Pelajaran 3
PARA REMAJA PADA SEBUAH MISI
Terinci, terinci, terinci
19 Januari 2013
1. Persiapan
A. Sumber
·
1 Timotius 4:11,12
·
Filipi 3:7-9
·
Roma 4: 19-21
·
Roma 8: 37-39
·
Kejadian 18:18,19
·
Yosua 24:14,15
·
1 Raja-raja 2:1-4
·
1 Korintus 16:15,16
·
Efesus 4:11-15
·
Yakobus 1:2-6
(Lihat ayat-ayat tambahan di pelajaran untuk murid)
B. Apa yang dikatakan tentang “Para
Remaja Pada Sebuah Misi”
Kebanyakan para remaja berhubungan dengan masa peralihan ketika pada saat
yang sama mencoba untuk menentukan misi mereka di atas bumi.
Tidak baik bagi para remaja untuk mencari tahu tanpa arahan yang jelas.
Kebanyakan perjalanan para remaja adalah pencarian nilai-nilai, tujuan, dan
sikap yang akan membentuk masa depan mereka.
Pelajaran ini berusaha memberdayakan para remaja dengan
memberikan kepada mereka alat untuk mengembangkan dan mengkalrifikasi
pernyataan misi pribadi mereka sendiri yang memantulkan keyakinan terdalam
mereka dan maksud tujuan yang dapat bertahan lama. Gereja Kristen selalu
memegang pengharapan yang tinggi bagi para remaja dan potensi mereka untuk
melakukan hal-hal yang besar bagi Allah.
Di tengah-tengah membanjirnya gangguan dan serangan musuh
yang berusaha untuk menjatuhkan mereka, para remaja dapat bertahan melewati
kebingungan jika mereka mempunyai pengertian yang jelas, kuat, misi pribadi
mereka dalam hidup. Tugas membentuk dan melewati semuanya itu seluruhnya adalah
pilihan mereka, tetapi yang lain dapat melibatkan mereka dengan pertanyaan yang
membuka pemikiran dan beberapa petunjuk yang menolong sehingga mereka dapat
melewati kehidupan mereka dengan baik saat ini.
C. Apa Tujuan “Para Remaja Pada Sebuah
Misi”
Sebagai hasil dari pelajaran ini kami mau para siswa akan sanggup untuk:
1.
Membedakan
nilai kehidupan melalui prinsip-prinsip yang baik.
2.
Mengembangkan
sebuah pernyataan misi yang memantulkan nilai inti dan tujuan mereka.
3.
Mendorong orang
lain untuk dituntun oleh tujuan yang memiliki hasil yang abadi.
D. Benda-benda yang Dibutuhkan
Permulaan:
(Kegiatan A) kartu indeks atau secarik kertas, pena
atau pensil;
(Kegiatan B) dua botol air, dua gelas atau cangkir kecil yang tembus pandang, dua tumpukan pasir.
Menghubungkan
Alkitab, Pelajaran untuk murid, garis besar
pelajaran halaman 38,39.
Penerapan
Kertas, pena, pensil.
2. Jembatan
A. Di Mana Kita Sebelumnya
Beri 10 menit ketika siswa baru datang untuk:
1.
Tanyakan ayat
mana yang mereka pilih untuk dipelajari dari bagian hari Rabu pelajaran mereka.
Beri
mereka kesempatan untuk menghafalkan ayat-ayat mereka.
2.
Beri kesempatan murid untuk membuat
kutipan sendiri, menggunakan apa yang mereka tulis dalam pelajaran hari Senin. Pastikan untuk menjelaskan kepada mereka mengenai
kutipan-kutipan yang mungkin tidak mencerminkan dengan tepat kehidupan Kristen.
Namun, kutipan seperti ini tidak lazim terjadi pada setiap pelajaran.
3.
Melihat kembali
berbagai tanggapan yang diberikan mereka dan orang lain terhadap skenario yang disajikan pada hari Minggu. Diskusikan berbagai tanggapan, berakhir dengan
pokok-pokok pikiran dari Apa Yang Dikatakan Tentang … di penuntun guru. Jika Anda memiliki kelompok yang sangat
besar, pastikan ada beberapa orang dewasa yang bersedia melakukan bagian ini
dengan kelompok murid yang lebih kecil.
B. Komponen
Sekolah Sabat Lainnya
·
Lagu
Pujian pendahuluan
·
Penekanan Missi (dapatkan bahan Berita Missi Advent untuk
Pemuda dan Dewasa di www.realtimefaith.net)
·
Laporan-laporan
proyek pelayanan
3. Permulaan
Catatan untuk guru:
Susun
program Anda sendiri dengan pilihan dari kategori di bawah ini—Pembukaan,
Mengaitkan, Penerapan, dan Penutupan. Perlu diingat, bahwa murid perlu memiliki
kesempatan untuk interaksi (berpartisipasi secara aktif satu sama lain) dan
belajar dari Firman Allah. Pada saat tertentu Anda harus mengarahkan atau
menarik perhatian mereka pada pelajaran mereka minggu ini.
A. Aktivitas Permulaan
Bersedia
Tujuan latihan ini adalah agar para murid melakukan usaha yang
mereka dapat selesaikan dalam tugas mereka.
Ada empat kelompok dan empat tugas:
•
Bentuk dan latihlah tim sepak bola
untuk anak-anak usia 10 tahun
•
Menjual limun di pinggir jalan
•
Lomba lari 1000 km untuk kereta
luncur yang ditarik oleh anjing di Alaska
•
Mengecat rumah
seorang janda
Para murid menjual barang-barang yang nampaknya paling
tidak bermanfaat untuk menyelesaikan tugas mereka. Mereka terus berdagang
sampai masing-masing kelompok mempunyai cukup barang untuk menyelesaikan tugas
mereka. (Catatan: ini bukanlah sebuah kompetisi atau monopoli.)
Siap-siap
Tulislah masing-masing barang berikut ini pada secarik
kertas atau pada kartu indeks.
·
tiang
·
kotak limun
·
papan poster
dan pena
·
peluit
·
ceret plastik
·
kursi
·
tanda
berhati-hati
·
gula
·
10 to 20 kereta
luncur Alaska
·
bola
·
es
·
perlengkapan
kereta luncur anjing
·
pompa udara dan
jarum
·
10 galon air
·
satu bulan
persediaan makanan kering
·
obat-obatan P3K
·
cangkir kertas
·
pompa pemurni
air
·
alat penunjuk
global
·
makanan anjing
·
telepon genggam
·
kotak P3K
·
alat mengecat
·
10 gallon cat
·
Tape
·
terpal
·
tekanan mesin
cuci
·
kotak uang
·
obeng
·
tongkat kayu
datar 12 inchi
·
botol air dan
jeruk
·
tanda masuk ke
lading berumput
·
meja dan kursi
yang dapat dipindahkan
Tulislah empat tugas pada masing-masing kartu yang
terpisah dan tugaskan masing-masing kelompok sebuah tugas atau mintalah mereka
secara acak menarik sebuah kartu. Terangkan petunjuk, dan kemudian mintalah
masing-masing kelompok menarik delapan kartu dari tumpukan yang berisi daftar
alat-alat yang diperlukan.
Lakukan
·
Setelah semua
kartu telah dibagikan, masing-masing kelompok akan perlu untuk menukarkan
barang-barang yang tidak berguna dengan barang yang berguan. Daftar di bawah
adalah beberapa petunjuk untuk masing-masing kelompok.
·
Bentuklah dan
latihlah sebuah tim sepakbola untuk anak-anak usia 10 tahun. Engkau perlu untuk
mengingat bahwa engkau bertanggung jawab untuk keselamatan dan keadaan mereka
selain mengajarkan mereka bagaimana bermain bola dengan suka cita.
·
Menjual limun
di pinggir jalan. Merupakan tanggung jawabmu untuk mengumpulkan segala sesuatau
yang engkau perlukan untuk menjual limun di pinggir jalan.
·
Mengadakan
acara lari 1000km kereta luncur anjing di Alaska. Ketika banyak pilihan yang
ideal, apakah yang engkau butuhkan untuk melengkapi acara itu dengan aman?
·
Mengecat rumah
seorang janda. Ini bukanlah sebuah tugas yang mustahil, tetapi engkau perlu
mendapatkan cat rumah untuk membuat keadaan yang lebih baik bagi rumah itu.
Tanya jawab
Tanyakan: penjualan atau Pertukaran apa yang jelas? Pertukaran
apa yang nampak sebaliknya? Terangkan. Ketika melakukan pertukaran dengan
kelompok lain, apakah engkau berpikir bahwa pertukaran itu sama-sama menguntungkan?
Pilihan-pilihan apa yang kita harus buat tentang menghidupkan misi kehidupan
diri kita sendiri? Lagu perbaktian apa atau hymne apa yang engkau pikir berbicara
tentang isu ini membiarkan barang-barang tertentu pergi untuk mendapatkan
barang-barang yang benar-benar diperlukan.
B. Aktivitas Permulaan
Persiapan
Maksud dari latihan ini adalah
untuk mendemonstrasikan prinsip yang telah dipikirkan tentang tujuan hidupmu.
Ada dua tujuan untuk kegiatan ini:
(1). isilah sebuah gelas atau cangkir yang tembus pandang dengan air dan
(2). simpanlah sebuah kastil pasir
yang sederhana (pasir basah di dituangkan pada sebuah tempat dan tuangkan
secukupnya) basahi tanpa merusakkannya. Kedua
tugas itu harus diselesaikan menggunakan botol semprot (dengan berbagai setelan
arah jarum).
Siap-siap
·
Bagilah para murid ke dalam dua kelompok, ambillah satu
sukarelawan dari masing-masing kelompok. Murid yang lain dapat mendukung wakil
kelompoknya. Dua botol semprot harus nampak sama; namun, satu botol disetel memercik
sementara botol yang lain disetel mengalir agak keras.
·
Mintalah sukarelawan untuk memilih botol yang memercik
(tentu tanpa menggunakannya terlebih dahulu). Setelah mereka membuat pilihan
mereka, informasikan bahwa mereka tidak dapat merusak atau mengubah botol
semprot mereka selama kegiatan ini.
·
Namun, jika engkau ingin menekankan bagaimana kita perlu
memperbaiki kehidupan kita untuk mencapai tujuan tertentu, ijinkan mereka
memperbaiki setelan botol itu. Juga, rancang jarak yang tepat untuk
masing-masing sukarelawan dengan tugas yang akan dilakukan.
Lakukan
·
Mulailah dengan tugas mengisi gelas. Sukarelawan dengan
botol yang disetel mengalir dengan agak keras akan menyelesaikan tugasnya
dengan lebih cepat, karena botol yang disetel memercik akan terbuang sebagian
ke udara dan tidak mengalir langsung dengan deras untuk mengisi gelas.
·
Pesannya jelas bahwa air yang mengalir deras lebih efektif
untuk mengisi gelas. Namun, perannya akan berbalik dengan kegiatan yang
berikutnya. Botol yang disetel memercik akan sanggup untuk menjaga kelembaban
kastil pasir tanpa merusakkannya, dimana, botol yang disetel mengalir keras
akan menciptakan lubang kecil pada kastil pasir, sehingga merusakkan tepi
kastil yang tertata baik.
Tanya jawab
Tanyakan:
·
Penyesuaian seperti apa yang dibutuhkan untuk mengisi
gelas? membasahi kastil pasir? (putarlah jarum semprot) Dapatkah engkau
memikirkan pendekatan yang berbeda untuk menjangkau orang lain yang memerlukan
penyesuaian yang sama? (beberapa tuntutan memiliki pendekatan yang lebih lembut,
yang lain agak lebih keras).
·
Bagikan menurut kata-katamu sendiri: cara lain untuk
menggambarkan perbedaan di antara secara acak dan disengaja adalah analogi
tembak yang menggelegar dengan peluru yang kecil. Tembakan senapan yang besar
menembakkan ratusan peluru kecil, menyebar ke arah yang jauh dan memenuhi area
yang besar tetapi dengan sedikit dampak yang ada. Di sisi lain, hanya satu pistol
peluru kecil, dapat mengenai sebuah target, membuat sebuah dampak dari jarak
yang jauh.
C. Ilustrasi Permulaan
Dengan kata-katamu sendiri, bagikan cerita berikut ini:
·
Cerita ini diceritakan oleh seorang penembak hebat yang
menakut-nakuti sebuah kota kecil dengan target latihannya adalah mobil,
bangunan, bangku, dan pohon-pohon besar sepanjang kota.
·
Setiap malam lusinan tembakan terdengar, dan pada pagi
hari penduduk setempat menemukan target yang dicat merah di seluruh kota dengan
sebuah lubang peluru di tengah target. Orang-orang sangat takut. Akhirnya FBI
dipanggil untuk memeriksa dan menangkap si penembak. Namun, FBI bertanya-tanya.
Bagaimana seseorang bisa sangat baik menembak? Setelah mengikuti beberapa
petunjuk, mereka menangkap si pelaku dan ingin tahu betapa bertalentanya dia.
·
Ternyata si pelaku lebih baik dalam melukis daripada
menjadi seorang penembak. Caranya adalah menembak sesuatu pada sebuah benda dan
kemudian melukiskan sebuah target di sekitar lubang peluru itu.
·
Banyak orang menjalani hidup seperti “penembak jitu,”
dengan tanpa ada arah dan tujuan. Ketika pendekatan ini nampaknya mudah, itu
adalah cara yang hampa untuk hidup. Orang tanpa arah seringkali berpindah dari
satu hal ke hal yang lain tanpa menyelesaikan atau meraih sebuah tujuan.
Memiliki target yang jelas dan kemudian membuat setiap tujuan dengan baik
betapa banyak orang akan memenuhi tujuannya.
Tanya Jawab
Tanyakan:
·
Mengapa engkau berpikir adalah penting untuk memiliki
arah dan tujuan dalam hidupmu?
·
Apakah tujuanmu di dunia ini?
·
Tujuan apakah dalam hidupmu yang engkau telah tentukan?
·
Apakah arah dan tujuan Kristus?
·
Bagaimana Dia tetap fokus kepada tujuanNya?
4. Hubungkan
A. Hubungkan dengan Kerajaan
Dengan kata-katamu sendiri, bagikan hal berikut:
·
Setiap warga negara
kerajaan Allah, pada satu titik atau lainnya, menemukan kebutuhan untuk
mengklarifikasi tujuannya dalam hubungan dengan Sang Raja. Jika kita ingin
menjadi warga negara kerajaan Allah yang sejati, kita perlu untuk mengetahui
apa tempat dan tujuan kita.
·
Sementara ada
beberapa tujuan dasar dari kehidupan Kristen, Allah telah menyanggupkan setiap
orang percaya dengan potensi untuk tujuan yang telah dirancangnya. Sebagaimana yang telah kita lihat, mencoba untuk melakukan
sebanyak mungkin tidak membuat kita layak untuk kerajaan Allah. Sebagai
faktanya, Alkitab menyinggung kebutuhan untuk membiarkan suatu hal tertentu untuk
mencapai “tujuan” yang Kristus telah tetapkan untuk dilakukan.
·
Mintalah
seseorang membacakan ayat-ayat berikut dan menjawab beberapa pertanyaan: Apakah
yang mereka lepaskan? Apakah yang mereka tetap pegang? Kisah Para Rasul 6:1-7;
Markus 8:34-36; Matius 13:44-46.
Tanyakan:
Cerita lain apakah atau bagian apa dari Alkitab yang
menggambarkan tema ini?
B. Hubungan dengan Ilustrasi
Pelajaran
Sebelumnya mintalah seseorang
untuk membaca atau menceritakan cerita dari pelajaran hari Sabat.
·
Mintalah seorang siswa untuk
berpasangan dan mendiskusikan cerita dan pentingnya berpikir secara hati-hati
melalui tujuan dan keputusan.
·
Berikan kepada murid beberapa
menit untuk memformulasikan beberapa jawaban sebelum mengarahkan
perhatian mereka kembali kepada diskusi kelompok.
Tanyakan:
Sampai kepada tingkatan apa memberikan
perhatian kepada hal yang detail adalah penting untuk menjadi seorang yang
berfokus pada misi?
C. Hubungan dengan Kehidupan
Ceritakan hal berikut dengan kata-katamu sendiri:
·
Setelah terkesan selama acara kebangunan rohani di akhir
pekan untuk menjadi misionari ke luar negeri penuh waktu, Benyamin yang berusia
16 tahun membagikan keyakinannya kepada pendetanya. Ben begitu bersemangat sampai dia ingin berhenti bersekolah dan pergi ke
luar negeri.
·
Pendetanya
tidak ingin memadamkan semangat semangat Ben, tetapi apakah yang harus
dikatakan oleh pendeta? Apakah ia harus menguatkannya? Bagaimana dia dapat
menuntun Ben kepada misi yang nyata untuk hidupnya? Masing-masing kita perlu
kejelasan tentang siapa kita dan apa yang harus kita lakukan bagi Allah.
Biasanya, sebagai seorang remaja engkau diajar, apakah secara terbuka atau
tersirat, bahwa panggilanmu atau misi dalam hidup sesuai dengan karirmu atau
sesuatu yang engkau akan lakukan kemudian dalam hidup. Kebenarannya, dalam usia
remajamu bahwa engkau membentuk nilaimu sendiri yang menuntun kepada arah
hidupmu.
·
Sekarang adalah waktu untuk memulai
pernyataan misimu! Bagaimana? Mulailah dengan melihat apa yang Allah katakana
tentang kerinduannya untuk masa depanmu.
Perbanyak dan distribusikan garis
besar pelajaran pada halaman 38 dan 39.
Katakan:
·
Kegiatan dan pertanyaan berikut
dirancang untuk menolong engkau mengembangkan pernyataan misi pribadimu.
·
Dalam garis besar pelajaran ada
sebuah daftar “engkau adalah” ayat-ayat dari Perjanjian Baru, menggambarkan
apakah Allah memikirkanmu dan mengharapkanmu.
·
Jika Allah menuliskan pernyataan
misimu, mungkin memiliki persamaan bahasa dengan ayat-ayat ini. Lihatlah pada
ayat-ayat ini dan jawablah pertanyaan-pertanyaan pada akhir garis besar
pelajaran.
·
Setelah para murid membagikan dengan
yang lain mintalah mereka melaporkan kepada kelompok apa saja yang mereka telah
dengar dan pelajari.
·
Sebelum memulai untuk menulis
pernyataan misi yang actual, mintalah para murid melihat Apa Yang Mereka Coba
Katakan? Bagian dari pelajaran untuk murid.
Tanyakan:
Pemahaman
apa yang ada disana tentang seseorang dengan misi hidup yang jelas? Kutipan apa
yang memberikan inspirasi bagimu untuk berpikir tentang tujuannya dalam dunia
ini?
5.
Aplikasi
A. Aktivitas
Aplikasi
Bagikan
ide-ide berikut dengan kata-katamu sendiri:
Dalam
Kisah Para Rasul 2:42-47 dan 4:31-35 kita mengambil sekumpulan orang-orang
percaya yang mati dalam sebuah misi. Bayangkan akan menjadi seperti apa para
remaja di dalam gereja itu? Peran apa yang engkau pikirkan akan miliki? Seperti
apakah gereja dalam Kisah Para Rasul saat ini?
Organisasi
tidak hanya suatu badan dengan pernyataan misi. Kita sebagai individu dapat
juga mengembangkan pernyataan misi untuk menuntun kita menjalani hidup. Dalam
berpasangan atau kelompok pikirkan seseorang yang engkau tahu yang menghidupkan
kehidupannya dengan tujuan yang jelas. Sementara engkau tidak tahu “pernyataan
misi,” siapakah mereka dan apakah pernyataan misi mereka cukup baik didasarkan
atas apa yang engkau lihat.
Katakan:
Pernyataan
misi pribadi memiliki tiga bagian.
·
Siapakah saya dan mau seperti apakah
hidupku?
·
Apakah yang paling saya percaya dan
apakah saya mau bertahan untuk itu?
·
Apa yang akan saya lakukan tentang
apa yang saya percayai dan apakah saya mau mempertahankannya?
Gunakan
Bagaimana Cara Kerjanya? Bagian dari pelajaran murid agar murid mulai
menuliskan pendahuluan pernyataan misinya. Berikan kepada para murid
kadang-kadang untuk menjawab pertanyaan, mengingatkan mereka bahwa ini hanyalah
rancangan pertama.
Sebagai
guru, engkau dapat mengembangkan pernyataan misimu untuk berbagi dengan murid.
Sebagai tambahan, engkau mungkin dapat meminta beberapa dari para murid yang
setia untuk siap membagikan apa yang mereka miliki kepada kelompok, dengan satu
harapan dapat menginspirasikan murid yang lainuntuk melengkapi pernyataan misi
mereka sendiri.
Tanya Jawab
Tanyakan:
·
Apakah menjawab
pertanyaan-pertanyaan itu sangat menolong?
·
Pernahkah engkau memikirkan topic
ini sebelumnya, sampai sejauh mana?
·
Manakah yang engka pikir lebih
sulit: menjadikan misi hidupmu jelas atau mengumpulkan keberanian untuk
menghidupkannya setiap hari?
·
Haruskah pernyataan misi
bersandarkan kepada idealisme atau hal yang nyata? Bagaimana pendapatmu?
B. Pertanyaan
Aplikasi
1.
Mengapa engkau berpikir pernyataan
misi dapat menolong pribadi-pribadi dalam gereja?
2.
Didasarkan pada informasi yang
engkau miliki sejauh ini dengan menggunakan pernyataan misi, apakah yang engkau
lakukan pekan ini untuk menghidupkan misimu?
3.
Jika engkau berdoa untuk apa saja
pekan ini mengenai misimu sendiri, apakah itu: pemahaman/hikmat atau
keyakinan/keberanian?
4.
Bagaimana teman dapat menolong satu
dengan yang lain untuk menghidupkan misi itu?
5.
Temukan seorang partner di Sekolah Sabatmu
atau teman sekelas di sekolahmu di mana engkau akan membagikan misimu dan yang
akan menolongmu untuk tetap melakukannya?
6.
Apakah ada seseorang yang lebih tua
yang engkau minta untuk menolongmu mengingat akan komitmen terhadap misimu?
Mintalah mereka untuk mengingatkanmu setiap minggu dan berdoa untukmu.
6. Penutupan
Kesimpulan
Dengan
kata-katamu sendiri, buat kesimpulan dengan ide-ide berikut:
·
Beberapa orang menertawakan mereka
yang fokus dan menulis sebuah pernyataan misi, tetapi setiap pebisnis,
organisasi, atau pergerakan yang sukses mempunyai sesuatu yang dipikirkan
dengan baik. Proses menanyakan pertanyaan-pertanyaan penting tentang siapa
engkau sebenarnya dan apa saja yang paling penting dalam perjalananmu. Tetapi
membuat suatu pernyataan yang jelas hanyalah separuh dari persamaan;
menghidupkannya itulah bagian yang penting. Dengarkan, temanku: Kita sangat memerlukan
orang muda agar mereka jelas tentang panggilan apa yang Allah berikan kepada
mereka dan apa yang harus dilakukan. Biarkan saya mengingatkanmu apa yang orang
tua katakan, Paulus, kepada orang muda, Timotius (yang adalah orang muda ketika
ia memulai pelayanannya bersama Paulus): “Jangan
seorangpun menganggap engkau rendah karena engkau muda. Jadilah teladan bagi
orang-orang percaya, dalam perkataanmu, dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu,
dalam kesetiaanmu dan dalam kesucianmu. (1 Timotius 4:12 ITB)
·
Apakah muda atau tua, kita semua
mempunyai kesanggupan untuk mengambil bagian secara aktif dalam kerajaan dan
dalam gereja. Dengan menetapkan tujuan yang jelas dan mengikuti sebuah misi,
masing-masing kita dapat membantu gereja dalam membawa orang kepada Kristus.
UNTUK PELAJARAN SATU:
LEMBAR KERJA INI ADALAH UNTUK MENGHUBUNGKAN
KEPADA KEGIATAN YANG HIDUP
·
Matius 5:13
|
|
|
|
|
|
·
Matius 5:14
|
|
|
|
·
Matius 10:29-31
|
|
|
|
·
Yohanes 13:35
|
|
|
|
·
Yohanes 15:14,15
|
|
|
|
·
1 Korintus 3:16,17
|
|
|
|
·
1 Korintus 12: 27
|
|
|
|
·
2 Korintus 3:3
|
|
|
|
·
Galatia 3:26-28
|
|
|
|
·
Galatia 4:7
|
|
|
|
·
Efesus 2:19-22
|
|
|
|
·
1 Tesalonika 2:10,11
|
|
|
|
·
1 Petrus 2:9,10
|
|
|
|
LEMBAR KERJA UNTUK MENGHUBUNGKAN
KEPADA KEGIATAN YANG HIDUP, LANJUTAN
Setelah melihat pada apa yang Allah
pikirkan tentang engkau dan masa depanmu, secara hati-hati jawablah pertanyaan
berikut dan bagikanlah dengan seorang partner.
1.
Ayat-ayat mana yang engkau rasa
yakin benar-benar berbicara tentang dirimu?
|
|
|
|
2.
Ayat-ayat mana yang saya rasa
berbicara tentang yang saya harapkan akan terjadi?
|
|
|
|
3.
Ayat-ayat mana yang sulit untuk
dipercaya?
|
|
|
|
4.
Ayat-ayat mana yang penting bagi
orang keristen untuk dipercayai?
|
|
|
|
Meskipun engkau mungkin tidak tahu
dimana engkau akan berada dalam lima tahun atau akan melakukan apa, ambillah
beberapa menit untuk memikirkan masa depanmu dengan menjawab
pertanyaan-pertanyaan berikut.
Dalam lima tahun:
1.
Kualitas karakter apa yang saya ingin
miliki?
|
|
|
|
2.
Pengalaman apa yang saya ingin
alami?
|
|
|
|
3.
Saya ingin menjadi baik dalam hal
apa?
|
|
|
|
4. Apakah yang saya ingin teman
katakan tentang saya?
|
|
|
|
5. Pengalaman
apa yang saya ingin hindari?
|
|
|
|
Sekarang engkau telah memikirkan
masa depanmu, pertanyaan selanjutnya:
1.
Akankah arahku saat ini sedang
menuju ke sana?
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
2.
Apakah yang perlu dirubah?
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Pelajaran 3
PARA
REMAJA PADA SEBUAH MISI
Terinci,
terinci, terinci
19 Januari 2013
Terinci, Terinci,
Terinci
(Apa kira-kira
hubungan ilustrasi berikut dengan ayat-ayat Alkitab di pelajaran hari Rabu?)
Pada tahun 1911,
para penjelajah berusaha mengadakan perjalanan ke bagian terjauh dari dunia.
Dua tim yang dikirim adalah yang pertama dalam sejarah mengadakan perjalanan ke
kutub Selatan (Antartika). Perbedaan yang jelas di antara kedua tim itu adalah
pendekatan dan persiapan untuk perjalanan itu, di mana pada akhirnya hal itu
membuat semuanya berbeda di dunia.
Sebuah tim dipimpin
oleh Roald Amundsen, yang mendalami metode perjalanan orang Eskimo dan yang
lainnya ketika mengadakan perjalanan dalam iklim yang hampir sama. Setelah
dengan hati-hati dan merenungkan dia menentukan cara yang terbaik untuk
mencapai kutub selatan adalah dengan menggunakan kereta luncur yang ditarik
oleh anjing. Kemudian dia memilih tim yang trampil menggunakan ski dan
menentukan tujuan untuk setiap harinya, memastikan bahwa anjing ini memiliki
banyak makanan dan istirahat. Perencanaannya yang hati-hati menyanggupkan tim
mencapai tujuannya tanpa banyak hambatan yang berarti. Kenyataannya,
satu-satunya hambatan yang ditemui oleh tim ini adalah adanya infeksi gigi yang
harus dicabut.
Sayangnya, tim yang
lain, dipimpin oleh Robert Falcon Scott, memiliki pengalaman yang sangat
berbeda. Scott, seorang anggota angkatan laut Inggris yang pernah memimpin ekspedisi ke antartika
sebelumnya, tidak memiliki perencanaan yang hati-hati terhadap ekspedisinya,
sebagaimana ditunjukkan oleh pilihannya menggunakan kereta luncur mesin dan
anjing-anjing pony untuk perjalanan tersebut.
Masalah segera dimulai setelah ekspedisi berjalan. Kendaraan mesin macet
setelah lima hari, dan anjing-anjing pony, yang tidak pernah mengalami situasi
yang demikian dingin, harus dibunuh di dasar pegunungan Transantartika. Setelah
anjing itu tidaka ada lagi, tim Scott harus menarik kereta luncur yang berat
dan menghabiskan energy mereka.
Yang membuat
masalah makin buruk, pakaian mereka tidak layak untuk cuaca seperti itu,
menyebabkan banyak anggota tim menderita kedinginan yang sangat. Sebagai
tambahannya, tim ini dibutakan oleh salju karena kacamata yang digunakan tidak
tepat dan kuranya pelindung mata.
Peristiwa ini lebih
diperparah, dengan makanan dan air yang tinggal sedikit sebagai hasil dari perencanaan
Scott yang kurang dan di saat-saat terakhir ketambahan lima orang dalam tim
itu. Herannya, tim Scott sampai di kutub Selatan dengan selamat, tetapi dalam
kondisi yang menyedihkan. Dan disana, sudah menunggu, bendera Norwegia.
Amundsen, karena perencanaannya yang terinci, telah menyelesaikan tujuannya dan
mencapai tujuan satu bulan lebih dahulu dari temannya itu.
Membutuhkan
perencanaan yang hati-hati sampai kepada hal yang rinci yang akan menolong kita
menyelesaikan tujuan-tujuan kita.
Minggu, 13 Januari 2013
Yang Saya Pikirkan
Pernyataan misi
dari pesawat ruang angkasa fiksi adalah seperti ini: “Ini adalah perjalanan
pesawat ruang angkasa. Misinya yang berkelanjutan adalah meneliti dunia baru
yang asing, mencari kehidupan baru dan peradaban baru, untuk pergi ke mana saja
di mana belum seorang pun pernah ke sana.”
Jika engkau secara
pribadi menggunakan struktur dari pernyataan itu, gambarkanlah tujuan hidupmu,
apa yang akan engkau rubah, dan apakah hal itu dapat dipahami?
Jagalah susunan
dasar dan tema dari pernyataan di atas, Apakah pernyataan misi gerejamu (atau
gereja impianmu) dapat dipahami? Cobalah membuatnya 30 kata atau kurang seperti
contoh di atas.
Kunjungi
www.guidemagazine.org/rtf untuk posting tanggapan Anda. Terus terang dan jujur.
Katakanlah apa yang Anda pikirkan.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Senin, 14 Januari 2013
Apa yang Mereka Ingin Katakan?
Beda orang, beda juga pendapat. Beberapa kutipan di bawah ini mewakili
pandangan dari warga negara sejati kerajaan Allah; mungkin yang lain tidak.
Bisakah anda membedakannya? Bagaimana pernyataan-pernyatakan di bawah ini
dibandingkan dengan apa yang Tuhan katakan dalam Firman-Nya? Setelah meninjau
ayat-ayat dalam bagian pelajaran Allah Berfirman. Tulislah
pernyataan yang cocok dengan keyakinan Anda. Bersiap-siaplah membuat “kutipan
sendiri” di Sekolah Sabat.
·
“Ketakutan terbesar kita seharusnya bukanlah kegagalan,
tetapi kesuksesan pada sesuatu yang sebenarnya kurang berarti.”—Misionaris
kepada suku-suku baru (tidak dikenal), Eternal Perspectives Newsletter, Fall
2003, halaman 15.
·
“Tidak ada uap atau gas yang dapat menggerakkan sesuatu
sampai itu dimasukkan dalam satu tempat. Tidak ada kehidupan yang bertumbuh
besar sampai hal itu terfokus, didedikasikan, didisiplin.”—Harry Emerson
Fosdick, Pendeta Amerika abad ke-20.
·
“Saya telah menemukan tujuanku, Saya harus mengambil Injil
kepada orang-orang di ujung Timur (London).”—William Booth, Pendeta Methodis
Inggris abad ke-19, pendiri Bala Keselamatan.
·
“Jika seseorang tidak menemukan sesuatu yang untuk itu
dia mau untuk mati, dia tidak layak untuk hidup.”—Martin Luther King, Jr.,
Pendeta Africa-Amerika abad ke-20,
Pemenang penghargaan Perdamaian Nobel.
·
“Pertqma bangunlah tujuan yang tepat. Tujuan yang tepat
akan membuatnya mudah, hampir otomatis, untuk membangunmu dengan
tepat.”—Goethe, Pujangga Jerman abad ke-18 dan19, Pengarang, Pemikir.
·
“Tidak seorang pun dapat berbuat banyak dalam hidupnya
yang tidak memiliki konsep yang pasti tentang untuk apa dia hidup.”—Henry
Drummond, Evangelis Skotlandia abad k, Pe-19 Pendeta, Penulis, Professor Teologi.
·
“Jika engkau mengejar dua kelinci, keduanya akan
lepas.”—Tidak dikenal.
Tuliskan Kutipanmu
Apa yang saya
katakan adalah …
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Selasa, 15 Januari 2013
LALU APA?
Kebanyaakan orang
pada akhirnya terpaksa memfokuskan hidup mereka terhadap sesuatu yang merupakan
suatu masalah serius, seperti kanker atau kesulitan keuangan. Pencobaan oleh
api adalah satu pendekatan untuk menemukan sebuah focus dan tujuan; namun, itu
bukanlah cara yang terbaik untuk menghabiskan waktu di muka bumi ini.
Cerita Bartimeus
yang buta adalah contoh besar dari seseorang yang menderita namun mendapatkan
tujuannya, dan melompat untuk mendapatkannya. Dalam Markus 10 seorang yang buta
itu bernama Bartimeus duduk di pinggir jalan ketika ia mendengar bahwa Yesus
sedang lewat. Dia menangis kepada Yesus, tetapi tertutupi oleh orang banyak.
Berpikir bahwa dia tidak membiarkan kesempatan itu lewat, dia menangis lebih
keras lagi, dan Yesus berhenti dan memanggilnya datang. Orang buta itu
melepaskan jubahnya, melompat ke udara, dan mencari jalan menuju Yesus.
Herannya. Tidak seorang pun menuntunnya menemukan tujuannya. Upahnya—Yesus
menyembuhkannya dan mengajarkan kepada kita
sebuah pelajaran kehidupan tentang berfokus kepada apa yang kita
inginkan dalam hidup.
Mengapa menunggu
sampai engkau putus asa dan tidak memiliki pilihan lain? Mengapa tidak hidup
dengan prinsip hari ini? Mengapa tidak digerakkan oleh misimu, tandai setiap
keputusan yang didasarkan atas nilai-nilaimu? Mengapa tidak hidup setiap hari
untuk sesuatu yang untuk itu engkau mau mati? Hal ini adalah sesederhana
menunjukkan belas kasihan bagi orang lain yang tidak mendapatkannya, mengasihi
sesame dengan rahmat yang nyata, membantu para misionari untuk memberitakan
injil di India dengan bekerja beberapa jam setelah pulang sekolah.
Apapun misimu,
jadilah seseorang yang dituntun oleh jarum kompas yang selalu ke utara.
Ambillah tantangan dengan mengarahkan air masa-masa remajamudengan pengertian
yang jelas tentang siapakah engkau dan kemanakah tujuanmu.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Rabu, 16 Januari 2013
Tuhan berkata…
·
Amsal 21:21
|
|
|
|
|
|
·
Yeremia 29:13
|
|
|
|
|
|
·
Kisah Para Rasul 20:22-24
|
|
|
|
|
|
·
Roma 8:18,19
|
|
|
|
|
|
·
Filipi 2:1-2
|
|
|
|
|
|
·
Filipi 3:12-14
|
|
|
|
|
|
·
Kolose 2:2-3
|
|
|
|
|
|
(Ayat tambahan: 2
Timotius 1:8-12; Ibrani 6:9-12. )
Kamis, 17 Januari 2013
Apa Hubungan Semua Ini Dengan Aku?
Paulus adalah orang
yang pandai dan rumit, namun ia menjaga misinya tetap sederhana: ”Tujuanku
adalah bahwa mereka dapat terdorong dalam hati dan dipersatukan dalam kasih,
sehingga mereka memiliki kepenuhan kekayaan pengertian yang lengkap, sehingga
mereka dapat mengetahui misteri Allah, yaitu, Kristus, sebab di dalam Dia
tersembunyi segala harta hikmat dan pengetahuan” (Kolose 2:2, 3, NIV).
Ketika kita
bertumbuh semakin tua, misi kita dibentuk oleh ide dan pengalaman baru.
Nampaknya jelas ketika kita membaca injil bahwa Yesus memanggil pengikutnya
untuk melakukan sesuatu yang besar agar memperluas kerajaanNya. Namun suatu
kebenaran yang lain adalah bahwa ia tidak membiarkan kita sendiri. Yesus berada
di belakang kita, menolong kita menjadi segala sesuatu sebagaimana yang Ia
inginkan.
Yesus mempercayaimu
dan memberikanmu kuasa untuk membuat pilihan yang berani bagi Dia. Lebih dari
yang lainnya, Ia ingin engkau, sebagai seorang anak dari kerajaanNya, mengalami
suka cita yang berasal dari kemerdekaan dan melakukan sesuatu yang benar
sebagaimana yang Allah inginkan terjadi dalam hidupmu. Apapun yang engkau ingin
coba, tetaplah sesuatu yang sederhana, dan hidupkan pekan depan ini misi yang
engkau telah tulis?
Perjalanan ini
bukanlah untuk sesuatu yang membuat kita sempurna; ini adalah tentang memulai
kehidupan yang sesuai dengan tujuan.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Jumat, 18
Januari 2013
Bagaimana Cara Kerjanya?
Tulislah sebuah
pernyataan misimu sendiri sehingga
engkau akan sibuk menghidupkannya!
Sebuah pernyataan
misi pribadi berkenaan dengan tiga pertanyaan ini:
1.
Seperti apakah hidupku nantinya?
|
|
|
|
|
|
2.
Apakah yang saya kejar?
|
|
|
|
|
|
3.
Tindakan apa yang saya ambil untuk menghidupkan seperti
apakah hidupku nantinya dan apakah yang saya kejar?
|
|
|
|
|
|
Pernyataan misiku:
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar