Pelajaran 5
“Akhir Zaman: Malaikat-malaikat yang Murah Hati”
Dari Ladang Jagung ke Mimbar
12 Januari 2013
1.
Persiapan
A. Sumber
§ Wahyu 14:7
§
Wahyu 14:8
§
Wahyu 14:9-12
§
Ellen G. White, The Great
Controversy(Mountain View, California: Pacific Press Publishing Association,
1888), hal.
357.
“Seperti Reformasi besar abad ke enam
belas, pergerakan Advent nampak di berbagai negara Kristen pada
waktu yang sama. Di Eropa dan Amerika orang-orang yang mempunyai iman dan yang
berdoa dipimpin untuk mempelajari nubuatan, dan, mempelajari catatan
suci, mereka melihat bukti yang meyakinkan bahwa akhir dari segala sesuatu
sudah dekat. Di berbagai negeri ada orang-orang Kristen yang terisolasi, hanya
mempelajari Alkitab, tiba kepada satu kepercayaanvbahwa kedatangan Juruselamat
telah dekat.”
§ Yohanes 3:16
§ Roma 1:16
§ Hosea 11:1,2
§ Wahyu 3:17
§ Yesaya 1:18
(Lihat ayat-ayat tambahan di pelajaran untuk murid)
B. Apa yang dikatakan tentang “Malaikat-malaikat yang Murah Hati”
Ketika akhir nubuatan 2300 hari
mendekat, Allah menggunakan alam untuk menunjukkan kepada dunia yang mendekati peristiwa puncak nubuatan, kedatangan Yesus.
Gempa bumi Lisbon 1755; hari menjadi gelap 19 Mei 1780; dan kejatuhan
bintang-bintang pada 13 November 1833
adalah semua peristiwa yang terjadi sebelum kedatangan-Nya.
Allah juga memberikan inspirasi kepada orang dewasa dan anak-anak untuk mengamarkan kepada dunia tentang bahaya
ini. Di Eropa, Edward Irving dan John Albert Bengel, digabungkan dengan
anak-anak di Perancis dan di negara-negara Skandinavia, mengumandangkan
kedatangan Yesus, ketika Dr. Joseph Wolff melakukan
hal yang sama di Afrika dan Timur Tengah, dan Abraham La Rue di Timur Jauh.
Di Amerika Selatan, Seorang imam Yesuit Lacunza, menggunakan nama penulis Rabbi
Ben-Ezra, mengumumkan kedatangan tersebut. Di Amerika Utara, dari 1831 sampai
1844, William Miller tidak henti-hentinya menulis dan mengkhotbahkan tentang
peristiwa kedatangan yang tidak lama lagi.
Gereja-gereja utama menolak bukti-bukti dari “pekabaran Malaikat Pertama,” khususnya setelah Yesus tidak datang pada waktu yang ditentukan,
22 Oktober
1844. Gereja-gereja jatuh dalam kegelapan yang lebih
pekat, bergerak lebih jauh dari Roh Kudus dan kebenaran Alkitab. Dengan
pandangan yang telah dibenarkan tentang yang sebenarnya terjadi pada 22
Oktober, orang-orang Advent melanjutkan pernyataan pekabaran Malaikat Kedua,
mengatakan kepada orang-orang Kristen yang setia untuk meninggalkan
gereja-gereja ini,” Sudah runtuh Babel.” Banyak yang menurut, menyatukan
khotbah pekabaran Malaikat Ketiga, yang diamarkan untuk menentang menerima tanda binatang itu.
Hari ini, kita masih mengkhotbahkan pekabaran Malaikat Ketiga, karena sebagai anggota Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh, kita
mengetahui itu adalah pekabaran Allah terakhir kepada dunia sebelum
kedatanganNya yang kedua kali.
C. Apa Tujuan “Ceritakan Ceritamu”
Sebagai hasil dari pelajaran ini kami mau para siswa akan sanggup untuk:
1.
Mengerti sifat pekabaran tiga Malaikat.
2.
Mengetahui beberapa tokoh utama dalam pergerakan Advent.
3.
Menyadari kesempatan istimewa mereka sebagai orang Advent
untuk meneruskan pelayanan ini.
D. Benda-benda yang Dibutuhkan
Permulaan:
(Kegiatan A)
12 murid membawakan kegiatan ini (menambahkan
beberapa orang dewasa untuk melengkapi nomor itu, jika jumlah murid tidak
cukup), 12 halaman kertas, selotip, seorang moderator dewasa, murid sebagai penonton;
(Kegiatan B)
Kartu indeks.
Menghubungkan
Alkitab, Pelajaran untuk murid.
Penerapan
12 murid
membawakan kegiatan ini (menambahkan beberapa orang dewasa untuk melengkapi
nomor itu, jika jumlah murid tidak cukup; namun, untuk menambah variasi,
pilihlah para murid dari penonton saat ini), 12 halaman kertas, selotip,
seorang moderator dewasa, murid sebagai penonton.
2. Jembatan
A. Di Mana Kita Sebelumnya
Beri 10 menit ketika siswa baru datang untuk:
1.
Tanyakan ayat
mana yang mereka pilih untuk dipelajari dari bagian hari Rabu pelajaran mereka.
Beri
mereka kesempatan untuk menghafalkan ayat-ayat mereka.
2.
Beri kesempatan murid untuk membuat
kutipan sendiri, menggunakan apa yang mereka tulis dalam pelajaran hari Senin. Pastikan untuk menjelaskan kepada mereka mengenai
kutipan-kutipan yang mungkin tidak mencerminkan dengan tepat kehidupan Kristen.
Namun, kutipan seperti ini tidak lazim terjadi pada setiap pelajaran.
3.
Melihat kembali
berbagai tanggapan yang diberikan mereka dan orang lain terhadap skenario yang disajikan pada hari Minggu. Diskusikan berbagai tanggapan, berakhir dengan
pokok-pokok pikiran dari Apa Yang Dikatakan Tentang … di penuntun guru. Jika Anda memiliki kelompok yang sangat
besar, pastikan ada beberapa orang dewasa yang bersedia melakukan bagian ini
dengan kelompok murid yang lebih kecil.
B. Komponen
Sekolah Sabat Lainnya
§
Lagu
Pujian pendahuluan
§ Penekanan Missi
(dapatkan bahan Berita Missi Advent untuk Pemuda dan Dewasa di
www.realtimefaith.net)
§
Laporan-laporan
proyek pelayanan
3. Permulaan
Catatan untuk guru:
Susun
program Anda sendiri dengan pilihan dari kategori di bawah ini—Pembukaan,
Mengaitkan, Penerapan, dan Penutupan. Perlu diingat, bahwa murid perlu memiliki
kesempatan untuk interaksi (berpartisipasi secara aktif satu sama lain) dan
belajar dari Firman Allah. Pada saat tertentu Anda harus mengarahkan atau
menarik perhatian mereka pada pelajaran mereka minggu ini.
A. Aktivitas
Permulaan
Bersedia
Pilihlah 12 partisipan untuk menggambarkan peristiwa sejarah secara aktif
dalam mengkhotbahakanpekabaran tiga Malaikat di sekitar
waktu permulaan gereja kita. Masing-masing 12 lembar kertas harus mempunyai
sebuah petunjuk dari kolom yang diketik di bawah. (Petunjuk dalam kolom
dipasangkan secara benar untuk berfungsi sebagai kunci jawaban. Jangan membuat
hubungan yang nampak kepada murid.)
Siap-siap
Mintalah para partisipan datang ke depan kelas. Rekatkan selembar kertas
dengan petunjuk yang telah diketik. Mintalah dua orang murid dari penonton
“mengacak” para partisipan.
Lakukan
Mintalah para penonton memasangkannya. Tentukan seorang murid untuk
memasangkannya, membawa pilihan dari para penonton. Kemudian nyatakan jawaban
yang benar.
Tanya Jawab
Tanyakan:
§ Berapa sering engkau perlu mengingat kembali sejarah permulaan Advent? Jika
engkau memerlukannya, usulan apa yang engkau miliki untuk melakukannya?
§ Betapa serupa atau berbedanya orang-orang yang digambarkan?
§ Mengapa Allah telah memilih profesi dan orang-orang yang berbeda profesi
dan bangsa untuk menekankan ciri khas yang berbeda dari pekabaran tiga Malaikat
di masa lalu?
Gambaran pribadi orang yang membagikan pekabaran tiga Malaikat: Identitas
yang benar
§ Sebelumnya adalah kapten laut menggunakan apa yang dimiliki untuk
mempromosikan pekabaran Advent dan dalam pertarakan dan aktivitas anti
perbudakan. Joseph
Bates
§ Asal mulanya seorang Baptist hari ketujuh, orang ini memulai sebuah reaksi
berantai yang memimpin banyak orang Advent menjadi pemelihara Sabat. Rachel
Oakes Preston
§ Orang ini pergi ke Eropa pada 1874, menjadi misionari resmi pertama dari
Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh. J. N. Andrews
§ Karunianya sebagai pemimpin dan pengkhotbah juga memulai beberapa majalah
orang dewasa dan anak-anak yang sampai sekarang masih beredar. James
White
§
Orang ini adalah perawat Afrika-Amerika melayani sebagai seorang misionari di India. Anna Knight
§
Allah menggunakan orang awam ini untuk menerangkan Kaabah dan menunjukkan apa yang sebenarnya terjadi pada 22 Oktober 1844. Hiram
Edson
B. Aktivitas
Permulaan
Persiapan
Bagikan kartu indeks yang di atasnya tertulis pesan berikut ini: pesan surat
elektronik, pesan telepon, pesan botol yang dialirkan ke laut,
pesan dari drum, pesan oleh kode Morse atau tipe-tipe kode yang lain, pesan
melalui bahasa isyarat, pesan melalui bahasa tubuh, dll.
Siap-siap
Katakan: Kartu indeks ini berisi nama-nama pekabaran dengan tipe yang berbeda yang
secara teknis manusia terima atau kirim.
Lakukan
Tanyakan kepada muridmu mengapa tipe-tipe pesan yang berbeda pada kartu
mereka diperhitungkan sebagai sesuatu yang penting. (Doronglah para murid untuk
merujuk kepada masing-masing tipe pesan.)
Tanya Jawab
Tanyakan: Seberapa penting tipe-tipe pesan ini? Bagaimana tipe-tipe pesan
Allah dalam buku Wahyu dibandingkan dalam hal ini?
Katakan: Tidak seperti pesan-pesan manusia, pesan-pesan Allah
sangat dapat dipercaya. Orang-orang yang Dia kirimkan melalui Pekabaran Tiga Malaikat dari Wahyu 14 adalah sangat penting karena nasib kekal kita
tergantung pada respons kita terhadap pekabaran itu. Kita tidak mengijinkan
segala sesuatu untuk mengganggu perhatian kita dari mereka dan pekabaran
penting yang mereka sampaikan.
C. Ilustrasi Permulaan
Dengan kata-katamu sendiri,
bagikan cerita berikut:
Gereja Tanpa Komitmen
Emerson Colaw mengatakan tentang melakukan beberapa pekerjaan dengan daftar
anggota tidak tetap di gerejanya. Dia menulis sebuah surat kepada sebuah
keluarga yang telah sangat aktif di gerejanya. Sebuah surat jawaban mengatakan,”Tuan Colaw, kami sekarang tinggal dekat
kampus universitas dan kami pergi setiap minggu ke kebaktian mereka. Mereka
memiliki musik yang tidak biasa… mereka memiliki pembicara nasional
setiap minggu pagi.” Dan dia menambahkan sebuah catatan yang dia pikir tidak penting.” Kami tidak pernah mendengar khotbah
seperti itu sebelumnya. Anak-anak diajar di gereja oleh para pelajar dari
seminari.” Dan kemudian
dia mengakhiri, “Tetapi yang terbaik adalah tidak ada keanggotaan, tidak ada
sumpah, dan tidak ada perkumpulan wanita yang memintaku untuk melayani. Jadi
jika engkau tidak keberatan, kami akan meninggalkan keanggotaan kami di Hyde
Parkand untuk melanjutkan keberadaan kami di sini.” Tidak ada keterlibatan,
tidak ada gangguan. Tidak ada salib..—James S.Hewitt, Illustrations Unlimited
(Wheaton, Illinois: Tyndale HousePublishers, Inc., 1988), hal. 87.
Tanya Jawab
Tanyakan:
§
Apa yang terjadi ketika sebuah gereja diisi dengan
seorang anggota seperti di atas?
§
Apa yang terjadi ketika seluruh denominasi atau
kebanyakan orang Kristen mempunyai sikap yang sama?
§
Apa yang akan menjadi resikonya? Bagaimana sikap pasif
atau ketidakterlibatan dapat diubah?
4. Hubungkan
A. Hubungkan dengan Kerajaan
Dengan
kata-katamu sendiri, bagikan hal berikut:
Katakan:
Mari temukan dan baca Wahyu 3:17 bersama.
Setelah membaca ayat tersebut, sampaikan ide-ide berikut
dengan kata-katamu sendiri:
§
Anggota gereja
abad ke-19 menikmati gereja untuk gengsi dan kesempatan yang ditawarkannya,
tetapi kurang dalam komitmen kepada Kristus da pertumbuhan rohani dalam Dia.
Kata-kata yang kita hanya baca secara akurat menggambarkan anggota abad ke-19.
§
Orang Kristen
merasa diri puas dan keduniawian, mereka berada dalam bahaya untuk hilang
selamanya ketika merasa aman. Mereka memiliki bentuk agama, tanpa kuasa; nama
Kristus, tetapi tidak Roh-Nya; tidak terikat dan memiliki harta, tetapi miskin
akan kerohanian yang besar dan moral.
§
Mereka
berbicara tentang menerangi, tetapi tetap banyak dari antara mereka mendukung
hak-hak kepemilikan budak untuk memperlakukan sesama manusia sebagai barang.
Mereka melihat kepada milenium yang sudah semakin dekat (1900) sebagai
permulaan seribu tahun di bumi. Dalam kenyataannya Yesus sedang bersiap untuk
memeriksa masing-masing mereka untuk melihat apakah mereka mengasihi Dia atau
tidak dengan segenap hati mereka dan mengasihi sesame mereka seperti diri
mereka sendiri.
Tanyakan:
Bagaimana Allah seharusnya merasakan gereja seperti itu?
(Ijinkan
para murid berkesempatan untuk menjawab pertanyaan dan mengekspresikan
pereasaan mereka.)
Katakan:
§ Allah mengasihi setiap orang dan ingin masing-masing kita bertobat dan siap
bertemu Yesus. Mari kita kembali ke Hosea 11:8,9 untuk melihat bagaimana Dia
bereaksi terhadap orang berdosa.
(berhenti untuk mengijinkan para murid membaca kutipan tersebut bersama-sama.)
§
Sebagaimana Allah dalam kasih-Nya yang besar kepada Israel memperpanjang kesempatan untuk menerima Yesus
sebagai Mesias, sehingga Dia memberikan kepada dunia abad ke sembilan belas
waktu untuk mempersiapkan kedatangan Yesus yang kedua kali. Dan bahwa waktu
telah diperpanjang sekarang kepada abad dua puluh satu.
Tanyakan:
§
Bagaimana Allah memberikan kepada orang-orang di abad ke
sembilan belas kesempatan untuk bertobat?
(Menerima
sudut pandang yang benar, tetapi para murid untuk mengerti bahwa Allah
menggunakan Pekabaran Tiga Malaikat untuk menolong orang bersiap-siap.)
§
Sudahkah Pekabaran Tiga Malaikat berhenti sejak Yesus tidak datang? (Mintalah para murid kembali ke Wahyu 14:1-2 bergantian
untuk membacanya.)
Katakan:
§ Pekabaran ini adalah untuk segala waktu dan untuk setiap orang yang hidup
sampai Yesus datang.
§ Penuh belas kasihan, Dia belum datang karena memberikan kesempatan kepada
setiap orang untuk mendengar peringatan pekabaran tiga Malaikat dan bersiap
untuk kedatanganNya.
B. Hubungan dengan Ilustrasi
Pelajaran
Sebelumnya mintalah
seseorang untuk membaca atau menceritakan cerita dari pelajaran hari Sabat.
Tanyakan:
§ Bagaimana William Miller telah mebuat pilihan yang baik untuk memimpin
khotbah pekabaran Malaikat Pertama?
(Menerima respon yang tepat, tetapi tuntunlah para murid untuk melihat
bahwa Miller membuat pilihan yang sangat baik untuk alasan-alasan berikut ini:
karena dia rendah hati, dia bergantung pada Allah dan sukses; dia dipersiapkan,
belajar tentang kedatangan Yesus bertahun-tahun; dia ingin dunia mengetahui
bahayanya; dan orang-orang menghormatinya, mengundangnya untuk mengadakan
pertemuan di gereja-gereja mereka.)
§ Apakah Allah dibatasi hanya dengan menggunakan para pendeta, dokter, dan guru dalam pekerjaanNya? Peran apakah
yang anak-anak dan para remaja dapat mainkan dalam mengabarkan Pekabaran Tiga Malaikat?
§ Apakah Allah mengharapkan mereka menjadi versi yang lebih muda dari para
orang dewasa? Apakah tuntutan-tuntuanan untuk menjadi sebuah saluran melalui
siapa Allah dapat bekerja? (Ijinkan para murid untuk memberikan opini mereka.)
Dalam kata-katamu bagikan
ide berikut:
§
Yesus dapat menggunakan siapa saja dalam pekerjaan-Nya, berapapun usia seseorang, jenis kelamin, atau pekerjaan. Sekali Dia
pernah berkata bahwa Dia dapat menggunakan batu untuk memuji Allah jika
orang-orang tidak melakukannya!
§
Semua yang Dia inginkan dari para pekerja-Nya adalah menghidupkan dedikasi untuk membagikan kabar baik rahmatNya, tangan
yang bekerjasama untuk melakukan kehendak-Nya, hati yang mengasihi untuk memeluk orang yang bergumul, dan mendiamkan
lutut yang gemetar oleh karena kesalahan. Dia berjanji untuk menolong keinginan
para remaja mengembangkan karakteristik ini dan mendorong mereka untuk menjadi
unik, menjadi individu yang hebat di mana untuk itulah Ia menciptakan mereka.
C. Hubungan dengan Kehidupan
Ceritakan hal berikut:
Untuk dua hari berturut-turut, orang tua DeCarlo telah membaca Wahyu 13 dan 14 untuk renungan
malam. Dengan semua sebutan binatang dan naga, sebuah gambar binatang, dan
murka Allah yang besar pada mereka yang memiliki tanda binatang, DeCarlo
ketakutan. Tidurnya diganggu oleh mimpi yang mengerikan di mana dia dimakan
oleh binatang yang berkepala banyak atau mengalami murka Allah. Dia takut bahwa dia akan hilang ketika Yesus akan datang.
Tanyakan:
§
Bagaimana dengan
kita meyakinkan DeCarlo, menolong dia untuk mengerti nubuatan akhir zaman?
(Ijinkan murid-murid menjawab. Mungkin seseorang akan mengatakan bahwa
gambar-gambar yang menakutkan adalah simbol dan orang Kristen tidak perlu takut
kepada mereka.)
§
Apa yang simbol-simbol
ini lambangkan? Ijinkan para murid menjawab, tetapi gunakan hal berikut sebagai
tuntunan jawaban pertanyaan: Alkitab menyatakan binatang sebagai Gereja Katolik Roma dan Naga sebagai Setan, sumber kuasa dari binatang dan cirri khasnya. Binatang yang menyerupai domba berbicara seperti seekor naga adalah Amerika
Serikat. Patung binatang itu menghubungkan periode ketika Amerika meniru
kegiatan gereja Katolik Roma melalui penyatuan pemerintah sipil dan wewenang
agama dalam menganiaya mereka yang tidak memiliki tanda binatang, mereka yang
menghormati Sabat hari ketujuh dan bukannya hari Minggu.
§
Bagaimana
pengertian ini menghibur De Carlo?
(Ijinkan para murid menjawab)
Dengan kata-katamu sendiri bagikan ide berikut:
§
Ketika Allah mengirimkan
kepada kita pekabaran, maksud-Nya adalah tidak pernah melumpuhkan kita dengan
ketakutan. Sebaliknya, Dia menginginkan kita kembali kepada Dia dalam
pertobatan setelah kita melihat keseriusan kondisi kita dan kerusakan dosa.
§
Menurut 2
Korintus 6:17, 18, Dia menceritakan kepada kita untuk melupakan dosa dan
organisasi yang rusak, datang kepada-Nya sebagai seorang Bapa. Dia berjanji
dalam Efesus 5:25 bahwa dia sanggup untuk membuat semua anak-anak, yang percaya
pada-Nya, bisa ke sorga “tanpa cacat dan kerut atau cela, tetapi kudus dan tak
bercela.”Daripada takut pada Wahyu 13 dan 14, DeCarlo dapat melihatnya sebagai
pekabaran kasih dari Allah yang ingin untuk membebaskan dia dari penderitaan di
kehancuran dosa yang terakhir. Allah ingin juga untuk membagi dengan sebanyak
mungkin orang kabar baik tentang kelepadan Allah yang tersedia.
5. Aplikasi
A. Aktivitas Aplikasi
§ Cermin kegiatan ini memulai kegiatan A. Pilihlah 12
partisipan untuk menggambarkan keadaan sekarang ini dalam menyampaikan Pekabaran
Tiga Malaikat.
§ Setiap 12 lembar halaman harus memiliki satu petunjuk
dari kolom yang ditulis di bawah. Petunjuk dalam kolom dipasangkan secara benar
menjadi sebuah kunci jawaban. Jangan membuat hubungan ini Nampak kepada para
murid.
§ Lengketkan atau isolasi selembar kertas pada
masing-masing 12 sukarelawan. Mintalah dua murid dari penonton “mengacak” para
partisipan. Mintalah para penonton memasangkannya. Tunjuklah seorang murid
untuk secara fisik memasangkannya, bawalah pilihan penonton. Kemudian nyatakan
jawaban yang benar.
Tanya Jawab
Tanyakan:
§ Apakah pengetahuanmu akan gambaran orang-orang yang
mengabarkan Pekabaran Tiga Malaikat saat ini lebih baik?
§ Apakah keuntungannya mengetahui masa lalu dan saat ini
mengenai sejarah gereja dengan baik?
§ Bagian apa yang engkau dapat mainkan dalam membagi Pekabaran
Tiga Malaikat?
Gambaran orang yang membagikan Pekabaran Tiga Malaikat:
Identitas
yang tepat
§ Anak
laki-laki ini adalah salah satu yang menolong terbentuknya perkumpulan pemuda
Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh. Luther Warren
§ Orang ini pada 1930 memulai program radio tertua yang terus menerus di
Amerika. H. M. S. Richards, Sr.
§ Allah telah menggunakan penginjil Afrika-Amerika ini untuk membaptis ribuan
orang di dunia. E. E. Cleveland
§ Pencerita yang berbakat dan dikasihi oleh orang muda ini menuliskan
Cerita-cerita klasik Alkitab sebelum tidur bagi anak Junior. Arthur S. Maxwell
(“Paman Arthur”)
§ Guru dan sarjana yang bertalenta, dia adalah wanita Afrika pertama yang
menyelesaikan tuntutan Ph.D di Amerika. Eva. B. Dykes
§ Bersama
suaminya, dia melayani sebagai seorang misionari perintis di Bolivia, Peru dan Brazil.
Anna Stahl.
B. Pertanyaan
Aplikasi
1.
Mengapa pembawa
kabar terakhir Allah digambarkan sebagai para Malaikat?
2.
Apakah dalam
membagikan Pekabaran Tiga Malaikat harus melakukannya dengan sempurna?
3.
Mengapa
oraganisasi manusia digambarkan sebagai binatang dalam wahyu 14?
4.
Apakah Babilon
itu, dan anggur melambangkan apa?
5.
Mengapa
menerima tanda binatang mengakibatkan hukuman yang mengerikan?
6.
Mengapa
amaranorang-orang katika mereka tidak ingin mendengar amaran atau tidak
mempercayainya? Why warn people when they don’t want to hear the warning or don’t believe it?
7.
Haruskah
seseorang takut akan kedatangan Yesus? Mengapa
ya atau mengapa tidak?
8.
Mengapa menunggu Yesus untuk datang begitu lama?
6. Penutupan
Kesimpulan
Dengan kata-katamu sendiri, buat kesimpulan dengan
ide-ide berikut:
§ Alkitab memberikan bukti yang meyakinkan bahwa Allah mengasihi kita dengan
segenap hati-Nya dan ingin hanya yang terbaik bagi kita. Ingatlah ketika Ia menghormati
permintaan Abraham bahwa Dia melepaskan Sodom dan Gomora dari kebinasaan jika
mereka memiliki sebanyak 10 orang benar (Kejadian 18:32)?
§ Dia juga mengirimkan kepada kita sebuah pekabaran bahwa Dia “merencanakan
untuk kesejahteraan (kita), rencana memberikan pengharapan (pada kita) dan
sebuah masa depan” (Yeremia 29:11, NIV). Melalui Pekabaran Tiga Malaikat
Allah mencoba untuk menyiapkan bagi kita untuk kedatangan
Yesus yang kedua kali. Dia menginginkan kita bersama Dia melalui kekekalan dan
tidak dirusakkan dengan kejahatan. Dia kemudian mengirimkan sebuah misi kasih
kepada kita untuk menyampaikan injil pembebasan
kepada sesame manusia.
§ Alangkah Kasihnya! Allah yang begitu baik! Siapa yang dapat melawan amaran
pekabaran terakhirnya, memilih
kehancuran? Dan siapa yang dapat menolak membagikan kabar baik pesan
pengharapan Allah?
Pelajaran 5
“Akhir Zaman: Malaikat-malaikat yang Murah Hati”
Dari Ladang Jagung ke Mimbar
12 Januari 2013
Dari Ladang Jagung
ke Mimbar
(Apa kira-kira
hubungan ilustrasi berikut dengan ayat-ayat Alkitab di pelajaran hari Rabu?)
“Apa yang harus
saya lakukan?” Petani Low Hampton, New York, bertanya-tanya.
Tidak masalah apa
yang dia lakukan akhir-akhir ini, dia tidak dapat menemukan kedamaian. Tidur tidak nyenyak dan bekerja tidak tenang.
Kemana saja dia berpaling, sebuah suara yang lembut namun jelas nampaknya
berkata,” Engkau harus mengatakan kepada dunia akan bahayanya!”
“Saya bukan seorang
pengkhotbah,” dia mengelak, melepaskan kuda-kuda dari membajak dan berdiri pada suatu hari yang panas Agustus 1831.
“Saya lambat berbicara dan tidak banyak belajar,” dia menyanggah, seperti ada
seseorang yang berdiri di sisinya. “Saya tidak layak untuk pekerjaan itu!”
“Pekerjaan itu”
membuat si petani mempelajari Alkitab. Itu aneh, selama masa permulaan hidupnya,
dia telah menolak bahwa Alkitab merupakan inspirasi ilahi. Dia juga sudah menyatakan
bahwa Allah tidak lagi terlibat dalam urusan-urusan dunia, telah
meninggalkannya untuk diatur oleh hukum alam setelah Ia menciptakannya.
Tetapi semuanya
berubah setelah Perang 1812. Miller tidak dapat mengerti bagaimana dia dan
prajurit Amerika yang lain sanggup mengalahkan prajurit Inggris yang terlatih
dan berjumlah tiga banding satu lebih banyak. Apakah Allah terlibat? Dia
bertanya-tanya.
Kembali kepada
Alkitab dia menemukan jawaban yang lebih dari pertanyaan ini. Dia menemukan
bahwa Alkitab adalah inspirasi Ilahi. Ini memimpinnya untuk menerima Yesus
sebagai Juruselamatnya dan bergabung dengan gereja Baptis setempat, di mana
kadang-kadang membaca khotbah yang dicetak ketika pendeta tidak ada.
Kemudian, pada
1818, tahun-tahun belajar Alkitabnya memimpin dia kepada satu penemuan yang
mengejutkan: Yesus akan datang sekitar 1843 dan menghancurkan dunia! Dunia
perlu diamarkan, dia berpikir. Tetapi dia yakin dia bukanlah orang yang
menyampaikan tugas ini, meskipun dia membagikan pandangannya dengan beberapa
penduduk Low Hampton.
Ketika 1843 semakin
dekat dan suara yang hamper terdengar mendorong dia untuk berkhotbah, dia mulai
mempertimbangkan. “Saya tahu apa yang akan saya lakukan,” sekarang dia berkata,
berjalan ke arah beberapa pohon.” Saya akan berdoa tentang hal itu.” Bertelut
pada batu karang, dia berjanji,” Tuhan, jika Engkau mengatakan kepadaku untuk
berkhotbah, Saya akan melakukannya jika saya mendapat undangan untuk
melakukannya.” Terbebas, dia bangkit, berpikir, hal itu tidak akan pernah
terjadi, karena saya bukan seorang pengkhotbah!
Setengah jam
kemudian, keponakannya datang, memintanya untuk berkhotbah pada hari minggu di
dekat Dresden karena pendetanya akan tidak hadir!
Dia menatap pohon
dengan marah. Dia tidak mau untuk berkhotbah! Dengan sabar, Allah mendengarkan keberatannya
tetapi tidak membuang keyakinanya.
Dengan takut,
William pergi ke Dresden. Tetapi jemaat tersebut menghargai pekabarannya dengan
sangat. Nyatanya, mereka memintanya untuk berkhotbah sepanjang minggu, dan sebuah
kebangunan(ketertarikan agama yang diperbaharui) dihasilkan! Ketika pengkhotbah
yang baru itu pulang, dia menemukan undangan tertulis memintanya untuk
menyampaikan pandangannya tentang kedatangan Kristus kepada jemaat-jemaat lain.
Dengan jelas, tangan
Allah menuntun. William Miller, tadinya seorang petani, menguatkan hati dan
memulai sebuah karir yang menyiapkan ribuan orang bagi kedatangan Kristus, pada
jamannya dan jaman kita.
Minggu, 27 Januari 2013
Yang Saya Pikirkan
Tuan Runako
mengajar pada sebuah sekolah di pulau yang kecil di Indonesia. Suatu hari dia
terburu-buru pergi ke desa, mengamarkan bahwa sebuah angin ribut akan menerpa
pulau itu dalam 24 jam.
Dia memohon setiap
orang untuk meninggalkan daratan utama dengan segera. Kebanyakan penduduk desa
menolak, mereka mengatakan dapat mengatasi angin ribut ini seperti yang
lainnya. Perkataannya tidak menggoyahkan mereka. Dengan sedih, dia mengumpulkan
keluarganya dalam perahu yang kecil, meninggalkan pulau utama. Beberapa
keluarga, tidak percaya bahwa badai akan tiba, dengan santai mengumpulkan
perahu mereka dan memuat harta benda, tetapi monster angin rebut mengejutkan
mereka, menghancurkan banyak harta benda dan kematian.
Bagaimana cerita
ini memantulkan jaman badai kita? Mengapa tuan Runako tidak memaksa penduduk
desa untuk pergi? Seberapa besar tanggung jawab kita kepada hidup orang lain,
kemudian? Seberapa jauh kita mengamarkan orang lain akan bahaya yang ada?
Kunjungi
www.guidemagazine.org/rtf untuk posting tanggapan Anda. Terus terang dan jujur.
Katakanlah apa yang Anda pikirkan.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Senin, 28 Januari 2013
Apa yang Mereka Ingin Katakan?
Beda orang, beda juga pendapat. Beberapa kutipan di bawah ini mewakili
pandangan dari warga negara sejati kerajaan Allah; mungkin yang lain tidak.
Bisakah anda membedakannya? Bagaimana pernyataan-pernyatakan di bawah ini
dibandingkan dengan apa yang Tuhan katakan dalam Firman-Nya? Setelah meninjau
ayat-ayat dalam bagian pelajaran Allah Berfirman. . ., tulislah pernyataan yang
cocok dengan keyakinan Anda. Bersiap-siaplah membuat “kutipan sendiri” di
Sekolah Sabat.
§
“Di antara sifat Allah, meskipun semuanya sama, kemurahan
hati bersinar lebih terang daripada keadilan.”—Miguel de Cervantes, Penulis
Novel dan drama abad ke-16.
§
“Biarlah keadilan dilakukan meskipun langit
runtuh.”—Puisi Roman.
§
“Dunia adalah tempat berbahaya untuk hidup, bukan karena
orang-orangnya jahat, tetapi karena orang-orang yang tidak melakukan sesuatu
apapun untuk diri mereka.” —Albert Einstein Ilmuwan Amerika Serikat kelahiran Jerman.
§
“Jika engkau membaca sejarah engkau akan menemukan bahwa
orang Kristen yang banyak berbuat saat ini adalah mereka yang memikirkan masa
depan. Itulah sebabnya orang Kristen kebanyakan berhenti berpikir tentang dunia
lain di mana mereka tidak terbiasa dengan hal ini.”—C. S. Lewis, Pengarang
Inggris abad ke-20.
§
“Seperti Reformasi besar abad ke enam belas, pergerakan Advent
nampak di berbagai negara Kristen pada waktu yang sama. Di Eropa dan Amerika
orang-orang yang mempunyai iman dan yang berdoa dipimpin mempelajari nubuatan,
dan, mempelajari catatan suci, mereka melihat bukti yang meyakinkan bahwa akhir
dari segala sesuatu sudah dekat. Di berbagai negeri ada orang-orang Kristen
yang terisolasi, hanya mempelajari Alkitab, tiba kepada satu kepercayaanbahwa
kedatangan juruselamat telah dekat.”—Ellen G. White, Pengarang yang
diinspirasikan dan Pendiri Gereja abad ke-19.
Tuliskan Kutipanmu
Apa yang saya
katakan adalah …
|
|
|
|
|
|
Selasa, 29 Januari 2013
LALU APA?
Seperti sebuah
fondasi di atas sebuah bangunan, demikian Pekabaran Tiga Malaikat dalam Wahyu
14:6-12 kepada Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh. Kepercayaan yang unik yang
kita miliki sebagai sebuah gereja adalah semuanya dihubungkan kepada pekabaran dari Allah.
Pada peringatan Malaikat
Pertama “waktu penghakiman [Allah] telah datang,” kita melihat penekanan Advent
pada orang-orang yang bertanggung jawab kepada Allah untuk tindakan mereka dan
pada hari penghakiman sebagai sebuah kenyataan saat ini, bukan hanya sebuah
peristiwa yang jauh. Juga, dengan mengabarkan “Sembahlah Dia yang menjadikan
langit, bumi, laut dan mata air.” (NIV), Kita mengerti bahwa kita menyembah
Allah pencipta (bukan evolusi), yang
meminta kita menyembah-Nya pada hari Ketujuh dalam ingatan ciptaan-Nya.
Pekabaran kedua
merujuk kepada komitmen kita kepada kebenaran Alkitab yang sedang kita percayai
dan peranan kita sebagai sebuah tempat bagi mereka yang mencari sebuah gereja
di mana kebenaran Alkitab diabaikan.
Pekabaran Malaikat Ketiga
mengingatkan kita akan komitmen kita kepada kerajaan Allah dan nilai-nilai
surgawinya dan penolakan kita kepada kerajaan setan dan nilai-nilai dunia.
Sebagai agen Allah,
tugas kita adalah menolong Dia menyelamatkan sebanyak mungkin orang dari
kematian kekal yang disiapkan bagi setan dan kerajaannya.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Rabu 30 Januari 2013
Tuhan berkata…
§ 2 Korintus 5:17,18
|
|
§ Wahyu 1:1
|
|
§ Ibrani 1:14
|
|
§ 2 Korintus 6:17,18
|
|
§ Yoel 2:1
|
|
§ Daniel 7:9-10
|
|
§ Wahyu 20:12
|
|
The Great
Controversy, hal. 36.
“Allah tidak
berdiri terhadap orang berdosa sebagai seorang penghukum terhadap pelanggaran
[dosa]; tetapi Dia membiarkan para penolak rahmat-Nya bagi mereka sendiri,
untuk menuai apa yang mereka tabur.”
(Ayat tambahan:
Matius 12:36, 37; Yohanes 5:22; Kisah 24:25; Roma 3:23; Roma 14:10; Efesus
5:25-27; Kolose 1:12-14; 1 Petrus 4:17.)
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Kamis, 31 Januari 2013
Apa Hubungan Semua Ini Dengan Aku?
Pekabaran Tiga Malaikat
menggambarkan sebuah perang antara dua kerajaan, masing-masing berkompetisi
untuk mendapatkan persekutuan kita. Malaikat Pertama ditujukan kepada
orang-orang yang hidup pada saat penemuan dan kemajuan yang besar.
Kecukupan diri dari
orang-orang kepada siapa Malaikat memberikan pekabarannya tidak memberikan
perhatian. Namun, Allah tidak tinggal diam. Dia mengirimkan Malaikat yang lain,
mengundang orang yang benar-benar ingin mengikuti kebenaran untuk meninggalkan
organisasi yang telah memilih untuk ditipu oleh setan.
Ketidakinginan Allah
jika merek mengikuti Setan karena ketidaktahuan mereka, Dia mengirimkan peringatan
Malaikat terakhir untuk mengamarkan mereka akan hukuman yang sedang mereka
pilih. Pilihan dari masing-masing orang adalah: Akankah saya memilih Allah atau
setan, hidup atau mati?
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Jumat, 1
Februari 2013
Bagaimana Cara Kerjanya?
Kadang-kadang para remaja tergoda untuk berpikir bahwa Allah dan agama
adalah untuk orang yang lebih tua, bukan untuk mereka. Mereka mengklaim bahwa
mereka akan memberikan hati mereka kepada Allah setelah mereka menjasi tua.
Pasangkan orang di kolom kiri dengan usia mereka di sebelah kanan.
Setelah engkau memasangkan mereka, catatlah perasaanmu pada sebuah jurnal.
|
Orang yang mengalami peristiwa
|
Umur orang itu saat peristiwa itu
terjadi
|
|
1.
Yesus memulai pelayanannya dengan mengajar para
pemimpin Yahudi di Kaabah.
|
a. 19
|
|
2.
Pada umur ini, anak perempuan misionaris J. N. Andrews,
Mary, berbicara bahasa Perancis seperti gadis Perancis dan dibuktikan oleh
publikasi Perancis.
|
b. 24
|
|
3.
Pionir pendidikan Advent Goodloe Harper Bell mulai
mengajar pada usia ini.
|
c. 17
|
|
4.
Pada umur ini, O. A. Olsen, yang nantinya menjadi Ketua
General Conference dibaptis
|
d. 7
|
|
5.
Allah
memanggil Ellen
Harmond (White) menjadi utusan-Nya, memberikan kepadanya penglihatan
pertamanya.
|
e. 16
|
|
Orang yang mengalami peristiwa
|
Umur orang itu saat peristiwa itu
terjadi
|
|
6.
Raja Yoas diangkat menjadi raja pada usia ini.
|
f. 12
|
|
7.
Ketua konferens selanjutnya, misionari, dan guru
Stephen N. Haskell memulai berkhotbah pada usia ini
|
g. 13
|
|
8.
Telah menjadi seorang dokter pada usia ini, J. H.
Kellogg menjadi Direktur Institusi Reformasi Kesehatan Battle Creek
|
h. 21
|
|
9.
Luther Warren pada usia ini membuat pertemuan
perkumpulan Pemuda Advent pertama di rumah gerejanya.
|
i. 20
|
|
10. G. W. Amadon yang
bekerja pada percetakan Review and
Herald selama 50 tahun, memulainya pada usia ini.
|
j. 14
|
Jawaban:
1
(f), 2 (e), 3 (a),
4 (g), 5 (c), 6 (d), 7 (i), 8 (b), 9 (j), 10 (h)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar