Pelajaran 2
“CERITAKAN CERITAMU”
Kasih Karunia Yang Menakjubkan
12 Januari 2013
Kasih Karunia Allah
Yang Menakjubkan
(Apa kira-kira
hubungan ilustrasi berikut dengan ayat-ayat Alkitab di pelajaran hari Rabu?)
Cerita John Newton
adalah salah satu cerita yang membuat banyak perbedaan bagi orang lain untuk
mengenal Allah. Dilahirkan pada permulaan 1700-an, John adalah anak seorang komandan kapal dagang; dia
dibesarkan bersama ayahnya dengan mengarungi laut Mediterania. Setelah ayahnya pensiun, John melanjutkan pelayaran
sebagai pelaut sampai diturunkan sebagai pekerja kapal karena meninggalkan
tugas.
Hidupnya nampaknya
berbalik makin buruk ketika John menjadi pelayan dari seorang pedagang budak,
bekerja di sebuah kapal budak. Akhirnya John menjadi seorang komandan kapal
budaknya sendiri. John sangat tidak mengerti soal agama mungkin hanya sekilas
ketika dia masih kecil bersama ibunya. Ia tumbuh menjadi seorang pembenci,
kasar dan kurang dalam kebaikan moral.
Inilah ceritanya,
sampai semuanya berubah secepat cuaca di laut lepas. John Newton sedang dalam
perjalanan kembali ke rumah ketika dia melewati sebuah badai yang hebat,
menyebabkan dia menangis memohon pertolongan: “Tuhan, kasihanilah kami!”
Kemudian di tengah malam, setelah badai reda, John merenungkan pertemuannya
dengan Allah. Benih kasih karunia yang tertanam dalam hatinya malam itu, 10 Mei
1748, bertumbuh, dan dia berbalik sepenuhnya.
Sebagai hasil
pengalamannya dia menuliskan kata-kata lagu “Kasih Karunia yang Menakjubkan.”
Ini adalah versi asli lagunya. Bacalah dan lihat jika engkau dapat melihat
sekilas cerita pria ini dalam sebuah cara yang baru.
Kasih karunia yang
menakjubkan! (Begitu manis kedengarannya)
Yang menyelamatkan
orang jahat seperti aku!
Saya dulu hiIang,
tetapi sekarang ditemukan,
Dulu buta, tetapi
sekarang Saya melihat
Kasih karunia Allah
yang mengajarkan hatiku untuk takut,
Dan kasih karunia
membuang rasa takut
Betapa berharganya
kasih karunia ketika muncul,
Pada saat Saya
percaya untuk pertama kali!
Melalui banyak bahaya,
pergumulan dan rintangan,
Saya telah datang;
Kasih karunia ini
telah menyelamatkan saya sebegitu jauh,
Dan kasih karunia
akan menuntunku pulang.
Tuhan telah
menjanjikan sesuatu yang baik kepadaku
FirmanNya mengankan
pengharapanku;
Dia akan menjadi
perisai dan bagianku,
Selama hidup
berjalan.
Ya, ketika daging
dan hati ini akan berlalu
Dan kehidupan
sementara akan berhenti;
Saya akan memiliki
pusaka, dalam gambaran yang belum jelas,
Sebuah kehidupan
yang senang dan damai.
Bumi akan segera
meleleh seperti salju,
Matahari tidak
bersinar;
Tetapi Allah, yang
memanggilku kemari,
Akan selamanya
menjadi milikku.
Minggu, 6 Januari 2013
Yang Saya Pikirkan
Cynthia yang berusia
lima belas tahun menyebut suatu hari dengan hati yang berat. Dia tidak merasakan
jika dia telah berjalan dekat dengan Allah karena dia tidak dapat mengingat
peristiwa khusus ketika ia memberikan hidupnya bagi Dia. “Saya tahu Saya telah
sering kali meminta Allah masuk ke dalam
hatiku, dan itu telah terjadi selama hidupku. Saya merasa jika komitmen saya
kepada Allah akan menjadi lebih baik jika saya tidak dibesarkan sebagai seorang
Kristen.”
Bagaimana engkau
mengetahui ketika engkau telah benar-benar menyerahkan hidupmu kepada Allah?
Cynthia sedang mendengarkan dan menunggu dorongan, pemahamanatau nasehat yang
baik.
Kunjungi
www.guidemagazine.org/rtf untuk posting tanggapan Anda. Terus terang dan jujur.
Katakanlah apa yang Anda pikirkan.
Senin, 7 Januari 2013
Apa yang Mereka Ingin Katakan?
Beda orang, beda juga pendapat. Beberapa kutipan di bawah ini mewakili
pandangan dari warga negara sejati kerajaan Allah; mungkin yang lain tidak.
Bisakah anda membedakannya? Bagaimana pernyataan-pernyatakan di bawah ini
dibandingkan dengan apa yang Tuhan katakan dalam Firman-Nya? Setelah meninjau
ayat-ayat dalam bagian pelajaran Allah Berfirman, “tulislah pernyataan yang cocok dengan keyakinan Anda. Bersiap-siaplah
membuat “kutipan sendiri” di Sekolah Sabat.
·
“Di tengah generasi yang berteriak untuk
mendapatkan jawaban, orang Kristen berdiam.”—Howard Hendricks, Pengarang
Amerika saat ini, professor di seminari
Teologi Dallas.
·
“T. H. Huxley, seorang yang terkenal
meragukan Allah (agnostik), bersama sebuah kelompok pria di sebuah pesta akhir
pekan. Pada hari Minggu pagi, ketika sebagian besar dari mereka bersiap untuk
pergi ke gereja, dia mendekati seorang pria yang dikenal karena karakter
Kristennya dan berkata, ‘Seandainya engkau tinggal di rumah dan mengatakan
kepadaku mengapa engkau menjadi seorang Kristen.’ Pria ini, mengetahui dia
tidak dapat menandingi Huxley, menolaknya. Tetapi si agnostik berkata dengan
lembut, ‘Saya tidak ingin berargumentasi denganmu. Saya hanya ingin engkau
mengatakan kepadaku secara sederhana mengapa Kristus ini berarti bagimu.’ Pria
ini melakukannya, dan ketika ia selesai, ada air mata mengalir dari mata Huxley
ketika ia berkata, ‘Jika hanya itu yang saya dapat percayai Saya akan
memberikan tangan kanan saya.!’”—Our Daily Bread, 24 January, 1993.
·
“Sebuah survey oleh Gallup pada 1980
menunjukkan bahwa dari semua orang percaya evangelikal Amerika, hanya dua
persen yang telah memperkenalkan Kristus kepada orang lain.”—J. K. Johnston, Why
Christians Sin (Discovery House, 1992), halaman 140. Definisi dari seorang
saksi: “Seorang saksi adalah seseorang yang melalui penjelasan dan demonstrasi
memberikan bukti-bukti yang terdengar dan terlihat atas apa yang telah dilihat
dan didengar tanpa dihalangi oleh akibat dari tindakannya.” —S. Briscoe,
Pendeta Baptis saat ini.
·
“Allah melarang saya untuk mengadakan
perjalanan bersama siapa saja selama empat puluh lima menit tanpa membicarakan
Kristus kepada mereka.”—George Whitefield, Pengkhotbah kebangunan rohani Gereja
Metodis abad ke-18.
Tuliskan Kutipanmu
Apa yang saya katakan adalah …
Selasa, 8 Januari 2013
LALU APA?
Ketika anak-anak
Israel berada di tepi Tanah Perjanjian, mereka menerima petunjuk dari Allah apa
yang harus dikatakan ketika anak remaja mereka ingin mengetahui arti dari semua
ini. Engkau dapat membacanya dalam Ulangan 6:20-22, “Apabila di kemudian hari anakmu bertanya
kepadamu: Apakah peringatan, ketetapan dan peraturan itu, yang diperintahkan
kepadamu oleh TUHAN Allah kita? maka haruslah
engkau menjawab anakmu itu: Kita dahulu adalah budak Firaun di Mesir, tetapi
TUHAN membawa kita keluar dari Mesir dengan tangan yang kuat.
TUHAN membuat tanda-tanda dan
mujizat-mujizat, yang besar dan yang mencelakakan, terhadap Mesir, terhadap
Firaun dan seisi rumahnya, di depan mata kita;”
Allah berkata,
“Ketika anak-anakmu menangis untuk meminta jawaban, berikan kepada mereka
ceritamu. Berikan kepada mereka tahap demi tahap cerita tentang tulah. Katakan
kepada mereka tentang berjalan menyeberangi Laut Merah. Cobalah dan hitunglah
bagaimana Manna jatuh dari langit. Katakan kepada mereka ceritamu.”
Jawaban Allah yang
besar kepada pertanyaan yang ditanyakan oleh para remaja bukanlah sebuah
khotbah atau pelajaran sistematis. Ini bukanlah daftar 10 pilihan terbaik atau
suatu debat logika tentang kebenaran. Jawabannya bukanlah kuis atau sebuah
ujian---tetapi sebuah cerita. Ceritamu. Cerita tentang apa yang Allah telah
lakukan bagimu adalah alat kesaksian yang tersedia dan paling efektif.
Rabu, 9 Januari 2013
Tuhan berkata…
·
Yesaya 43:10-12
·
Yohanes 20:30,31
·
Mazmur 66:16
·
Yohanes 21:24,25
·
Markus 5:18-20
·
1 Yohanes 1:1-4
Kamis, 10 Januari 2013
Apa Hubungan Semua Ini Dengan Aku?
Pernahkah engkau
memperhatikan bagaimana para atlet dapat dimotivasi? Mereka melakukan berbagai
ritual yang tidak masuk akal seperti jangan mengutuki nasib baik yang akan
terjadi. Dengan cara yang sama, beberapa orang yang telah mengalami pengalaman
hebat atau kebangunan rohani tidak ingin untuk meruntuhkan peristiwa tersebut.
Mereka bergantung kepada perasaan dan pengharapan yang tidak pernah berakhir.
Orang yang dirasuk
setan, setelah disembuhkan Yesus, melompat di atas perahu dan bergantung pada
Yesus, memohon agar Tuhan membiarkan dia dekat di sisi-Nya. Jelaslah, dia takut
bahwa sesudah Yesus meninggalkannya, setan itu akan kembali dan ia akan berada
dalam kehidupan yang mengerikan dari mana ia telah dilepaskan. Tetapi kata-kata
Yesus sama jelasnya hari ini sebagaimana dahulu: “‘Pulanglah ke rumahmu, kepada
orang-orang sekampungmu, dan beritahukanlah kepada mereka segala sesuatu yang
telah diperbuat oleh Tuhan atasmu dan bagaimana Ia telah mengasihani engkau!’ 20
Orang itupun pergilah dan mulai memberitakan di daerah Dekapolis segala apa
yang telah diperbuat Yesus atas dirinya dan mereka semua menjadi heran.”
(Markus 5:19-20).
Dapatkah engkau
membayangkan bagaimana orang-orang akan diubahkan dengan kesaksian seperti itu?
Salah satu cara kita mengalami konsistensi dan pertumbuhan dalam kehidupan kita
adalah dengan menceritakan cerita kita. Tidak hanya hal itu hidup dalam pikiran
orang lain, tetapi hal ini membangunkan kehidupan yang baru dalam diri kita.
Cobalah. Katakan kepada seseorang tentang apa yang Allah telah buat bagimu.
Gambarkan bagaimana perasaanmu tentang belas kasihan dan kasih karunia Allah.
Tuliskanlah dalam sebuah surat jika engkau tidak memiliki seorang pun untuk
dikatakan, namun lakukanlah sesuatu. Perjalananmu bersama Allah akan berubah
ketika engkau membagikan apa yang Sang Juruselamat telah buat bagimu. Jangan
ragu.
Jumat, 11 Januari 2013
Bagaimana Cara Kerjanya?
Jika engkau telah
memilih lima peristiwa dalam hidupmu yang membuat perubahan besar dalam hidupmu
hari ini, cerita apa yang engkau ingin ceritakan?
1.
|
2.
|
3.
|
4.
|
5.
|
Berikut ini adalah
garis besar untuk menolongmu membangun kesaksian pribadimu sendiri, ceritamu
tentang dirimu dan Allah. Sangat penting untuk menyatakan ceritamu serinci
mungkin.
Kehidupanku sebelum
Saya bertemu Allah
Pertemuanku dengan
Allah
Kehidupanku sebagai
hasil pertemuan dengan Allah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar