Pelajaran
1
HIDUP
SEBAGAI WARGA NEGARA SORGA
Sulit
Untuk bersembunyi
5 Januari 2013
Sulit Untuk
Bersembunyi
(Apa kira-kira
hubungan ilustrasi berikut dengan ayat-ayat Alkitab di pelajaran hari Rabu?)
Pada1996 seorang
remaja bernama Grace sedang membaca tugas bahasa Inggrisnya di jendela
apartemennya. Tiba-tiba teriakan dari jalan menangkap perhatiannya dan menarik
pandangannya kepada peristiwa di bawahnya. Dalam keadaan takut Grace secara
rinci menyaksikan pembunuhan sadis di jalan belakang taman di sebuah sekolah
kota yang besar, sesuatu yang ia tidak pernah lupakan.
Polisi mulai
menyelidiki dengan mewancara para warga yang tak terhitung banyaknya di daerah
itu. Sayangnya, mereka dengan cepat menemukan bahwa tidak seorang pun mau
memberikan kesaksian yang melawan seorang penjual obat terlarang yang
bertanggung jawab terhadap pembunuhan tersebut.
Grace tidak dapat
tidur pada malam hari karena peristiwa yang tertanam dalam ingatannya. Dia
merasa sangat takut; dia tidak ingin menceritakan siapapun bahwa dia telah
melihat seluruh tindakan kekerasan dengan jelas melalui jendelanya. Kasusnya
ada di semua surat kabar lokal. Beberapa permohonan untuk bersaksi telah
disampaikan dari departemen kepolisian, tetapi tidak seorang pun merespons
karena mereka tidak ingin terlibat, takut kemungkinan pembalasan dari si
pelaku.
Grace tidak bisa
pergi tanpa berbicara dengan seseorang. Pada akhirnya dia berbicara kepada
seorang guru dan kemudian mengumpulkan keberanian yang cukup untuk pergi ke
polisi. Setelah berbicara dengan seorang detektif, dia memutuskan untuk
bersaksi tentang apa yang dia telah lihat. Namun, dia masih takut. Ketika ia
mengidentifikasi pelaku di antara barisan, dia takut. Tetapi ketika setiap
tahap proses berlanjut, keberaniannya bertumbuh, dan dia menjadi lebih
bersungguh-sungguh untuk melihat penjahat itu dihukum.
Suatu hari Grace
menerima sebuah surat dari seorang ibu yang putranya telah dibunuh, berterima
kasih untuk mau bersaksi. “Saya tidak tahu bagaimana saya dapat hidup di hari
berikutnya mengetahui bahwa orang yang membunuh anak saya ada di jalanan
menjual obat terlarang dan menyakiti orang lain. Meskipun saya tidak
mendapatkan anakku kembali, paling tidak saya dapat tidur, mengetahui
pembunuhnya tidak menyakiti orang lain.” Walaupun dengan semua kekhawatiran dan
ketakutan, Grace dapat tidur lebih baik karena dia tahu telah melakukan sesuatu
yang berharga.
Minggu, 30 Desember 2012
Yang Saya Pikirkan
Sekolahmu menerima seorang
guru baru yang baru tamat kuliah. Dia memiliki sedikit pengalaman dalam
mengajar bahasa Inggris untuk para remaja. Dia terus-menerus tidak sepaham
dengan para murid. Mereka tidak bisa bekerja sama.
Guru tersebut
kehilangan pegangannya dan akhirnya kesabarannya. Pada perjalanan pulang dari
sekolah engkau melihatnya menyetir mobil di tempat parkir dengan penuh air
mata.
Baca Matius 5:13-16
dan kemudian gambarkan seperti apakah agen garam dan pembawa terang kerajaan
Allah kepada guru tersebut.
Kunjungi
www.guidemagazine.org/rtf untuk posting tanggapan Anda. Terus terang dan jujur.
Katakanlah apa yang Anda pikirkan.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Senin, 31 Desember 2012
Apa yang Mereka Ingin Katakan?
Beda orang, beda juga pendapat. Beberapa kutipan di bawah ini mewakili
pandangan dari warga negara sejati kerajaan Allah; mungkin yang lain tidak.
Bisakah anda membedakannya? Bagaimana pernyataan-pernyatakan di bawah ini
dibandingkan dengan apa yang Tuhan katakan dalam Firman-Nya? Setelah meninjau
ayat-ayat dalam bagian pelajaran Allah Berfirman. . ., tulislah pernyataan yang
cocok dengan keyakinan Anda. Bersiap-siaplah membuat “kutipan sendiri” di
Sekolah Sabat.
·
“Kita tidak seharusnya bertanya, ‘Apa yang salah dengan
dunia?’ karena diagnosisnya telah diberikan. Namun, kita seharusnya bertanya,
‘Apa yang terjadi dengan garam dan terang dunia?’”—John R. W. Stott, Pendeta
dan pengarang Inggris saat ini, Pendeta ratu Inggris (1959-1991).
·
“Seorang saksi bukanlah seorang penjual; menekankan
kepada orang lebih dari produk. Seorang saksi yang baik adalah seperti alamat
surat. Tidak masalah apakah itu tua, muda, cantik, jelek; namun harus menunjuk
kearah yang benar dan sanggup untuk dimengerti.
Kita adalah saksi Kristus; kita menunjuk kepadanya.”—John White,
Missionari, pengarang, psikiater Inggris-Canada abad ke-20.
·
“Garam, ketika dilarutkan dalam air, mungkin hilang,
namun tidak menghentikan keberadaannya. Kita dapat yakin kehadirannya dengan
mengecap air itu. Demikian juga, Kristus yang tinggal dalam diri, meskipun
tidak terlihat, akan terbukti kepada orang lain melalui kasih yang Dia tanamkan
dalam diri kita.”—Sadhu Sundar Singh (1889-1929), seorang yang bertobat kepada
kekristenan dari India yang paling terkenal.
·
“Tidak seorang pun dapat memberikan dalam sekali dan saat
bersamaan memberikan kesan bahwa dirinya adalah seorang yang pandai dan bahwa
Yesus Kristus berkuasa untuk menyelamatkan.”—James Denney, Sarjana Perjanjian
Baru Skotlandia dan seorang ahli teologi Gereja United free abad ke 19-20.
·
“Bersinarlah/ Buatlah mereka takjub akan apa yang engkau
dapatkan / Buatlah mereka berharap apa yang mereka tidak miliki/ Dari luar
nampaknya membosankan/ BersinarlahShine/ biarlah itu bersinar dihadapan semua
orang/ Biarlah mereka melihat perbutan baik, dan kemudian/ Biarlah mereka
memuliakan Tuhan.”—Newsboys, “Bersinarlah.”
Tuliskan Kutipanmu
Apa yang saya
katakan adalah …
|
|
|
|
|
|
|
|
Selasa, 1 Januari 2013
LALU APA?
Beberapa orang
berpikir bahwa ketika pertanyaan besar datang kepada mereka tentang persekutuan
mereka dengan Allah, mereka akan sanggup untuk berdiri dan berkata, “Saya
percaya kepada Kristus, dan Saya tidak akan menyangkalnya!” Ketika engkau
melihat kepada cerita Alkitab, bukanlah kehidupan seperti itu atau ancaman
kematian yang membuat kesaksian itu besar di hadapan Allah, tetapi
peristiwa-peristiwa kecil sepanjang jalan kehidupan. it’s not those life-or-death
ultimatums that make the great witness for God, but the little moments along
the way.
Sebenarnya, jika
kita tidak dapat berdiri bagi Allah ketika semuanya berjalan dengan mudah,
mengapa engkau berpikir akan menjadi lebih mudah ketika situasi menjadi sulit?
Yesus berkata
kepada para murid untuk menjadi saksi pertama di Yerusalem, dimulai dari dekat
rumah sebelum bekerja ke luar sampai ke ujung bumi. Kenyataannya Yerusalem
adalah tempat tersulit untuk menjadi terang karena terlalu dekat dengan rumah.
Para murid harus menjadi garam dan terang sepanjang hari, setiap hari, karena
terlalu banyak orang memperhatikan mereka dari dekat. Beberapa murid tidak
pernah meninggalkan Yerusalem, sementara yang lain mengadakan perjalanan ke
negeri yang jauh; namun, semua mereka memancarkan terang melalui kegelapan dan
garam mereka membuat kabar injil terasa nikmat.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Rabu, 2 Januari 2013
Tuhan berkata…
·
Matius 5:13-16
|
|
|
|
|
|
·
Kolose 4:6
|
|
|
|
|
|
·
Lukas 14:34,35
|
|
|
|
|
|
·
Kisah Para Rasul 1:7,8
|
|
|
|
|
|
·
Filipi 2:14-16
|
|
|
|
|
|
·
Ibrani 12:1,2
|
|
|
|
|
|
·
(Tambahan: Lukas 24:45-49; Kisah Para Rasul 10:39-43.)
|
|
|
|
|
|
Kamis, 3 Januari 2013
Apa Hubungan Semua Ini Dengan Aku?
Pernahkah engkau
berpikir, jika Saya tidak mengatakan apapun, seseorang yang lain akan
mengatakannya? Beberapa merasa demikian jika kesaksian mereka tidak begitu
menghebohkan atau begitu bermanfaat. Mengenakan nama “orang kristen” menjadi
berat ketika engkau tidak merasa sangat berguna dalam kekristenan.
Engkau mungkin
mengingat sebuah surat dalam Perjanjian Baru yang tertulis seorang pria bernama
Filemon. Cerita keseluruhan adalah tentang seorang budak bernama Onesimus yang
dimiliki oleh Filemon tetapi lari dan pelariannya berakhir ke Paulus. Onesimus
sebenarnya berarti “berguna.” Paulus membuat sebuah pekabaran, dengan mengatakan, “Saya
menyerukan kepadamu anakku Onesimus, yang menjadi anakku ketika aku di rantai.
Mulanya dia tidak berguna bagimu, tetapi sekarang dia telah berguna bagimu dan
aku” (Filemon 10, 11, NIV).
Kasihan Onesimus.
Dia memiliki nama yang berarti “berguna,” tetapi nampaknya dia berubah menjadi
“tidak berguna,” sampai dia bertemu dengan Paulus dan memberikan pertolongan
yang besar kepada rasul yang berada di penjara. Paulus memohon kasih karunia
bagi pria ini, dan kita mengganggapnya dia menerimanya dari Filemon.
Kasih karunia yang
sama diberikan kepada kita, meskipun kita mungkin merasa atau tidak berguna
bagi Allah pada saat ini. Engkau mungkin merasa jika apa yang engkau rasakan
atau lakukan tidak berarti apa-apa. Namun, ketika kita menerima rahmat Allah
dalam hati kita, kita mempunyai sesuatu untuk dilakukan dan katakan bagi
Seorang yang telah menyelamatkan kita.
Bisa jadi Onesimus
tidak sempurna, tetapi dia memberikan kepada Paulus semua yang dia dapat dan
itu berubah menjadi pertolongan yang lebih besar dari yang ia bayangkan.
Onesimus diingat dalam kata-kata Alkitab karena dia melakukan yang terbaik
untuk menjadi garam dan terang bagi seorang tua dalam penjara. Siapa yang akan
berpikir bahwa pada akhirnya Paulus akan berkata tentang dia, “Saya mengirimkan
dia —yang adalah sangat berguna bagiku—kembali kepadamu” (Filemon 12, NIV)?
Hal yang penting
untuk diingat dari cerita ini adalah bahwa engkau mungkin tidak tahu nilai
kesaksianmu sampai suatu saat nanti.
Jumat, 4 Januari 2013
Bagaimana Cara Kerjanya?
Ketika engkau
berpikir tentang bagaimana engkau dapat menjadi seorang saksi, gunakan
ilustrasi berikut untuk menolongmu merencanakan bagaimana engkau dapat
menerapkan pelajaran ini dalam hidupmu. Berikan secara spesifik!
·
Magnet—Bagaimana saya bisa menarik seseorang kepada Allah
pekan ini?
|
|
|
|
|
|
|
|
·
Garam—Bagaimana saya bisa membawa semangat dan rasa
kepada kehidupan seseorang pekan ini?
|
|
|
|
|
|
|
|
·
Terang—Bagaimana saya dapat membuat kegelapan dari
kehidupan seseorang sirna?
|
|
|
|
|
|
|
|
·
Saksi—Bagaimana saya dapat membawa keasaksian itu
bertahan bagi Allah pekan ini? Bagaimana saya dapat bertahan bagi Dia ?
|
|
|
|
|
|
|
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar