Pelajaran
Siswa
Mengasingkan
diri Sebelum Menyerang
5
Menit Mengasingkan Diri
12
Mei 2012
Ø
Ayat hafalan: Pilih salah satu ayat dari pelajaran
hari Rabu. Tulis di bawah ini dan hafalkan pada minggu ini.
____________________________________________________________________________________________
____________________________________________________________________________________________
Mengasingkan diri
(Menurut
pendapatmu, apa hubungan antara ilustrasi berikut dengan ayat Alkitab pada
pelajaran hari Rabu?)
Viktor Frankl secara ajaib bertahan
dari waktu mengerikan di perkemahan mematikan Nazi ketika Perang Dunia ke-2.
Salah satu kebutuhan dasarnya adalah mengalami saat teduh sendirian. Bahkan di
bawah keadaan yang paling mengerikan dia dapat menemukan kebebasan dan kondisi
pikiran yang menyenangkan untuk bertahan dari kesulitan dan ketakutan yang
menghadangnya setiap hari. Viktor Frankl mengingat bisa menemukan
kesempatan untuk menggunakan 5 menit sendirian untuk menenangkan diri dalam
perjalanan menuju dan dari
tugas-tugas di
perkemahan. Dia bekerja di sebuah tempat di mana berlusin-lusin orang memadati
sebuah tempat, sehingga jika ada kesempatan kesempatan dia
harus mengasingkan
diri di belakang gubuknya yang terbuat dari tanah liat. Di sana, dikelilingi
oleh kawat berduri dan ditutupi terpal, mayat-mayat dibuang. Di tengah-tengah
bau menyengat dari mayat yang membusuk dan yang tetap menjadi pengingat
kematian, dia akan duduk sendiri dan memandang pinggiran kota Bavaria. Di dalam
keheningan saat itu, dia akan meninggalkan rasa putus asa dari perkemahan
kematian dan cukup diperbaharui untuk bertahan sampai datangnya kesempatan
berikut untuk meluangkan 5 menit. Dia mengingat keadaan mengerikan dan
pengingat kematian yang mengelilinginya. Sementara pemandangan dan bau mayat
membusuk mungkin sulit untuk diacuhkan ketika ia menyendiri, yang lebih mengganggu dari
hal lainnya adalah langkah kaki penjaga yang datang, menandai berakhirnya saat
sendiri bersama Tuhan.
Minggu
Yang Saya Pikirkan
Jenna adalah kelas delapan.
Dia menulis:
“Saya mengundang tetangga saya
Cassandra untuk menghabiskan akhir pekan di rumah saya ketika orang tuanya
pergi. Saya mengambil waktu untuk bermeditasi dan berdoa setiap malam sebelum tidur.
Cassandra memperhatikan saya berdoa dan mengatakan bahwa ibunya melakukan hal
yang sama karena mengikuti kelas yoga. “Apa yang kalian lakukan sama saja,”
katanya. Saya tidak tahu apa yang dapat saya katakan. Saya tidak ingin
dia berpikir kalau menghabiskan waktu bersama Tuhan adalah sama dengan yoga. Saya
tidak ingin membuatnya tersinggung dengan membicarakan agama saya. Apa yang
dapat saya katakan? Haruskah saya membiarkannya? Sepertinya sebuah kesempatan
yang bagus untuk mengatakannya dan saya pikir saya melewatkannya.”
Masuk
ke www.guidemagazine.org/rtf untuk membagikan pendapatmu. Beranilah dan jujur.
Katakan apa yang kamu pikirkan.
Senin
Apa yang Mereka
Ingin Katakan?
Beda orang, beda
pendapat. Beberapa kutipan di bawah ini mewakili pandangan warga kerajaan yang
sebenarnya; yang lain mungkin tidak. Apakah kamu dapat menyatakan perbedaannya?
Bagaimana pernyataan ini dibandingkan dengan apa yang Tuhan katakan dalam
firman-Nya? Setelah mengkaji ayat-ayat pada bagian pelajaran Tuhan Berkata…,
tulislah sebuah pernyataan yang menunjukkan kepercayaanmu. Bersiaplah untuk
menyatakan pendapatmu pada Kelas Sekolah Sabat.
Ø “Ide terbaik didapatkan
ketika menyendiri.” – Thomas A. Edison, penemu A.S. abad 19.
Ø “Semakin pikiran
berkuasa dan orisinil, semakin pikiran menuju agama menyendiri.” - Aldous
Huxley, kritikus dan penulis novel berkebangsaan Inggris abad 20.
Ø “Seseorang yang
memiliki waktu sendiri biasanya memiliki kedalaman, keaslian dan persediaan
untuk tenang.” – John Miller.
Ø “Bagaimanakah kita
ketika sendiri? Beberapa orang ketika mereka sendiri, berhenti bertahan.” Eric
Hoffer, penulis social A.S. abad 20.
Ø “Orang yang paling
kuat di bumi adalah mereka yang dapat bertahan ketika sendiri.” - Henrik Ibsen, dramawan dan penulis puisi
Norwegia abad 19.
Ø “Ia yang tidak
menikmati kesendirian tidak akan mencintai kebebasan.” – Arthur Schopenhauer,
filsuf pesimis Jerman abad 19.
Ø “Tanda utama dari
pikiran yang teratur adalah kemampuannya untuk tinggal di satu tempat dan
berlama-lama dengan dirinya sendiri.” – Seneca, filsuf dan juru bicara Roma
abad 1.
Ø “Semua yang berada
di bawah pelatihan Tuhan membutuhkan waktu hening untuk berkomunikasi dengan
hati mereka, alam, dan dengan Tuhan.” Ellen G. White, pendiri gereja dan
penulis inspiratif abad 19.
Tuliskan
Kutipanmu
Apa yang saya katakan adalah …
Ø ___________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________
Selasa
APA?
Sendiri
dengan Tuhan adalah memulai sesuatu yang aneh. Tidak apa-apa bila merasa aneh,
tapi setiap orang yang bertahan cukup lama segera mendapati ada sebuah sumur
suka cita sejauh jangkauan tangan mereka yang menunggu datangnya keheningan.
Terlalu
sibuk? Siapa yang tidak? Lihat betapa sibuknya Yesus dalam Markus 1. Seluruh
pasal adalah menyelesaikan suatu kesibukan dengan langkah cepat di tengah
malam. Tapi Dia bangun dari tidur sebelum matahari terbit karena selain dari
tidur, Dia lebih perlu mengistirahatkan jiwa-Nya dalam tangan Bapa.
Bagaimanapun Dia mendapatkan sebuah pesan dari Tuhan pada saat-saat tersebut
dan agenda-Nya
mengatakan, “Mari berjalan ke tempat berikutnya – kita mempunyai pekerjaan yang
harus dikerjakan.”
Mari
berani dan jujur – waktu bersama Allah adalah sebuah hak istimewa yang
berharga. Apakah kamu mempercayai ide tersebut? Apa rintangannya? Beberapa
menit menonton? Panggilan telepon yang membuat 5 menit lebih cepat? Sebuah e-mail? Seperti apakah gereja kita jika
para remaja menyerah gantinya mengasingkan diri? Bayangkan satu generasi remaja
menyerahkan diri kepada Yesus seutuhnya, mencuri waktu dari kehidupan yang sibuk
untuk berhubungan dengan
Seseorang yang membelikan mereka kehidupan kekal. Sekarang, itu bukan
mengasingkan diri. Itulah serangan yang penuh !
Rabu
Tuhan berkata…
Ø Matius
14:13
Ø Markus
6:32
Ø Lukas
4:42
Ø Lukas
22:41-44
Ø Yohanes
7:53 - 8:1
Ø Yohanes
6:15
Ø Markus
6:30,31
DAN…
Ø “Menurut para Rabi,
perihal agama selalu kegiatan yang sibuk. Mereka bergantung pada penampilan
luar untuk menunjukkan kebaikan superior mereka. Karena itu mereka memisahkan
diri dari Tuhan dan membangun diri dalam kemampuan diri sendiri. Bahaya yang sama
masih ada. Sebagaimana aktivitas meningkat dan orang-orang menjadi sukses dalam
melakukan setiap pekerjaan untuk Tuhan,
ada bahaya mempercayai rencana dan metode manusia. Terdapat kecenderungan untuk
jarang berdoa, dan iman yang lebih kecil. Seperti murid-murid, kita dalam
bahaya kehilangan pandangan ketergantungan pada Tuhan, dan mencari penebus dari
aktivitas kita. Kita perlu untuk melihat Yesus secara rutin, menyadari bahwa
kuasa-Nya-lah yang melakukan setiap pekerjaan. Sementara kita bekerja dengan sepenuh
hati untuk menyelamatkan yang hilang, kita harus mempunyai waktu meditasi,
untuk berdoa, dan untuk mempelajari Friman Tuhan. Hanya pekerjaan yang selesai
karena banyak berdoa, dan disucikan oleh kasih karunia Yesus, pada akhirnya
akan terbukti efisien untuk kebaikan.” (Desire
of Ages, page.362).
Ø (tambahan:
Kebahagiaan Sejati, hal. 105).
Kamis
Apa Hubungan Semua Ini Dengan Aku?
Gambaran
Tuhan menunggu kita itu memiliki
kuasa. Raja menunggu umat-Nya untuk mengenali-Nya. Beberapa orang berusaha
keras melakukan ide penyembahan ini dan berusaha untuk tetap berkomunikasi
secara rutin di luar rasa bersalah. Tuhan tidak tertarik dengan
“penyembahan-penyembahan” sebesar ketertarikannya kepada “penyembahan”.
Penyembahan-penyembahan memiliki sebuah awal dan sebuah akhir. Penyembahan
adalah berkelanjutan.
Di
dalam Alkitab, kita melihat jelas Yesus bergaul dengan orang-orang berdosa
setiap waktu. Reputasinya ternoda dengan pernyataan seperti “Mengapa Dia makan
dan minum dengan orang-orang berdosa?” Pemimpin-pemimpin agama mencibir Yesus,
namun Bapa-Nya tersenyum. Yesus juga terus mencari cara untuk memiliki waktu
menyendiri karena tidak seorangpun, bahkan Yesus pun tidak, dapat mengatasi
pertandingan kehidupan tanpa saat teduh bersama Allah. Dan Allah tersenyum ketika
kita menunjukkan cinta kita kepada-Nya meskipun hanya satu atau dua kali.
Terkadang
kita butuh waktu lebih lama, tapi ketahuilah bahwa sebagai seorang anak Allah
kamu diundang untuk bersama dengan-Nya. Dia menunggu. Dia akan dengan sabar
memperhatikan kamu. Ketika kami mendengar-Nya memanggil, berikan Dia beberapa
saat. Minta Tuhan untuk mengingatkan kamu jika kamu perlu pertolongan. Dia
lebih tertarik pada saat sendiri bersamamu daripada hal yang lain. Kamu akan
kagum betapa besarnya yang Dia dapat melakukan bersamamu dan untukmu ketika Dia
mendapatkan perhatianmu bahkan hanya dalam waktu sesaat.
Jumat
Bagaimana
Cara Kerjanya?
Buatlah jadwal atau secara spontan
meluangkan beberapa menit mengasingkan diri dalam keheningan bersama Allah.
Kamu mungkin ingin fokus pada satu hal dalam satu waktu dan mencatat beberapa
pendapat dan pengalaman ketika kamu melaukannya sepanjang minggu.
Telinga: Apa yang kamu dengar?
________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________________________________________________________________
Alkitab:
Ayat-ayat apa yang muncul di benakmu / yang kamu baca?
_______________________________________________________________________
_____________________________________________________________________________________________________________________________________________
Hati:
Komunikasi jujur apa yang kamu miliki bersama Allah yang berasal dari hati?
________________________________________________________________________
_____________________________________________________________________
_____________________________________________________________________
Simbol damai: Jelaskan apa yang kamu rasakan.
________________________________________________________________________
_____________________________________________________________________
_____________________________________________________________________
Mata: Apa yang kamu lihat
dalam Allah, kamu atau orang lain ketika kamu menyendiri?
_________________________________________________________
_________________________________________________________
_________________________________________________________
Tidak ada komentar:
Posting Komentar