun, bahkan Yesus pun tidak, dapat mengatasi pertandingan kehidupan tanpa saat teduh bersama Allah. Dan Allah tersenyum ketika kita menunjukkan cinta kita kepada-Nya meskipun hanya satu atau dua kali.
Terkadang kita butuh waktu lebih lama, tapi ketahuilah bahwa sebagai seorang anak Allah kamu diundang untuk bersama dengan-Nya. Dia menunggu. Dia akan dengan sabar memperhatikan kamu. Ketika kami mendengar-Nya memanggil, berikan Dia beberapa saat. Minta Tuhan untuk mengingatkan kamu jika kamu perlu pertolongan. Dia lebih tertarik pada saat sendiri bersamamu daripada hal yang lain. Kamu akan kagum betapa besarnya yang Dia dapat melakukan bersamamu dan untukmu ketika Dia mendapatkan perhatianmu bahkan hanya dalam waktu sesaat.

           
            Jumat
            Bagaimana Cara Kerjanya?
            Buatlah jadwal atau secara spontan meluangkan beberapa menit mengasingkan diri dalam keheningan bersama Allah. Kamu mungkin ingin fokus pada satu hal dalam satu waktu dan mencatat beberapa pendapat dan pengalaman ketika kamu melaukannya sepanjang minggu.
            Telinga: Apa yang kamu dengar?
                 ________________________________________________________________________
                                     _________________________________________________________________________________________________________________________________________
     
Alkitab: Ayat-ayat apa yang muncul di benakmu / yang kamu baca?
_______________________________________________________________________      _____________________________________________________________________________________________________________________________________________



 
                                      Hati: Komunikasi jujur apa yang kamu miliki bersama Allah yang berasal dari hati?
                                    ________________________________________________________________________
                                     _____________________________________________________________________
                                      _____________________________________________________________________

         Simbol damai: Jelaskan apa yang kamu rasakan.
________________________________________________________________________
 _____________________________________________________________________
 _____________________________________________________________________

Mata: Apa yang kamu lihat dalam Allah, kamu atau orang lain ketika kamu menyendiri?
      _________________________________________________________
      _________________________________________________________
                                                                 _________________________________________________________

Tidak ada komentar:

Posting Komentar