Pelajaran 1
HIDUP SEBAGAI WARGA NEGARA
SORGA
Sulit Untuk bersembunyi
5 Januari
2013
1. Persiapan
A. Sumber
·
Matius 5:13-16
·
Amsal 4:18,19
·
Efesus 5:8-11
·
1 Tesalonika 5:5
·
Filipi 2:14-16
·
1 Petrus 2:9
·
2 Korintus 2:14-17
(Lihat ayat-ayat tambahan di pelajaran untuk murid)
B. Apa yang dikatakan tentang “Hidup
sebagai warga negara sorga”
Apa artinya menjadi garam dunia? Apa gunanya garam jika tidak terasa asin?
Apa artinya menjadi terang dunia? Apakah mungkin menyembunyikan sebuah kota di
atas bukit? “Garam” dan “terang” adalah seharusnya gambaran kekuatan warga negara
kerajaan Allah kepada dunia. Ketika Kristus memanggil murid-muridNya untuk
menyampaikan kabar baik, Dia memanggil mereka untuk “menjadi” sesuatu lebih
daripada “melakukan” sesuatu. Seringkali jangkauan keluar dan kesaksian adalah
kegiatan sederhana yang kita lakukan pada sore hari dan kemudian berpikir bahwa
hala ini telah selesai.
Pelajaran pekan ini berfokus pada menyingkapkan potensi terang yang ada
pada setiap orang percaya. Setiap orang yang percaya dalam Kristus dapat
menjadi sebuah botol garam dan juga mercusuar terang bagi dunia. Tetapi seperti
apakah kelihatannya? Tantangan ini akan menjadi bagian bagi para remaja untuk
menemukan bagaimana, dengan cara mereka, untuk menjadi garam dan terang dunia.
C. Apa Tujuan “Hidup sebagai warga
negara sorga”
Sebagai hasil dari pelajaran ini kami mau para siswa akan sanggup untuk:
1.
Menyadari bahwa kesaksian adalah apa/siapa engkau
sebenarnya lebih dari sekedar melakukan sesuatu.
2.
Mengembangkan sebuah pengertian apa yang harus kita
saksikan.
3.
Terlibat dalam sebuah gaya hidup benar yang menyinari
orang lain.
D. Benda-benda yang Dibutuhkan
Permulaan:
(Kegiatan A)
Lilin dan korek api, senter besar, senter kecil,
berbagai tipe lampu, pointer dari lampu laser, kamera dengan lampu bliz;
(Kegitan B)
Makanan ringan seperti kerupuk, Roti, sayuran—seledri atau keju;
(Ilustrasi C)
Kertas lipat, paper clips, gunting, magnet.
Menghubungkan:
Alkitab, pelajaran untuk murid, lembar kerja “mencari
garam dan terang dunia,” halaman 11.
Penerapan:
Kertas, pena, pensil.
2. Jembatan
A. Di Mana Kita Sebelumnya
Beri 10 menit ketika siswa baru datang untuk:
1. Tanyakan ayat mana yang
mereka pilih untuk dipelajari dari bagian hari Rabu pelajaran mereka. Beri
mereka kesempatan untuk menghafalkan ayat-ayat mereka.
2. Beri kesempatan murid untuk membuat kutipan
sendiri, menggunakan apa yang mereka tulis dalam pelajaran hari Senin. Pastikan untuk menjelaskan kepada mereka mengenai
kutipan-kutipan yang mungkin tidak mencerminkan dengan tepat kehidupan Kristen.
Namun, kutipan seperti ini tidak lazim terjadi pada setiap pelajaran.
3. Melihat kembali berbagai tanggapan yang diberikan mereka dan orang lain
terhadap skenario yang disajikan pada hari Minggu. Diskusikan berbagai tanggapan, berakhir dengan
pokok-pokok pikiran dari Apa Yang Dikatakan Tentang … di penuntun guru. Jika Anda memiliki kelompok yang sangat
besar, pastikan ada beberapa orang dewasa yang bersedia melakukan bagian ini
dengan kelompok murid yang lebih kecil.
B. Komponen Sekolah Sabat Lainnya
·
Lagu
Pujian pendahuluan
·
Penekanan Missi (dapatkan bahan Berita Missi Advent untuk
Pemuda dan Dewasa di www.realtimefaith.net)
·
Laporan-laporan
proyek pelayanan
3.
Permulaan
Catatan untuk guru:
Susun
program Anda sendiri dengan pilihan dari kategori di bawah ini—Pembukaan,
Mengaitkan, Penerapan, dan Penutupan. Perlu diingat, bahwa murid perlu memiliki
kesempatan untuk interaksi (berpartisipasi secara aktif satu sama lain) dan
belajar dari Firman Allah. Pada saat tertentu Anda harus mengarahkan atau
menarik perhatian mereka pada pelajaran mereka minggu ini.
A. Aktivitas
Permulaan
Bersedia:
·
Latihan ini akan menuntut berbagai alat yang memancarkan
terang (sebagai contoh lilin dan korek api, senter besar dan kecil, lampu
laser, dan/atau kamera dengan lampu blitz).
·
Kumpulkan berbagai sumber terang sedapat mungkin, sesuai
dengan jumlah murid yang engkau miliki di kelas. (Coba berikan satu macam
terang per kelompok yang terdiri dua sampai empat murid, atau per orang.)
·
Setiap macam terang akan menunjukkan sebuah metafora
berbagai macam orang bersaksi kepada orang lain. Pelajaran yang penting adalah
berbagai macam terang memiliki jenis pengaruh yang berbeda terhadap kegelapan,
sebagaimana yang terjadi kepada manusia. Setiap bentuk terang dibutuhkan dan
bernilai.
Siap-siap:
·
Sebagai pemanasan bagi para murid dalam membicarakan
tentang terang.
·
Tanyakan: Berapa
banyak jenis terang yang engkau miliki di rumahmu? dalam sebuah gereja? Di
Dapur? dan di mobil? Berikan waktu bagi para murid untuk mendiskusikan topik
ini beberapa menit.
·
Ijinkan mereka mengasah otak tentang jenis terang lain
yang mereka lihat di sekitar kehidupan mereka sehari-hari.
Lakukan
·
Tunjukkan berbagai bentuk terang pada daftar siap-siap di
atas meja di mana setiap orang dapat melihatnya.
·
Tugaskan setiap murid atau kelompok siswa pada satu
bentuk terang.
·
Sediakan pertanyaan-pertanyaan berikut ini. Setelah 10
menit mintalah para murid melaporkan jawaban mereka kepada teman yang lainnya.
1. Apa maksud
utama dari terang ini?
2. Dalam
situasi seperti apa terang ini begitu berharga? Dalam kondisi seperti apa
terang ini kurang berguna?
3. Apakah
sumber kekuatan dari terang dan apakah keterbatasan atau kelemahannya?
4. Jika terang
ini adalah simbol kesaksian seseorang kepada dunia, nampaknya seperti apakah
kesaksian itu ? Coba pikirkan contoh-contoh tertentu. (Sebagai contoh, sebuah
lampu blitz dari kamera menghasilkan sejumlah terang yang besar dalam periode
waktu yang singkat, menyanggupkan orang mengabadikan sebuah peristiwa tepat
waktu dan memiliki kenangan itu selamanya dalam bentuk gambar. Hal ini sama
seperti nabi, penginjil keliling, atau seorang pemimpin yang sensasional di
mana hidup mereka singkat tetapi dampaknya selalu diingat.)
Tanyajawab
·
Tanyakan:
1. Kapankah
engkau melihat seseorang menerangi kegelapan dengan berbagai terang yang kita
telah diskusikan?
2. Mengapa
engkau berpikir Yesus memilih metafora kota di atas gunung untuk menggambarkan
peranan kita di dunia?
3. Dengan
cara apa engkau berpikir gerejamu adalah terang bagi masyarakatmu? Bagaimana
melakukannya dengan lebih baik?
4. Apakah
engkau berpikir kota di atas gunung adalah menggambarkan individu atau gereja
secara keseluruhan? Terangkan.
B. Aktivitas Permulaan
Bersedia:
•
Kumpulkan beberapa makanan kecil seperti kerupuk, roti, sayuran (seledri, wortel) untuk uji rasa. Seorang pelajar yang
menjadi sukarelawan akan merasakan makanan itu dengan mata tertutup, mengidentifikasi rasa asin
benda itu. Catatlah kategori yang dirasakan sukarelawan sebelumnya. Sebelum
merasakan makanan itu (membandingkan dua rasa pada saat yang sama), murid harus
merasakan makanan untuk menentukan apakah makanan itu asin atau tidak. Sebagian
makanan itu ditaburi gula gantinya garam. Idenya adalah membawa kebenaran terlihat
dan terasa seperti garam, tidak membuat kita asin; menjadi “asin” adalah hasil
dari baptisan anugerah Allah.
Siap-siap
• Pilihlah sepasang sukarelawan untuk mengikuti uji rasa. Tutup
mata keduanya. Masing-masing sukarelawan akan mengalami kategori atau
perbandingan:
ü Asin dan tidak asin
ü Tidak asin dan sedikit asin
ü Tidak asin dan terlalu asin
ü Asin dan manis (rasa seperti asin namun manis)
ü Tidak asin dan tidak asin
Lakukan
•
Mintalah para murid untuk menutup mata para sukarelawan.
•
Pimpinlah uji rasa seseorang pada satu waktu, bicaralah
secara rinci ketika mereka melakukannya sehingga sukarelawan yang lain dapat
mendengar apa yang sedang terjadi meskipun tidak melihatnya (bangun
kekhawatiran).
Tanya jawab
•
Tanyakan: Ketika
engkau merasakan perbedaan antara asin dan tidak asin, hubungan apa yang engkau
dapat buat dari latihan ini kepada bagaimana seharusnya berhubungan dengan
dunia. (Beberapa rasa sepertinya “pas.”) apakah ada pendekatan yang “pas” dalam bersaksi? Dapatkah kita terlalu
asin atau tidak cukup asin?
C. Ilustrasi Permulaan
•
Potonglah dua potong hati
yang terbuat dari kertas. Pada masing-masing hati lekatkan sebuah klip
kertas (jika mungkin yang berwarna, yang dilapisi plastik).
•
Dapatkan sebuah magnet yang kuat. Ketika para murid
datang, berikan masing-masing sebuah hati dan mintalah mereka menuliskan nama
mereka di
atasnya, sedapat mungkin menandainya.
•
Berikan masing-masing sebuah klip kertas untuk
menempelkan hati mereka. Kumpulkan potongan hati dan tempelkan pada sebuah meja
atau permukaan lain yang datar.
•
Dengan kata-katamu sendiri, bagikan hal berikut:
ü Yesus membagikan simbol garam dan terang dunia kepada kita untuk
menggambarkan pengaruh yang orang Kristen dapat berikan kepada dunia ini.
Simbol yang lain yang menggambarkan hal ini adalah magnet dan daya
tariknya. Yesus berkata kepada kita dalam Yohanes 12:32 tentang
kuasa-Nya untuk menarik semua orang kepada-Nya sebagai hasil pengorbanannya di kayu salib bagi kita.
ü Ketika seseorang tertarik kepada Yesus (taruhlah magnet itu sehingga dapat
“menarik” satu klip kertas hati) mereka, secara bergantian, dapat menarik yang
lain
selagi mereka terhubung kepada Kristus, sang magnet
tersebut. (Gerakkan magnet dengan hati yang menempel satu dengan yang lain dan
biarkan hati mereka menarik hati yang kedua.)
ü Selanjutnya menarik hati yang lain kepada magnet. Semakin jauh kita secara
pribadi dari magnet, semakin lemah pengaruh kita. (Pada satu titik tertentu
hati akan berhenti menarik hati yang lain, tergantung pada jarak mereka dari sumber
magnet mula-mula.)
Tanya Jawab
Tanyakan:
Bagaimana sebuah magnet
menghubungkan orang kristen menghidupkan kehidupannya di dunia ini? (Sebuah magnet menarik, tetapi engkau harus cukup dekat dengannya agar hal
itu terjadi.
Dalam cara yang sama, kita harus cukup dekat dengan yang lain agar Allah
bekerja melalui kita, dan kita harus tetap tinggal dekat kepada Kristus untuk
tetap mendapatkan pengaruh magnet.)
4. Hubungkan
A. Hubungkan dengan Kerajaan
Dengan
kata-katamu sendiri, bagikan hal berikut:
•
Para penonton olahraga sering mengenakan kostum yang
membawa logo dan warna favorit tim mereka sebagai suatu pernyataaan luar
terhadap kesetiaan mereka. Dalam sebuah cara, mereka sedang memberikan
pengakuan publik tentang sesuatu yang mereka nilai.
•
Dalam kerajaan Allah kita mengenakan keserupaan-Nya bukan
warna dengan meniru karakter dan tindakan Kristus yang ditunjukkan ketika Ia
berada di dunia. Tentunya, kita harus berhati-hati bahwa kita tidak hanya
“bertindak manis” kepada orang lain; kita harus “manis” kepada orang lain
sebagai cara hidup. Jika kesaksian kita kepada dunia adalah sesuatu yang kita
lakukan dan bukan sebagaimana adanya kita, akan menjadi nyata kepada dunia
bahwa apa yang kita lakukan dan siapakah
kita sebebnarnya tidak sejalan.
•
Dalam kata-kata Kristus sendiri Dia membuat peranan kita
menjadi jelas: “Sebuah perintah baru Kuberikan padamu, Kasihilah satu
dengan yang lain. Melalui ini semua orang akan tahu bahwa engkau adalah
muridKu, jika engkau saling mengasihi” (Yohanes 13:34, 35, NIV).
•
Saat kasih memiliki banyak definisi, ia berdiri sebagai
kualitas yang menarik orang lain kepada Allah. Jika engkau melakukan hal yang
baik kepada orang lain tetapi membawa sebuah roh yang arogan dalam hatimu,
pelayananmu tidak akan membawa kesaksian akan kasih Allah. Engkau mungkin
berhasil menolak untuk terlibat dari prilaku jahat dunia, tetapi jika engkau
tidak mengasihi, engkau masih mungkin gagal sebagai terang dunia ( 1 Korintus
13).
B. Hubungan dengan Ilustrasi
Pelajaran
•
Sebelumnya mintalah seseorang untuk membaca atau menceritakan
cerita dari pelajaran hari Sabat.
•
Katakan: Ketika tiba saatnya menjadi seorqng saksi,
engkau perlu mempunyai pengalaman sesuatu untuk mau mengatakan kepada orang
lain apa yang engkau telah lihat. Tanyakan: sudahkah engkau mengalami
pengalaman seperti ini?
•
Dapatkah seseorang dipertimbangkan sebagai saksi jika
mereka tidak melihat kejahatan? Dapatkah seseorang yang telah melihat sebuah
kejahatan diperhitungkan sebagai saksi jika mereka tidak mau untuk bersaksi?
Bagaimana dapat ilustrasi seorang saksi menolong kita menemukan apa yang
Kristus maksud ketika Dia memanggil kita menjadi garam dan terang dunia?
C. Hubungan dengan Kehidupan
•
Ceritakan hal berikut:
Pernahkah engkau keluar bersama dengan teman-temanmu ketika seseorang mulai
menjatuhkan orang lain? Tidak susah mendapatkan peristiwa ini di dalam
drama. Tidak susah juga untuk tetap diam. Seperti apakah
nampaknya jika seseorang yang telah “digarami” oleh Kristus berada dalam
peristiwa itu? Seperti apakah suasananya jika ada “terang” hadir di sana?
Apakah semua orang segera menjadi tidak nyaman dengan percakapan mereka tetapi
tidak tahu mengapa? Apakah yang terjadi jika garam dan terang hadir dalam satu
dari peristiwa-peristiwa itu, dan apakah yang diharapkan menjadi hasilnya?
•
Tanyakan:
Dapatkah engkau memikirkan
peristiwa-peristiwa ketika kehadiran seseorang menghentikan prilaku yang buruk?
Dapatkah engkau memikirkan sebuah peristiwa ketika kehadiran seseorang
memberikan inspirasi sesuatu yang baik
terjadi? Bagikan lembar kerja yang terdapat di halaman 11.
•
Katakan:
Ini adalah daftar
orang-orang terkenal. Engkau mungkin tidak kenal masing-masing orang tersebut;
namun, jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan kesanggupan terbaikmu. (Lihat kunci pada halaman 12) Berikan kepada para murid beberapa menit dan
kemudian jawablah pertanyaan itu bersama-sama, termasuk menjawab pertanyaan
yang di bawah.
5. Aplikasi
A. Aktivitas Aplikasi
Katakan:
Bagilah dalam dua sampai empat kelompok dan pikirkan seseorang yang telah
menjadi seperti terang, garam, dan magnet bagimu untuk Allah. Masing-masing
ilustrasi mempunyai kualitasnya sendiri-sendiri ketika mereka mempengaruhi
kita. Coba dan bagikanlah orang-orang yang berbeda dalam hidupmu untuk
masing-masing kategori berikut:
•
Garam—Seseorang yang telah membawa semangat dan rasa
kepada pengalaman kekristenanmu.
•
Terang—Seseorang yang telah menolong engkau membuat
engkau dapat berjalan melewati waktu dan situasi yang gelap.
•
Magnet—Seseorang di mana kehidupannya memaksa dan
menarikmu kepada Allah.
•
Saksi—Seseorang yang telah mengalami kasih Allah dan mau
berbicara denganmu tentang hal itu.
Gunakan pelajaran untuk murid (Apa yang mereka coba
katakan? Dan Allah katakan...) mintalah murid coba menghubungkan pernyataan
yang orang-orang buat (penulis Alkitab dan yang
lainnya) terhadap empat ilustrasi pada bagian bagaimana cara kerjanya.
Contohnya: Lagu “Menyinari” oleh Newsboys dengan jelas
sesuai dengan bagian terang, dan ayat Kisah 1:7,8 menunjuk kepada seorang saksi
bagi Kristus. Engkau mungkin boleh meminta para murid untuk melengkapi latihan
ini dengan mengisi bagaimana cara kerjanya? Dan membagikan beberapa tujuan
mereka dengan yang lain di kelas jika mereka merasa nyaman.
Tanya jawab
Tanyakan:
•
Mengapa engkau berpikir metafora garam dan terang sangat berkuasa? (Metafora ini langgeng dan bersifat praktis. Mereka menggunakan peristiwa
hidup setiap hari)
•
Setuju atau tidak setuju: bersaksi bagi Kristus adalah lebih sulit hari ini
daripada pada waktu jaman gereja Perjanjian Baru. Mengapa atau mengapa tidak? (Hal ini lebih sulit karena dunia semakin buruk, dan orang-orang merasa
cukup diri. Mereka tidak merasa membutuhkan Allah karena mereka memiliki begitu
banyak kekayaan. Mungkin juga lebih mudah karena lebih banyak bukti dan sejarah
telah buat tentang kehidupan Yesus sehingga lebih mudah diterima daripada waktu
yang lalu.)
•
Apa yang membuat orang menjadi kristen: informasi yang lebih baik atau
teladan yang lebih baik?
B. Pertanyaan Aplikasi
1.
Lihat ayat-ayat pelajaran untuk murid pada judul Allah
berkata...dan bagikan ayat yang paling mengena bagimu untuk bersaksi kepada
orang lain.
2.
Lihatlah kutipan dari bagian pelajaran Apa Yang Mereka
Coba Katakan? Bagikan kutipan yang engkau pikir paling baik menerangkan pelajaran
ini.
3.
Bagaimana kita menjadi garam dan terang dunia kepada
mereka yang telah berpikir bahwa orang kristen adalah gila, bodoh, atau
munafik?
4.
Siapakah yang engkau pikir yang merupakan kelompok orang
atau tipe orang tersulit untuk diinjili?Mengapa?
5.
Kapankah engkau merasa bangga sebagai pengikut Kristus?
pernahkah engkau menjadi malu?Mengapa?
6.
Apakah yang seseorang harus lakukan untuk menjadi garam
atau terang?
7.
Pikirkan dua atau tiga orang dimana engkau dapat menjadi
terang dan garam bagi mereka pada pekan ini dan rencanakan beberapa cara
sederhana untuk mendorong dan menolong mereka melihat Allah dengan lebih baik.
6. Penutupan
Kesimpulan
Dengan kata-katamu sendiri, buat kesimpulan dengan
ide-ide berikut:
·
Ada dua komponen utama untuk menjadi saksi: Mengalami
sesuatu seperti peristiwa, kejahatan, atau fenomena dan mengatakan pandangan
kita di depan umum tentang peristiwa itu.
Menjadi saksi bagi peristiwa kejahatan tidak bernilai bagi polisi sampai
saksi tersebut mau untuk menyatakan kesaksiannya.
·
Sebagai orang percaya di dalam kehidupan Kristus, ketika
kita mengalami kasih-Nya dan rencana
keselamatan, kita harus mau menyaksikannya.
·
Apakah Kristus hidup dalammu dan hal itu membuatmu
berbeda? Menjadi asin? Memberikan terang? Apa yang garam lakukan bagi makanan
yang tanpa rasa, kita perlu melakukan kepada dunia di mana kita hidup sekarang
ini.
·
Apa yang terang lakukan kepada kegelapan, kita perlu
melakukannya kepada orang-orang yang tidak dapat melihat Allah dengan baik.
Ebenezer Scrooge:
Pemeran utama dalam Dickens’
A Christmas Carol, personafikasi
dari
seorang pembenci dan orang kikir.
Albert Einstein:
Mungkin merupakan ilmuwan yang terpenting pada abad ke-20. Dia menerima hadiah Nobel untuk fisika pada 1921, sebelum dia
mempresentasikan teori relavitasnya.
Nelson Mandela:
Aktivis anti perbedaan warna kulit Afrika Selatan,
dipenjara selama 27 tahun, dipilih menjadi presiden di negaranya pada 1994.
Margaret Thatcher:
Melayani sebagai perdana menteri terlama di Inggris pada
abad ke-20 dan satu-satunya wanita yang menjadi perdana menteri atau pemimpin
partai politik mayoritas di Inggris. Dia
dikasihi dan dibenci oleh banyak orang.
Martin Luther King, Jr.:
Pemimpin pergerakan hak sipil Amerika yang paling
terkenal. Ia menerima hadiah perdamaian Nobel. Dia mempromosikan anti-kekerasan
dan persamaan ras.
Ibu Teresa:
“Saya merasa sebagai seorang warga negara Skopje
[Macedonia], kota kelahiran saya, tetapi saya milik dunia,” dia
berkata.
Ia memenangkan penghargaan perdamaian Nobel pada 1979
untuk dedikasi pelayanannya kepada orang sakit dan miskin.
David Beckham:
Pemain bola Inggris yang terkenal, menikah dengan mantan
anggota band Spice Girl Victoria.
Kate Middleton:
Terlahir dengan nama Catherine
Elizabeth Middleton, "Kate" menikah dengan Pangeran
William dari
Wales, pada 29 April 2011. Dikenal sekarang sebagai Duchess
of Cambridge, pada tahun 2012 majalah Times memilihnya sebagai satu dari 100 orang
paling berpengaruh di dunia.
Winston Churchill:
Politisi Inggris, sangat terkenal sebagai perdana Inggris Inggris selama perang dunia kedua.
Dalam waktu yang berbeda sebagai prajurit, jurnalis, pengarang, pelukis, dan
politisi, Churchill umumnya dikenal sebagai satu dari para pemimpin yang paling
penting pada era Inggris modern dan sejarah dunia. Dia memenangkan hadiah Nobel
dalam literatur pada 1953.
Michelangelo:
Seniman Italia era Renaisance, Pematung,
dan penyair. Dia
melukis plafon dari Sistine Chapel. Dia
memahat Daud
dan Pietà.
Dia mendesain kubah St. Peter’s
Basilica.
Gandhi: Seorang pemimpin rohani dan politik India yang besar, dan pergerakan
kemerdekaan India. Dia seorang perintis dan penyempurna penolakan tirani
melalui pemogokan massa sipil yang sangat kuat yang membuat India merdeka.
Billy Graham:
Penginjil Kristen Amerika. Dia sering dimintai nasihat oleh Presiden Amerika dan termasuk dalam daftar 7 orang
yang paling dikagumi pada abad ke-20.
Billy Graham telah berkhotbah kepada lebih banyak orang secara langsung dari
siapapun dalam sejarah. Dia telah berkhotbah secara langsung kepada 210 juta
pendengar lebih dari 185 negara.
[Info
didapatkan dari Wikipedia, Encyclopedia bebas,
April 26, 2006.]
UNTUK PELAJARAN SATU:
LEMBAR KERJA INI ADALAH UNTUK KEGIATAN
“MENGHUBUNGKAN KEPADA KEHIDUPAN”.
Dalam Pencarian Garam dan Terang
1.
Apakah yang engkau tahu tentang masing-masing orang
berikut ini; Apa yang mereka lakukan sehingga dikenal? Apa yang kita tahu
tentang masing-masing orang harus lakukan dengan apa yang mereka telah lakukan.
(Setuju atau tidak setuju)
· Ebenezer Scrooge
· Albert Einstein
· Nelson Mandela
· Margaret Thatcher
· Dr. Martin Luther King, Jr.
· Ibu Teresa
· David Beckham
· Kate Middleton
· Winston Churchill
· Michelangelo
· Gandhi
· Billy Graham
2.
Jika engkau harus memilih lima orang paling berpengaruh
dari daftar di atas, siapa yang engkau pilih dan mengapa?
|
|
|
|
|
|
3. Jika engkau
harus membuat sebuah daftar 5 orang yang paling menggarami, yang paling terang
dari cerita Alkitab, yang mana yang engkau pilih dan mengapa?
|
|
|
|
|
|
4. Apakah yang
kita lakukan menyatakan siapa kita sebenarnya, atau bisakah terbalik? Siapa
diri kita menyatakan apa yang kita lakukan? Jelaskan.
|
|
|
|
|
|
Pelajaran
1
HIDUP
SEBAGAI WARGA NEGARA SORGA
Sulit
Untuk bersembunyi
5 Januari 2013
Sulit Untuk
Bersembunyi
(Apa kira-kira
hubungan ilustrasi berikut dengan ayat-ayat Alkitab di pelajaran hari Rabu?)
Pada1996 seorang
remaja bernama Grace sedang membaca tugas bahasa Inggrisnya di jendela
apartemennya. Tiba-tiba teriakan dari jalan menangkap perhatiannya dan menarik
pandangannya kepada peristiwa di bawahnya. Dalam keadaan takut Grace secara
rinci menyaksikan pembunuhan sadis di jalan belakang taman di sebuah sekolah
kota yang besar, sesuatu yang ia tidak pernah lupakan.
Polisi mulai
menyelidiki dengan mewancara para warga yang tak terhitung banyaknya di daerah
itu. Sayangnya, mereka dengan cepat menemukan bahwa tidak seorang pun mau
memberikan kesaksian yang melawan seorang penjual obat terlarang yang
bertanggung jawab terhadap pembunuhan tersebut.
Grace tidak dapat
tidur pada malam hari karena peristiwa yang tertanam dalam ingatannya. Dia
merasa sangat takut; dia tidak ingin menceritakan siapapun bahwa dia telah
melihat seluruh tindakan kekerasan dengan jelas melalui jendelanya. Kasusnya
ada di semua surat kabar lokal. Beberapa permohonan untuk bersaksi telah
disampaikan dari departemen kepolisian, tetapi tidak seorang pun merespons
karena mereka tidak ingin terlibat, takut kemungkinan pembalasan dari si
pelaku.
Grace tidak bisa
pergi tanpa berbicara dengan seseorang. Pada akhirnya dia berbicara kepada
seorang guru dan kemudian mengumpulkan keberanian yang cukup untuk pergi ke
polisi. Setelah berbicara dengan seorang detektif, dia memutuskan untuk
bersaksi tentang apa yang dia telah lihat. Namun, dia masih takut. Ketika ia
mengidentifikasi pelaku di antara barisan, dia takut. Tetapi ketika setiap
tahap proses berlanjut, keberaniannya bertumbuh, dan dia menjadi lebih
bersungguh-sungguh untuk melihat penjahat itu dihukum.
Suatu hari Grace
menerima sebuah surat dari seorang ibu yang putranya telah dibunuh, berterima
kasih untuk mau bersaksi. “Saya tidak tahu bagaimana saya dapat hidup di hari
berikutnya mengetahui bahwa orang yang membunuh anak saya ada di jalanan
menjual obat terlarang dan menyakiti orang lain. Meskipun saya tidak
mendapatkan anakku kembali, paling tidak saya dapat tidur, mengetahui
pembunuhnya tidak menyakiti orang lain.” Walaupun dengan semua kekhawatiran dan
ketakutan, Grace dapat tidur lebih baik karena dia tahu telah melakukan sesuatu
yang berharga.
Minggu, 30 Desember 2012
Yang Saya Pikirkan
Sekolahmu menerima
seorang guru baru yang baru tamat kuliah. Dia memiliki sedikit pengalaman dalam
mengajar bahasa Inggris untuk para remaja. Dia terus-menerus tidak sepaham
dengan para murid. Mereka tidak bisa bekerja sama.
Guru tersebut
kehilangan pegangannya dan akhirnya kesabarannya. Pada perjalanan pulang dari
sekolah engkau melihatnya menyetir mobil di tempat parkir dengan penuh air
mata.
Baca Matius 5:13-16
dan kemudian gambarkan seperti apakah agen garam dan pembawa terang kerajaan
Allah kepada guru tersebut.
Kunjungi
www.guidemagazine.org/rtf untuk posting tanggapan Anda. Terus terang dan jujur.
Katakanlah apa yang Anda pikirkan.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Senin, 31 Desember 2012
Apa yang Mereka Ingin Katakan?
Beda orang, beda juga pendapat. Beberapa kutipan di bawah ini mewakili
pandangan dari warga negara sejati kerajaan Allah; mungkin yang lain tidak.
Bisakah anda membedakannya? Bagaimana pernyataan-pernyatakan di bawah ini
dibandingkan dengan apa yang Tuhan katakan dalam Firman-Nya? Setelah meninjau
ayat-ayat dalam bagian pelajaran Allah Berfirman. . ., tulislah pernyataan yang
cocok dengan keyakinan Anda. Bersiap-siaplah membuat “kutipan sendiri” di
Sekolah Sabat.
·
“Kita tidak seharusnya bertanya, ‘Apa yang salah dengan
dunia?’ karena diagnosisnya telah diberikan. Namun, kita seharusnya bertanya,
‘Apa yang terjadi dengan garam dan terang dunia?’”—John R. W. Stott, Pendeta
dan pengarang Inggris saat ini, Pendeta ratu Inggris (1959-1991).
·
“Seorang saksi bukanlah seorang penjual; menekankan
kepada orang lebih dari produk. Seorang saksi yang baik adalah seperti alamat
surat. Tidak masalah apakah itu tua, muda, cantik, jelek; namun harus menunjuk
kearah yang benar dan sanggup untuk dimengerti.
Kita adalah saksi Kristus; kita menunjuk kepadanya.”—John White,
Missionari, pengarang, psikiater Inggris-Canada abad ke-20.
·
“Garam, ketika dilarutkan dalam air, mungkin hilang,
namun tidak menghentikan keberadaannya. Kita dapat yakin kehadirannya dengan
mengecap air itu. Demikian juga, Kristus yang tinggal dalam diri, meskipun
tidak terlihat, akan terbukti kepada orang lain melalui kasih yang Dia tanamkan
dalam diri kita.”—Sadhu Sundar Singh (1889-1929), seorang yang bertobat kepada
kekristenan dari India yang paling terkenal.
·
“Tidak seorang pun dapat memberikan dalam sekali dan saat
bersamaan memberikan kesan bahwa dirinya adalah seorang yang pandai dan bahwa
Yesus Kristus berkuasa untuk menyelamatkan.”—James Denney, Sarjana Perjanjian
Baru Skotlandia dan seorang ahli teologi Gereja United free abad ke
19-20.
·
“Bersinarlah/ Buatlah mereka takjub akan apa yang engkau
dapatkan / Buatlah mereka berharap apa yang mereka tidak miliki/ Dari luar
nampaknya membosankan/ BersinarlahShine/ biarlah itu bersinar dihadapan semua
orang/ Biarlah mereka melihat perbutan baik, dan kemudian/ Biarlah mereka
memuliakan Tuhan.”—Newsboys, “Bersinarlah.”
Tuliskan Kutipanmu
Apa yang saya
katakan adalah …
|
|
|
|
|
|
|
|
Selasa, 1 Januari 2013
LALU APA?
Beberapa orang
berpikir bahwa ketika pertanyaan besar datang kepada mereka tentang persekutuan
mereka dengan Allah, mereka akan sanggup untuk berdiri dan berkata, “Saya
percaya kepada Kristus, dan Saya tidak akan menyangkalnya!” Ketika engkau
melihat kepada cerita Alkitab, bukanlah kehidupan seperti itu atau ancaman
kematian yang membuat kesaksian itu besar di hadapan Allah, tetapi
peristiwa-peristiwa kecil sepanjang jalan kehidupan. it’s not those life-or-death
ultimatums that make the great witness for God, but the little moments along
the way.
Sebenarnya, jika
kita tidak dapat berdiri bagi Allah ketika semuanya berjalan dengan mudah,
mengapa engkau berpikir akan menjadi lebih mudah ketika situasi menjadi sulit?
Yesus berkata
kepada para murid untuk menjadi saksi pertama di Yerusalem, dimulai dari dekat
rumah sebelum bekerja ke luar sampai ke ujung bumi. Kenyataannya Yerusalem
adalah tempat tersulit untuk menjadi terang karena terlalu dekat dengan rumah.
Para murid harus menjadi garam dan terang sepanjang hari, setiap hari, karena
terlalu banyak orang memperhatikan mereka dari dekat. Beberapa murid tidak
pernah meninggalkan Yerusalem, sementara yang lain mengadakan perjalanan ke
negeri yang jauh; namun, semua mereka memancarkan terang melalui kegelapan dan
garam mereka membuat kabar injil terasa nikmat.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Rabu, 2 Januari 2013
Tuhan berkata…
·
Matius 5:13-16
|
|
|
|
|
|
·
Kolose 4:6
|
|
|
|
|
|
·
Lukas 14:34,35
|
|
|
|
|
|
·
Kisah Para Rasul 1:7,8
|
|
|
|
|
|
·
Filipi 2:14-16
|
|
|
|
|
|
·
Ibrani 12:1,2
|
|
|
|
|
|
·
(Tambahan: Lukas 24:45-49; Kisah Para Rasul 10:39-43.)
|
|
|
|
|
|
Kamis, 3 Januari 2013
Apa Hubungan Semua Ini Dengan Aku?
Pernahkah engkau
berpikir, jika Saya tidak mengatakan apapun, seseorang yang lain akan
mengatakannya? Beberapa merasa demikian jika kesaksian mereka tidak begitu
menghebohkan atau begitu bermanfaat. Mengenakan nama “orang kristen” menjadi
berat ketika engkau tidak merasa sangat berguna dalam kekristenan.
Engkau mungkin
mengingat sebuah surat dalam Perjanjian Baru yang tertulis seorang pria bernama
Filemon. Cerita keseluruhan adalah tentang seorang budak bernama Onesimus yang
dimiliki oleh Filemon tetapi lari dan pelariannya berakhir ke Paulus. Onesimus
sebenarnya berarti “berguna.” Paulus membuat sebuah pekabaran, dengan mengatakan, “Saya
menyerukan kepadamu anakku Onesimus, yang menjadi anakku ketika aku di rantai.
Mulanya dia tidak berguna bagimu, tetapi sekarang dia telah berguna bagimu dan
aku” (Filemon 10, 11, NIV).
Kasihan Onesimus.
Dia memiliki nama yang berarti “berguna,” tetapi nampaknya dia berubah menjadi
“tidak berguna,” sampai dia bertemu dengan Paulus dan memberikan pertolongan
yang besar kepada rasul yang berada di penjara. Paulus memohon kasih karunia
bagi pria ini, dan kita mengganggapnya dia menerimanya dari Filemon.
Kasih karunia yang
sama diberikan kepada kita, meskipun kita mungkin merasa atau tidak berguna
bagi Allah pada saat ini. Engkau mungkin merasa jika apa yang engkau rasakan
atau lakukan tidak berarti apa-apa. Namun, ketika kita menerima rahmat Allah
dalam hati kita, kita mempunyai sesuatu untuk dilakukan dan katakan bagi
Seorang yang telah menyelamatkan kita.
Bisa jadi Onesimus
tidak sempurna, tetapi dia memberikan kepada Paulus semua yang dia dapat dan
itu berubah menjadi pertolongan yang lebih besar dari yang ia bayangkan.
Onesimus diingat dalam kata-kata Alkitab karena dia melakukan yang terbaik
untuk menjadi garam dan terang bagi seorang tua dalam penjara. Siapa yang akan
berpikir bahwa pada akhirnya Paulus akan berkata tentang dia, “Saya mengirimkan
dia —yang adalah sangat berguna bagiku—kembali kepadamu” (Filemon 12, NIV)?
Hal yang penting
untuk diingat dari cerita ini adalah bahwa engkau mungkin tidak tahu nilai
kesaksianmu sampai suatu saat nanti.
Jumat, 4
Januari 2013
Bagaimana Cara Kerjanya?
Ketika engkau
berpikir tentang bagaimana engkau dapat menjadi seorang saksi, gunakan
ilustrasi berikut untuk menolongmu merencanakan bagaimana engkau dapat
menerapkan pelajaran ini dalam hidupmu. Berikan secara spesifik!
·
Magnet—Bagaimana saya bisa menarik seseorang kepada Allah
pekan ini?
|
|
|
|
|
|
|
|
·
Garam—Bagaimana saya bisa membawa semangat dan rasa
kepada kehidupan seseorang pekan ini?
|
|
|
|
|
|
|
|
·
Terang—Bagaimana saya dapat membuat kegelapan dari
kehidupan seseorang sirna?
|
|
|
|
|
|
|
|
·
Saksi—Bagaimana saya dapat membawa keasaksian itu
bertahan bagi Allah pekan ini? Bagaimana saya dapat bertahan bagi Dia ?
|
|
|
|
|
|
|
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar